investasi
19 Juni 2026
Naufal Mamduh
Paten! Sukuk NusaQu Listing di LBS Urun Dana, Rekam Jejak Patut Dipertimbangkan
Mencari investasi untuk pemula yang berpijak pada kebutuhan pangan nasional yang nyata? Anda berada di tempat yang tepat. PT Nusa Sentosa Indonesia resmi membuka Penawaran Sukuk Musyarakah Berkelanjutan Tahap IV Tahun 2026, atau Sukuk NusaQu, melalui platform securities crowdfunding LBS Urun Dana. Sukuk yang terhimpun akan digunakan untuk proyek pengadaan hewan kurban sapi dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1448H, sebagai salah satu kegiatan usaha penerbit.
Defisit Daging Sapi 263 Ribu Ton: Peluang yang Belum Tergarap
Industri peternakan sapi potong Indonesia sedang bertransformasi besar, didorong oleh target swasembada pangan pemerintah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, populasi sapi potong nasional tahun ini tercatat 13.549.850 ekor, dengan Nusa Tenggara Timur dan Jawa Tengah sebagai penopang utama pasokan. Produksi daging sapi dan kerbau nasional pada 2025 pun naik menjadi 515.597 ton dari 488.217 ton di tahun sebelumnya.
Namun gap antara produksi dan konsumsi masih besar. Proyeksi Kementerian Pertanian mencatat defisit daging sapi nasional sekitar 263.400 ton pada 2024, sebuah angka yang justru menunjukkan terbukanya peluang usaha penggemukan sapi.
Bayangkan saja, selisih sebesar itu artinya masih banyak permintaan yang menunggu untuk dipenuhi. Di tengah celah pasar inilah PT Nusa Sentosa Indonesia menjalankan bisnisnya dan membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi lewat Sukuk NusaQu.
Menyongsong Idul Adha 1448 H: Belajar dari Tren Positif 2026
Salah satu tujuan utama penerbitan Sukuk NusaQu Tahap IV adalah membiayai pengadaan hewan sapi kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1448 H. Agar gambaran prospeknya lebih jelas, ada baiknya melihat kondisi pasar hewan kurban Idul Adha 2026 sebagai patokan.
Tahun 2026, pasar hewan kurban Indonesia mencatatkan surplus pasokan mencapai 891.000 ekor. Kementerian Pertanian memastikan stok nasional berada di angka sekitar 3.246.000 ekor, jauh melampaui kebutuhan masyarakat yang diperkirakan sekitar 2.355.000 ekor.
Tren surplus dan permintaan yang stabil ini menjadi modal optimisme menyongsong persiapan Idul Adha 1448 H, sekaligus melengkapi bisnis penggemukan sapi NusaQu yang sudah punya dua musim panen permintaan: kebutuhan harian dan lonjakan musiman kurban.
Mengenal Sukuk NusaQu
PT Nusa Sentosa Indonesia, atau NusaQu, merupakan startup agritech di bidang peternakan sapi, kambing, dan domba yang berfokus pada penggemukan dengan memanfaatkan platform digital, mengintegrasikan peternakan dari hulu ke hilir melalui Integrated Farming System. Berlokasi di Tajurhalang, Bogor, NusaQu melayani kebutuhan di wilayah Jabodetabek serta beberapa daerah lain seperti Sukabumi dan Bandung.
Baca juga: Sumringah! Bagi Hasil Sukuk Mei-Juni 2026, Anda Sudah Kebagian?
Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan NusaQu pada periode Januari hingga Mei 2026 tercatat Rp19.336.500.000, setara 75,9% dari total pendapatan sepanjang FY2025 hanya dalam waktu 5 bulan, mengindikasikan akselerasi penjualan yang signifikan. Margin laba kotor juga tetap konsisten di kisaran tinggi, dari 34,0% pada FY2024 naik ke 48,6% pada FY2025 dan 48,1% pada Januari–Mei 2026. Margin laba bersih periode yang sama berada di 8,1%, lebih tinggi dibandingkan FY2025 yang sebesar 5,9%.
Rekam Jejak Sukuk NusaQu
Bagi Anda yang masih ragu, lihat rekam jejak Sukuk NusaQu Tahap III: modal investasi yang dihimpun sebesar Rp2.690.000.000 dengan imbal hasil yang dibagikan sebesar Rp343.782.000, dan seluruh kewajiban diselesaikan dengan amanah pada 4 Juni 2026. Rekam jejak pembayaran konsisten ini menjadi indikator penting saat menimbang kelayakan penawaran sukuk, terutama bagi Anda yang baru mengenal securities crowdfunding.
Detail Penawaran Sukuk NusaQu Tahap IV
- Nama Efek: Sukuk Musyarakah Berkelanjutan PT Nusa Sentosa Indonesia Tahap IV Tahun 2026
- Nilai Nominal Sukuk: Rp4.700.000.000
- Jangka Waktu: 11 Bulan
- Proyeksi ROI: 14,00% per annum (proyeksi 12 bulan)
- Minimal Investasi: Rp1.000.000
Mulai Investasi Sekarang
Pelajari profil bisnis dan dokumen penawaran Sukuk NusaQu selengkapnya di lbs.id. Jika membutuhkan pendampingan sebelum memutuskan investasi, tim LBS Urun Dana siap membantu:
- Wisnu: Link WhatsApp
- Faris: Link WhatsApp
- Dwian: Link WhatsApp
Kuota pendanaan Sukuk NusaQu hanya Rp4,7 miliar dan terbuka untuk umum. Mengingat momentumnya yang bertepatan dengan persiapan kurban, peminat biasanya datang lebih cepat dari perkiraan.
Begitu kuota penuh, penawaran resmi ditutup dan tidak bisa diakses lagi, jadi jangan sampai Anda baru memutuskan setelah kesempatannya berlalu. Segera daftar atau login di lbs.id dan amankan porsi Anda sekarang di sini.
Keistimewaan Sukuk di LBS Urun Dana
Di LBS Urun Dana, setiap sukuk yang listing melewati kurasi ketat dari tiga sisi: administrasi, kinerja bisnis proyek, dan kepatuhan syariah sehingga perusahaan yang listing dipastikan bebas utang riba. Seluruh transaksinya pun dibimbing dan diawasi langsung oleh Founder LBS Urun Dana sekaligus Pakar Fikih Muamalah Kontemporer, Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA.
Baca juga: Oke Gas! Ini 10 Investasi Terbaik 2026, Chip In Sekarang Cuan Tahun Depan!
Disclaimer
Investasi sukuk dan saham melalui platform securities crowdfunding memiliki risiko, termasuk risiko gagal bayar dan risiko likuiditas. Investasikan hanya dana yang siap Anda tempatkan hingga tenor berakhir. Pastikan Anda membaca prospektus sebelum berinvestasi. LBS Urun Dana adalah platform resmi berizin dan diawasi OJK.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






