chevron arrow

Business Highlight

Offering

Investment Highlight

Industry Overview

Company Overview

Management Profile

Business Strategy

Financial Review

Key Risk

chevron arrow

Business Highlight

  • Kode sukuk:

    ZFJS01XXSCFS

  • Target dana yang dibutuhkan:

    Rp2.000.000.000

  • Total sukuk yang dilepas:

    20.000 Lembar

  • Harga per lembar sukuk:

    Rp100.000

  • Minimal investasi:

    Rp1.000.000

  • Periode pembagian imbal hasil:

Offering

Nama Sukuk

Sukuk Musyarakah PT Zihan Fashion Jaya Sentosa I 2026

Akad Sukuk

Sukuk Musyarakah

Opini Syariah

Penerbitan Sukuk telah mendapatkan opini syariah dari Dewan Pengawas Syariah yang terdiri atas Ibu Wahju Rohmanti (Ketua) dan Bapak Eddy Kusnawijaya (Anggota) dengan Nomor opini :

Penawaran Investasi

Proyek kerja sama pengadaan bahan baku untuk fashion kain Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit.

Tujuan Penggunaan Dana

Membiayai pengadaan bahan baku untuk fashion kain Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang Manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit.

Porsi Modal

Akad Musyarakah :

Porsi Penerbit :    0,50% = Rp.      10.000.000,-

Porsi Pemodal :  99,50% = Rp.  2.000.000.000,-

Return On Investment (ROI) Proyeksi Imbal Hasil

15,00% p.a.

Bagi Hasil

Pengalihan Hishshah, Bai’ bi At Taqsith :

Seluruh Aset syirkah hak milik Pemodal dialihkan/dijual kepada Penerbit melalui akad Bai’ bi At Taqsith dengan keuntungan yang disepakati

Jenis Bagi Hasil

Bersifat Fixed, berasal dari pengalihan seluruh hishsah aset syirkah hak pemodal kepada penerbit

Nilai Nominal Sukuk

Rp.  2.000.000.000,- (Dua Miliar Rupiah)

Jangka Waktu

12 bulan

Masa Penawaran Investasi

45 Hari

Penawaran Ke

Ke-1

Rencana Nominal Sukuk Keseluruhan Tahap

-

Pihak Terlibat

1. Shahibul Maal (Pemodal)

2. PT Zihan Fashion Jaya Sentosa (Penerbit)

3. KSEI dan Bank Kustodian
4. PT LBS Urun Dana

Kode Sukuk

ZFJS01XXSCFS

Pembayaran Pokok Modal dan Bagi Hasil

Bulan ke-7 – Rp. 200.000.000,- (Pokok Modal)

Bulan ke-10 – Rp. 200.000.000,- (Pokok Modal)

Bulan ke-12 – Rp. 1.900.000.000,- (Pokok Modal & Bagi Hasil)

Periode Perhitungan Bagi Hasil

Actual/Actual

Tanggal Distribusi Efek

-

Tanggal Pembayaran Bagi Hasil

Bulan ke-12

Tanggal Jatuh Tempo

-

Tanggal Penawaran Dimulai

-

Tanggal Penawaran Berakhir

-

Tanggal Fully Funded

-

Jumlah Nominal/unit

Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah)

Minimum Investasi

Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah)

Minimum Pendanaan

Rp. 1.500.000.000,- (Satu Miliar Lima Ratus Juta Rupiah)

Jaminan

PT Zihan Fashion Jaya Sentosa menyerahkan Aset sebagai jaminan berupa :

  1. SHM atas aset Nomor NIB. 10.29.000019811.0 beralamat di Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat dengan luas 230 m2 atas nama H. Kasri yang menurut keterangan dari penerbit merupakan saudara dari penerbit dengan proyeksi nilai sebesar Rp. 1.178.660.000,-
  2. SHM atas aset dengan NIB. 10.29.000002763.0 beralamat di Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat dengan luas 194 m2 atas nama H. Kasri yang menurut keterangan dari penerbit merupakan saudara dari penerbit dengan estimasi harga Rp.479.180.000,- 
  3. SHM atas aset dengan Nomor 01125 beralamat di Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat dengan luas 199 m2 atas nama Rieke Ratu Bara yang menurut keterangan dari penerbit merupakan sepupu dari penerbit dengan estimasi harga Rp.850.000.000,- 

 

Total nilai pasar atas agunan nomor 1, 2, dan 3 adalah Rp. 2.507.840.000,-

Sehingga coverage ratio jaminan sebesar 125,39%.

Penawaran sukuk Satuan Jumlah Penawaran
sukuk Tersisa Persentase 100%
sukuk Tersisa Lembar 20.000
sukuk Tersisa Jumlah Rp 2.000.000.000
sukuk Terjual Persentase 0%
sukuk Terjual Lembar 0
sukuk Terjual Jumlah Rp 0

Investment Highlight

Penerbitan Sukuk Musyarakah PT Zihan Fashion Jaya Sentosa I Tahun 2026 ini diterbitkan dengan nominal Rp. 2.000.000.000,- dan jangka waktu 12 bulan. Dana hasil penerbitan Sukuk digunakan untuk modal kerja pembelian bahan baku untuk fashion tahun 2026 dan tahun 2027.

Adapun jenis bahan baku yang dibeli adalah seperti Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu sesuai dengan proyeksi (RAB) yang diajukan Struktur Sukuk I Tahun 2026 dengan rincian sebagai berikut:

Nama Sukuk

Sukuk Musyarakah  PT Zihan Fashion Jaya Sentosa I 2026

Akad Sukuk

Sukuk Musyarakah

Nilai Sukuk

Rp.  2.000.000.000,- ( Dua Miliar Rupiah)

Objek Dasar Sukuk

Proyek pengadaan bahan baku untuk fashion kain Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit

Jangka Waktu (Tenor)

12 Bulan atau sampai proyek selesai dengan tetap mengacu dan mengikuti syariat yang benar sebagaimana yang diatur dalam Sharia Standard dari AAOIFI

Tujuan Penggunaan Sukuk

Membiayai proyek pengadaan bahan baku untuk fashion kain Toyobo, Ceruty, Drill, Silk, Rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit

Mekanisme Sukuk

  1. Akad Musyarakah :

Porsi Penerbit :    0,50%= Rp.      10.000.000,-

Porsi Pemodal : 99,50% = Rp.  2.000.000.000,-

  1. Pengalihan Hishshah, Bai’ bi At Taqsith :

aset syirkah hak milik Pemodal dialihkan/dijual kepada Penerbit sebesar 99,50% dari keseluruhan modal melalui akad Bai’ bi At Taqsith dengan margin bagi hasil keuntungan yang disepakati.

Bagi Hasil

15% selama 12 (dua belas) Bulan

Fixed dari hasil penjualan aset syirkah hak pemodal

Return on Investment

15,00% p.a

(Bagi hasil berasal dari margin)

Industry Overview

Pandangan Industri

Prospek Industri Tekstil dan Pakaian Jadi

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan salah satu sektor manufaktur strategis di Indonesia karena memiliki rantai nilai yang panjang, mulai dari industri serat, pemintalan benang, pertenunan, pencelupan dan penyempurnaan kain, hingga produksi pakaian jadi serta berbagai produk tekstil lainnya. Karakteristik tersebut menjadikan industri TPT berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik, menghasilkan devisa melalui ekspor, serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Keberadaan pasar domestik yang luas memberikan landasan permintaan yang kuat bagi industri tekstil dan pakaian jadi. Pertumbuhan jumlah penduduk, perkembangan kelas menengah, perubahan tren fesyen, serta peningkatan perdagangan melalui platform digital turut membuka peluang bagi pelaku industri untuk memperluas pasar. Permintaan tidak hanya berasal dari produk pakaian sehari-hari, tetapi juga mencakup seragam, pakaian olahraga, busana muslim, tekstil rumah tangga, tekstil medis, serta tekstil teknis untuk kebutuhan konstruksi, otomotif, pertanian, dan industri lainnya.

Pada pasar global, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu basis produksi tekstil dan pakaian jadi di kawasan Asia. Peluang tersebut didukung oleh pengalaman industri nasional, ketersediaan tenaga kerja, serta keberadaan rantai produksi dari sektor hulu hingga hilir. Namun, pemanfaatan peluang ini membutuhkan modernisasi mesin produksi, peningkatan produktivitas, inovasi produk, serta pemenuhan standar kualitas, lingkungan, dan ketertelusuran bahan baku yang semakin dipersyaratkan oleh pasar ekspor.

Perkembangan Nilai PDB Industri

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai Produk Domestik Bruto industri tekstil dan pakaian jadi atas dasar harga berlaku menunjukkan pemulihan setelah mengalami tekanan pada periode pandemi. Nilai PDB industri tersebut tercatat sekitar Rp200,00 triliun pada 2019, kemudian menurun menjadi Rp187,00 triliun pada 2020 dan Rp180,00 triliun pada 2021.

Pemulihan mulai terjadi pada 2022 ketika nilai PDB meningkat menjadi sekitar Rp202,00 triliun. Nilainya kembali meningkat menjadi Rp204,00 triliun pada 2023 dan Rp218,21 triliun pada 2024. Pada 2025, nilai PDB industri tekstil dan pakaian jadi mencapai sekitar Rp230,23 triliun, atau meningkat sekitar 5,51% secara nominal dibandingkan tahun sebelumnya. Angka 2025 masih berstatus sangat sementara.

Gambar 1. PDB Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Indonesia Tahun 2019–2025

Sumber: Badan Pusat Statistik, Statistik Indonesia 2026; data 2019–2024 diolah Kementerian Perindustrian. Angka 2025 merupakan angka sangat sementara.

Grafik tersebut memperlihatkan bahwa secara nominal industri tekstil dan pakaian jadi telah melewati nilai PDB sebelum pandemi. Peningkatan dari sekitar Rp180,00 triliun pada 2021 menjadi Rp230,23 triliun pada 2025 menunjukkan adanya pemulihan aktivitas produksi dan peningkatan nilai tambah industri.

Meskipun demikian, kenaikan PDB atas dasar harga berlaku juga dapat dipengaruhi oleh perubahan harga. Oleh karena itu, penilaian terhadap kinerja riil industri perlu dilengkapi dengan data pertumbuhan PDB atas dasar harga konstan.

Perkembangan Pertumbuhan Industri

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan industri tekstil dan pakaian jadi mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021, industri tersebut masih mengalami kontraksi sebesar 4,08%. Kondisi kemudian membaik secara signifikan pada 2022 dengan pertumbuhan sebesar 9,34%.

Pada 2023, industri tekstil dan pakaian jadi kembali mengalami kontraksi sebesar 1,98%. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya permintaan ekspor, tekanan produk impor, serta kondisi pasar domestik yang belum sepenuhnya pulih.

Kinerja industri mulai membaik pada 2024 dengan pertumbuhan sebesar 4,26%. Pemulihan tersebut didukung oleh peningkatan permintaan domestik selama Pemilu, Ramadan dan Idulfitri, hari libur nasional, serta membaiknya aktivitas produksi dan penjualan.

Dalam dokumen perencanaan pemerintah, pertumbuhan industri tekstil dan pakaian jadi pada 2025 diperkirakan sebesar 3,50%, sedangkan target pertumbuhan pada 2026 ditetapkan sebesar 5,48%. Angka 2025 dan 2026 tersebut merupakan outlook dan target pemerintah, bukan realisasi tahunan BPS.

Gambar 2. Pertumbuhan PDB Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Tahun 2021–2026

Sumber: Badan Pusat Statistik untuk realisasi 2021–2024; Kementerian PPN/Bappenas, Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026 untuk outlook 2025 dan target 2026.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa industri tekstil dan pakaian jadi masih berada dalam fase pemulihan. Target pertumbuhan sebesar 5,48% pada 2026 mencerminkan optimisme pemerintah terhadap peningkatan nilai tambah dan daya saing industri. Namun, pencapaian target tersebut akan bergantung pada kondisi permintaan domestik dan ekspor, pengendalian produk impor, efisiensi biaya produksi, serta keberhasilan industri dalam melakukan modernisasi teknologi.

Perkembangan Industri Tahun 2024–2025

Pada 2024, industri tekstil dan pakaian jadi mulai menunjukkan perbaikan setelah mengalami tekanan sepanjang 2023. Pertumbuhan tahunan industri mencapai 4,26%. Perbaikan telah terlihat sejak triwulan I 2024, ketika industri tumbuh sebesar 2,64% secara tahunan atau year-on-year dan meningkat 5,92% dibandingkan triwulan IV 2023.

Pemulihan tersebut didukung oleh meningkatnya konsumsi domestik pada periode Pemilu, Ramadan, Idulfitri, dan hari libur nasional. Selain itu, permintaan terhadap pakaian jadi, seragam, produk fesyen, serta tekstil rumah tangga turut mendorong aktivitas produksi.

Dari sisi perdagangan internasional, ekspor industri TPT pada triwulan I 2024 tercatat sekitar US$2,95 miliar. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa produk tekstil dan pakaian jadi Indonesia masih mempunyai permintaan di pasar global meskipun menghadapi perlambatan ekonomi dan persaingan dari negara produsen lain.

Pada 2025, nilai PDB industri tekstil dan pakaian jadi atas dasar harga berlaku meningkat menjadi sekitar Rp230,23 triliun. Kinerja ekspor juga menunjukkan perkembangan positif. Nilai ekspor industri TPT selama Januari–April 2025 tercatat sekitar US$3,38 miliar dan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Prospek Industri Tahun 2026

Prospek industri tekstil dan pakaian jadi pada 2026 diperkirakan tetap terbuka, didukung oleh besarnya konsumsi domestik, perkembangan perdagangan elektronik, pertumbuhan merek lokal, serta meningkatnya kebutuhan tekstil untuk keperluan rumah tangga, kesehatan, industri, konstruksi, dan otomotif.

Pasar busana muslim juga menjadi salah satu peluang utama. Indonesia memiliki basis konsumen muslim yang besar dan didukung oleh berkembangnya industri fesyen lokal. Penguatan ekosistem industri halal, standardisasi produk, sertifikasi, inovasi desain, serta peningkatan kualitas dapat memperluas peluang pasar domestik maupun ekspor.

Selain tekstil dan pakaian konvensional, peluang pertumbuhan terdapat pada produk bernilai tambah tinggi, seperti:

  1. Tekstil medis dan produk kesehatan;
  2. Geotekstil untuk konstruksi dan infrastruktur;
  3. Tekstil untuk kebutuhan otomotif;
  4. Pakaian pelindung dan kain tahan api;
  5. Tekstil ramah lingkungan dan berbahan daur ulang;
  6. Seragam institusi, sekolah, dan korporasi; serta
  7. Produk fesyen muslim dan pakaian olahraga.

Transformasi digital juga akan menjadi faktor penting dalam pengembangan industri. Pemanfaatan otomatisasi produksi, sistem perencanaan sumber daya perusahaan, pemasaran digital, analisis permintaan, dan integrasi rantai pasok dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya produksi.

Tantangan Industri

Industri tekstil dan pakaian jadi masih menghadapi sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi pertumbuhannya, yaitu:

  1. Masuknya produk tekstil dan pakaian jadi impor dengan harga relatif murah;
  2. Peredaran produk impor ilegal dan pakaian bekas impor;
  3. Penggunaan mesin produksi yang telah berusia tua;
  4. Ketergantungan terhadap bahan baku impor pada mata rantai tertentu;
  5. Biaya energi, logistik, tenaga kerja, dan pembiayaan;
  6. Persaingan dengan Tiongkok, Vietnam, Bangladesh, dan India;
  7. Perubahan tren fesyen yang berlangsung cepat;
  8. Fluktuasi permintaan dari negara tujuan ekspor;
  9. Persyaratan keberlanjutan dan ketertelusuran produk; serta
  10. Kebutuhan investasi untuk modernisasi teknologi dan peningkatan kualitas SDM.

Persaingan industri ke depan tidak hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga oleh konsistensi kualitas, kecepatan memenuhi pesanan, kemampuan membaca tren pasar, efisiensi produksi, serta penggunaan bahan yang ramah lingkungan.

Kesimpulan Prospek Industri

Secara keseluruhan, industri tekstil dan pakaian jadi Indonesia memiliki prospek yang positif namun tetap selektif. Peningkatan nilai PDB dari Rp218,21 triliun pada 2024 menjadi Rp230,23 triliun pada 2025 menunjukkan bahwa industri ini masih memiliki skala ekonomi yang besar dan terus menghasilkan nilai tambah.

Pemulihan pertumbuhan pada 2024, luasnya pasar domestik, perkembangan merek lokal, peluang ekspor, dan target pertumbuhan 2026 menjadi faktor pendukung utama. Namun, prospek masing-masing perusahaan akan sangat bergantung pada efisiensi produksi, kesehatan arus kas, kualitas produk, diversifikasi pelanggan, kemampuan beradaptasi terhadap tren, serta keberhasilan menghadapi persaingan produk impor.

Perusahaan yang memiliki basis pelanggan berulang, kapasitas produksi yang efisien, jaringan pemasaran kuat, perputaran persediaan sehat, dan kemampuan menghasilkan produk bernilai tambah diperkirakan memiliki peluang pertumbuhan yang lebih baik pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Company Overview

Sekilas Mengenai PT Zihan Fashion Jaya Sentosa

 

A. Identitas Perusahaan

Nama Perusahaan

PT Zihan Fashion Jaya Sentosa

Bentuk Badan Usaha

Perseroan Terbatas (PT)

Nama Merek

Zihan Fashion

Tahun Berdiri

2026

Alamat

Kampung Bantar, Desa/Kelurahan Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kode Pos: 46126

Email

[email protected]

Bidang Usaha

Konveksi seragam kerja, pakaian dinas, dan pakaian jadi

B. Sejarah Singkat Perusahaan

PT Zihan Fashion Jaya Sentosa merupakan perusahaan konveksi yang bergerak dalam produksi seragam kerja dan pakaian dinas untuk instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan organisasi sosial. Kegiatan usaha dirintis pada tahun 2014 di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Pada tahun 2017, Perusahaan mulai memproduksi produk dengan merek sendiri, meliputi gamis, baju koko, dan baju kerja, sekaligus mengembangkan jasa makloon. Penjualan pada tahap awal dilakukan melalui pasar tradisional, Facebook, dan jaringan reseller.

Untuk mendukung ekspansi usaha, pada tahun 2020 Perusahaan memindahkan kegiatan operasional ke Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Jangkauan pemasaran kemudian diperluas ke sejumlah pasar di Tanah Abang pada tahun 2022, disusul pengembangan penjualan melalui TikTok dan Shopee sejak tahun 2023.

C. Tonggak Pencapaian

Tahun

Pencapaian

2014

Memulai kegiatan usaha konveksi di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

2017

Mulai memproduksi gamis, baju koko, dan baju kerja dengan merek sendiri serta mengembangkan jasa makloon.

2020

Memindahkan kegiatan operasional ke Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, untuk mendukung ekspansi usaha.

2022

Memperluas pemasaran produk ke sejumlah pasar di Tanah Abang.

2023

Mengembangkan penjualan digital melalui marketplace TikTok dan Shopee.

D. Bidang Usaha dan Produk

Perusahaan menjalankan kegiatan produksi pakaian jadi dengan fokus pada kebutuhan seragam dan busana kerja. Produk dan layanan yang dikembangkan meliputi:

  • Seragam kerja dan seragam kantor;
  • Pakaian dinas untuk berbagai kebutuhan instansi;
  • Baju kerja pria dan wanita;
  • Gamis dan busana muslim;
  • Baju koko;
  • Koleksi ukuran besar atau Jumbo Series; dan
  • Jasa makloon produksi pakaian.

Segmen pelanggan Perusahaan mencakup instansi pemerintah, perusahaan swasta, organisasi sosial, pedagang pasar, reseller, serta konsumen ritel. Portofolio tersebut memungkinkan Perusahaan melayani pesanan institusional sekaligus permintaan pasar konsumen.

E. Saluran Pemasaran dan Keunggulan Usaha

Saluran pemasaran yang digunakan Perusahaan meliputi:

  • Penjualan langsung melalui pasar dan jaringan reseller;
  • Distribusi produk ke pasar-pasar di kawasan Tanah Abang;
  • Pemasaran melalui Facebook;
  • Penjualan melalui marketplace TikTok dan Shopee; serta
  • Aktivitas live commerce yang dikelola oleh tim internal.

Keunggulan yang dikembangkan Perusahaan meliputi:

  • Penggunaan bahan yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas;
  • Ketepatan ukuran dan waktu pengiriman;
  • Proses produksi yang didukung tenaga kerja berpengalaman dan peralatan jahit;
  • Pembagian fungsi produksi, operasional, keuangan, gudang, dan pemasaran digital yang jelas;
  • Kemampuan riset tren, pengembangan produk, dan pengelolaan pemasaran digital; serta
  • Pengembangan desain yang mengikuti kebutuhan pasar dan tren industri fashion.

 

 

F. Portofolio Produk

Portofolio produk PT Zihan Fashion Jaya Sentosa mencakup seragam dinas, busana kerja, dan busana muslim untuk kebutuhan individu maupun keluarga. Wajah model pada materi berikut disamarkan untuk menjaga privasi, tanpa mengubah fokus visual pada produk.

Gambar pendukung profil PT Zihan Fashion Jaya Sentosa 2

Contoh produk seragam dinas pria.

Gambar pendukung profil PT Zihan Fashion Jaya Sentosa 3

Contoh seragam dinas dan busana muslim keluarga.

Gambar pendukung profil PT Zihan Fashion Jaya Sentosa 4

Contoh gamis keluarga dan Gamis Medina Pemda.

Sumber: Dokumen internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa, 2026.

 

 

G. Kegiatan dan Fasilitas Produksi

Kegiatan produksi mencakup pemotongan bahan, penjahitan, pengendalian mutu, penyelesaian produk, dan pengemasan. Pembagian fungsi produksi tersebut didukung oleh unit gudang, administrasi dan keuangan, serta tim pemasaran melalui siaran langsung.

Gambar pendukung profil PT Zihan Fashion Jaya Sentosa 5

Dokumentasi produk dan area produksi Perusahaan.

Gambar pendukung profil PT Zihan Fashion Jaya Sentosa 6

Dokumentasi kegiatan produksi di fasilitas Perusahaan.

Sumber: Dokumen internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa, 2026.

H. Visi dan Misi Perusahaan

Visi

Menjadi pilihan utama dan mitra konveksi terpercaya dalam menyediakan pakaian kerja dan seragam dinas berkualitas tinggi dengan menghadirkan desain trendsetter dan layanan profesional.

Misi

  • Menawarkan produk dengan bahan premium yang nyaman, rapi, elegan, dan sesuai dengan standar kebutuhan instansi.
  • Menjadi trendsetter melalui desain inovatif yang mengikuti perkembangan industri fashion.
  • Menghadirkan koleksi Jumbo Series yang memenuhi kebutuhan pelanggan dari sisi ukuran dan kenyamanan.
  • Membangun kepuasan pelanggan melalui layanan profesional dan produk yang memenuhi standar mutu.

 

Struktur Organisasi

 

Legalitas dan Identitas PT Zihan Fashion Jaya Sentosa

Nama Perusahaan

PT Zihan Fashion Jaya Sentosa

Akta dan SK/Pemberitahuan Perusahaan (Pendirian dan/atau Perubahan)

  • (Akta Pendirian)
  • Akta Nomor 04 Tanggal 11 September 2026, oleh Notaris Radila Halimah Harliani, SH., M.Kn. Notaris di Kabupaten Tasikmalaya.
  • SK Kemenkumham Nomor AHU-0073761.AH.01.01.TAHUN 2026
  • Berkedudukan di Kota Tasikmalaya.
  • Modal Perseroan adalah sebesar Rp. 400.000.000,- yang terbagi atas 400 saham.
  • Modal disetor sebanyak 100% yaitu sebesar Rp. 400.000.000,- yang terbagi atas 400 saham.
  • Susunan Pemegang saham dan Pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut:

Nama

Jabatan

Setor Modal

Saham

Erwin Roswandi

Direktur

Rp. 300.000.000,-

300

AI Nurhikmah

Komisaris

Rp. 100.000.000,-

100

 

NPWP PERUSAHAAN

1000 0000 1114 2675

NPWP PENGURUS

Erwin Roswandi: 3206051707890003

AI Nurhikmah:  63.554.281.4-425.000

NIK PENGURUS

Erwin Roswandi: 3206051707890003

AI Nurhikmah: 3206184404940006

NIB

1409260074251

Alamat

Kampung Bantar, Desa/Kelurahan Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Kode Pos: 46126

 

 

 

 

 

Management Profile

Profil Pengurus Perusahaan

 

1. Erwin Roswandi

Jabatan

Direktur

Domisili

Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya

Pengalaman

Direktur PT Zihan Fashion Sentosa (PT Perorangan) sejak 2014

Erwin Roswandi bertanggung jawab atas visi Perusahaan, ekspansi pasar, dan pengembangan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Dalam pengelolaan usaha, ia memimpin peningkatan kapasitas produksi dari sekitar 10 unit menjadi sekitar 1.000 unit per bulan, mengembangkan produk unggulan baju kerja premium, serta membangun jaringan makloon dan reseller.

Keahlian utama: strategi bisnis, pengembangan produk, pengelolaan rantai pasok, pemasaran digital, riset tren, dan negosiasi bahan baku.

 

2. Ai Nurhikmah

Jabatan

Komisaris

Domisili

Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya

Pengalaman

Pendiri dan Komisaris dengan pengalaman di industri konveksi dan perdagangan pakaian jadi sejak 2017

Ai Nurhikmah menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja direksi dan operasional Perusahaan serta memberikan arahan strategis untuk pengembangan usaha baju dinas kerja. Fokus tugasnya mencakup kebijakan merek, pengendalian kualitas, pengembangan jaringan perdagangan luring dan daring, pengelolaan produksi, pemilihan bahan, serta strategi penjualan melalui marketplace.

Business Strategy

PT Zihan Fashion Jaya Sentosa merupakan perusahaan konveksi asal Tasikmalaya yang memproduksi seragam kerja, pakaian dinas, gamis, baju koko, dan pakaian jadi lainnya. Perusahaan melayani kebutuhan instansi pemerintah, perusahaan swasta, organisasi sosial, reseller, serta konsumen ritel melalui saluran penjualan luring dan marketplace. Kegiatan usaha dirintis pada tahun 2014 di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Dalam usahanya tersebut di atas penerbit membutuhkan modal untuk membiayai pengadaan bahan baku untuk fashion kain toyobo, ceruty, drill, silk, rayon dengan spesifikasi tertentu untuk pembuatan produk pakaian dinas dan seragam sekolah dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu di bidang manufaktur pakaian jadi, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit yang direncanakan akan dibiayai dari penerbitan sukuk ini.

Sukuk yang akan diterbitkan adalah sukuk dengan akad Musyarakah dalam tenor 12 bulan dengan target dana yang dihimpun Rp. 2.000.000.000,-  dan imbal hasil sebesar 15% p.a bersifat fixed dari margin penjualan seluruh hishshah milik pemodal atas aset syirkah.

Financial Review

PERNYATAAN

Laporan keuangan ini disusun oleh manajemen PT Zihan Fashion Jaya Sentosa (“Perusahaan”) dan belum diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen. Laporan ini disajikan untuk memberikan gambaran atas posisi keuangan dan kinerja usaha Perusahaan sehubungan dengan rencana penerbitan Sukuk Musyarakah. Calon Pemodal disarankan untuk melakukan analisa (due diligence) secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

 

LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)

(dalam Rupiah penuh)

KETERANGAN

31 Desember 2024

31 Desember 2025

31 Agustus 2026

ASET

 

 

 

Aset Lancar

 

 

 

Kas, Bank & Setara Kas

115.405.318

13.458.750

163.474.743

Piutang Usaha

255.000.000

1.152.391.111

1.096.103.381

Persediaan & Sewa Dibayar Dimuka

1.298.667.467

1.638.546.667

2.520.652.616

Jumlah Aset Lancar

1.669.072.785

2.804.396.528

3.780.230.740

Aset Tetap

 

 

 

Tanah & Bangunan

-

1.500.000.000

1.740.000.000

Kendaraan, Peralatan & Mesin (neto)

27.500.000

796.620.253

2.395.581.076

Jumlah Aset Tetap

27.500.000

2.296.620.253

4.135.581.076

JUMLAH ASET

1.696.572.785

5.101.016.781

7.915.811.816

LIABILITAS DAN EKUITAS

 

 

 

Liabilitas Jangka Pendek

 

 

 

Utang Usaha

116.280.000

-

-

Utang LBS*

-

1.200.000.000

1.045.000.000

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

116.280.000

1.200.000.000

1.045.000.000

Liabilitas Jangka Panjang

 

 

 

Utang Bank/Lembaga Keuangan

-

-

-

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

-

-

-

JUMLAH LIABILITAS

116.280.000

1.200.000.000

1.045.000.000

Ekuitas

 

 

 

Modal Pemilik

400.000.000

400.000.000

400.000.000

Laba Ditahan

871.224.133

1.815.866.386

4.557.904.905

Laba Tahun/Periode Berjalan

309.068.652

1.685.150.395

1.912.906.911

JUMLAH EKUITAS

1.580.292.785

3.901.016.781

6.870.811.816

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS

1.696.572.785

5.101.016.781

7.915.811.816

Sumber: Laporan Keuangan Internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa (Belum Diaudit)

 

Utang LBS pada posisi 31 Agustus 2026 (Rp1.045.000.000) telah DILUNASI SELURUHNYA oleh Perusahaan per September 2026, setelah tanggal laporan keuangan ini. Dengan pelunasan tersebut, Debt to Equity Ratio per September 2026 secara pro-forma menjadi 0,00x (seluruh liabilitas Perusahaan lunas).

 

LAPORAN LABA RUGI

(dalam Rupiah penuh)

KETERANGAN

Tahun 2024

(1 Jan - 31 Des 2024)

Tahun 2025

(1 Jan - 31 Des 2025)

Periode Berjalan

(1 Jan - 31 Agu 2026)

Pendapatan

2.569.484.000

6.389.026.200

5.796.802.650

Harga Pokok Pendapatan

1.718.727.848

4.094.019.762

2.619.364.959

LABA KOTOR

850.756.152

2.295.006.438

3.177.437.692

Beban Operasional

541.687.500

609.856.043

1.264.530.781

LABA USAHA (EBIT)

309.068.652

1.685.150.395

1.912.906.911

Pendapatan & Beban Lain-lain Neto*

-

-

-

LABA BERSIH TAHUN/PERIODE BERJALAN

309.068.652

1.685.150.395

1.912.906.911

Sumber: Laporan Keuangan Internal PT Zihan Fashion Jaya Sentosa (Belum Diaudit)

*Tidak terdapat pendapatan atau beban di luar usaha yang tercatat terpisah pada laporan internal Perusahaan; Laba Usaha (EBIT) sama dengan Laba Bersih pada seluruh periode.

 

IKHTISAR RASIO KEUANGAN

Rasio

31 Des 2024

31 Des 2025

31 Agu 2026

Current Ratio (Aset Lancar / Liabilitas Lancar)

14,35x

2,34x

3,62x

Debt to Equity Ratio*

0,07x

0,31x

0,15x

Gross Profit Margin

33,11%

35,92%

54,81%

Net Profit Margin

12,03%

26,38%

33,00%

Return on Assets

18,22%

33,04%

24,17%*

Return on Equity

19,56%

43,20%

27,84%*

*ROA dan ROE 2024 dan 2025 dihitung menggunakan laba tahun berjalan terhadap posisi aset/ekuitas akhir tahun. ROA dan ROE per 31 Agustus 2026 menggunakan laba periode Januari-Agustus 2026 (belum disetahunkan), sehingga tidak sepenuhnya sebanding dengan rasio tahun penuh.

 

ANALISA KINERJA & PROSPEK USAHA

Pertumbuhan Pendapatan dan Laba

Pendapatan Perusahaan meningkat dari Rp2,57 miliar pada 2024 menjadi Rp6,39 miliar pada 2025, atau tumbuh 148,7%. Laba bersih turut meningkat dari Rp309,1 juta menjadi Rp1,69 miliar, atau tumbuh 445,2%. Sampai dengan Agustus 2026, Perusahaan telah membukukan pendapatan Rp5,80 miliar dan laba bersih Rp1,91 miliar, pendapatan mendekati capaian setahun penuh 2025 dalam periode delapan bulan. Angka Agustus 2026 masih mencerminkan periode delapan bulan, sehingga tidak dibandingkan langsung sebagai pertumbuhan tahun penuh.

 

Perkembangan Profitabilitas

Margin laba kotor tercatat 33,11% pada 2024, meningkat menjadi 35,92% pada 2025 dan 54,81% pada Januari-Agustus 2026. Margin laba bersih turut meningkat dari 12,03% pada 2024 menjadi 26,38% pada 2025 dan 33,00% pada Januari-Agustus 2026. Rata-rata laba bersih bulanan pada Januari-Agustus 2026 tercatat sekitar Rp239,1 juta, lebih tinggi dibandingkan rata-rata bulanan 2025 sekitar Rp140,4 juta, sejalan dengan rata-rata pendapatan bulanan yang turut meningkat dari sekitar Rp532,4 juta menjadi sekitar Rp724,6 juta.

 

Likuiditas dan Modal Kerja

Current Ratio tercatat 14,35x pada 2024, bergerak menjadi 2,34x pada 2025 dan 3,62x per Agustus 2026, konsisten berada di atas 1,0x sepanjang periode laporan. Modal kerja bersih (Aset Lancar dikurangi Liabilitas Jangka Pendek) tercatat positif pada seluruh periode, yaitu sekitar Rp1,55 miliar pada 2024, Rp1,60 miliar pada 2025, dan Rp2,74 miliar per Agustus 2026. Penurunan Current Ratio dari 2024 ke 2025 terutama dipengaruhi oleh munculnya saldo Hutang LBS sebesar Rp1,20 miliar yang belum tercatat pada 2024.

 

Struktur Permodalan

Debt to Equity Ratio bergerak dari 0,07x pada 2024 menjadi 0,31x pada 2025, kemudian turun kembali ke 0,15x per Agustus 2026. Ekuitas meningkat dari Rp1,58 miliar pada 2024 menjadi Rp3,90 miliar pada 2025 (tumbuh 146,9%) dan Rp6,87 miliar per Agustus 2026 (tumbuh 76,1% dari posisi 2025), didorong oleh akumulasi laba ditahan; tidak terdapat penambahan modal pemilik pada periode laporan.

 

Komposisi Aset

Total aset meningkat dari Rp1,70 miliar pada 2024 menjadi Rp5,10 miliar pada 2025 (tumbuh 200,7%) dan Rp7,92 miliar per Agustus 2026 (tumbuh 55,2% dari posisi 2025). Penambahan aset tetap didorong oleh kepemilikan Tanah & Bangunan (Rp1,50 miliar pada 2025, bertambah menjadi Rp1,74 miliar per Agustus 2026) serta penambahan kendaraan dan peralatan produksi, sehingga aset tetap mencapai sekitar 52,2% dari total aset per Agustus 2026. Karena laporan Agustus 2026 baru mencakup delapan bulan, rasio yang berbasis laba periode berjalan (ROA, ROE) perlu dibaca dengan mempertimbangkan basis periode yang lebih pendek.

 

CATATAN PENTING BAGI CALON PEMODAL

1. Laporan keuangan historis disusun berdasarkan pencatatan internal manajemen dan belum diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen. Sehubungan dengan keterbatasan pencatatan historis Perusahaan pada periode sebelumnya, terdapat saldo dan/atau pergerakan akun tertentu, termasuk laba ditahan, yang belum seluruhnya dapat direkonsiliasi secara rinci antar periode. Angka-angka dalam laporan keuangan disajikan berdasarkan catatan internal manajemen yang tersedia pada masing-masing periode. Oleh karena itu, informasi keuangan tersebut perlu dipahami dengan mempertimbangkan keterbatasan pencatatan tersebut.

2. Kinerja keuangan historis tidak menjamin dan bukan merupakan indikasi atas kinerja keuangan Perusahaan di masa yang akan datang.

3. Investasi pada Sukuk mengandung risiko, antara lain risiko keterlambatan/gagal bayar oleh Perusahaan, risiko likuiditas Sukuk, penurunan pendapatan atau margin usaha, serta risiko lain yang terkait dengan kewajiban usaha Perusahaan. Investasi hanya disarankan bagi Calon Pemodal yang memahami dan menerima risiko tersebut.

Key Risk

RISIKO DAN MITIGASI

No

JENIS RISIKO

DAMPAK

MITIGASI

1.

Operasional:

 

  • Mesin jahit dan peralatan lainnya rusak sehingga menghambat produksi.
  • Kain, benang, atau aksesoris lainnya tidak datang tepat waktu.
  • Kesalahan ukuran, pola, atau kualitas jahitan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pelanggan.
  • Pemeliharaan Rutin, Mesin Cadangan, Pelatihan SDM, Kerja sama dengan penyedia servis, Investasi teknologi baru, Asuransi mesin, stok spare-part.
  • Stok cadangan internal, Perjanjian kontrak dengan supplier bahan, Pemantauan dan komunikasi, dan gunakan supplier terdekat untuk meminimalkan risiko pengiriman.
  • Pelatihan SDM, SOP produksi, Pengawasan Ketat, Prototipe (sampling) dan Uji Coba, dan evaluasi dari masukan pelanggan untuk memperbaiki proses produksi.

2.

Kegagalan Kontrol Kualitas

Produk yang cacat (tidak lolos kontrol kualitas) sampai ke tangan pelanggan.

Tetapkan prosedur kualitas yang jelas di setiap tahap produksi, Pemeriksaan Kualitas Secara Berkala, Melatih karyawan untuk memahami standar kualitas dan cara deteksi cacat, Menggunakan alat untuk memeriksa ketepatan ukuran dan kualitas produk sesuai standar, Audit kualitas secara berkala untuk memastikan standar permintaan.

3.

Tim Internal

Tim internal yang masih belum solid dan belum disiplin kerja sesuai target

  1. Memastikan Assessment tim baru dalam perekrutan
  2. Menyamakan visi misi perusahaan
  3. Mendisiplinkan tata tertib perusahaan dalam bekerja
  4. Memberikan bonus dan reward bagi karyawan yang memiliki kinerja baik
  5. Pembinaan karyawan dengan kegiatan-kegiatan pembinaan tim

4.

Pemasaran

Tim Marketing masih perlu dimotivasi untuk meningkatkan kinerja marketingnya

  1. Edukasi tim tentang planning marketing yang baik
  2. Memberi target pada tim marketing dan memberikan reward apabila mencapai target
  3. Evaluasi rutin untuk tim marketing setiap minggu sekali agar bisa memecahkan segala kendala secepat mungkin
  4. Marketing harus selalu update dengan seni pemasaran-pemasaran baru

5.

Keamanan

Pencurian bahan baku, peralatan, atau produk jadi.

Memaksimalkan fungsi pengawasan melalui CCTV, sistem akses gudang, stock opname berkala, asuransi kehilangan Keamanan Data (Pola, teknik jahit dan detailing), pelatihan untuk karyawan mengenai prosedur keselamatan dan penggunaan alat dengan benar, Asuransi, Melakukan pemeliharaan rutin pada mesin untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan rencana darurat dan evakuasi jika terjadi insiden.