investasi

calendar_today

16 Maret 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Cek Fakta! Bedah Laba Saham Sambal Mang Ujang, Beneran Cuan atau Cuman Viral!

Laba menjadi indikator penting bagi investor untuk menilai proyeksi dan keberlanjutan sebuah perusahaan. Di tengah maraknya saham yang terlihat tinggi nilainya namun tidak ditopang kinerja bisnis yang kuat, investor perlu melihat fundamental secara lebih cermat.

Salah satu saham yang menarik untuk disimak adalah Saham Mang Ujang milik PT Mang Ujang Indonesia. Emiten yang sedang listing di LBS Urun Dana ini menunjukkan pertumbuhan laba yang menarik bagi investor. Mari simak selengkapnya. 

Kenapa Laba Perusahaan Penting Bagi Investor? 

Investor tidak seharusnya mengambil keputusan investasi saham hanya karena FOMO, pengaruh influencer, atau faktor lain yang jauh dari fundamental perusahaan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam laporan keuangan adalah laba perusahaan.

Tanpa mengabaikan indikator lain, laba bisa memberi gambaran tentang kinerja bisnis, kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan, serta prospek perusahaan ke depan. Berikut beberapa alasannya sebagaimana dikutip dari Investopedia:

1. Menunjukkan kinerja bisnis perusahaan

Dalam investasi saham, laba membantu investor melihat apakah bisnis perusahaan benar-benar berjalan baik atau tidak.

2 Menjadi dasar potensi keuntungan saham

Perusahaan yang mampu menghasilkan laba secara konsisten biasanya memiliki peluang memberikan keuntungan bagi investor, baik melalui dividen maupun kenaikan harga saham atau capital gain

3. Menunjukkan prospek perusahaan ke depan

Laba yang stabil atau bertumbuh bisa menjadi sinyal bahwa perusahaan memiliki bisnis yang sehat dan berpotensi berkembang dalam jangka panjang.

Dalam investasi saham, pertumbuhan laba menjadi indikator penting untuk melihat kinerja dan prospek sebuah perusahaan. Laba yang bertumbuh biasanya menunjukkan bahwa bisnis berjalan baik dan memiliki potensi berkembang.

Bedah Laba Saham Mang Ujang 

Salah satu contoh yang menarik untuk disimak adalah Saham Mang Ujang milik PT Mang Ujang Indonesia yang saat ini sedang listing di LBS Urun Dana. Mari kita bedah laba pemilik brand restoran Sambal Bakar Mang Ujang yang viral di Indonesia ini. 

Profil Saham Mang Ujang 

Sambal Bakar Mang Ujang adalah restoran yang menghadirkan cita rasa sambal khas Indonesia dengan proses memasak yang unik. Restoran ini berdiri pada 25 Desember 2021 di Bandung dan terus berkembang sejak membuka outlet pertamanya di Jalan Sasak Gantung No. 19.

Baca juga: Epik! Kisah Sambal Bakar Mang Ujang, Resto Viral yang Labanya Terus Melesat!

Antusiasme pelanggan mendorong Sambal Bakar Mang Ujang membuka outlet di Dipati Ukur dan Soekarno Hatta. Menu utamanya berfokus pada hidangan seafood, ayam, serta berbagai jenis sambal khas Nusantara, dengan visi menjadi destinasi kuliner sambal bakar pilihan yang menghadirkan cita rasa otentik dan pengalaman makan yang berkesan.

Performa Bisnis Saham Mang Ujang

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, tidak semua restoran mampu menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Namun Sambal Bakar Mang Ujang justru memperlihatkan perkembangan yang cukup pesat, terutama dari sisi jumlah pengunjung dan aktivitas transaksi di setiap outletnya.

Berdasarkan data prospektus, cabang Dipatiukur di Bandung yang memiliki kapasitas sekitar 160–170 kursi mampu menarik sekitar 800–1.000 pengunjung setiap hari. Dalam sehari tercatat sekitar 199 transaksi dengan rata-rata empat pelanggan dalam setiap transaksi. Sementara itu, cabang Soekarno Hatta dengan kapasitas sekitar 200 kursi juga mencatat 600–800 pengunjung per hari dengan sekitar 150 transaksi, di mana setiap transaksi rata-rata melibatkan enam pelanggan.

Pendapatan & Laba Bersih Terus Melonjak

Saham Sambal Bakar Mang Ujang juga mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa. Pada tahun 2023, pendapatan Saham Mang Ujang tercatat sebesar Rp9,6 miliar, dengan laba bersih mencapai Rp967,5 juta. Angka ini mencerminkan keberhasilan yang signifikan dalam waktu singkat. 

Data tahun 2024 semakin menggembirakan, dengan pendapatan mencapai Rp11,4 miliar dan laba bersih Saham Mang Ujang Rp1,17 miliar. Lalu untuk 2025, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp12,1 miliar dengan laba Rp1,89 miliar. 

Baca juga:  Asoy! Saham Sambal Bakar Mang Ujang Siap Listing, Ini Prospek Bisnisnya!

Tidak heran kalau di tahun 2026, pendapatan Saham Mang Ujang diproyeksikan menyentuh Rp17,5 miliar dengan laba bersih Rp2,13 miliar. Pencapaian dan proyeksi ini menunjukkan bahwa Sambal Bakar Mang Ujang memiliki potensi besar untuk terus berkembang, dengan proyeksi pendapatan yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sambal Bakar Mang Ujang tidak hanya tumbuh, tetapi juga menunjukkan prospek gemilang masa depan. 

Saham Mang Ujan Bebas Utang 

Selain mencatat pertumbuhan laba, struktur keuangan Perseroan juga tergolong sehat. PT Mang Ujang Indonesia telah melunasi seluruh utang bank pada 10 Maret 2026 sehingga saat ini berada dalam kondisi bebas utang bank.

Perlu diketahui bahwa setiap perusahaan yang ingin menawarkan saham maupun sukuk di LBS Urun Dana wajib menyelesaikan seluruh kewajiban utang kepada bank maupun pihak lain sebelum listing kepada investor. Ketentuan ini dilakukan untuk menjaga agar setiap transaksi di LBS Urun Dana terhindar dari unsur riba, gharar, dan dzalim.

Rencana Ekspansi Sambal Bakar Mang Ujang

Sambal Bakar Mang Ujang berencana membuka dua outlet baru di Cempaka Putih dan Cipete, Jakarta. Kedua lokasi ini dipilih karena dinilai strategis dan memiliki potensi pasar kuliner yang besar.

Khusus cabang Cempaka Putih, manajemen menargetkannya menjadi cabang unggulan. Mulai dari konsep bangunan hingga peralatan dirancang lebih maksimal untuk mendorong performa bisnis ke depan.

Peluang Investasi Saham Mang Ujang

Kesempatan memiliki Saham Sambal Bakar Mang Ujang masih terbuka melalui LBS Urun Dana. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk mendukung ekspansi outlet baru tersebut.

Kinerja Keuangan

a. Omzet 2023: Rp9,6 miliar
b. Laba Bersih 2023: Rp967,5 juta
c. Omzet 2024: Rp11,4 miliar
d. Laba Bersih 2024: Rp1,1 miliar
e. Omzet 2025: Rp12,1 miliar
f. Laba Bersih 2025: Rp1,8 miliar
g. Proyeksi Omzet 2026: Rp17,5 miliar
e. Proyeksi Laba Bersih 2026: Rp2,13 miliar.

Baca juga: Wow! Bisnis Restoran Sambal Ternyata Banjir Cuan, Awas Nyesel Kalo Gak Invest!

Detail Investasi

a. Total penerbitan saham: Rp5.403.212.850
b. Harga per lembar saham: Rp17.850
c. Pembelian minimal: Rp517.650.

Investasi Saham Sambal Bakar Mang Ujang hanya tersedia melalui LBS Urun Dana. Daftar atau login untuk melihat detail peluang investasinya.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID