berita
7 Juli 2026
Naufal Mamduh
MasyaAllah! Kemenperin Genjot Industri Halal RI, Peluang Pasar Global USD3,56 T
Pasar halal global sedang tumbuh dengan cepat, dan industri halal Indonesia punya semua modal untuk ikut menikmatinya. Pemerintah pun mulai serius bergerak. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kini memperkuat ekosistem industri halal nasional sebagai salah satu strategi meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
Dan ini bukan gerakan dari nol. Dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025 yang dirilis Dinar Standard, Indonesia berhasil mempertahankan posisi peringkat ketiga dunia dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI), konsisten selama tiga tahun berturut-turut.
Baca juga: Bedah Keberkahan Investasi Halal dan 6 Instrumen yang Bisa Dimiliki
Di sektor modest fashion, Indonesia bahkan menempati peringkat pertama dunia, mengungguli Turki dan Uni Emirat Arab. Di sektor investasi halal, Indonesia tercatat sebagai negara tujuan investasi halal tertinggi di dunia dengan 40 transaksi senilai USD1,6 miliar sepanjang 2023, melampaui UEA dan Arab Saudi.
Pasar Halal Global: Angkanya Besar, Peluangnya Nyata
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut industri halal sebagai sektor strategis dengan prospek yang sangat besar. Bukan tanpa dasar.
"Secara global, konsumsi umat Muslim dunia pada enam sektor ekonomi syariah telah mencapai USD2,6 triliun pada tahun 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD3,56 triliun pada tahun 2029," kata Agus dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
Dari sisi domestik, potensinya tidak kalah besar. Pada 2025, jumlah penduduk Muslim Indonesia mencapai 248,6 juta jiwa atau 87,13 persen dari total populasi. Konsumsi rumah tangga mereka tercatat sebesar Rp12.834 triliun, dengan potensi belanja penduduk Muslim yang diperkirakan mencapai Rp11.182 triliun.
"Kami melihat kebutuhan industri halal, baik di pasar domestik maupun global, terus meningkat sehingga terdapat potensi ekonomi dan potensi pasar yang sangat besar," ujar Agus.
Industri Halal Indonesia Tumbuh, Ini Saatnya Investor Bergerak
Pertumbuhan industri halal bukan hanya kabar baik bagi pengusaha. Bagi investor yang selama ini mencari instrumen yang tidak hanya menguntungkan tapi juga tenang di hati, momentum ini membuka peluang yang sangat konkret.
Bisnis-bisnis di ekosistem halal, mulai dari makanan dan minuman, logistik, hingga layanan kesehatan, sedang tumbuh dan membutuhkan modal untuk berkembang. Dan ketika Anda ikut mendanai bisnis-bisnis ini lewat instrumen yang sesuai syariah, Anda bukan hanya mengejar return, tapi juga ikut menjadi bagian dari pertumbuhan industri halal Indonesia.
Pertanyaannya: di mana instrumen investasinya bisa ditemukan dengan akad yang jelas, diawasi pakar fikih muamalah, dan insya Allah bebas dari riba, gharar, dan kezaliman?
Investasi di Bisnis Nyata Lewat LBS Urun Dana
LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding berizin OJK yang mempertemukan investor dengan bisnis-bisnis nyata yang beroperasi di Indonesia, lewat skema saham atau sukuk. Setiap produk diawasi langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, Pakar Fikih Muamalah Kontemporer sekaligus Founder LBS Urun Dana. Akad setiap listing dirancang agar insya Allah halal, bebas dari riba, gharar, dan kezaliman.
Bukan sekadar menitipkan uang di instrumen yang tidak jelas ke mana alirannya, tapi benar-benar ikut memiliki bagian dari bisnis yang beroperasi nyata di Indonesia, dalam bentuk saham atau sukuk.
- Minimum investasi mulai Rp1.000.000
- Insya Allah bebas dari riba, gharar, dan kezaliman
- Diawasi langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA.
Baca juga: Sengit! 8 Indikator Ekonomi Indonesia 2026: Kuat di Mana, Rapuh di Mana?
Salah satu listing yang sedang berjalan saat ini adalah Sukuk SMS dari PT Sahabat Multi Sarana, vendor tetap lebih dari 16 perusahaan multinasional di industri otomotif, elektronik, dan logistik. Ada yang ingin didiskusikan dulu sebelum memutuskan? Tim LBS siap diajak ngobrol:
- Wisnu: Chat via WhatsApp
- Faris: Chat via WhatsApp
- Dwian: Chat via WhatsApp
Atau langsung saja. Daftar di lbs.id dan mulai dari bisnis yang Anda percaya, dengan cara yang tenang di hati.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






