artikel
24 Januari 2026
Prit! Daftar 30 Nama Alat Berat yang Bisa Anda Ajukan Pendanaan di LBS Urun Dana
Alat berat adalah mesin yang dirancang untuk melakukan pekerjaan berat yang tidak dapat dilakukan oleh tenaga manusia biasa. Di dunia konstruksi, pertambangan, dan bahkan manufaktur, alat berat memainkan peran vital dalam mempercepat dan mempermudah proses pekerjaan.
Artikel ini akan membahas 30 jenis alat berat yang umum digunakan di lapangan serta fungsinya masing-masing, memberikan wawasan yang lebih dalam bagi Anda yang terlibat dalam industri ini. Sekaligus memberikan pilihan terbaik pembiayaan alat berat untuk kebutuhan proyek konstruksi maupun logistik.
1. Backhoe
Backhoe adalah alat berat yang memiliki dua fungsi utama, yaitu loader di bagian depan dan shovel di bagian belakang. Alat ini digunakan untuk menggali, memuat, dan membongkar material. Backhoe sangat fleksibel dalam pekerjaan konstruksi kecil hingga menengah, dan memiliki roda depan yang lebih kecil untuk mendukung mobilitas yang lebih baik di medan yang sulit.
2. Power Shovel
Power shovel digunakan untuk menggali material yang letaknya lebih tinggi dari posisi alat. Alat ini biasanya digunakan untuk menggali di tebing yang tinggi. Terdiri dari dua jenis: cable controlled dan hydraulic controlled, power shovel dapat menyesuaikan pengoperasiannya dengan kebutuhan pekerjaan.
3. Excavator
Excavator adalah alat berat yang memiliki fungsi utama untuk menggali tanah, memuat material ke truk, dan menimbun tanah. Excavator dapat berputar hingga 360 derajat, memberikan fleksibilitas yang luar biasa untuk berbagai keperluan seperti pembongkaran, pengerukan, atau penebangan pohon.
4. Clam Shell
Clam shell adalah alat penggali mirip excavator, namun menggunakan bucket yang terbuka untuk menggali. Bucket ini diturunkan ke dalam tanah dan ditarik kembali, mengangkat tanah yang telah terisi dalam bucket untuk dipindahkan.
5. Dragline Excavator
Dragline excavator digunakan untuk pekerjaan besar seperti penggalian di bawah air, pembangunan pelabuhan, atau penggaliannya. Alat ini dilengkapi dengan boom panjang yang digerakkan dengan kabel untuk menggali material berat dan besar.
6. Bulldozer
Bulldozer berfungsi untuk meratakan tanah, menghilangkan lapisan atas tanah, dan menumbangkan pohon. Dengan pelat logam besar di depan, bulldozer sangat efektif dalam land clearing untuk proyek konstruksi jalan dan area lainnya.
7. Chain Trenchers
Chain trenchers digunakan untuk menggali parit dalam kondisi tanah yang keras dan sulit digali. Alat ini dirancang untuk menggali parit sempit namun dalam, sangat berguna dalam pekerjaan instalasi utilitas atau jaringan pipa.
8. Wheel Trenchers
Wheel trenchers, berbeda dari chain trenchers, menggunakan roda bergerigi yang lebih besar untuk menggali tanah. Mereka biasanya digunakan dalam pembuatan trotoar atau penggalian akses untuk utilitas bawah tanah.
9. Grader
Grader digunakan untuk meratakan permukaan tanah dengan pelat horizontal yang dapat diturunkan atau dinaikkan. Alat ini sangat penting dalam konstruksi jalan dan pekerjaan lainnya yang membutuhkan permukaan tanah yang rata.
10. Wheel Tractor Scrapers
Wheel tractor scrapers digunakan untuk meratakan permukaan tanah dengan cara pengikisan. Alat ini sering digunakan untuk memotong lereng bendungan atau tanggul.
11. Three Wheel Roller
Three wheel roller digunakan untuk memadatkan tanah. Alat ini memiliki tiga roda—dua di belakang dan satu di depan yang memungkinkan mobilitas lebih tinggi saat memadatkan lapisan tanah kasar.
12. Tandem Roller
Tandem roller adalah alat berat yang digunakan untuk memadatkan tanah dengan dua roda yang berjajar. Biasanya digunakan untuk penggilasan akhir pada aspal atau beton.
13. Sheep Foot Roller
Sheep foot roller digunakan untuk memadatkan tanah dengan roda yang dilengkapi dengan batang mirip kaki kambing. Alat ini sangat berguna untuk memadatkan tanah yang mengandung material kasar.
14. Vibrating Compactor
Vibrating compactor adalah alat untuk memadatkan tanah menggunakan getaran. Alat ini efektif untuk mengisi ruang kosong dalam tanah dan membuatnya lebih padat.
15. Pneumatic Tired Roller
Pneumatic tired roller menggunakan ban karet untuk memadatkan material. Dengan roda yang terbuat dari ban, alat ini lebih cocok digunakan di tanah keras dan permukaan kasar.
16. Mesh Grid Roller
Mesh grid roller memiliki roda berbentuk anyaman, digunakan untuk memadatkan tanah berbatu atau yang mengandung butiran kasar. Alat ini efektif di medan dengan material tanah yang lebih keras.
17. Paver
Paver digunakan untuk menghamparkan material aspal pada jalanan. Biasanya alat ini bekerja diikuti dengan roller untuk pemadatan sempurna, membantu pembangunan infrastruktur jalan.
18. Wheel Loader
Wheel loader digunakan untuk memuat material ke dalam truk. Dengan roda karet yang membuatnya lebih fleksibel, wheel loader banyak digunakan di medan yang memiliki permukaan keras dan kokoh.
19. Crawler Loader
Crawler loader mirip dengan wheel loader, namun lebih stabil dengan crawler track yang memungkinkan alat ini bergerak di medan yang lebih sulit. Keunggulannya adalah stabilitas lebih tinggi meskipun dengan mobilitas yang lebih rendah.
20. Telehandler
Telehandler adalah alat berat yang memiliki boom yang dapat dinaikkan dan diturunkan untuk mengangkat material berat. Alat ini hampir mirip dengan forklift tetapi dengan kemampuan angkat yang lebih tinggi dan lebih fleksibel.
21. Boom Lift
Boom lift digunakan untuk membawa pekerja ke ketinggian tertentu. Selain mengangkat orang, boom lift juga dapat digunakan untuk mengangkat material dalam pekerjaan konstruksi gedung.
22. Scissor Lift
Scissor lift adalah alat angkat yang memiliki platform berbentuk gunting. Alat ini dapat mengangkat pekerja atau material ke ketinggian tertentu.
23. Forklift
Forklift banyak digunakan untuk mengangkat dan memindahkan barang dalam gudang atau lokasi konstruksi. Alat ini sangat berguna dalam penyusunan barang di ruang penyimpanan.
24. Dump Truck
Dump truck adalah alat berat yang digunakan untuk mengangkut material berat dalam jumlah besar. Dengan bak besar di belakang, dump truck sangat efektif untuk membawa material ke lokasi lain.
25. Tower Crane
Tower crane digunakan untuk mengangkat material berat ke ketinggian tinggi. Dikenal karena daya angkat yang besar, tower crane digunakan untuk proyek pembangunan gedung bertingkat.
26. Mobile Crane
Mobile crane lebih fleksibel dibandingkan tower crane karena bisa bergerak ke lokasi yang diinginkan. Crane jenis ini digunakan untuk mengangkat material berat di berbagai lokasi.
27. Hydraulic Crane
Hydraulic crane adalah alat angkat dengan sistem hidrolik yang digunakan dalam pekerjaan ringan seperti pergudangan atau perbengkelan. Jangkauan alat ini terbatas dan hanya bisa berputar hingga 180 derajat.
28. Crawler Crane
Crawler crane dapat bergerak di berbagai medan dan memiliki jangkauan terbatas. Alat ini ideal untuk proyek-proyek konstruksi besar yang membutuhkan daya angkat tinggi.
29. Hoist Crane
Hoist crane digunakan untuk mengangkat material pada lokasi seperti perbengkelan atau pergudangan. Alat ini bergerak di sepanjang rel dan hanya dapat bergerak maju-mundur.
30. Train Crane
Train crane digunakan untuk mengangkat material dalam proyek pembangunan atau perbaikan jalur kereta api. Alat ini mampu mengangkat material berat yang diperlukan dalam proyek tersebut.
Pilih Alat Berat dan Ajukan Pendanaan di LBS Urun Dana
Setelah memilih alat berat untuk kebutuhan proyek konstruksi dan logistik, tahap berikutnya adalah menentukan pembiayaan alat berat yang tepat. LBS Urun Dana menyediakan solusi pendanaan mulai dari Rp300 juta hingga Rp10 miliar yang diawasi oleh OJK dan dibimbing oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, Lc. MA.
LBS Urun Dana bukanlah kredit, sehingga tidak ada bunga tersembunyi atau skema memberatkan. Pendanaan ini lebih jelas, mudah dikelola, dan transparan, memungkinkan pengusaha untuk fokus pada pengembangan usaha tanpa khawatir akan risiko finansial yang tinggi.
Truck Funding: Solusi Pendanaan Truk Rp300 Juta - Rp10 Miliar
Dengan Truck Funding LBS Urun Dana, pengusaha dapat mengajukan pendanaan truk mulai dari Rp300 juta hingga Rp10 miliar. Program ini dirancang untuk membantu pengusaha truk dalam menambah armada truk, menjaga kelancaran kontrak logistik, serta meningkatkan kapasitas dan pendapatan usaha. Proses pendanaan di LBS Urun Dana dilakukan dengan syarat yang jelas, alur yang transparan, dan waktu yang terukur, sehingga memudahkan pengusaha dalam merencanakan dan menjalankan ekspansi usaha mereka.
Jenis Usaha yang Dapat Didanai dengan Truck Funding
Pendanaan di LBS Urun Dana tidak hanya terbatas pada sektor logistik, tetapi juga mencakup berbagai sektor yang membutuhkan modal untuk ekspansi. Beberapa sektor yang dapat mengajukan pendanaan antara lain:
a. Transportasi dan Logistik
b. Fashion
c. Manufaktur
d. Kuliner
e. Hospitality
d. Konstruksi dan Properti
f. Pergudangan
g. FMCG (Fast-Moving Consumer Goods)
i.Pertanian dan Perkebunan
Syarat Pengajuan Pendanaan Truck Funding
Untuk mengajukan pendanaan truk mulai dari Rp300 juta hingga Rp10 miliar, pengusaha perlu memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:
a. Kebutuhan dana minimal Rp500 juta
b. Omzet usaha minimal Rp1,5 miliar per tahun
c. Usaha berjalan minimal 1 tahun
d. Berbadan hukum PT atau CV
e. Memiliki laporan keuangan yang jelas dan sederhana
Simulasi Perhitungan Angsuran Truck Funding
Truck Funding LBS Urun Dana menawarkan fleksibilitas angsuran yang dapat disesuaikan dengan kapasitas finansial usaha Anda. Setiap pengusaha dapat memilih skema angsuran yang sesuai, sehingga pembayaran tidak membebani arus kas dan membantu pengelolaan keuangan usaha dengan lebih baik.
Alur Pengajuan Pendanaan Truck Funding
Proses pengajuan pendanaan Truck Funding dirancang dengan langkah-langkah yang mudah dan terstruktur:
a. Pengajuan melalui lbs.id
b. Verifikasi bisnis dan legal
c. Persetujuan Komite Investasi
d. Proyek listing dan didanai oleh investor
Ajukan pendanaan sekarang dan kelola ekspansi armada truk Anda dengan skema pendanaan Rp300 juta sampai Rp10 miliar yang jelas, transparan, dan amanah. Klik disini untuk pengajuannya.






