berita
30 Oktober 2026
Naufal Mamduh
IKI Oktober 2026 Capai Level Tertinggi Sejak Februari, Ini Penyebabnya
Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Oktober 2026 tercatat sebesar 53,77, naik 1,84 poin dibandingkan September 2026 yang berada di level 51,93.
Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sejak Februari 2026. Angka di atas 50 menunjukkan bahwa industri manufaktur Indonesia masih berada dalam fase ekspansi, dengan kenaikan IKI terutama ditopang oleh peningkatan pesanan baru dan produksi.
Bagaimana Kinerja Industri Manufaktur pada Oktober 2026?
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan capaian tersebut dalam konferensi pers rilis IKI Oktober 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026). Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto, menyatakan bahwa angka tersebut menunjukkan sektor industri manufaktur berada dalam fase ekspansi.
Angka 50 menjadi batas antara ekspansi dan kontraksi. Indeks di atas 50 berarti aktivitas industri secara umum sedang meningkat, sedangkan di bawah 50 menandakan sebaliknya. Dengan nilai 53,77, IKI Oktober 2026 berada di zona ekspansi. Dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebesar 53,50, indeks ini juga meningkat 0,27 poin secara tahunan.
Apa Penyebab IKI Naik pada Oktober 2026?
Kenaikan IKI Oktober 2026 tercermin dari pergerakan tiga variabel pembentuk indeks, yaitu pesanan baru, produksi, dan persediaan produk. Masing-masing menunjukkan kondisi yang berbeda.
1. Pesanan Baru
Indeks pesanan baru naik 2,68 poin menjadi 56,08. Kenaikan ini menjadi pendorong terbesar peningkatan IKI pada Oktober 2026 sekaligus mengindikasikan bahwa permintaan terhadap produk industri manufaktur sedang menguat.
2. Produksi
Indeks produksi meningkat 1,60 poin menjadi 55,38. Kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya pesanan, yang mendorong aktivitas produksi untuk menyesuaikan permintaan pasar.
3. Persediaan Produk
Indeks persediaan produk naik tipis 0,15 poin menjadi 45,60. Meski mengalami peningkatan, variabel ini masih berada di zona kontraksi dan telah mencatat kondisi serupa selama lima bulan berturut-turut.
Perbedaan ketiga variabel tersebut menunjukkan bahwa penguatan aktivitas industri belum terjadi secara merata. Pesanan baru dan produksi sudah berada di zona ekspansi, sementara indikator persediaan produk masih mengalami kontraksi.
19 dari 23 Subsektor Industri Manufaktur Mengalami Ekspansi
Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis Kemenperin, sebanyak 19 subsektor berada di zona ekspansi, sedangkan 4 subsektor lainnya masih mengalami kontraksi.
Sebanyak 19 subsektor yang tumbuh tersebut berkontribusi sebesar 94,4% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada triwulan II 2026. Angka ini menunjukkan bahwa ekspansi mencakup subsektor yang memiliki porsi besar dalam aktivitas ekonomi industri pengolahan nonmigas.
Salah satu subsektor dengan capaian menonjol adalah industri makanan, yang mencatatkan IKI tertinggi sepanjang 2026 pada Oktober ini. Peningkatan tersebut antara lain didorong oleh persiapan menghadapi periode hari besar keagamaan.
Meski mayoritas subsektor berada di zona ekspansi, kondisi ini tidak berarti seluruh sektor industri mengalami pertumbuhan. Empat subsektor lainnya masih berada di zona kontraksi, sehingga perkembangan industri manufaktur tetap menunjukkan kondisi yang beragam.
Optimisme Pengusaha Masih Stabil
Selain mengukur aktivitas industri yang sedang berjalan, Kemenperin juga mencatat ekspektasi pelaku usaha terhadap kondisi bisnis dalam enam bulan mendatang. Hasilnya menunjukkan komposisi sebagai berikut:
- Optimistis: 67,4%, tidak berubah dibandingkan September 2026.
- Stabil: 27,1%, naik 0,2 poin.
- Pesimistis: 5,5%, turun 0,3 poin.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa ekspektasi pelaku usaha relatif terjaga. Meskipun proporsi pelaku usaha yang pesimistis menurun, tingkat optimisme belum meningkat dan masih bertahan di angka 67,4%.
Dengan demikian, penguatan aktivitas industri pada Oktober 2026 belum diikuti peningkatan optimisme pelaku usaha terhadap prospek bisnis enam bulan ke depan. Ke depan, momentum Natal dan Tahun Baru serta Ramadan dan Idul Fitri 2027 dipandang dapat membuka peluang peningkatan permintaan dan utilisasi kapasitas produksi industri.
Penutup
Kenaikan IKI Oktober 2026 menunjukkan penguatan aktivitas industri manufaktur, terutama dari sisi pesanan baru dan produksi.
Meski demikian, persediaan produk yang masih berada di zona kontraksi dan perbedaan kinerja antar-subsektor tetap perlu diperhatikan dalam membaca perkembangan industri ke depan.
Bagi pengusaha yang sedang mengembangkan bisnis dan membutuhkan tambahan pendanaan, LBS Urun Dana menyediakan layanan securities crowdfunding melalui penerbitan saham dan sukuk. Pelajari peluang dan ketentuan pengajuan pendanaan melalui LBS Urun Dana.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






