chevron arrow

Business Highlight

Offering

Industry Overview

Company Overview

Management Profile

Business Strategy

Financial Review

Key Risk

Investment Highlight

chevron arrow

Business Highlight

  • Kode sukuk:

    KYKI01XXSCFS

  • Target dana yang dibutuhkan:

    Rp1.290.000.000

  • Total sukuk yang dilepas:

    12.900 Lembar

  • Harga per lembar sukuk:

    Rp100.000

  • Minimal investasi:

    Rp1.000.000

  • Periode pembagian imbal hasil:

    12 bulan

Offering

SUKUK MUSYARAKAH PT. KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I TAHUN 2026

 

Nama Sukuk

Sukuk Musyarakah PT KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I Tahun 2026

Akad Sukuk

Sukuk Musyarakah

Opini Syariah

Penerbitan Sukuk telah mendapatkan opini syariah dari Dewan Pengawas Syariah yang terdiri atas Ibu Wahju Rohmanti (Ketua) dan Bapak Eddy Kusnawijaya (Anggota) dengan Nomor opini Nomor : 015/OPINI-DPS/SUKUK SMM/KII 1/LBS-UD/V/2026

Penawaran Investasi

Proyek kerjasama pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton/day berikut peralatan instalasinya dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, dan 2 (dua) buah mobil boks bekas tahun 2015 merek Mitsubishi Colt model L300, sesuai dengan dokumen penerbitan Sukuk. Untuk pembuatasn es kristal sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit.

Tujuan Penggunaan Dana

Membiayai proyek kerjasama pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton/day berikut peralatan instalasinya dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, dan 2 (dua) buah mobil boks bekas tahun 2015 merek Mitsubishi Colt model L300, sesuai dengan dokumen penerbitan Sukuk. Untuk pembuatasn es Kristal sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit.

Porsi Modal

Akad Musyarakah :

Porsi Penerbit :    0,55% = Rp.7.100.000,-   

Porsi Pemodal : 99,45% = Rp.1.290.000.000,-

 

Bagi Hasil

Bersifat fixed berasal dari marjin penjualan seluruh aset syirkah milik.dengan menggunakan akad Ba’I Bi Taqsith sesuai dengan margin yang disepakati

Return on Investment (ROI) Proyeksi 12 bulan

17.00%

Return on Investment (ROI) Proyeksi

17.00% p.a

Nilai Sukuk

Rp 1.290.000.000,- (satu milyar dua ratus Sembilan puluh juta rupiah)

Jangka waktu (Tenor)

12 (dua belas) bulan

Masa Penawaran Investasi

45 Hari

Penawaran

Penawaran Ke I

Rencana Nominal Sukuk

Rp. 1.290.000.000

Pihak Terlibat

  1. Shahibul Maal (Pemodal)
  2. PT KOYUKI INDONESIA INDUSTRI (Penerbit)
  3. KSEI dan Bank Kustodian
  4. LBS Urun Dana (Penyelenggara)

Kode Sukuk

KYKI01XXSCFS

 

Pembayaran Pokok Modal dan Bagi Hasil

Pembayaran pokok modal dan bagi hasil dilakukan pada

Bulan ke 7: Rp. 50.000.000,- (Pokok Modal)
Bulan ke 9 : Rp. 50.000.000,- (Pokok Modal)
Bulan ke 11: Rp. 50.000.000,- (Pokok Modal)

Bulan Ke 12: Rp 1.140.000.000,- + Rp 219.300.000,- (Pokok Modal + Bagi Hasil)

Periode Perhitungan Bagi Hasil

Actual/Aktual

Tanggal Distribusi Efek

-

Tanggal Pembayaran Bagi Hasil

Bulan ke 12

Tanggal Jatuh Tempo

-

Tanggal Penawaran Dimulai

-

Tanggal Penawaran Berakhir

-

Tanggal Fully Funded

-

Jumlah Nominal/Unit

Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah)

Minimum Investasi

Rp 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah)

Nisbah Bagi Hasil

17 % (bagi hasil berasal dari margin penjualan hishah pemodal

atas aset syirkah)

Jenis Bagi  Hasil

Fixed,  dari margin penjualan aset syirkah hak pemodal

Jaminan

PT. Koyuki Indonesia Industri menyerahkan Aset Tetap sebagai jaminan berupa:

Aset dengan SHM Nomor 02574, beralamat di Kelurahan Pamoyan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, dengan luas 216 m2 dan Bangunan dengan Luas 200 m2 atas nama Teddy Sudrajat (rekan dari Wawan Saputra Direktur PT Koyuki Indonesia Industri yang bersedia hadir dan menjaminkan asset tersebut). Taksiran nilai pasar agunan Rp2.200.000.000,-

 

Jaminan tersebut untuk mengcover sukuk 1 senilai Rp. 1.290.000.000,- Sehingga coverage ratio jaminan sebesar 170% 

Penawaran sukuk Satuan Jumlah Penawaran
sukuk Tersisa Persentase 100%
sukuk Tersisa Lembar 12.900
sukuk Tersisa Jumlah Rp 1.290.000.000
sukuk Terjual Persentase 0%
sukuk Terjual Lembar 0
sukuk Terjual Jumlah Rp 0

Industry Overview

Gambaran Umum Industri Es di Indonesia

Industri es merupakan bagian dari infrastruktur rantai dingin (cold chain) yang mendukung sektor perikanan, pangan, minuman, HOREKA, transportasi bahan segar, hingga event/kegiatan kuliner.

Produk es di Indonesia secara umum terbagi menjadi:

  1. Es Balok (Block Ice)
    – Biasanya ukuran 25–50 kg per balok
    – Digunakan untuk perikanan, logistik pangan, pasar ikan, pedagang bahan segar
    – Tahan lama, tidak mudah mencair
    – Digunakan untuk pendinginan massal, bukan untuk konsumsi langsung
  2. Es Kristal / Es Tube (Crystal Ice)
    – Es bening ukuran kecil (hollow atau tube)
    – Digunakan oleh café, restoran, hotel, UMKM minuman, bakery, event
    – Untuk konsumsi langsung
    – Standar kebersihan lebih tinggi (food grade)

Kedua industri ini sama-sama tumbuh namun digerakkan oleh sektor berbeda.

 

Industri Es Kristal / Es Tube di Indonesia

  1. Permintaan (Demand Side)

Pada tahun 2026, permintaan es kristal di Indonesia terus menunjukkan grafik yang naik signifikan. Industri ini tidak lagi hanya dianggap sebagai bisnis musiman (saat kemarau saja), melainkan sudah menjadi kebutuhan pokok infrastruktur kuliner modern.

Berikut adalah poin-poin utama mengenai kondisi permintaan es kristal di Indonesia saat ini:

1. Lonjakan Permintaan di Sektor FnB (Food & Beverage)

  • Standar Higienitas: Konsumen urban kini sangat selektif. Penggunaan "es balok" untuk minuman sudah ditinggalkan karena masalah kebersihan. Es kristal yang diproses dengan filtrasi air (RO/UV) menjadi standar wajib bagi kafe dan restoran.
  • Pertumbuhan UMKM Minuman: Menjamurnya franchise minuman kekinian (teh, kopi, dan jus) di kota-kota kecil hingga pelosok menjadi penggerak utama volume permintaan harian.
  • Estetika Produk: Bentuk es kristal yang jernih dan seragam meningkatkan daya tarik visual minuman, yang sangat penting untuk pemasaran di media sosial.

2. Tren Musiman dan Geografis

  • Efek Cuaca Panas: Pada awal tahun 2026, daerah seperti Palu, Bogor, dan Sibolga melaporkan kenaikan permintaan es kristal hingga 30-50% selama musim kemarau.
  • Ekspansi ke Daerah: Jika sebelumnya es kristal hanya populer di Jakarta atau Surabaya, kini pabrik es kristal kapasitas besar (seperti di Kawasan Industri Gresik) mulai dibangun untuk memenuhi kebutuhan distribusi lintas wilayah.

3. Analisis Pasar B2B (Business to Business)

Permintaan es kristal di Indonesia bersifat struktural dan konsisten karena pelanggan utamanya adalah pelaku usaha:

  • Horeca (Hotel, Restaurant, Cafe): Membutuhkan suplai tetap setiap hari.
  • Event & Catering: Pesta pernikahan dan acara korporat selalu membutuhkan es dalam jumlah tonase besar.
  • Sektor Pengolahan: Beberapa industri frozen food dan laboratorium mulai beralih menggunakan es kristal untuk kebutuhan pendinginan yang lebih bersih.

 

Tantangan:

Meskipun permintaannya sangat tinggi, bisnis es kristal di Indonesia memiliki tantangan operasional dan strategis yang cukup spesifik. Jika Anda berencana terjun ke industri ini, berikut adalah 5 tantangan utama yang harus diantisipasi:

1. Biaya Energi (Listrik) yang Tinggi

Mesin es kristal adalah beban listrik yang besar karena harus menyala hampir 24 jam untuk mengejar target produksi.

  • Masalah: Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) langsung memangkas margin keuntungan.
  • Solusi: Pengusaha biasanya menggunakan kapasitor bank atau memilih mesin dengan teknologi inverter terbaru untuk efisiensi energi.

2. Logistik dan Rantai Dingin (Cold Chain)

Es kristal adalah produk yang "melawan waktu". Begitu keluar dari mesin, proses penyusutan (mencair) langsung terjadi.

  • Masalah: Kemacetan di kota besar atau jarak tempuh yang jauh ke pelosok bisa membuat es menyusut hingga 10-20% sebelum sampai ke pelanggan.
  • Solusi: Penggunaan truk berpendingin (thermo freeze) atau minimal styrofoam box kualitas tinggi dan sistem rute pengiriman yang efisien.

3. Ketergantungan pada Kualitas Air

Es kristal disebut "kristal" karena kejernihannya. Jika air baku buruk, es akan terlihat keruh (putih susu).

  • Masalah: Kualitas air tanah di banyak wilayah Indonesia (seperti Jakarta atau daerah pesisir) seringkali tinggi zat kapur atau besi.
  • Solusi: Investasi wajib pada sistem filtrasi berlapis: Sand Filter, Carbon Filter, hingga Reverse Osmosis (RO) dan lampu UV untuk membunuh bakteri.

4. Persaingan Harga dan Perang "Freezer"

Pasar es kristal sangat kompetitif, terutama di area padat penduduk.

  • Masalah: Banyak pemain besar masuk ke satu wilayah dengan strategi "Pinjam Freezer". Mereka meminjamkan chest freezer gratis ke warung/kafe dengan syarat warung tersebut hanya boleh membeli es dari mereka.
  • Solusi: Memberikan layanan purna jual yang lebih baik (misal: pengiriman tepat waktu 24 jam) atau menawarkan harga grosir untuk volume besar.

5. Pemeliharaan Mesin (Maintenance)

Mesin es kristal bekerja dengan sistem mekanis dan kompresor yang kompleks.

  • Masalah: Kerusakan mesin secara tiba-tiba saat permintaan tinggi (seperti musim kemarau atau menjelang Lebaran) bisa menyebabkan kehilangan pelanggan tetap dalam sekejap.
  • Solusi: Melakukan perawatan rutin (scaling atau pembersihan kerak air) dan memiliki stok suku cadang cadangan (seperti seal atau motor penggerak) di pabrik.

 

Peluang:

Melihat tantangan yang ada, mungkin terdengar berat, namun peluang bisnis es kristal di Indonesia pada 2026 justru sangat terbuka lebar. Hal ini dikarenakan adanya pergeseran fundamental dalam cara masyarakat mengonsumsi minuman.

Berikut adalah analisis peluang utama yang bisa Anda manfaatkan:


1. Celah Pasar (Supply-Demand Gap)

Meskipun sudah banyak pemain, distribusi es kristal di Indonesia masih terkonsentrasi di pusat kota.

  • Peluang: Penetrasi ke wilayah pinggiran kota (suburban) atau kota tingkat 2 dan 3 yang industri kulinernya sedang tumbuh (seperti kehadiran franchise besar seperti Mie Gacoan, Mixue, atau kedaikopi lokal).
  • Strategi: Menjadi pemasok tunggal untuk area yang belum terjamah distributor besar.

2. Tren "Ghost Kitchen" dan Food Delivery

Layanan pesan antar makanan (GrabFood/GoFood/ShopeeFood) membuat permintaan minuman dingin tetap tinggi meskipun restoran fisik sepi.

  • Peluang: Menjalin kemitraan dengan cloud kitchen (dapur bersama) yang membutuhkan suplai es rutin dalam jumlah besar tanpa perlu ruang penyimpanan luas.

3. Standar Baru Higienitas (Pasca-Pandemi & Kesadaran Kesehatan)

Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan air sudah permanen. Es balok tradisional kini dianggap "kotor" karena proses distribusinya yang sering terseret di lantai.

  • Peluang: Membranding produk Anda sebagai "Es Kristal Higienis Sertifikasi Halal/BPOM". Ini adalah nilai jual premium yang membuat pemilik kafe berani membayar lebih mahal demi reputasi mereka.

4. Diversifikasi Produk (Es Serut & Es Gourmet)

Jangan hanya terpaku pada satu bentuk.

  • Peluang: Menyediakan variasi seperti crushed ice (es serut mesin) untuk pedagang ikan/seafood segar atau es cube padat untuk bar kopi premium.
  • Margin: Es kristal khusus (gourmet) bisa dijual dengan harga 2x lipat dari es kristal biasa.
  • Pemerintah mendorong cold chain perikanan → kebutuhan es meningkat
  • Potensi pembangunan pabrik dekat pelabuhan perikanan sangat besar

 

Company Overview

Es Kristal Premium "KOYUKI" yang didirikan oleh bapak Wawan Saputra sejak 5 tahun yang lalu. Menetapkan Koyuki sebagai Produsen & Suplier Es Kristal terpercaya di kota Cilegon & Serang dengan kualitas terbaik dan higienis. Koyuki memiliki beberapa Tim armada yang siap memberikan pelayanan terbaik.

Semakin majunya usaha tersebut maka bapak Wawan Saputra untuk meningkatkan status legalitas usahanya dengan mendirikan PT. KOYUKI INDONESIA INDUSTRI pada 30 Januari 2025 dengan nomor registrasi No. 02 dan dikeluarkan oleh Notaris Fitria Devi Handayani, SE.,SH.,M.Kn.

Produk Es Kristal Premium "KOYUKI" adalah Es Kristal dengan Kualitas terbaik. Kami memiliki 2 jenis Es Kristal, Es Kristal (Tube) dan Es Kristal Serut (Crush). Es Kristal (Tube) kami ada 2 ukuran, Ukuran dengan Diameter 28mm (2,8 cm) dan 34mm (3,4 cm). Dengan variasi ukuran per pack 10kg dan 20kg.

Kualitas:

    • Dibuat dengan menggunakan Air RO (Reverse Osmosis) yang telah kami filtrasi dengan Sinar UV sehingga air layak minum.
    • Plastik kemasan kami menggunakan plastik Food Grade yang aman untuk kesehatan.

 

Management Profile

Business Strategy

Penerbit Sukuk yaitu PT. KOYUKI INDONESIA INDUSTRI merupakan produsen es kristal yang ditawarkan dari Pabrik yang sangat bervariatif dengan beda harga yang sangat signifikan  Penerbit membutuhkan modal untuk membiayai Kerjasama penambahan mesin es dengan segala kelengkapan mendukung dan penambahan armada transportasi dengan jenis, spesifikasi serta jumlah tertentu yang direncanakan dari penerbitan Sukuk Musyarakah PT KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I Tahun 2026 sebesar Rp. 1.290.000.000

Financial Review

Analisis Keuangan

Financial Highlight ini akan menekankan pada Analisis Rasio Laporan Keuangan PT. Koyuki Indonesia Industri. Analisis laporan keuangan sendiri adalah suatu alat analisis yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan data perbandingan keuangan pada suatu periode. Adapun data keuangan yang digunakan kali ini adalah Laporan Laba Rugi dan Neraca per 31 Desember 2023, 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025 (In-house). Laporan keuangan ini digunakan untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan dan kinerja perusahaan untuk mengambil keputusan.

Pihak investor dapat memanfaatkan rasio keuangan untuk mengukur nilai investasi sekaligus memprediksi untung atau rugi apabila berinvestasi di sebuah perusahaan. Dengan data perbandingan rasio tersebut maka investor mampu menentukan jumlah dan waktu untuk berinvestasi yang paling menguntungkan.

Beberapa tujuan analisis rasio keuangan yakni:

  1. Untuk menilai kinerja keuangan perusahaan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk berinvestasi.
  2. Menggali informasi dibalik laporan keuangan suatu perusahaan.
  3. Memprediksi potensi yang mungkin dialami perusahaan di masa yang akan datang.
  4. Memberikan informasi yang diinginkan oleh para pengambil keputusan, dan sebagainya.

Laporan keuangan Desember 2023, Desember 2024 dan Desember 2025 merupakan Home Statement (In-House)

Penjelasan Laporan Keuangan

1) Analisa Neraca

Aset

  • Pertumbuhan aset sangat kuat: total aset meningkat dari Rp2,33 miliar (2023) → Rp2,88 miliar (2024) → Rp4,32 miliar (2025), tumbuh ~50% YoY di 2025.
  • Struktur aset semakin likuid:
    • Kas & setara kas melonjak signifikan hingga Rp3,23 miliar (74,9% total aset) di 2025.
    • Ini menunjukkan cash-based business dengan arus kas masuk dominan tunai.
  • Aset tetap relatif stagnan secara nilai bruto (±Rp1,82 miliar), namun:
    • Akumulasi penyusutan meningkat → nilai buku aset tetap turun.
    • Indikasi tidak ada ekspansi aset besar, fokus ke optimalisasi kapasitas eksisting.

Kewajiban

  • Tidak terdapat kewajiban jangka pendek maupun panjang.
  • Struktur neraca fully equity-funded, tanpa leverage bank maupun utang usaha.

Ekuitas

  • Modal disetor tetap Rp1,09 miliar.
  • Laba ditahan meningkat konsisten hingga Rp1,79 miliar (2025).
  • Seluruh pertumbuhan aset dibiayai dari akumulasi laba, bukan utang.

 

2) Analisa Laba Rugi

            Pendapatan

  • Laporan keuangan yang diberikan calon penerbit tidak mencantumkan HPP dalam laba rugi nya, sehingga laporan laba rugi diatas adalah hasil recast dengan informasi dari cabit pada saat meeting.
  • Pendapatan tumbuh dari Rp2,17 miliar (2023) → Rp3,45 miliar (2024), lalu sedikit terkoreksi ke Rp3,25 miliar (2025).
  • Penurunan 2025 relatif moderat (-5,9%) dan tidak mengganggu profitabilitas.
  • Berdasarkan informasi dari calon penerbit, rata – rata penjualan di 2025 adalah 13 ton per hari, sedangkan kapasitas produksi penerbit hanya sekitar 8 ton (80% utilization rate) dan sisanya harus membeli kepada produsen lain yang menyebabkan HPP di 2023 dan 2024 cukup tinggi.
  • Penurunan pendapatan di 2025 diiringi dengan penurunan HPP dan biaya operasional karena di 2025, kedua mesin pembuat es kristal milik calon penerbit sudah beroperasi optimal, sehingga pembelian es kristal ke vendor (untuk menutupi kekurangan permintaan pasar) semakin sedikit.

HPP & Margin

  • HPP turun signifikan di 2025 → Gross Profit melonjak drastis, karena mesin es kristal milik calon penerbit sudah beropersi optimal.
  • Gross Profit Margin:
    • 2023: 21,2%
    • 2024: 22,4%
    • 2025: 49,1%
  • Lonjakan margin mengindikasikan:
    • Efisiensi biaya produksi, atau
    • Penyesuaian harga jual / product mix yang lebih menguntungkan.

Biaya Operasional

  • Biaya operasional menurun absolut dan relatif.
  • Beban administrasi & umum turun ~32% YoY di 2025.
  • Struktur biaya sangat ramping (opex ±4–6% dari pendapatan).

Laba

  • EBITDA Margin naik drastis ke 44,6% (2025).
  • Net Profit Margin 2025: 44,3%, level yang sangat tinggi untuk skala UMKM/manufaktur es.
  • Laba bersih naik hampir 3x YoY di 2025 menjadi Rp1,44 miliar.

 

3) Analisa Rasio Keuangan   

            Likuiditas

  • Current Ratio & Quick Ratio tidak terukur secara konvensional karena nihil utang lancar.
  • Net Working Capital positif dan meningkat tajam hingga Rp3,23 miliar (2025).
  • Likuiditas praktis sangat kuat.

Solvabilitas

  • DER & DAR = 0, menandakan tidak ada risiko leverage.
  • Interest Coverage Ratio sangat tinggi karena bunga nyaris nol.

Profitabilitas

  • ROA & ROE melonjak ke 33,3% (2025).
  • Return sejalan dengan lonjakan laba dan basis ekuitas yang solid.

Aktivitas

  • DOI, DOR, DOP = 0 hari → konsisten dengan:
    • Penjualan tunai,
    • Minim piutang & persediaan.
  • Cash Conversion Cycle sangat pendek.

 

Key Risk

No

JENIS RESIKO

RESIKO

DAMPAK

MITIGASI

1.

OPERASIONAL

 

 

Mesin rusak / downtime

Produksi terhenti, gagal suplai, kehilangan pendapatan

Maintenance rutin, sparepart cadangan, teknisi standby, SOP pengecekan harian

Kualitas air buruk

Es keruh, tidak food-grade, komplain pelanggan

Instalasi filtrasi (RO/UV), pengecekan kualitas air berkala, tangki cadangan

Pemadaman listrik

Produksi berhenti, es mencair cepat

Genset cadangan, upgrade daya, optimalkan jam produksi malam hari

Kapasitas tidak mencukupi saat peak season

Kehilangan pelanggan, harga tidak stabil

Tambah shift, tingkatkan kapasitas mesin, sistem pre-order & kontrak

Distribusi lambat / tidak tepat waktu

Pelanggan F&B marah, reputasi turun

Armada khusus insulated box, rute pengantaran terjadwal, tracking sistem

2

 

FINANSIAL

Kenaikan biaya listrik

Margin turun signifikan (industri padat energi)

Mesin hemat energi, perbaikan isolasi, optimasi jam operasi

Fluktuasi kurs USD (sparepart & mesin impor)

Komponen mahal, biaya maintenance naik

Gunakan supplier lokal, kontrak harga sebelum pembelian, stok sparepart

Cashflow macet (piutang pelanggan cafe/resto)

Operasional terganggu

Sistem pembayaran mingguan/harian, diskon untuk pembayaran cepat

Biaya distribusi naik (BBM)

Penurunan margin

Pengelompokan rute, efisiensi armada, biaya delivery ditanggung pelanggan

3

PASAR & PERSAINGAN

Munculnya pemain baru (pabrik es kecil)

Perang harga, margin turun

Fokus kualitas, layanan cepat, kontrak langganan bulanan

Penurunan permintaan musiman

Pendapatan menurun

Diversifikasi segmen (event, resto, hotel), promo seasonal

Ketergantungan pada segmen tertentu (misal F&B)

Risiko bila segmen drop

Kombinasi pasar: F&B, pasar tradisional, perikanan, event

4

RESIKO LEGAL & REGULASI

Tidak memiliki izin industri / pangan (untuk es kristal)

Usaha bisa ditutup

Lengkapi NIB, HO, P-IRT, Sertifikasi Halal jika perlu

Pengawasan sanitasi air meningkat

Kewajiban upgrade fasilitas

Gunakan instalasi filtrasi standar, audit sanitasi rutin

Regulasi energi & lingkungan

Potensi kenaikan biaya kepatuhan

Gunakan refrigerant ramah lingkungan, rutin kontrol kebocoran gas

5

SDM

Kurangnya teknisi berpengalaman

Kerusakan mesin sulit diatasi

Training internal, kontrak teknisi profesional, SOP troubleshooting

Turnover karyawan tinggi

Disrupsi operasional

Sistem insentif, bonus stabilitas, SOP kerja yang jelas

Human error dalam produksi

Kontaminasi, kualitas buruk

SOP kebersihan, monitoring CCTV, checklist harian

6

Keamanan, Kualitas & Higienitas

Kontaminasi air / bakteri

Es tidak layak konsumsi (khusus es kristal)

Filtrasi RO, UV sterilizer, sanitasi ruang produksi

Es mencair saat distribusi

Keluhan pelanggan, kerugian

Insulated box, rute cepat, packing es lebih tebal

Tumpahan / kerusakan saat pengiriman

Biaya tambahan & reputasi turun

SOP handling, gunakan kontainer khusus

7

STRATEGIS

Tidak adanya diferensiasi produk

Sulit bersaing

Fokus kualitas (bening, food-grade), branding, layanan cepat

Ketergantungan lokasi tertentu

Market terbatas

Ekspansi bertahap ke zona baru, agen distribusi

Tidak mengikuti tren F&B

Demand stagnan

Produksi variasi ukuran es kristal, layanan premium

 

 

 

 

 

Investment Highlight

Sukuk Musyarakah PT KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I Tahun 2026 direncanakan diterbitkan dengan nominal Rp. 1.290.000.000,- dalam jangka waktu 12 bulan dengan imbal bagi hasil sebesar 17% p.a bersifat fixed dari margin penjualan seluruh hishshah milik pemodal atas asset syirkah.

Dana hasil penerbitan sukuk ini digunakan untuk membiayai pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton / hari berikut peralatan instalasinya, dan 2 (dua) buah mobil boks dengan jenis,spesifikasi serta jumlah tertentu yang diterangkan dalam dokumen-dokumen penerbitan Sukuk. Dimana mesin dan kendaraan tersebut kemudian menjadi asset Syirkah. Struktutr Sukuk I dan Tujuan penggunaan dana sukuk tersebut dengan rincian sebagai berikut :  

Struktur Sukuk

Nama Sukuk

Sukuk Musyarakah  PT. KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I Tahun 2026

Akad Sukuk

Sukuk Musyarakah

Objek Dasar Sukuk

Proyek kerjasama pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton/day berikut peralatan instalasinya dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, dan 2 (dua) buah mobil boks bekas tahun 2015 merek Mitsubishi Colt model L300, sesuai dengan dokumen penerbitan Sukuk. Untuk pembuatasn es kristal sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit.

Nilai Sukuk

Rp. 1.290.000.000,-

(Satu Miliar Dua Ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah)                           

Jangka waktu

12 Bulan

Tujuan Penggunaan Dana

kerjasama pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton/day berikut peralatan instalasinya dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, dan 2 (dua) buah mobil boks bekas tahun 2015 merek Mitsubishi Colt model L300, sesuai dengan dokumen penerbitan Sukuk. Untuk pembuatasn es kristal sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit.

Porsi Modal & Mekanisme Sukuk

  1. Akad Musyarakah :

Porsi Penerbit :    0,55 % = Rp.      7.100.000,-

Porsi Pemodal :  99,45 % = Rp. 1.290.000.000,-

  1. Pengalihan Hishshah, Bai’ bi al Taqsith :

Aset syirkah hak milik Pemodal dialihkan/dijual kepada Penerbit keseluruhan, melalui akad Bai’ bi al Taqsith dengan bagi hasil keuntungan yang disepakati.

Bagi Hasil

17 % bersifat fixed berasal dari margin penjualan Hishshah pemodal atas aset syirkah pemodal

Return on Investment

17,00% p.a