Business Highlight
Offering
Investment Highlight
Industry Overview
Company Overview
Management Profile
Business Strategy
Financial Review
Key Risk
Business Highlight
Kode sukuk:
ZFJS01XXSCFS
Target dana yang dibutuhkan:
Rp2.000.000.000
Total sukuk yang dilepas:
20.000 Lembar
Harga per lembar sukuk:
Rp100.000
Minimal investasi:
Rp1.000.000
Periode pembagian imbal hasil:
Investment Highlight
Penerbitan Sukuk Musyarakah PT Zihan Fashion Jaya Sentosa I Tahun 2026 ini diterbitkan dengan nominal Rp. 2.000.000.000,- dan jangka waktu 12 bulan. Dana hasil penerbitan Sukuk digunakan untuk modal kerja pembelian bahan baku untuk fashion tahun 2026 dan tahun 2027.
Adapun jenis bahan baku yang dibeli adalah seperti Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu sesuai dengan proyeksi (RAB) yang diajukan Struktur Sukuk I Tahun 2026 dengan rincian sebagai berikut:
|
Nama Sukuk |
Sukuk Musyarakah PT Zihan Fashion Jaya Sentosa I 2026 |
|
Akad Sukuk |
Sukuk Musyarakah |
|
Nilai Sukuk |
Rp. 2.000.000.000,- ( Dua Miliar Rupiah) |
|
Objek Dasar Sukuk |
Proyek pengadaan bahan baku untuk fashion kain Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit |
|
Jangka Waktu (Tenor) |
12 Bulan atau sampai proyek selesai dengan tetap mengacu dan mengikuti syariat yang benar sebagaimana yang diatur dalam Sharia Standard dari AAOIFI |
|
Tujuan Penggunaan Sukuk |
Membiayai proyek pengadaan bahan baku untuk fashion kain Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit |
|
Mekanisme Sukuk |
Porsi Penerbit : 0,50%= Rp. 10.000.000,- Porsi Pemodal : 99,50% = Rp. 2.000.000.000,-
aset syirkah hak milik Pemodal dialihkan/dijual kepada Penerbit sebesar 99,50% dari keseluruhan modal melalui akad Bai’ bi At Taqsith dengan margin bagi hasil keuntungan yang disepakati. |
|
Bagi Hasil |
15% selama 12 (dua belas) Bulan Fixed dari hasil penjualan aset syirkah hak pemodal |
|
Return on Investment |
15,00% p.a (Bagi hasil berasal dari margin) |
Industry Overview
Pandangan Industri
Prospek Industri Tekstil dan Pakaian Jadi
Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan salah satu sektor manufaktur strategis di Indonesia karena memiliki rantai nilai yang panjang, mulai dari industri serat, pemintalan benang, pertenunan, pencelupan dan penyempurnaan kain, hingga produksi pakaian jadi serta berbagai produk tekstil lainnya. Karakteristik tersebut menjadikan industri TPT berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik, menghasilkan devisa melalui ekspor, serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Keberadaan pasar domestik yang luas memberikan landasan permintaan yang kuat bagi industri tekstil dan pakaian jadi. Pertumbuhan jumlah penduduk, perkembangan kelas menengah, perubahan tren fesyen, serta peningkatan perdagangan melalui platform digital turut membuka peluang bagi pelaku industri untuk memperluas pasar. Permintaan tidak hanya berasal dari produk pakaian sehari-hari, tetapi juga mencakup seragam, pakaian olahraga, busana muslim, tekstil rumah tangga, tekstil medis, serta tekstil teknis untuk kebutuhan konstruksi, otomotif, pertanian, dan industri lainnya.
Pada pasar global, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu basis produksi tekstil dan pakaian jadi di kawasan Asia. Peluang tersebut didukung oleh pengalaman industri nasional, ketersediaan tenaga kerja, serta keberadaan rantai produksi dari sektor hulu hingga hilir. Namun, pemanfaatan peluang ini membutuhkan modernisasi mesin produksi, peningkatan produktivitas, inovasi produk, serta pemenuhan standar kualitas, lingkungan, dan ketertelusuran bahan baku yang semakin dipersyaratkan oleh pasar ekspor.
Perkembangan Nilai PDB Industri
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai Produk Domestik Bruto industri tekstil dan pakaian jadi atas dasar harga berlaku menunjukkan pemulihan setelah mengalami tekanan pada periode pandemi. Nilai PDB industri tersebut tercatat sekitar Rp200,00 triliun pada 2019, kemudian menurun menjadi Rp187,00 triliun pada 2020 dan Rp180,00 triliun pada 2021.
Pemulihan mulai terjadi pada 2022 ketika nilai PDB meningkat menjadi sekitar Rp202,00 triliun. Nilainya kembali meningkat menjadi Rp204,00 triliun pada 2023 dan Rp218,21 triliun pada 2024. Pada 2025, nilai PDB industri tekstil dan pakaian jadi mencapai sekitar Rp230,23 triliun, atau meningkat sekitar 5,51% secara nominal dibandingkan tahun sebelumnya. Angka 2025 masih berstatus sangat sementara.
Gambar 1. PDB Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Indonesia Tahun 2019–2025
Sumber: Badan Pusat Statistik, Statistik Indonesia 2026; data 2019–2024 diolah Kementerian Perindustrian. Angka 2025 merupakan angka sangat sementara.
Grafik tersebut memperlihatkan bahwa secara nominal industri tekstil dan pakaian jadi telah melewati nilai PDB sebelum pandemi. Peningkatan dari sekitar Rp180,00 triliun pada 2021 menjadi Rp230,23 triliun pada 2025 menunjukkan adanya pemulihan aktivitas produksi dan peningkatan nilai tambah industri.
Meskipun demikian, kenaikan PDB atas dasar harga berlaku juga dapat dipengaruhi oleh perubahan harga. Oleh karena itu, penilaian terhadap kinerja riil industri perlu dilengkapi dengan data pertumbuhan PDB atas dasar harga konstan.
Perkembangan Pertumbuhan Industri
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan industri tekstil dan pakaian jadi mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021, industri tersebut masih mengalami kontraksi sebesar 4,08%. Kondisi kemudian membaik secara signifikan pada 2022 dengan pertumbuhan sebesar 9,34%.
Pada 2023, industri tekstil dan pakaian jadi kembali mengalami kontraksi sebesar 1,98%. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya permintaan ekspor, tekanan produk impor, serta kondisi pasar domestik yang belum sepenuhnya pulih.
Kinerja industri mulai membaik pada 2024 dengan pertumbuhan sebesar 4,26%. Pemulihan tersebut didukung oleh peningkatan permintaan domestik selama Pemilu, Ramadan dan Idulfitri, hari libur nasional, serta membaiknya aktivitas produksi dan penjualan.
Dalam dokumen perencanaan pemerintah, pertumbuhan industri tekstil dan pakaian jadi pada 2025 diperkirakan sebesar 3,50%, sedangkan target pertumbuhan pada 2026 ditetapkan sebesar 5,48%. Angka 2025 dan 2026 tersebut merupakan outlook dan target pemerintah, bukan realisasi tahunan BPS.
Gambar 2. Pertumbuhan PDB Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Tahun 2021–2026
Sumber: Badan Pusat Statistik untuk realisasi 2021–2024; Kementerian PPN/Bappenas, Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026 untuk outlook 2025 dan target 2026.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa industri tekstil dan pakaian jadi masih berada dalam fase pemulihan. Target pertumbuhan sebesar 5,48% pada 2026 mencerminkan optimisme pemerintah terhadap peningkatan nilai tambah dan daya saing industri. Namun, pencapaian target tersebut akan bergantung pada kondisi permintaan domestik dan ekspor, pengendalian produk impor, efisiensi biaya produksi, serta keberhasilan industri dalam melakukan modernisasi teknologi.
Perkembangan Industri Tahun 2024–2025
Pada 2024, industri tekstil dan pakaian jadi mulai menunjukkan perbaikan setelah mengalami tekanan sepanjang 2023. Pertumbuhan tahunan industri mencapai 4,26%. Perbaikan telah terlihat sejak triwulan I 2024, ketika industri tumbuh sebesar 2,64% secara tahunan atau year-on-year dan meningkat 5,92% dibandingkan triwulan IV 2023.
Pemulihan tersebut didukung oleh meningkatnya konsumsi domestik pada periode Pemilu, Ramadan, Idulfitri, dan hari libur nasional. Selain itu, permintaan terhadap pakaian jadi, seragam, produk fesyen, serta tekstil rumah tangga turut mendorong aktivitas produksi.
Dari sisi perdagangan internasional, ekspor industri TPT pada triwulan I 2024 tercatat sekitar US$2,95 miliar. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa produk tekstil dan pakaian jadi Indonesia masih mempunyai permintaan di pasar global meskipun menghadapi perlambatan ekonomi dan persaingan dari negara produsen lain.
Pada 2025, nilai PDB industri tekstil dan pakaian jadi atas dasar harga berlaku meningkat menjadi sekitar Rp230,23 triliun. Kinerja ekspor juga menunjukkan perkembangan positif. Nilai ekspor industri TPT selama Januari–April 2025 tercatat sekitar US$3,38 miliar dan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Prospek Industri Tahun 2026
Prospek industri tekstil dan pakaian jadi pada 2026 diperkirakan tetap terbuka, didukung oleh besarnya konsumsi domestik, perkembangan perdagangan elektronik, pertumbuhan merek lokal, serta meningkatnya kebutuhan tekstil untuk keperluan rumah tangga, kesehatan, industri, konstruksi, dan otomotif.
Pasar busana muslim juga menjadi salah satu peluang utama. Indonesia memiliki basis konsumen muslim yang besar dan didukung oleh berkembangnya industri fesyen lokal. Penguatan ekosistem industri halal, standardisasi produk, sertifikasi, inovasi desain, serta peningkatan kualitas dapat memperluas peluang pasar domestik maupun ekspor.
Selain tekstil dan pakaian konvensional, peluang pertumbuhan terdapat pada produk bernilai tambah tinggi, seperti:
- Tekstil medis dan produk kesehatan;
- Geotekstil untuk konstruksi dan infrastruktur;
- Tekstil untuk kebutuhan otomotif;
- Pakaian pelindung dan kain tahan api;
- Tekstil ramah lingkungan dan berbahan daur ulang;
- Seragam institusi, sekolah, dan korporasi; serta
- Produk fesyen muslim dan pakaian olahraga.
Transformasi digital juga akan menjadi faktor penting dalam pengembangan industri. Pemanfaatan otomatisasi produksi, sistem perencanaan sumber daya perusahaan, pemasaran digital, analisis permintaan, dan integrasi rantai pasok dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya produksi.
Tantangan Industri
Industri tekstil dan pakaian jadi masih menghadapi sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi pertumbuhannya, yaitu:
- Masuknya produk tekstil dan pakaian jadi impor dengan harga relatif murah;
- Peredaran produk impor ilegal dan pakaian bekas impor;
- Penggunaan mesin produksi yang telah berusia tua;
- Ketergantungan terhadap bahan baku impor pada mata rantai tertentu;
- Biaya energi, logistik, tenaga kerja, dan pembiayaan;
- Persaingan dengan Tiongkok, Vietnam, Bangladesh, dan India;
- Perubahan tren fesyen yang berlangsung cepat;
- Fluktuasi permintaan dari negara tujuan ekspor;
- Persyaratan keberlanjutan dan ketertelusuran produk; serta
- Kebutuhan investasi untuk modernisasi teknologi dan peningkatan kualitas SDM.
Persaingan industri ke depan tidak hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga oleh konsistensi kualitas, kecepatan memenuhi pesanan, kemampuan membaca tren pasar, efisiensi produksi, serta penggunaan bahan yang ramah lingkungan.
Kesimpulan Prospek Industri
Secara keseluruhan, industri tekstil dan pakaian jadi Indonesia memiliki prospek yang positif namun tetap selektif. Peningkatan nilai PDB dari Rp218,21 triliun pada 2024 menjadi Rp230,23 triliun pada 2025 menunjukkan bahwa industri ini masih memiliki skala ekonomi yang besar dan terus menghasilkan nilai tambah.
Pemulihan pertumbuhan pada 2024, luasnya pasar domestik, perkembangan merek lokal, peluang ekspor, dan target pertumbuhan 2026 menjadi faktor pendukung utama. Namun, prospek masing-masing perusahaan akan sangat bergantung pada efisiensi produksi, kesehatan arus kas, kualitas produk, diversifikasi pelanggan, kemampuan beradaptasi terhadap tren, serta keberhasilan menghadapi persaingan produk impor.
Perusahaan yang memiliki basis pelanggan berulang, kapasitas produksi yang efisien, jaringan pemasaran kuat, perputaran persediaan sehat, dan kemampuan menghasilkan produk bernilai tambah diperkirakan memiliki peluang pertumbuhan yang lebih baik pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.
Company Overview
Sekilas Mengenai PT Zihan Fashion Jaya Sentosa
A. Identitas Perusahaan
|
Nama Perusahaan |
PT Zihan Fashion Jaya Sentosa |
|
Bentuk Badan Usaha |
Perseroan Terbatas (PT) |
|
Nama Merek |
Zihan Fashion |
|
Tahun Berdiri |
2026 |
|
Alamat |
Kampung Bantar, Desa/Kelurahan Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kode Pos: 46126 |
|
|
|
|
Bidang Usaha |
Konveksi seragam kerja, pakaian dinas, dan pakaian jadi |
B. Sejarah Singkat Perusahaan
PT Zihan Fashion Jaya Sentosa merupakan perusahaan konveksi yang bergerak dalam produksi seragam kerja dan pakaian dinas untuk instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan organisasi sosial. Kegiatan usaha dirintis pada tahun 2014 di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.
Pada tahun 2017, Perusahaan mulai memproduksi produk dengan merek sendiri, meliputi gamis, baju koko, dan baju kerja, sekaligus mengembangkan jasa makloon. Penjualan pada tahap awal dilakukan melalui pasar tradisional, Facebook, dan jaringan reseller.
Untuk mendukung ekspansi usaha, pada tahun 2020 Perusahaan memindahkan kegiatan operasional ke Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Jangkauan pemasaran kemudian diperluas ke sejumlah pasar di Tanah Abang pada tahun 2022, disusul pengembangan penjualan melalui TikTok dan Shopee sejak tahun 2023.
C. Tonggak Pencapaian
|
Tahun |
Pencapaian |
|
2014 |
Memulai kegiatan usaha konveksi di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. |
|
2017 |
Mulai memproduksi gamis, baju koko, dan baju kerja dengan merek sendiri serta mengembangkan jasa makloon. |
|
2020 |
Memindahkan kegiatan operasional ke Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, untuk mendukung ekspansi usaha. |
|
2022 |
Memperluas pemasaran produk ke sejumlah pasar di Tanah Abang. |
|
2023 |
Mengembangkan penjualan digital melalui marketplace TikTok dan Shopee. |
D. Bidang Usaha dan Produk
Perusahaan menjalankan kegiatan produksi pakaian jadi dengan fokus pada kebutuhan seragam dan busana kerja. Produk dan layanan yang dikembangkan meliputi:
- Seragam kerja dan seragam kantor;
- Pakaian dinas untuk berbagai kebutuhan instansi;
- Baju kerja pria dan wanita;
- Gamis dan busana muslim;
- Baju koko;
- Koleksi ukuran besar atau Jumbo Series; dan
- Jasa makloon produksi pakaian.
Segmen pelanggan Perusahaan mencakup instansi pemerintah, perusahaan swasta, organisasi sosial, pedagang pasar, reseller, serta konsumen ritel. Portofolio tersebut memungkinkan Perusahaan melayani pesanan institusional sekaligus permintaan pasar konsumen.
E. Saluran Pemasaran dan Keunggulan Usaha
Saluran pemasaran yang digunakan Perusahaan meliputi:
- Penjualan langsung melalui pasar dan jaringan reseller;
- Distribusi produk ke pasar-pasar di kawasan Tanah Abang;
- Pemasaran melalui Facebook;
- Penjualan melalui marketplace TikTok dan Shopee; serta
- Aktivitas live commerce yang dikelola oleh tim internal.
Keunggulan yang dikembangkan Perusahaan meliputi:
- Penggunaan bahan yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas;
- Ketepatan ukuran dan waktu pengiriman;
- Proses produksi yang didukung tenaga kerja berpengalaman dan peralatan jahit;
- Pembagian fungsi produksi, operasional, keuangan, gudang, dan pemasaran digital yang jelas;
- Kemampuan riset tren, pengembangan produk, dan pengelolaan pemasaran digital; serta
- Pengembangan desain yang mengikuti kebutuhan pasar dan tren industri fashion.
F. Portofolio Produk
Portofolio produk PT Zihan Fashion Jaya Sentosa mencakup seragam dinas, busana kerja, dan busana muslim untuk kebutuhan individu maupun keluarga. Wajah model pada materi berikut disamarkan untuk menjaga privasi, tanpa mengubah fokus visual pada produk.
Contoh produk seragam dinas pria.
Contoh seragam dinas dan busana muslim keluarga.
Contoh gamis keluarga dan Gamis Medina Pemda.
Sumber: Dokumen internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa, 2026.
G. Kegiatan dan Fasilitas Produksi
Kegiatan produksi mencakup pemotongan bahan, penjahitan, pengendalian mutu, penyelesaian produk, dan pengemasan. Pembagian fungsi produksi tersebut didukung oleh unit gudang, administrasi dan keuangan, serta tim pemasaran melalui siaran langsung.
Dokumentasi produk dan area produksi Perusahaan.
Dokumentasi kegiatan produksi di fasilitas Perusahaan.
Sumber: Dokumen internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa, 2026.
H. Visi dan Misi Perusahaan
Visi
Menjadi pilihan utama dan mitra konveksi terpercaya dalam menyediakan pakaian kerja dan seragam dinas berkualitas tinggi dengan menghadirkan desain trendsetter dan layanan profesional.
Misi
- Menawarkan produk dengan bahan premium yang nyaman, rapi, elegan, dan sesuai dengan standar kebutuhan instansi.
- Menjadi trendsetter melalui desain inovatif yang mengikuti perkembangan industri fashion.
- Menghadirkan koleksi Jumbo Series yang memenuhi kebutuhan pelanggan dari sisi ukuran dan kenyamanan.
- Membangun kepuasan pelanggan melalui layanan profesional dan produk yang memenuhi standar mutu.
Struktur Organisasi
Legalitas dan Identitas PT Zihan Fashion Jaya Sentosa
|
Nama Perusahaan |
PT Zihan Fashion Jaya Sentosa |
||||||||||||
|
Akta dan SK/Pemberitahuan Perusahaan (Pendirian dan/atau Perubahan) |
|
||||||||||||
|
NPWP PERUSAHAAN |
1000 0000 1114 2675 |
||||||||||||
|
NPWP PENGURUS |
Erwin Roswandi: 3206051707890003 AI Nurhikmah: 63.554.281.4-425.000 |
||||||||||||
|
NIK PENGURUS |
Erwin Roswandi: 3206051707890003 AI Nurhikmah: 3206184404940006 |
||||||||||||
|
NIB |
1409260074251 |
||||||||||||
|
Alamat |
Kampung Bantar, Desa/Kelurahan Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kode Pos: 46126 |
Management Profile
Profil Pengurus Perusahaan
1. Erwin Roswandi
|
Jabatan |
Direktur |
|
Domisili |
Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya |
|
Pengalaman |
Direktur PT Zihan Fashion Sentosa (PT Perorangan) sejak 2014 |
Erwin Roswandi bertanggung jawab atas visi Perusahaan, ekspansi pasar, dan pengembangan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Dalam pengelolaan usaha, ia memimpin peningkatan kapasitas produksi dari sekitar 10 unit menjadi sekitar 1.000 unit per bulan, mengembangkan produk unggulan baju kerja premium, serta membangun jaringan makloon dan reseller.
Keahlian utama: strategi bisnis, pengembangan produk, pengelolaan rantai pasok, pemasaran digital, riset tren, dan negosiasi bahan baku.
2. Ai Nurhikmah
|
Jabatan |
Komisaris |
|
Domisili |
Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya |
|
Pengalaman |
Pendiri dan Komisaris dengan pengalaman di industri konveksi dan perdagangan pakaian jadi sejak 2017 |
Ai Nurhikmah menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja direksi dan operasional Perusahaan serta memberikan arahan strategis untuk pengembangan usaha baju dinas kerja. Fokus tugasnya mencakup kebijakan merek, pengendalian kualitas, pengembangan jaringan perdagangan luring dan daring, pengelolaan produksi, pemilihan bahan, serta strategi penjualan melalui marketplace.
Business Strategy
PT Zihan Fashion Jaya Sentosa merupakan perusahaan konveksi asal Tasikmalaya yang memproduksi seragam kerja, pakaian dinas, gamis, baju koko, dan pakaian jadi lainnya. Perusahaan melayani kebutuhan instansi pemerintah, perusahaan swasta, organisasi sosial, reseller, serta konsumen ritel melalui saluran penjualan luring dan marketplace. Kegiatan usaha dirintis pada tahun 2014 di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.
Dalam usahanya tersebut di atas penerbit membutuhkan modal untuk membiayai pengadaan bahan baku untuk fashion kain toyobo, ceruty, drill, silk, rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit yang direncanakan akan dibiayai dari penerbitan sukuk ini.
Sukuk yang akan diterbitkan adalah sukuk dengan akad Musyarakah dalam tenor 12 bulan dengan target dana yang dihimpun Rp. 2.000.000.000,- dan imbal hasil sebesar 15% p.a bersifat fixed dari margin penjualan seluruh hishshah milik pemodal atas aset syirkah.
Financial Review
PERNYATAAN
Laporan keuangan ini disusun oleh manajemen PT Zihan Fashion Jaya Sentosa (“Perusahaan”) dan belum diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen. Laporan ini disajikan untuk memberikan gambaran atas posisi keuangan dan kinerja usaha Perusahaan sehubungan dengan rencana penerbitan Sukuk Musyarakah. Calon Pemodal disarankan untuk melakukan analisa (due diligence) secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)
(dalam Rupiah penuh)
|
KETERANGAN |
31 Desember 2024 |
31 Desember 2025 |
31 Agustus 2026 |
|
ASET |
|
|
|
|
Aset Lancar |
|
|
|
|
Kas, Bank & Setara Kas |
115.405.318 |
13.458.750 |
163.474.743 |
|
Piutang Usaha |
255.000.000 |
1.152.391.111 |
1.096.103.381 |
|
Persediaan & Sewa Dibayar Dimuka |
1.298.667.467 |
1.638.546.667 |
2.520.652.616 |
|
Jumlah Aset Lancar |
1.669.072.785 |
2.804.396.528 |
3.780.230.740 |
|
Aset Tetap |
|
|
|
|
Tanah & Bangunan |
- |
1.500.000.000 |
1.740.000.000 |
|
Kendaraan, Peralatan & Mesin (neto) |
27.500.000 |
796.620.253 |
2.395.581.076 |
|
Jumlah Aset Tetap |
27.500.000 |
2.296.620.253 |
4.135.581.076 |
|
JUMLAH ASET |
1.696.572.785 |
5.101.016.781 |
7.915.811.816 |
|
LIABILITAS DAN EKUITAS |
|
|
|
|
Liabilitas Jangka Pendek |
|
|
|
|
Utang Usaha |
116.280.000 |
- |
- |
|
Utang LBS* |
- |
1.200.000.000 |
1.045.000.000 |
|
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek |
116.280.000 |
1.200.000.000 |
1.045.000.000 |
|
Liabilitas Jangka Panjang |
|
|
|
|
Utang Bank/Lembaga Keuangan |
- |
- |
- |
|
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang |
- |
- |
- |
|
JUMLAH LIABILITAS |
116.280.000 |
1.200.000.000 |
1.045.000.000 |
|
Ekuitas |
|
|
|
|
Modal Pemilik |
400.000.000 |
400.000.000 |
400.000.000 |
|
Laba Ditahan |
871.224.133 |
1.815.866.386 |
4.557.904.905 |
|
Laba Tahun/Periode Berjalan |
309.068.652 |
1.685.150.395 |
1.912.906.911 |
|
JUMLAH EKUITAS |
1.580.292.785 |
3.901.016.781 |
6.870.811.816 |
|
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS |
1.696.572.785 |
5.101.016.781 |
7.915.811.816 |
Sumber: Laporan Keuangan Internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa (Belum Diaudit)
Utang LBS pada posisi 31 Agustus 2026 (Rp1.045.000.000) telah DILUNASI SELURUHNYA oleh Perusahaan per September 2026, setelah tanggal laporan keuangan ini. Dengan pelunasan tersebut, Debt to Equity Ratio per September 2026 secara pro-forma menjadi 0,00x (seluruh liabilitas Perusahaan lunas).
LAPORAN LABA RUGI
(dalam Rupiah penuh)
|
KETERANGAN |
Tahun 2024 (1 Jan - 31 Des 2024) |
Tahun 2025 (1 Jan - 31 Des 2025) |
Periode Berjalan (1 Jan - 31 Agu 2026) |
|
Pendapatan |
2.569.484.000 |
6.389.026.200 |
5.796.802.650 |
|
Harga Pokok Pendapatan |
1.718.727.848 |
4.094.019.762 |
2.619.364.959 |
|
LABA KOTOR |
850.756.152 |
2.295.006.438 |
3.177.437.692 |
|
Beban Operasional |
541.687.500 |
609.856.043 |
1.264.530.781 |
|
LABA USAHA (EBIT) |
309.068.652 |
1.685.150.395 |
1.912.906.911 |
|
Pendapatan & Beban Lain-lain Neto* |
- |
- |
- |
|
LABA BERSIH TAHUN/PERIODE BERJALAN |
309.068.652 |
1.685.150.395 |
1.912.906.911 |
Sumber: Laporan Keuangan Internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa (Belum Diaudit)
*Tidak terdapat pendapatan atau beban di luar usaha yang tercatat terpisah pada laporan internal Perusahaan; Laba Usaha (EBIT) sama dengan Laba Bersih pada seluruh periode.
IKHTISAR RASIO KEUANGAN
|
Rasio |
31 Des 2024 |
31 Des 2025 |
31 Agu 2026 |
|
Current Ratio (Aset Lancar / Liabilitas Lancar) |
14,35x |
2,34x |
3,62x |
|
Debt to Equity Ratio* |
0,07x |
0,31x |
0,15x |
|
Gross Profit Margin |
33,11% |
35,92% |
54,81% |
|
Net Profit Margin |
12,03% |
26,38% |
33,00% |
|
Return on Assets |
18,22% |
33,04% |
24,17%* |
|
Return on Equity |
19,56% |
43,20% |
27,84%* |
*ROA dan ROE 2024 dan 2025 dihitung menggunakan laba tahun berjalan terhadap posisi aset/ekuitas akhir tahun. ROA dan ROE per 31 Agustus 2026 menggunakan laba periode Januari-Agustus 2026 (belum disetahunkan), sehingga tidak sepenuhnya sebanding dengan rasio tahun penuh.
ANALISA KINERJA & PROSPEK USAHA
Pertumbuhan Pendapatan dan Laba
Pendapatan Perusahaan meningkat dari Rp2,57 miliar pada 2024 menjadi Rp6,39 miliar pada 2025, atau tumbuh 148,7%. Laba bersih turut meningkat dari Rp309,1 juta menjadi Rp1,69 miliar, atau tumbuh 445,2%. Sampai dengan Agustus 2026, Perusahaan telah membukukan pendapatan Rp5,80 miliar dan laba bersih Rp1,91 miliar, pendapatan mendekati capaian setahun penuh 2025 dalam periode delapan bulan. Angka Agustus 2026 masih mencerminkan periode delapan bulan, sehingga tidak dibandingkan langsung sebagai pertumbuhan tahun penuh.
Perkembangan Profitabilitas
Margin laba kotor tercatat 33,11% pada 2024, meningkat menjadi 35,92% pada 2025 dan 54,81% pada Januari-Agustus 2026. Margin laba bersih turut meningkat dari 12,03% pada 2024 menjadi 26,38% pada 2025 dan 33,00% pada Januari-Agustus 2026. Rata-rata laba bersih bulanan pada Januari-Agustus 2026 tercatat sekitar Rp239,1 juta, lebih tinggi dibandingkan rata-rata bulanan 2025 sekitar Rp140,4 juta, sejalan dengan rata-rata pendapatan bulanan yang turut meningkat dari sekitar Rp532,4 juta menjadi sekitar Rp724,6 juta.
Likuiditas dan Modal Kerja
Current Ratio tercatat 14,35x pada 2024, bergerak menjadi 2,34x pada 2025 dan 3,62x per Agustus 2026, konsisten berada di atas 1,0x sepanjang periode laporan. Modal kerja bersih (Aset Lancar dikurangi Liabilitas Jangka Pendek) tercatat positif pada seluruh periode, yaitu sekitar Rp1,55 miliar pada 2024, Rp1,60 miliar pada 2025, dan Rp2,74 miliar per Agustus 2026. Penurunan Current Ratio dari 2024 ke 2025 terutama dipengaruhi oleh munculnya saldo Hutang LBS sebesar Rp1,20 miliar yang belum tercatat pada 2024.
Struktur Permodalan
Debt to Equity Ratio bergerak dari 0,07x pada 2024 menjadi 0,31x pada 2025, kemudian turun kembali ke 0,15x per Agustus 2026. Ekuitas meningkat dari Rp1,58 miliar pada 2024 menjadi Rp3,90 miliar pada 2025 (tumbuh 146,9%) dan Rp6,87 miliar per Agustus 2026 (tumbuh 76,1% dari posisi 2025), didorong oleh akumulasi laba ditahan; tidak terdapat penambahan modal pemilik pada periode laporan.
Komposisi Aset
Total aset meningkat dari Rp1,70 miliar pada 2024 menjadi Rp5,10 miliar pada 2025 (tumbuh 200,7%) dan Rp7,92 miliar per Agustus 2026 (tumbuh 55,2% dari posisi 2025). Penambahan aset tetap didorong oleh kepemilikan Tanah & Bangunan (Rp1,50 miliar pada 2025, bertambah menjadi Rp1,74 miliar per Agustus 2026) serta penambahan kendaraan dan peralatan produksi, sehingga aset tetap mencapai sekitar 52,2% dari total aset per Agustus 2026. Karena laporan Agustus 2026 baru mencakup delapan bulan, rasio yang berbasis laba periode berjalan (ROA, ROE) perlu dibaca dengan mempertimbangkan basis periode yang lebih pendek.
CATATAN PENTING BAGI CALON PEMODAL
1. Laporan keuangan historis disusun berdasarkan pencatatan internal manajemen dan belum diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen. Sehubungan dengan keterbatasan pencatatan historis Perusahaan pada periode sebelumnya, terdapat saldo dan/atau pergerakan akun tertentu, termasuk laba ditahan, yang belum seluruhnya dapat direkonsiliasi secara rinci antar periode. Angka-angka dalam laporan keuangan disajikan berdasarkan catatan internal manajemen yang tersedia pada masing-masing periode. Oleh karena itu, informasi keuangan tersebut perlu dipahami dengan mempertimbangkan keterbatasan pencatatan tersebut.
2. Kinerja keuangan historis tidak menjamin dan bukan merupakan indikasi atas kinerja keuangan Perusahaan di masa yang akan datang.
3. Investasi pada Sukuk mengandung risiko, antara lain risiko keterlambatan/gagal bayar oleh Perusahaan, risiko likuiditas Sukuk, penurunan pendapatan atau margin usaha, serta risiko lain yang terkait dengan kewajiban usaha Perusahaan. Investasi hanya disarankan bagi Calon Pemodal yang memahami dan menerima risiko tersebut.
Key Risk
RISIKO DAN MITIGASI
|
No |
JENIS RISIKO |
DAMPAK |
MITIGASI |
|
1. |
Operasional:
|
|
|
|
2. |
Kegagalan Kontrol Kualitas |
Produk yang cacat (tidak lolos kontrol kualitas) sampai ke tangan pelanggan. |
Tetapkan prosedur kualitas yang jelas di setiap tahap produksi, Pemeriksaan Kualitas Secara Berkala, Melatih karyawan untuk memahami standar kualitas dan cara deteksi cacat, Menggunakan alat untuk memeriksa ketepatan ukuran dan kualitas produk sesuai standar, Audit kualitas secara berkala untuk memastikan standar permintaan. |
|
3. |
Tim Internal |
Tim internal yang masih belum solid dan belum disiplin kerja sesuai target |
|
|
4. |
Pemasaran |
Tim Marketing masih perlu dimotivasi untuk meningkatkan kinerja marketingnya |
|
|
5. |
Keamanan |
Pencurian bahan baku, peralatan, atau produk jadi. |
Memaksimalkan fungsi pengawasan melalui CCTV, sistem akses gudang, stock opname berkala, asuransi kehilangan Keamanan Data (Pola, teknik jahit dan detailing), pelatihan untuk karyawan mengenai prosedur keselamatan dan penggunaan alat dengan benar, Asuransi, Melakukan pemeliharaan rutin pada mesin untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan rencana darurat dan evakuasi jika terjadi insiden. |