investasi

calendar_today

17 Maret 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Pecah! Pasar Sekunder Maret 2026 Panas, Saham Naik Turun dan Dividen Mengucur!

Pasar Sekunder LBS Urun Dana pada Maret 2026 kembali menunjukkan dinamika menarik. Dalam periode perdagangan yang berlangsung selama sepuluh hari, sejumlah saham bisnis riil mengalami pergerakan harga yang cukup signifikan.

Dalam ekosistem securities crowdfunding, keberadaan Pasar Sekunder memiliki peran penting. Melalui mekanisme ini, investor dapat memperjualbelikan saham atau efek yang sebelumnya dibeli pada masa penawaran awal.  

Tidak hanya pergerakan harga, beberapa emiten juga mengumumkan pembagian dividen kepada investor sebagai bentuk pembagian keuntungan dari kinerja bisnis selama tahun buku 2025.

Apa Itu Pasar Sekunder LBS Urun Dana? 

Pasar Sekunder LBS Urun Dana merupakan periode perdagangan yang memberikan akses kepada investor melakukan transaksi jual beli saham dari emiten yang tercatat selama perdagangan dibuka.

Mulai tahun 2026, Pasar Sekunder LBS Urun Dana akan diselenggarakan lebih rutin, yaitu empat kali dalam setahun. Periode pertama berlangsung sejak 2 hingga 13 Maret 2026 kemarin, selama sepuluh hari kerja, sehingga memberikan ruang bagi investor untuk berpartisipasi dalam perdagangan saham bisnis riil yang didanai melalui securities crowdfunding.

Pada periode pasar sekunder tersebut, LBS Urun Dana juga memperkenalkan LEDX (LBS Equity Crowdfunding Index). Indeks ini membantu investor memantau pergerakan dan performa saham yang tercatat di platform secara lebih jelas dan terstruktur.

Baca juga: Ajib! Pahami LEDX, Fitur Jagoan Investor Tangkap Peluang Saham di Pasar Sekunder

Melalui LEDX, investor dapat melihat berbagai parameter penting yang mendukung analisis investasi. Dengan data yang lebih transparan dan komprehensif, investor dapat memahami dinamika perdagangan di Pasar Sekunder SCF serta mengambil keputusan investasi dengan pertimbangan yang lebih terukur.

Selanjutnya kita simak dinamika pergerakan saham di periode Maret 2026. Berikut rangkuman perkembangan harga saham dan pembagian dividen dari beberapa perusahaan yang tercatat di Pasar Sekunder LBS Urun Dana.

Pergerakan Harga Saham di Awal Perdagangan

Pada hari pertama perdagangan Pasar Sekunder, yaitu 2 Maret 2026, harga saham beberapa emiten relatif stabil dibandingkan harga perdana sebelumnya. Beberapa saham bahkan langsung menunjukkan pergerakan positif sejak awal perdagangan di Pasar Sekunder SCF. Berikut data harga pada hari pertama:

1. PT MGI Tiga Utama (MFlash)

Harga perdana Rp418 dan ditutup pada harga yang sama, Rp418 per saham.

2. PT Makacha Boga Utama (Makacha Bakery)

Harga perdana Rp47.050 dan naik tipis menjadi Rp48.000.

3. PT Sinar Kopi Nusantara (Harvies Coffee)

Harga perdana Rp17.800 dan ditutup di Rp16.200.

4. PT Kartini Bangun Bangsa (RSIA Annisa)

Harga perdana Rp1.950.000 dan tetap di level yang sama.

5. PT Bali Internusa Gelatonesia (Frutta Gelato)

Harga perdana Rp205.000 dan turun tipis menjadi Rp200.000.

6. PT Dmamam Sehatin Indonesia (Dmamam)

Harga perdana Rp64.500 dan naik menjadi Rp65.000.

Pergerakan pada hari pertama ini menunjukkan bahwa pasar mulai melakukan proses price discovery, yaitu penyesuaian harga berdasarkan permintaan dan penawaran investor dalam perdagangan Pasar Sekunder SCF.

Pergerakan Harga Saham di Hari Kelima

Memasuki hari kelima perdagangan pada 6 Maret 2026, volatilitas harga di Pasar Sekunder LBS Urun Dana mulai terlihat lebih jelas. Aktivitas transaksi investor meningkat sehingga beberapa saham mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara sebagian lainnya mengalami koreksi harga sebagai bagian dari dinamika pasar. Pergerakan harga saham pada hari kelima tercatat sebagai berikut:

1. PT MGI Tiga Utama (MFlash) naik menjadi Rp605 per saham.
2. PT Kartini Bangun Bangsa (RSIA Annisa) turun menjadi Rp1.421.550.
3. PT Sinar Kopi Nusantara (Harvies Coffee) turun menjadi Rp10.800.
4. PT Dmamam Sehatin Indonesia (Dmamam) berada di Rp51.000.
5. PT Bali Internusa Gelatonesia (Frutta Gelato) berada di sekitar Rp142.175.

Khusus untuk Makacha Bakery, di tidak terjadi transaksi di hari Jumat namun sehari sebelumnya (5/3/2026) turun di kisaran Rp40.050 per lembar saham. 

Pembagian Dividen Emiten LBS Urun Dana

Selain pergerakan harga saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, beberapa perusahaan juga mengumumkan pembagian dividen kepada investor. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang didanai melalui securities crowdfunding tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu membagikan keuntungan kepada pemegang saham.

1. RSIA Annisa 

RSIA Annisa menetapkan dividend payout ratio 60 persen dari laba bersih. Total dividen yang akan dibagikan sekitar Rp1,74 miliar, atau sekitar Rp14.686 per saham, dengan rencana pembayaran pada April 2026.

2. Makacha Bakery

Makacha Bakery mencatat laba bersih Rp647 juta pada 2025. Dengan payout ratio 50 persen, perusahaan membagikan dividen sekitar Rp258,8 juta atau sekitar Rp464 per saham.

3. MFlash

MFlash menetapkan payout ratio 90 persen dari laba bersih. Dari laba 2025 sebesar Rp714 juta, total dividen yang dibagikan mencapai sekitar Rp643,13 juta atau sekitar Rp18,95 per yang mana telah dibayarkan sebelumnya sebesar Rp9,71 per saham pada pertengahan 2025. Dengan demikian, sisa dividen sebesar Rp9,24 per saham akan dibagikan kepada investor pada April 2026.

4. Razada DMamam

Razada DMamam menetapkan payout ratio 70 persen, dengan total dividen sekitar Rp452 juta atau sekitar Rp1.509 per saham.

Baca juga: Catet! Fakta Penting Seputar Dividen Yield, Jadi Investor Cerdas Anti FOMO!

5. Harvies Coffee

Harvies Coffee membagikan dividen sekitar Rp227 juta dengan payout ratio 90 persen, atau sekitar Rp357,75 per saham, meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pembagian dividen ini menjadi salah satu bukti bahwa perusahaan di ekosistem Pasar Sekunder SCF mampu menghasilkan keuntungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi para investor.

Pergerakan Harga Saham di Hari Kesepuluh

Menjelang penutupan periode perdagangan Pasar Sekunder LBS Urun Dana, yaitu pada 13 Maret 2026, pergerakan harga semakin menunjukkan tren masing-masing emiten. Berikut harga saham pada hari kesepuluh:

1. MFlash meningkat signifikan menjadi Rp815 per saham
2. Frutta Gelato berada di sekitar Rp100.000
3. Razada Dmamam berada di Rp43.500
4. RSIA Annisa berada di Rp999.975
5. Makacha Bakery berada di Rp25.000
6. Harvies Coffee berada di Rp9.675

Dari data tersebut terlihat bahwa MFlash menjadi salah satu saham dengan kenaikan paling menonjol selama periode Pasar Sekunder, sementara beberapa saham lain mengalami koreksi yang merupakan bagian dari dinamika pasar.

Dibalik Dinamika Pasar Sekunder LBS Urun Dana 

Menurut I Made Adi Saputra, Head of Post Listing LBS Urun Dana, pergerakan harga saham selama periode Pasar Sekunder Maret 2026 merupakan dinamika yang wajar dalam perdagangan saham di ekosistem securities crowdfunding. Berikut beberapa poin yang patut diperhatikan investor. 

1. Aksi Profit Taking Investor

Made mengatakan bahwa secara umum indeks pada periode Maret menunjukkan tekanan dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan setelah sebelumnya harga saham mengalami kenaikan.

“Banyak investor yang melakukan profit taking setelah sebelumnya harga saham mengalami kenaikan cukup signifikan pada periode September dan Desember 2025,” ujar Made dalam live zoom penutupan Pasar Sekunder LBS Urun Dana, Jumat (13/3/2026). .

2. Sebagian Investor Melihat Peluang Beli

Meski ada tekanan jual, Made menilai penurunan harga juga membuka peluang bagi investor lain untuk masuk.

“Walaupun beberapa saham mengalami tekanan jual, tetap ada transaksi yang terjadi. Artinya ada investor yang keluar, tetapi ada juga yang melihat penurunan harga ini sebagai peluang untuk membeli,” jelas Made.

3. Perbedaan Strategi Investor Membuat Pasar Tetap Bergerak

Made menambahkan bahwa dinamika seperti ini merupakan bagian dari karakter pasar yang sehat.

“Di pasar selalu ada dua sisi, ada yang melakukan profit taking dan ada juga yang melihat momentum untuk membeli. Itulah yang membuat pasar tetap bergerak,” tutur Made.

Pergerakan seperti ini merupakan hal yang umum terjadi dalam perdagangan Pasar Sekunder SCF, karena harga saham sangat dipengaruhi oleh aktivitas transaksi investor. Sambil menunggu periode Pasar Sekunder LBS Urun Dana berikutnya, Anda dapat mendaftar disini dan melengkapi KYC di platform LBS Urun Dana. 

Dengan akun yang sudah terverifikasi, Anda dapat mulai berinvestasi saham maupun sukuk serta bertransaksi saat Pasar Sekunder kembali dibuka. Sampai jumpa di periode Pasar Sekunder LBS Urun Dana berikutnya.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID