Business Highlight
Offering
Industry Overview
Company Overview
Management Profile
Business Strategy
Financial Review
Key Risk
Investment Highlight
Business Highlight
Kode sukuk:
KYKI01XXSCFS
Target dana yang dibutuhkan:
Rp1.290.000.000
Total sukuk yang dilepas:
12.900 Lembar
Harga per lembar sukuk:
Rp100.000
Minimal investasi:
Rp1.000.000
Periode pembagian imbal hasil:
12 bulan
Industry Overview
Gambaran Umum Industri Es di Indonesia
Industri es merupakan bagian dari infrastruktur rantai dingin (cold chain) yang mendukung sektor perikanan, pangan, minuman, HOREKA, transportasi bahan segar, hingga event/kegiatan kuliner.
Produk es di Indonesia secara umum terbagi menjadi:
- Es Balok (Block Ice)
– Biasanya ukuran 25–50 kg per balok
– Digunakan untuk perikanan, logistik pangan, pasar ikan, pedagang bahan segar
– Tahan lama, tidak mudah mencair
– Digunakan untuk pendinginan massal, bukan untuk konsumsi langsung - Es Kristal / Es Tube (Crystal Ice)
– Es bening ukuran kecil (hollow atau tube)
– Digunakan oleh café, restoran, hotel, UMKM minuman, bakery, event
– Untuk konsumsi langsung
– Standar kebersihan lebih tinggi (food grade)
Kedua industri ini sama-sama tumbuh namun digerakkan oleh sektor berbeda.
Industri Es Kristal / Es Tube di Indonesia
- Permintaan (Demand Side)
Pada tahun 2026, permintaan es kristal di Indonesia terus menunjukkan grafik yang naik signifikan. Industri ini tidak lagi hanya dianggap sebagai bisnis musiman (saat kemarau saja), melainkan sudah menjadi kebutuhan pokok infrastruktur kuliner modern.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai kondisi permintaan es kristal di Indonesia saat ini:
1. Lonjakan Permintaan di Sektor FnB (Food & Beverage)
- Standar Higienitas: Konsumen urban kini sangat selektif. Penggunaan "es balok" untuk minuman sudah ditinggalkan karena masalah kebersihan. Es kristal yang diproses dengan filtrasi air (RO/UV) menjadi standar wajib bagi kafe dan restoran.
- Pertumbuhan UMKM Minuman: Menjamurnya franchise minuman kekinian (teh, kopi, dan jus) di kota-kota kecil hingga pelosok menjadi penggerak utama volume permintaan harian.
- Estetika Produk: Bentuk es kristal yang jernih dan seragam meningkatkan daya tarik visual minuman, yang sangat penting untuk pemasaran di media sosial.
2. Tren Musiman dan Geografis
- Efek Cuaca Panas: Pada awal tahun 2026, daerah seperti Palu, Bogor, dan Sibolga melaporkan kenaikan permintaan es kristal hingga 30-50% selama musim kemarau.
- Ekspansi ke Daerah: Jika sebelumnya es kristal hanya populer di Jakarta atau Surabaya, kini pabrik es kristal kapasitas besar (seperti di Kawasan Industri Gresik) mulai dibangun untuk memenuhi kebutuhan distribusi lintas wilayah.
3. Analisis Pasar B2B (Business to Business)
Permintaan es kristal di Indonesia bersifat struktural dan konsisten karena pelanggan utamanya adalah pelaku usaha:
- Horeca (Hotel, Restaurant, Cafe): Membutuhkan suplai tetap setiap hari.
- Event & Catering: Pesta pernikahan dan acara korporat selalu membutuhkan es dalam jumlah tonase besar.
- Sektor Pengolahan: Beberapa industri frozen food dan laboratorium mulai beralih menggunakan es kristal untuk kebutuhan pendinginan yang lebih bersih.
Tantangan:
Meskipun permintaannya sangat tinggi, bisnis es kristal di Indonesia memiliki tantangan operasional dan strategis yang cukup spesifik. Jika Anda berencana terjun ke industri ini, berikut adalah 5 tantangan utama yang harus diantisipasi:
1. Biaya Energi (Listrik) yang Tinggi
Mesin es kristal adalah beban listrik yang besar karena harus menyala hampir 24 jam untuk mengejar target produksi.
- Masalah: Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) langsung memangkas margin keuntungan.
- Solusi: Pengusaha biasanya menggunakan kapasitor bank atau memilih mesin dengan teknologi inverter terbaru untuk efisiensi energi.
2. Logistik dan Rantai Dingin (Cold Chain)
Es kristal adalah produk yang "melawan waktu". Begitu keluar dari mesin, proses penyusutan (mencair) langsung terjadi.
- Masalah: Kemacetan di kota besar atau jarak tempuh yang jauh ke pelosok bisa membuat es menyusut hingga 10-20% sebelum sampai ke pelanggan.
- Solusi: Penggunaan truk berpendingin (thermo freeze) atau minimal styrofoam box kualitas tinggi dan sistem rute pengiriman yang efisien.
3. Ketergantungan pada Kualitas Air
Es kristal disebut "kristal" karena kejernihannya. Jika air baku buruk, es akan terlihat keruh (putih susu).
- Masalah: Kualitas air tanah di banyak wilayah Indonesia (seperti Jakarta atau daerah pesisir) seringkali tinggi zat kapur atau besi.
- Solusi: Investasi wajib pada sistem filtrasi berlapis: Sand Filter, Carbon Filter, hingga Reverse Osmosis (RO) dan lampu UV untuk membunuh bakteri.
4. Persaingan Harga dan Perang "Freezer"
Pasar es kristal sangat kompetitif, terutama di area padat penduduk.
- Masalah: Banyak pemain besar masuk ke satu wilayah dengan strategi "Pinjam Freezer". Mereka meminjamkan chest freezer gratis ke warung/kafe dengan syarat warung tersebut hanya boleh membeli es dari mereka.
- Solusi: Memberikan layanan purna jual yang lebih baik (misal: pengiriman tepat waktu 24 jam) atau menawarkan harga grosir untuk volume besar.
5. Pemeliharaan Mesin (Maintenance)
Mesin es kristal bekerja dengan sistem mekanis dan kompresor yang kompleks.
- Masalah: Kerusakan mesin secara tiba-tiba saat permintaan tinggi (seperti musim kemarau atau menjelang Lebaran) bisa menyebabkan kehilangan pelanggan tetap dalam sekejap.
- Solusi: Melakukan perawatan rutin (scaling atau pembersihan kerak air) dan memiliki stok suku cadang cadangan (seperti seal atau motor penggerak) di pabrik.
Peluang:
Melihat tantangan yang ada, mungkin terdengar berat, namun peluang bisnis es kristal di Indonesia pada 2026 justru sangat terbuka lebar. Hal ini dikarenakan adanya pergeseran fundamental dalam cara masyarakat mengonsumsi minuman.
Berikut adalah analisis peluang utama yang bisa Anda manfaatkan:
1. Celah Pasar (Supply-Demand Gap)
Meskipun sudah banyak pemain, distribusi es kristal di Indonesia masih terkonsentrasi di pusat kota.
- Peluang: Penetrasi ke wilayah pinggiran kota (suburban) atau kota tingkat 2 dan 3 yang industri kulinernya sedang tumbuh (seperti kehadiran franchise besar seperti Mie Gacoan, Mixue, atau kedaikopi lokal).
- Strategi: Menjadi pemasok tunggal untuk area yang belum terjamah distributor besar.
2. Tren "Ghost Kitchen" dan Food Delivery
Layanan pesan antar makanan (GrabFood/GoFood/ShopeeFood) membuat permintaan minuman dingin tetap tinggi meskipun restoran fisik sepi.
- Peluang: Menjalin kemitraan dengan cloud kitchen (dapur bersama) yang membutuhkan suplai es rutin dalam jumlah besar tanpa perlu ruang penyimpanan luas.
3. Standar Baru Higienitas (Pasca-Pandemi & Kesadaran Kesehatan)
Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan air sudah permanen. Es balok tradisional kini dianggap "kotor" karena proses distribusinya yang sering terseret di lantai.
- Peluang: Membranding produk Anda sebagai "Es Kristal Higienis Sertifikasi Halal/BPOM". Ini adalah nilai jual premium yang membuat pemilik kafe berani membayar lebih mahal demi reputasi mereka.
4. Diversifikasi Produk (Es Serut & Es Gourmet)
Jangan hanya terpaku pada satu bentuk.
- Peluang: Menyediakan variasi seperti crushed ice (es serut mesin) untuk pedagang ikan/seafood segar atau es cube padat untuk bar kopi premium.
- Margin: Es kristal khusus (gourmet) bisa dijual dengan harga 2x lipat dari es kristal biasa.
- Pemerintah mendorong cold chain perikanan → kebutuhan es meningkat
- Potensi pembangunan pabrik dekat pelabuhan perikanan sangat besar
Company Overview
Es Kristal Premium "KOYUKI" yang didirikan oleh bapak Wawan Saputra sejak 5 tahun yang lalu. Menetapkan Koyuki sebagai Produsen & Suplier Es Kristal terpercaya di kota Cilegon & Serang dengan kualitas terbaik dan higienis. Koyuki memiliki beberapa Tim armada yang siap memberikan pelayanan terbaik.
Semakin majunya usaha tersebut maka bapak Wawan Saputra untuk meningkatkan status legalitas usahanya dengan mendirikan PT. KOYUKI INDONESIA INDUSTRI pada 30 Januari 2025 dengan nomor registrasi No. 02 dan dikeluarkan oleh Notaris Fitria Devi Handayani, SE.,SH.,M.Kn.
Produk Es Kristal Premium "KOYUKI" adalah Es Kristal dengan Kualitas terbaik. Kami memiliki 2 jenis Es Kristal, Es Kristal (Tube) dan Es Kristal Serut (Crush). Es Kristal (Tube) kami ada 2 ukuran, Ukuran dengan Diameter 28mm (2,8 cm) dan 34mm (3,4 cm). Dengan variasi ukuran per pack 10kg dan 20kg.
Kualitas:
-
- Dibuat dengan menggunakan Air RO (Reverse Osmosis) yang telah kami filtrasi dengan Sinar UV sehingga air layak minum.
- Plastik kemasan kami menggunakan plastik Food Grade yang aman untuk kesehatan.
Management Profile
Business Strategy
Penerbit Sukuk yaitu PT. KOYUKI INDONESIA INDUSTRI merupakan produsen es kristal yang ditawarkan dari Pabrik yang sangat bervariatif dengan beda harga yang sangat signifikan Penerbit membutuhkan modal untuk membiayai Kerjasama penambahan mesin es dengan segala kelengkapan mendukung dan penambahan armada transportasi dengan jenis, spesifikasi serta jumlah tertentu yang direncanakan dari penerbitan Sukuk Musyarakah PT KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I Tahun 2026 sebesar Rp. 1.290.000.000
Financial Review
Analisis Keuangan
Financial Highlight ini akan menekankan pada Analisis Rasio Laporan Keuangan PT. Koyuki Indonesia Industri. Analisis laporan keuangan sendiri adalah suatu alat analisis yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan data perbandingan keuangan pada suatu periode. Adapun data keuangan yang digunakan kali ini adalah Laporan Laba Rugi dan Neraca per 31 Desember 2023, 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2025 (In-house). Laporan keuangan ini digunakan untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan dan kinerja perusahaan untuk mengambil keputusan.
Pihak investor dapat memanfaatkan rasio keuangan untuk mengukur nilai investasi sekaligus memprediksi untung atau rugi apabila berinvestasi di sebuah perusahaan. Dengan data perbandingan rasio tersebut maka investor mampu menentukan jumlah dan waktu untuk berinvestasi yang paling menguntungkan.
Beberapa tujuan analisis rasio keuangan yakni:
- Untuk menilai kinerja keuangan perusahaan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk berinvestasi.
- Menggali informasi dibalik laporan keuangan suatu perusahaan.
- Memprediksi potensi yang mungkin dialami perusahaan di masa yang akan datang.
- Memberikan informasi yang diinginkan oleh para pengambil keputusan, dan sebagainya.
Laporan keuangan Desember 2023, Desember 2024 dan Desember 2025 merupakan Home Statement (In-House)
Penjelasan Laporan Keuangan
1) Analisa Neraca
Aset
- Pertumbuhan aset sangat kuat: total aset meningkat dari Rp2,33 miliar (2023) → Rp2,88 miliar (2024) → Rp4,32 miliar (2025), tumbuh ~50% YoY di 2025.
- Struktur aset semakin likuid:
- Kas & setara kas melonjak signifikan hingga Rp3,23 miliar (74,9% total aset) di 2025.
- Ini menunjukkan cash-based business dengan arus kas masuk dominan tunai.
- Aset tetap relatif stagnan secara nilai bruto (±Rp1,82 miliar), namun:
- Akumulasi penyusutan meningkat → nilai buku aset tetap turun.
- Indikasi tidak ada ekspansi aset besar, fokus ke optimalisasi kapasitas eksisting.
Kewajiban
- Tidak terdapat kewajiban jangka pendek maupun panjang.
- Struktur neraca fully equity-funded, tanpa leverage bank maupun utang usaha.
Ekuitas
- Modal disetor tetap Rp1,09 miliar.
- Laba ditahan meningkat konsisten hingga Rp1,79 miliar (2025).
- Seluruh pertumbuhan aset dibiayai dari akumulasi laba, bukan utang.
2) Analisa Laba Rugi
Pendapatan
- Laporan keuangan yang diberikan calon penerbit tidak mencantumkan HPP dalam laba rugi nya, sehingga laporan laba rugi diatas adalah hasil recast dengan informasi dari cabit pada saat meeting.
- Pendapatan tumbuh dari Rp2,17 miliar (2023) → Rp3,45 miliar (2024), lalu sedikit terkoreksi ke Rp3,25 miliar (2025).
- Penurunan 2025 relatif moderat (-5,9%) dan tidak mengganggu profitabilitas.
- Berdasarkan informasi dari calon penerbit, rata – rata penjualan di 2025 adalah 13 ton per hari, sedangkan kapasitas produksi penerbit hanya sekitar 8 ton (80% utilization rate) dan sisanya harus membeli kepada produsen lain yang menyebabkan HPP di 2023 dan 2024 cukup tinggi.
- Penurunan pendapatan di 2025 diiringi dengan penurunan HPP dan biaya operasional karena di 2025, kedua mesin pembuat es kristal milik calon penerbit sudah beroperasi optimal, sehingga pembelian es kristal ke vendor (untuk menutupi kekurangan permintaan pasar) semakin sedikit.
HPP & Margin
- HPP turun signifikan di 2025 → Gross Profit melonjak drastis, karena mesin es kristal milik calon penerbit sudah beropersi optimal.
- Gross Profit Margin:
- 2023: 21,2%
- 2024: 22,4%
- 2025: 49,1%
- Lonjakan margin mengindikasikan:
- Efisiensi biaya produksi, atau
- Penyesuaian harga jual / product mix yang lebih menguntungkan.
Biaya Operasional
- Biaya operasional menurun absolut dan relatif.
- Beban administrasi & umum turun ~32% YoY di 2025.
- Struktur biaya sangat ramping (opex ±4–6% dari pendapatan).
Laba
- EBITDA Margin naik drastis ke 44,6% (2025).
- Net Profit Margin 2025: 44,3%, level yang sangat tinggi untuk skala UMKM/manufaktur es.
- Laba bersih naik hampir 3x YoY di 2025 menjadi Rp1,44 miliar.
3) Analisa Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio & Quick Ratio tidak terukur secara konvensional karena nihil utang lancar.
- Net Working Capital positif dan meningkat tajam hingga Rp3,23 miliar (2025).
- Likuiditas praktis sangat kuat.
Solvabilitas
- DER & DAR = 0, menandakan tidak ada risiko leverage.
- Interest Coverage Ratio sangat tinggi karena bunga nyaris nol.
Profitabilitas
- ROA & ROE melonjak ke 33,3% (2025).
- Return sejalan dengan lonjakan laba dan basis ekuitas yang solid.
Aktivitas
- DOI, DOR, DOP = 0 hari → konsisten dengan:
- Penjualan tunai,
- Minim piutang & persediaan.
- Cash Conversion Cycle sangat pendek.
Key Risk
|
No |
JENIS RESIKO |
RESIKO |
DAMPAK |
MITIGASI |
|
1. |
OPERASIONAL |
Mesin rusak / downtime |
Produksi terhenti, gagal suplai, kehilangan pendapatan |
Maintenance rutin, sparepart cadangan, teknisi standby, SOP pengecekan harian |
|
Kualitas air buruk |
Es keruh, tidak food-grade, komplain pelanggan |
Instalasi filtrasi (RO/UV), pengecekan kualitas air berkala, tangki cadangan |
||
|
Pemadaman listrik |
Produksi berhenti, es mencair cepat |
Genset cadangan, upgrade daya, optimalkan jam produksi malam hari |
||
|
Kapasitas tidak mencukupi saat peak season |
Kehilangan pelanggan, harga tidak stabil |
Tambah shift, tingkatkan kapasitas mesin, sistem pre-order & kontrak |
||
|
Distribusi lambat / tidak tepat waktu |
Pelanggan F&B marah, reputasi turun |
Armada khusus insulated box, rute pengantaran terjadwal, tracking sistem |
||
|
2
|
FINANSIAL |
Kenaikan biaya listrik |
Margin turun signifikan (industri padat energi) |
Mesin hemat energi, perbaikan isolasi, optimasi jam operasi |
|
Fluktuasi kurs USD (sparepart & mesin impor) |
Komponen mahal, biaya maintenance naik |
Gunakan supplier lokal, kontrak harga sebelum pembelian, stok sparepart |
||
|
Cashflow macet (piutang pelanggan cafe/resto) |
Operasional terganggu |
Sistem pembayaran mingguan/harian, diskon untuk pembayaran cepat |
||
|
Biaya distribusi naik (BBM) |
Penurunan margin |
Pengelompokan rute, efisiensi armada, biaya delivery ditanggung pelanggan |
||
|
3 |
PASAR & PERSAINGAN |
Munculnya pemain baru (pabrik es kecil) |
Perang harga, margin turun |
Fokus kualitas, layanan cepat, kontrak langganan bulanan |
|
Penurunan permintaan musiman |
Pendapatan menurun |
Diversifikasi segmen (event, resto, hotel), promo seasonal |
||
|
Ketergantungan pada segmen tertentu (misal F&B) |
Risiko bila segmen drop |
Kombinasi pasar: F&B, pasar tradisional, perikanan, event |
||
|
4 |
RESIKO LEGAL & REGULASI |
Tidak memiliki izin industri / pangan (untuk es kristal) |
Usaha bisa ditutup |
Lengkapi NIB, HO, P-IRT, Sertifikasi Halal jika perlu |
|
Pengawasan sanitasi air meningkat |
Kewajiban upgrade fasilitas |
Gunakan instalasi filtrasi standar, audit sanitasi rutin |
||
|
Regulasi energi & lingkungan |
Potensi kenaikan biaya kepatuhan |
Gunakan refrigerant ramah lingkungan, rutin kontrol kebocoran gas |
||
|
5 |
SDM |
Kurangnya teknisi berpengalaman |
Kerusakan mesin sulit diatasi |
Training internal, kontrak teknisi profesional, SOP troubleshooting |
|
Turnover karyawan tinggi |
Disrupsi operasional |
Sistem insentif, bonus stabilitas, SOP kerja yang jelas |
||
|
Human error dalam produksi |
Kontaminasi, kualitas buruk |
SOP kebersihan, monitoring CCTV, checklist harian |
||
|
6 |
Keamanan, Kualitas & Higienitas |
Kontaminasi air / bakteri |
Es tidak layak konsumsi (khusus es kristal) |
Filtrasi RO, UV sterilizer, sanitasi ruang produksi |
|
Es mencair saat distribusi |
Keluhan pelanggan, kerugian |
Insulated box, rute cepat, packing es lebih tebal |
||
|
Tumpahan / kerusakan saat pengiriman |
Biaya tambahan & reputasi turun |
SOP handling, gunakan kontainer khusus |
||
|
7 |
STRATEGIS |
Tidak adanya diferensiasi produk |
Sulit bersaing |
Fokus kualitas (bening, food-grade), branding, layanan cepat |
|
Ketergantungan lokasi tertentu |
Market terbatas |
Ekspansi bertahap ke zona baru, agen distribusi |
||
|
Tidak mengikuti tren F&B |
Demand stagnan |
Produksi variasi ukuran es kristal, layanan premium |
||
|
|
|
|
|
|
Investment Highlight
Sukuk Musyarakah PT KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I Tahun 2026 direncanakan diterbitkan dengan nominal Rp. 1.290.000.000,- dalam jangka waktu 12 bulan dengan imbal bagi hasil sebesar 17% p.a bersifat fixed dari margin penjualan seluruh hishshah milik pemodal atas asset syirkah.
Dana hasil penerbitan sukuk ini digunakan untuk membiayai pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton / hari berikut peralatan instalasinya, dan 2 (dua) buah mobil boks dengan jenis,spesifikasi serta jumlah tertentu yang diterangkan dalam dokumen-dokumen penerbitan Sukuk. Dimana mesin dan kendaraan tersebut kemudian menjadi asset Syirkah. Struktutr Sukuk I dan Tujuan penggunaan dana sukuk tersebut dengan rincian sebagai berikut :
Struktur Sukuk
|
Nama Sukuk |
Sukuk Musyarakah PT. KOYUKI INDONESIA INDUSTRI I Tahun 2026 |
|
Akad Sukuk |
Sukuk Musyarakah |
|
Objek Dasar Sukuk |
Proyek kerjasama pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton/day berikut peralatan instalasinya dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, dan 2 (dua) buah mobil boks bekas tahun 2015 merek Mitsubishi Colt model L300, sesuai dengan dokumen penerbitan Sukuk. Untuk pembuatasn es kristal sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit. |
|
Nilai Sukuk |
Rp. 1.290.000.000,- (Satu Miliar Dua Ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah) |
|
Jangka waktu |
12 Bulan |
|
Tujuan Penggunaan Dana |
kerjasama pengadaan 1 (satu) set mesin es kristal bekas merek CBFI ice maker berkapasitas 10ton/day berikut peralatan instalasinya dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, dan 2 (dua) buah mobil boks bekas tahun 2015 merek Mitsubishi Colt model L300, sesuai dengan dokumen penerbitan Sukuk. Untuk pembuatasn es kristal sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit. |
|
Porsi Modal & Mekanisme Sukuk |
Porsi Penerbit : 0,55 % = Rp. 7.100.000,- Porsi Pemodal : 99,45 % = Rp. 1.290.000.000,-
Aset syirkah hak milik Pemodal dialihkan/dijual kepada Penerbit keseluruhan, melalui akad Bai’ bi al Taqsith dengan bagi hasil keuntungan yang disepakati. |
|
Bagi Hasil |
17 % bersifat fixed berasal dari margin penjualan Hishshah pemodal atas aset syirkah pemodal |
|
Return on Investment |
17,00% p.a |