Key Risk
Offering
Industry Overview
Business Highlight
Company Overview
Management Profile
Financial Review
Business Strategy
Investment Highlight
Key Risk
Industry Overview
A. Gambaran Umum Industri Tas dan Koper Indonesia
Industri tas, koper, dan aksesori perjalanan di Indonesia merupakan salah satu segmen manufaktur yang menunjukkan pertumbuhan konsisten dalam satu dekade terakhir. Industri ini dikelompokkan di bawah KBLI 15121 (Industri Koper, Tas Tangan, dan Sejenisnya) serta KBLI 15129 (Industri Tas dan Sejenisnya Lainnya), dan didukung oleh sektor perdagangan besarnya melalui KBLI 46496 (Perdagangan Besar Tas, Dompet, Koper, Ransel, dan Sejenisnya).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan estimasi Kementerian Perindustrian, nilai produksi industri tas dan koper secara nasional terus mengalami pertumbuhan rata-rata 8–10% per tahun. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas perjalanan wisata dan ibadah umroh/haji, peningkatan jumlah penumpang penerbangan nasional dan internasional, serta besarnya permintaan pengadaan oleh instansi pemerintah, militer, dan institusi pendidikan.
Tren pertumbuhan nilai produksi industri ini ditunjukkan dalam grafik berikut:
Grafik III.1 – Perkembangan Nilai Produksi Industri Tas & Koper Indonesia 2021–2027 (Sumber: BPS, Kemenperin; *estimasi 2026, **proyeksi 2027)
Grafik III.2 – Jumlah Unit Usaha & Nilai Ekspor Produk Tas & Koper Indonesia 2021–2027 (Sumber: BPS, Kemenperin; *estimasi 2026, **proyeksi 2027)
B. Segmen Pasar Utama
Industri tas dan koper di Indonesia memiliki beberapa segmen pasar utama yang saling melengkapi:
- Paket Haji dan Umroh: Merupakan segmen terbesar dan paling konsisten. Setiap tahun terdapat kuota haji reguler sekitar 221.000 jemaah Indonesia, ditambah ratusan ribu jemaah umroh. Setiap jemaah memerlukan minimal 1 set koper, tas kabin, tas sandang, dan perlengkapan perjalanan bermerek agen travel, menciptakan demand berulang (recurring demand) setiap musim keberangkatan.
- Pengadaan Institusi & Pemerintah: Instansi pemerintah, militer (TNI/Polri), dan BUMN secara rutin melakukan pengadaan tas dan koper untuk keperluan dinas, pendidikan, dan perlengkapan operasional. Segmen ini bercirikan volume besar, spesifikasi khusus, dan loyalitas pembelian berulang.
- Wisata Domestik dan Korporat: Pertumbuhan kelas menengah Indonesia mendorong peningkatan perjalanan wisata domestik dan bisnis. Agen perjalanan, hotel, serta perusahaan memberikan produk branded sebagai bagian dari paket layanan.
- Ekspor: Produk tas dan koper Indonesia memiliki daya saing di pasar ekspor, terutama ke Asia Tenggara dan Timur Tengah. Berdasarkan data BPS dengan kode HS 4202, nilai ekspor produk tas dan koper Indonesia terus meningkat dari sekitar USD 312 juta pada 2021 menuju proyeksi USD 463 juta pada 2026.
C. Tren dan Pendorong Pertumbuhan
Beberapa faktor yang menjadi pendorong (driver) pertumbuhan industri ini antara lain:
- Peningkatan mobilitas nasional: Jumlah penumpang pesawat domestik Indonesia mencapai 75,9 juta pada 2023 dan diproyeksikan melampaui 90 juta pada 2026 (Kemenhub RI), mendorong permintaan akan produk koper dan tas perjalanan berkualitas.
- Tren kustomisasi produk (branding): Agen travel, institusi, dan perusahaan semakin memilih produk dengan branding eksklusif, menciptakan segmen B2B yang mengutamakan kualitas, kuantitas, dan kecepatan produksi.
- Pemulihan industri pariwisata: Sektor pariwisata Indonesia terus pulih pasca-pandemi, dengan jumlah wisatawan mancanegara mencapai 11,7 juta pada 2023 dan target 14,3 juta pada 2024 (Kemenparekraf).
- Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN): Regulasi pengadaan pemerintah yang mendukung produk dalam negeri mendorong peningkatan permintaan dari segmen institusi dan pemerintah terhadap produsen lokal seperti PT Selaras Serasa Sejalan.
- Peningkatan pengiriman logistik B2B: Perkembangan platform e-commerce dan marketplace B2B mendorong kemudahan distribusi produk tas dan koper ke berbagai daerah di Indonesia.
D. Tantangan Industri
Selain peluang pertumbuhan, industri ini juga menghadapi beberapa tantangan:
- Persaingan produk impor: Produk tas dan koper impor, terutama dari Tiongkok, masih mendominasi segmen ritel dengan harga yang kompetitif, meskipun kualitas dan kustomisasi produk lokal lebih unggul untuk segmen B2B dan institusi.
- Fluktuasi harga bahan baku: Bahan baku utama seperti ABS, polypropylene, aluminium, nylon, dan bahan tekstil rentan terhadap fluktuasi harga global dan nilai tukar rupiah.
- Keterbatasan kapasitas produksi: Banyak pemain UMKM di industri ini masih menghadapi keterbatasan kapasitas dan teknologi produksi untuk memenuhi permintaan volume besar dalam waktu singkat.
- Persaingan ketat di segmen B2B: Segmen pengadaan institusi yang menguntungkan menarik banyak pesaing, sehingga hubungan jangka panjang dan rekam jejak pengiriman yang andal menjadi faktor kunci keberhasilan.
E. Posisi Kompetitif PT Selaras Serasa Sejalan
Dalam lanskap industri yang kompetitif ini, PT Selaras Serasa Sejalan (SS3) memiliki keunggulan kompetitif yang jelas: status sebagai pabrik (bukan sekadar distributor atau reseller), kemampuan kustomisasi produk penuh sesuai kebutuhan klien, rekam jejak pengiriman yang terbukti kepada lebih dari 50 agen travel umroh/haji terkemuka, serta kepercayaan dari institusi besar seperti Kementerian Pertahanan RI dan Markas Besar TNI. Kombinasi dari kapasitas produksi manufaktur, portofolio klien yang beragam, dan positioning di segmen B2B berulang menjadikan SS3 sebagai pemain yang tangguh dan memiliki pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
Business Highlight
Kode sukuk:
SSSL01XXSCFS
Target dana yang dibutuhkan:
Rp4.240.500.000
Total sukuk yang dilepas:
42.405 Lembar
Harga per lembar sukuk:
Rp100.000
Minimal investasi:
Rp1.000.000
Periode pembagian imbal hasil:
10 bulan
Company Overview
PT Selaras Serasa Sejalan (SS3) adalah perusahaan yang berkedudukan di Bekasi dan bergerak di bidang produksi koper, tas, serta perlengkapan tekstil, dengan tagline “Perjalanan Anda, Prioritas Kami”. Perusahaan ini berfokus menghadirkan produk yang mendukung kebutuhan perjalanan, kegiatan institusi, maupun program pengadaan, dengan memperhatikan fungsi, kerapian, dan kesesuaian identitas visual pelanggan. Rangkaian produknya meliputi koper dan perlengkapan haji maupun umrah, ransel, tas selempang, tote bag, pouch, hingga tas kebutuhan institusi — di mana bentuk, warna, dan tampilan produk disesuaikan dengan kebutuhan setiap pemesanan (custom branding).
Dalam menjalankan operasionalnya, SS3 mengedepankan ketelitian pengerjaan mulai dari persiapan material hingga penyelesaian produk melalui kegiatan workshop dan koordinasi produksi yang rapi, didukung komunikasi yang jelas dengan pelanggan. Visi perusahaan adalah menjadi produsen koper, tas, dan perlengkapan tekstil yang dipercaya lewat kualitas produk yang konsisten, pelayanan responsif, dan kemampuan menyesuaikan kebutuhan perjalanan maupun institusi secara berkelanjutan — yang diwujudkan melalui lima misi utama: kualitas produk, ketelitian proses, pilihan produk yang relevan, pelayanan responsif, dan tanggung jawab usaha yang memperhatikan kepatuhan serta lingkungan.
Management Profile
1. Ahmad Repail Nasukha – Direktur Utama
Ahmad Repail Nasukha adalah pendiri dan Direktur Utama PT Selaras Serasa Sejalan. Beliau memiliki latar belakang dan pengalaman di bidang manufaktur produk perjalanan serta jaringan distribusi ke agen-agen travel haji dan umroh. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan berhasil membangun hubungan bisnis dengan lebih dari 50 agen perjalanan umroh terkemuka di Indonesia serta mendapatkan kepercayaan pengadaan dari Kementerian Pertahanan RI dan Markas Besar TNI.
2. Sulistiyoningsih – Komisaris
Sulistiyoningsih menjabat sebagai Komisaris PT Selaras Serasa Sejalan. Sebagai pemegang saham dengan porsi 50%, beliau bertanggung jawab atas pengawasan strategis dan tata kelola perusahaan, memastikan operasional berjalan sesuai dengan visi perusahaan dan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.
Financial Review
PT SELARAS SERASA SEJALAN
LAPORAN KEUANGAN
Per 31 Desember 2024, 31 Desember 2025 dan 30 September 2026 (In-House)
PERNYATAAN
Laporan keuangan ini disusun oleh manajemen PT Selaras Serasa Sejalan ("Perusahaan") dan belum diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen. Laporan ini disajikan untuk memberikan gambaran atas posisi keuangan dan kinerja usaha Perusahaan sehubungan dengan rencana penerbitan Sukuk. Calon Pemodal disarankan untuk melakukan analisa (due diligence) secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)
(dalam Rupiah penuh)
|
KETERANGAN |
31 Desember 2024 |
31 Desember 2025 |
30 September 2026 |
|
ASET |
|
|
|
|
Aset Lancar |
|
|
|
|
Kas, Bank & Setara Kas |
390.358.674 |
529.149.033 |
359.237.880 |
|
Piutang Usaha |
1.199.941.266 |
604.872.990 |
800.742.800 |
|
Piutang Lain-Lain |
140.600.000 |
254.089.000 |
343.108.000 |
|
Persediaan Barang |
964.836.170 |
2.085.859.801 |
3.177.036.041 |
|
Piutang Karyawan & Sewa Gudang Dibayar Dimuka |
454.043.000 |
461.385.322 |
459.519.072 |
|
Jumlah Aset Lancar |
3.149.779.110 |
3.935.356.146 |
5.139.643.793 |
|
Aset Tetap |
|
|
|
|
Tanah & Bangunan (nilai historis) |
1.049.000.000 |
3.049.000.000 |
3.049.000.000 |
|
Mesin, Kendaraan & Peralatan Kantor (nilai historis) |
1.383.082.700 |
2.383.082.700 |
3.385.325.700 |
|
Akumulasi Penyusutan |
(226.654.221) |
(339.981.331) |
(424.976.664) |
|
Jumlah Aset Tetap (neto) |
2.205.428.479 |
5.092.101.369 |
6.009.349.036 |
|
JUMLAH ASET |
5.355.207.589 |
9.027.457.514 |
11.148.992.829 |
|
LIABILITAS DAN EKUITAS |
|
|
|
|
Liabilitas Jangka Pendek |
|
|
|
|
Hutang Usaha |
2.635.456.389 |
2.291.019.595 |
519.728.176 |
|
Hutang Lainnya |
307.850.000 |
378.723.090 |
16.085.597 |
|
Hutang Bank Jangka Pendek* |
- |
- |
1.000.000.000 |
|
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek |
2.943.306.389 |
2.669.742.685 |
1.535.813.773 |
|
Liabilitas Jangka Panjang |
|
|
|
|
Hutang Bank/Lembaga Keuangan |
- |
- |
- |
|
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang |
- |
- |
- |
|
JUMLAH LIABILITAS |
2.943.306.389 |
2.669.742.685 |
1.535.813.773 |
|
Ekuitas |
|
|
|
|
Modal Pemilik |
100.000.000 |
100.000.000 |
100.000.000 |
|
Laba Ditahan |
505.485.467 |
2.311.901.200 |
6.257.714.830 |
|
Laba Tahun/Periode Berjalan |
1.806.415.733 |
3.945.813.629 |
3.255.464.226 |
|
JUMLAH EKUITAS |
2.411.901.200 |
6.357.714.830 |
9.613.179.056 |
|
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS** |
5.355.207.589 |
9.027.457.515 |
11.148.992.829 |
Sumber: Laporan Keuangan Internal PT Selaras Serasa Sejalan (Belum Diaudit)
*Hutang Bank Jangka Pendek per 30 September 2026 merupakan fasilitas Modal Kerja Bank BRI sebesar Rp1.000.000.000 (pencairan 27 April 2026, jatuh tempo 27 April 2027).
**Terdapat selisih pembulatan Rp1 pada laporan sumber: per 31 Desember 2025 Jumlah Aset Rp9.027.457.514 vs Jumlah Liabilitas dan Ekuitas Rp9.027.457.515 (komponen ekuitas berjumlah Rp6.357.714.829 vs Jumlah Ekuitas Rp6.357.714.830), serta Laba Ditahan per 30 September 2026 lebih Rp1 dari saldo akhir 2025 ditambah laba 2025.
LAPORAN LABA RUGI
(dalam Rupiah penuh)
|
KETERANGAN |
Tahun 2024 (1 Jan - 31 Des 2024) |
Tahun 2025 (1 Jan - 31 Des 2025) |
Periode Berjalan (1 Jan - 30 Sep 2026) |
|
Pendapatan (Penjualan) |
20.890.759.000 |
31.545.287.000 |
25.851.543.000 |
|
Harga Pokok Penjualan |
17.430.145.755 |
25.817.107.109 |
21.067.452.000 |
|
LABA KOTOR |
3.460.613.245 |
5.728.179.891 |
4.784.091.000 |
|
Beban Operasional*** |
1.654.228.291 |
1.782.383.877 |
1.431.170.866 |
|
LABA USAHA (EBIT) |
1.806.384.954 |
3.945.796.014 |
3.352.920.134 |
|
Pendapatan & Beban Non-Operasional Neto**** |
30.779 |
17.615 |
(97.455.908) |
|
LABA BERSIH TAHUN/PERIODE BERJALAN |
1.806.415.733 |
3.945.813.629 |
3.255.464.226 |
Sumber: Laporan Keuangan Internal PT Selaras Serasa Sejalan (Belum Diaudit)
***Beban Operasional terdiri dari beban gaji karyawan, listrik dan air, sewa bangunan, dan penyusutan (Rp113.500.000 pada 2024 dan 2025; Rp85.125.000 pada Januari-September 2026).
****Pendapatan & Beban Non-Operasional Neto: pendapatan bunga bank Rp30.779 (2024), Rp17.615 (2025), dan Rp44.092 (Jan-Sep 2026), serta beban bunga bank Rp97.500.000 pada Jan-Sep 2026. Tidak terdapat beban pajak penghasilan yang tercatat pada laporan internal Perusahaan.
IKHTISAR RASIO KEUANGAN
|
Rasio |
31 Des 2024 |
31 Des 2025 |
30 Sep 2026 |
|
Current Ratio (Aset Lancar / Liabilitas Lancar) |
1,07x |
1,47x |
3,35x |
|
Debt to Equity Ratio (Total Liabilitas / Ekuitas) |
1,22x |
0,42x |
0,16x |
|
Gross Profit Margin |
16,57% |
18,16% |
18,51% |
|
Net Profit Margin |
8,65% |
12,51% |
12,59% |
|
Return on Assets |
33,73% |
43,71% |
29,20%* |
|
Return on Equity |
74,90% |
62,06% |
33,86%* |
*ROA dan ROE 2024 dan 2025 dihitung menggunakan laba tahun berjalan terhadap posisi aset/ekuitas akhir tahun. ROA dan ROE per 30 September 2026 menggunakan laba periode Januari-September 2026 (belum disetahunkan), sehingga tidak sepenuhnya sebanding dengan rasio tahun penuh.
ANALISA KINERJA & PROSPEK USAHA
Pertumbuhan Pendapatan dan Laba
Pendapatan Perusahaan meningkat dari Rp20,89 miliar pada 2024 menjadi Rp31,55 miliar pada 2025, atau tumbuh 51,0%. Laba bersih meningkat dari Rp1,81 miliar menjadi Rp3,95 miliar, atau tumbuh 118,4%. Sampai dengan 30 September 2026, Perusahaan membukukan pendapatan Rp25,85 miliar dan laba bersih Rp3,26 miliar untuk periode sembilan bulan. Angka September 2026 mencerminkan periode sembilan bulan, sehingga tidak dibandingkan langsung sebagai pertumbuhan tahun penuh.
Perkembangan Profitabilitas
Margin laba kotor tercatat 16,57% pada 2024, 18,16% pada 2025, dan 18,51% pada Januari-September 2026. Margin laba bersih tercatat 8,65% pada 2024, 12,51% pada 2025, dan 12,59% pada Januari-September 2026. Rata-rata pendapatan bulanan meningkat dari sekitar Rp2.628,8 juta pada 2025 menjadi sekitar Rp2.872,4 juta pada Januari-September 2026, sedangkan rata-rata laba bersih bulanan bergerak dari sekitar Rp328,8 juta menjadi sekitar Rp361,7 juta.
Likuiditas dan Modal Kerja
Current Ratio tercatat 1,07x pada 2024, 1,47x pada 2025, dan 3,35x per 30 September 2026, berada di atas 1,0x pada seluruh periode laporan. Modal kerja bersih (Aset Lancar dikurangi Liabilitas Jangka Pendek) tercatat positif, yaitu sekitar Rp0,21 miliar pada 2024, Rp1,27 miliar pada 2025, dan Rp3,60 miliar per 30 September 2026. Peningkatan Current Ratio per September 2026 terutama dipengaruhi oleh kenaikan persediaan dan piutang serta penurunan Hutang Usaha, sementara Hutang Bank Jangka Pendek sebesar Rp1,00 miliar tercatat sebagai liabilitas lancar.
Struktur Permodalan
Debt to Equity Ratio bergerak dari 1,22x pada 2024 menjadi 0,42x pada 2025 dan 0,16x per 30 September 2026. Ekuitas meningkat dari Rp2,41 miliar pada 2024 menjadi Rp6,36 miliar pada 2025 (tumbuh 163,6%) dan Rp9,61 miliar per 30 September 2026 (tumbuh 51,2% dari posisi 2025), didorong oleh akumulasi laba ditahan; modal pemilik tetap sebesar Rp100,0 juta dan tidak terdapat penambahan modal pada periode laporan. Pada 2026 Perusahaan mencatat Hutang Bank Jangka Pendek sebesar Rp1,00 miliar yang belum terdapat pada 2024 dan 2025.
Komposisi Aset
Total aset meningkat dari Rp5,36 miliar pada 2024 menjadi Rp9,03 miliar pada 2025 (tumbuh 68,6%) dan Rp11,15 miliar per 30 September 2026 (tumbuh 23,5% dari posisi 2025). Persediaan meningkat dari Rp0,96 miliar pada 2024 menjadi Rp2,09 miliar pada 2025 dan Rp3,18 miliar per 30 September 2026. Aset tetap (neto) mencapai 53,9% dari total aset per 30 September 2026, didorong oleh penambahan Tanah & Bangunan pada 2025 (nilai historis dari Rp1,05 miliar menjadi Rp3,05 miliar) serta penambahan mesin, kendaraan, dan peralatan kantor pada 2025 dan 2026. Karena laporan September 2026 baru mencakup sembilan bulan, rasio yang berbasis laba periode berjalan (ROA, ROE) perlu dibaca dengan mempertimbangkan basis periode yang lebih pendek.
CATATAN PENTING BAGI CALON PEMODAL
1. Laporan keuangan ini disusun secara internal oleh manajemen PT Selaras Serasa Sejalan dan belum diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen.
2. Laporan keuangan internal Perusahaan tidak mencatat beban pajak penghasilan pada seluruh periode laporan; Laba Bersih yang disajikan setara dengan laba sebelum pajak penghasilan.
3. Kinerja keuangan historis tidak menjamin dan bukan merupakan indikasi atas kinerja keuangan Perusahaan di masa yang akan datang.
4. Investasi pada Sukuk mengandung risiko, antara lain risiko keterlambatan/gagal bayar oleh Perusahaan, risiko likuiditas Sukuk, penurunan pendapatan atau margin usaha, serta risiko lain yang terkait dengan kewajiban usaha Perusahaan. Investasi hanya disarankan bagi Calon Pemodal yang memahami dan menerima risiko tersebut.
Business Strategy
PT SELARAS SERASA SEJALAN perusahaan yang berkedudukan di Bekasi dan bergerak di bidang produksi koper, tas, serta perlengkapan tekstil, dengan tagline “Perjalanan Anda, Prioritas Kami”. Perusahaan ini berfokus menghadirkan produk yang mendukung kebutuhan perjalanan, kegiatan institusi, maupun program pengadaan, dengan memperhatikan fungsi, kerapian, dan kesesuaian identitas visual pelanggan. Rangkaian produknya meliputi koper dan perlengkapan haji maupun umrah, ransel, tas selempang, tote bag, pouch, hingga tas kebutuhan institusi — di mana bentuk, warna, dan tampilan produk disesuaikan dengan kebutuhan setiap pemesanan.
Dalam usahanya tersebut penerbit membutuhkan modal untuk membiayai pengadaan bahan baku untuk produk paket koper dan tas paspor umroh berdasarkan PO 002/AJW/XI/2026 dari Ajwa Tour Indonesia, PO 016/HSP-LOG/XI/2026 dari HSP Tour Travel, PO 122605/2026/11/02 dari Nabila Moslem Group dengan spesifikasi dan kuantitas tertentu sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit. Kebutuhan modal tersebut direncanakan akan dibiayai dari penerbitan sukuk berkelanjutan, dimana untuk tahun 2026 akan diterbitkan Sukuk Musyarakah PT Selaras Serasa Sejalan I Tahun 2026.
Sukuk yang akan diterbitkan adalah sukuk dengan akad Musyarakah dalam tenor 10 bulan dengan target dana yang dihimpun Rp. 4.240.500.000,- dan imbal hasil sebesar 12,50% atau 15,00% p.a bersifat fixed dari margin penjualan seluruh hishshah milik pemodal atas aset syirkah
Investment Highlight
Penerbitan Sukuk Musyarakah PT SELARAS SERASA SEJALAN I Tahun 2026 ini diterbitkan dengan nominal Rp. 4.240.500.000,- dan jangka waktu 10 bulan. Dana hasil penerbitan Sukuk digunakan untuk modal kerja pembelian material bahan baku set koper dan tas pasport tahun 2026.
Adapun jenis bahan baku yang dibeli berupa bahan baku paket koper dan bahan kain untuk tas paspor umroh berdasarkan PO 002/AJW/XI/2026 dari Ajwa Tour Indonesia, PO 016/HSP-LOG/XI/2026 dari HSP Tour Travel, PO 122605/2026/11/02 dari Nabila Moslem Group dengan jenis, spesifikasi, dan kuantitas tertentu sesuai dengan proyeksi (RAB) yang diajukan Struktur Sukuk I Tahun 2026 dengan rincian sebagai berikut:
|
Nama Sukuk |
Sukuk Musyarakah PT SELARAS SERASA SEJALAN I 2026 |
|
Akad Sukuk |
Sukuk Musyarakah |
|
Nilai Sukuk |
Rp. 4.240.500.000,- ( Dua Miliar Rupiah) |
|
Objek Dasar Sukuk |
Proyek kerjasama pengadaan bahan baku paket koper dan tas paspor umroh, dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, berdasarkan PO 002/AJW/XI/2026 dari Ajwa Tour Indonesia, PO 016/HSP-LOG/XI/2026 dari HSP Tour Travel, PO 122605/2026/11/02 dari Nabila Moslem Group, sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit |
|
Jangka Waktu (Tenor) |
10 bulan atau sampai proyek selesai dengan tetap mengacu dan mengikuti syariat yang benar sebagaimana yang diatur dalam Sharia Standard dari AAOIFI |
|
Tujuan Penggunaan Sukuk |
Membiayai kerjasama pengadaan bahan baku paket koper dan tas paspor umroh, dengan jenis, spesifikasi, dan jumlah tertentu, berdasarkan PO 002/AJW/XI/2026 dari Ajwa Tour Indonesia, PO 016/HSP-LOG/XI/2026 dari HSP Tour Travel, PO 122605/2026/11/02 dari Nabila Moslem Group, sebagai salah satu kegiatan usaha Penerbit |
|
Mekanisme Sukuk |
Porsi Penerbit : 0,92%= Rp. 39.500.000,- Porsi Pemodal : 99,08% = Rp. 4.240.500.000,-
aset syirkah hak milik Pemodal dialihkan/dijual kepada Penerbit sebesar 99,08% dari keseluruhan modal melalui akad Bai’ bi At Taqsith dengan margin bagi hasil keuntungan yang disepakati. |
|
Bagi Hasil |
12,50% selama 10 (sepuluh) Bulan Fixed berasal dari margin penjualan hishshah aset syirkah hak pemodal |
|
Return on Investment |
15,00% p.a |