investasi

calendar_today

12 Maret 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Ditinjau oleh Arief Firmanto

Catet! Fakta Penting Seputar Dividen Yield, Jadi Investor Cerdas Anti FOMO!

Banyak investor, terutama yang masih pemula, sering kali merasa ragu atau bingung dengan dividen yield. Mereka berpikir jika dividen yield rendah, berarti saham tersebut tidak menguntungkan atau perusahaan tersebut tidak baik. Padahal, dividen yield yang rendah tidak selalu berarti perusahaan buruk.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu dividen yield? bagaimana cara menghitungnya? serta faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat mengevaluasi dividen yield suatu saham.

Apa Itu Dividen Yield?

Dividen yield adalah rasio yang menunjukkan persentase dividen yang dibayarkan perusahaan dibandingkan dengan harga sahamnya. Menurut Investopedia, rumusnya adalah membagi dividen per saham dengan harga saham.

Bagi investor, dividen yield digunakan untuk menilai seberapa banyak keuntungan yang didapat dari dividen relatif terhadap harga saham. Asosiasi Emiten Indonesia menjelaskan bahwa pemahaman tentang dividen yield membantu investor membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan terinformasi, serta memilih saham yang memberikan imbal hasil dividen yang baik.

Kapan Dividen Dibagikan?

Dividen dibagikan oleh perusahaan setiap tahun, meskipun beberapa perusahaan memilih untuk membayar dividen kuartalan atau semi-tahunan. Pembagian dividen dilakukan setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) yang menyetujui pembagian dividen berdasarkan laba yang dihasilkan perusahaan. Pembayaran dividen ini bisa terjadi dalam bentuk tunai atau saham baru, tergantung kebijakan perusahaan.

Baca juga: Wow! Bisnis Restoran Sambal Ternyata Banjir Cuan, Awas Nyesel Kalo Gak Invest!

Cara Menghitung Dividen Yield

Dividen yield adalah rasio yang digunakan untuk mengukur hasil dividen yang diterima investor berdasarkan harga saham perusahaan. Untuk menghitung dividen yield, Anda dapat menggunakan rumus berikut: Dividen Tahunan Per Saham dibagi Harga Per Saham dikali 100%

Misalnya, jika harga saham PT XYZ Tbk adalah Rp8.000 dan dividen tahunan per saham sebesar Rp320, maka dividen yield PT XYZ Tbk adalah 4%.

Dengan rumus dividen yield dan cara menghitung dividen yield ini, investor dapat menilai seberapa besar keuntungan yang bisa diperoleh dari dividen relatif terhadap harga saham yang dibeli. 

Demi mendapatkan hasil yang lebih akurat, investor sebaiknya juga memperhatikan frekuensi pembayaran dividen dan riwayat dividen perusahaan, agar dapat memahami keberlanjutan pembagian dividen di masa depan.

Perbedaan Dividen Yield dan Dividend Payout Ratio

Dividen yield mengukur seberapa besar dividen yang diterima investor dibandingkan dengan harga saham. Ini memberi gambaran tentang keuntungan dividen yang didapatkan investor.

Dividend Payout Ratio (DPR) mengukur seberapa besar laba perusahaan yang dibagikan sebagai dividen. Ini menunjukkan keberlanjutan dividen yang dibayar perusahaan.

Artinya Dividen yield fokusnya pada keuntungan dividen bagi investor berdasarkan harga saham. Sedangkan Dividend Payout Ratio (DPR) Fokus pada proporsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Keduanya membantu investor menilai hasil dividen dan keberlanjutan dividen perusahaan.

Fakta Penting Seputar Dividen Yield 

Berikut adalah beberapa fakta penting tentang dividen yield yang perlu diketahui oleh setiap investor:

1. Interpretasi Besaran Dividen Yield

Semakin tinggi dividen yield, semakin besar dividen yang dibayarkan perusahaan dibandingkan dengan harga sahamnya. Misalnya, jika harga saham Rp100.000 dan dividen Rp10.000, maka dividen yield-nya adalah 10%. Namun, dividen yield tinggi tidak selalu berarti investasi yang lebih baik. Bisa jadi ini disebabkan oleh harga saham yang rendah, yang mencerminkan risiko tinggi. 

2. Pahami Risiko Dibalik Dividen Yield Tinggi

Meskipun dividend yield tinggi sangat menggoda, investor perlu tahu risiko yang menyertainya. Perusahaan yang membayar dividen tinggi mungkin kesulitan mempertahankan pembayarannya jika kinerjanya menurun atau harga saham turun. Jadi, meskipun dividen yield tinggi terlihat menarik, kinerja perusahaan harus dipertimbangkan.

Namun, dividen yield rendah bukan berarti tidak menguntungkan. Selain dividen yield, investor juga bisa memperoleh capital gain atau keuntungan dari kenaikan harga saham dan growth capital atau kemajuan nilai perusahaan dari waktu ke waktu. 

Jadi meskipun dividen yield adalah faktor penting, potensi capital gain dan growth capital yang datang dari kinerja perusahaan yang solid dapat memberikan keuntungan jangka panjang bagi investor.

3. Berapa Persentase Wajar Dividen Yield Saham?

Tidak ada angka pasti untuk dividen yield yang dianggap wajar, tetapi secara umum, dividen yield di bawah 4% dianggap wajar sebagaimana merujuk pada Investopedia. Sementara itu, dividen yield yang lebih tinggi bisa menandakan risiko lebih besar. 

Sebelum memilih saham dengan yield tinggi, pastikan untuk menganalisis kinerja perusahaan, laporan keuangannya, dan kondisi pasar. Dividen yield tinggi memang menarik, namun tanpa fundamental yang kuat, risikonya bisa meningkat.

Baca juga: Asoy! Saham Sambal Bakar Mang Ujang Siap Listing, Ini Prospek Bisnisnya!

Miliki Restoran Sambal Bakar Modal Rp500 Ribuan!

PT Mang Ujang Indonesia buka kesempatan bagi Anda investasi saham untuk mendanai ekspansi outlet baru Sambal Bakar Mang Ujang.

Dengan modal yang terjangkau, Anda dapat menjadi bagian dari restoran sambal bakar pertama di Indonesia.  Sambal Bakar Mang Ujang menunjukkan kinerja keuangan yang solid, dengan data keuangan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif:

a. Omzet 2024: Rp11,4 miliar
b. Laba Bersih 2024: Rp1,1 miliar
c. Omzet 2025: Rp12,1 miliar
d. Laba Bersih 2025: Rp1,8 miliar
e. Proyeksi Omzet 2026: Rp17,5 miliar
d. Proyeksi Laba Bersih 2026: Rp2,13 miliar

Angka-angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sekitar 63%, menjadikan Sambal Bakar Mang Ujang sebagai peluang investasi yang menjanjikan. Berikut adalah detail lengkap investasi ini:

Baca juga: Ciamik! RSIA Annisa Bagikan Dividen Rp1,74 Miliar, Siap Ngegas di Tahun 2026

a. Total Penerbitan Saham: Rp5.403.212.850
b. Harga per Lembar Saham: Rp17.850
c. Pembelian Saham Minimal: Rp517.650
d. Jumlah Saham Ditawarkan: 302.701 lembar
e. Proyeksi Dividen Payout Ratio: 50%
f. Indikasi Dividen Yield 2026: 1,60%

Saham Sambal Bakar Mang Ujang bisa Anda miliki melalui platform securities crowdfunding LBS Urun Dana. Ayo daftar atau login sekarang dan mulailah jadi bagian perjalanan bisnis Sambal Bakar Mang Ujang! 

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID