investasi

calendar_today

7 April 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Solid! Ini Cara LBS Urun Dana Bikin RSIA Annisa Naik Level Lebih Profesional

Bagi banyak pengusaha, pendanaan sering dipandang sebagai solusi untuk menambah modal. Namun bagi Salman Al Farisi, CEO PT Kartini Bangun Bangsa (RSIA Annisa), pendanaan justru menjadi titik awal perubahan yang jauh lebih besar dari sekadar finansial. 

Bersama LBS Urun Dana sebagai securities crowdfunding berizin OJK, perubahan itu tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga dari cara bisnis dijalankan, mulai dari sistem yang lebih tertata, laporan keuangan yang lebih rapi, hingga arah usaha yang semakin jelas dan siap berkembang.

Dari Sekadar Berjalan, Menjadi Siap Bertumbuh

Salman mengungkapkan bahwa sebelum mendapatkan pendanaan berbasis saham RSIA Annisa, bisnis yang dijalankan masih berada pada fase bertahan. Operasional tetap berjalan, namun belum didukung dengan sistem yang benar-benar matang, terutama dalam hal laporan keuangan.

“Dulu, karena belum ada investor, laporan keuangan belum terlalu kita teliti. Yang penting operasional rumah sakit tetap berjalan,” jelasnya.

Namun setelah mendapatkan pendanaan melalui securities crowdfunding LBS Urun Dana perubahan mulai terasa secara nyata. Kini, RSIA Annisa terbiasa menyusun laporan keuangan secara berkala. Setiap tiga bulan, laporan sudah siap untuk dipublikasikan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas data, tetapi juga membentuk budaya kerja yang lebih profesional.

“Budaya kami jadi lebih profesional, dan tim juga semakin solid,” tambah Salman.

Transparansi sebagai Kunci Pertumbuhan Bisnis

Salah satu perubahan terbesar yang dirasakan adalah meningkatnya transparansi dalam perusahaan. Dengan adanya investor, tidak ada lagi informasi yang ditutup-tutupi. Seluruh tim memahami arah bisnis ke depan, sehingga keputusan bisa diambil lebih cepat dan terarah.

“Keterbukaan membuat semua orang tahu apa yang akan kita lakukan ke depan,” ujarnya.

Bagi Salman Al Farisi, menjadi perusahaan terbuka bukanlah risiko, tetapi langkah percepatan. Dengan melibatkan investor, bisnis didorong menjadi lebih profesional, lebih terstruktur, dan siap berkembang ke skala yang lebih besar.

“Melibatkan investor itu bukan hanya berbagi risiko, tapi juga berbagi keuntungan dan mendorong kita untuk bertumbuh,” ungkapnya.

Baca juga: Ciamik! RSIA Annisa Bagikan Dividen Rp1,74 Miliar, Siap Ngegas di Tahun 2026

Dalam proses ini, laporan keuangan menjadi fondasi utama. Dari sanalah investor menilai kualitas bisnis. Tanpa data yang jelas, bisnis yang terlihat ramai belum tentu sehat.

“Laporan keuangan itu nomor satu. Dari situlah perusahaan dinilai. Tanpa itu, kita tidak punya data untuk ditawarkan ke publik,” tegasnya.

Dengan laporan keuangan yang rapi dan terstruktur, perusahaan menjadi lebih dipercaya dan lebih siap untuk mendapatkan pendanaan serta melangkah ke tahap berikutnya.

Pembekalan Fiqih Muamalah Bisnis dari LBS Urun Dana

Menurut Salman, salah satu hal yang membedakan LBS Urun Dana dari platform lain adalah adanya pembekalan nilai sebelum bisnis berkembang lebih jauh. Melalui program seperti Internal Syariah Programming (ISP), pengusaha dibekali pemahaman tentang prinsip muamalah agar bisnis terhindar dari riba, gharar, dan praktik yang tidak adil.

“Di LBS, kami tidak hanya mendapatkan pendanaan, tapi juga pembekalan agar bisnis terhindar dari riba, gharar, dan praktik dzalim,” jelasnya.

Pendekatan ini sejalan dengan komitmen LBS Urun Dana yang didirikan dan dibimbing oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA sebagai pakar fikih muamalah kontemporer, yang menekankan pentingnya menghindari praktik ribawi dalam setiap transaksi di platform.

Bagi Salman, pembekalan ini menjadi fondasi penting dalam menjalankan bisnis yang tidak hanya berkembang, tetapi juga bertanggung jawab. Hal inilah yang membuat LBS Urun Dana memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan platform pendanaan lainnya.

Baca juga: Kasih Paham! LBS Urun Dana, Securities Crowdfunding untuk Investasi & Pendanaan

Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa di era digital saat ini, pelaku usaha tidak boleh pasif. Akses informasi terbuka luas, sehingga pengusaha perlu aktif mencari tahu dan memanfaatkan peluang yang ada untuk mengembangkan bisnisnya.

Segera Listing Saham Annisa Maju Abadi

Manfaatkan syawal ini untuk mulai investasi saham. Segera hadir, peluang investasi saham PT Annisa Maju Abadi, pemilik Klinik Pratama Annisa Medika I Pekanbaru dan anak perusahaan PT Kartini Bangun Bangsa (RSIA Annisa), hanya di LBS Urun Dana. 

Login atau daftar, lengkapi KYC, dan siapkan diri Anda untuk langsung berinvestasi saat penawaran perdana dimulai.

Tentang LBS Urun Dana 

LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding berizin dan diawasi oleh OJK. Di LBS Urun Dana Anda dapat berinvestasi mulai dari Rp1 juta pada instrumen sukuk dan saham berbasis bisnis riil, sekaligus memiliki bagian dari pertumbuhan usaha yang dijalankan.

Bagi pengusaha visioner, LBS Urun Dana juga menyediakan akses pendanaan mulai dari Rp500 juta hingga Rp10 miliar untuk mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis. LBS Urun Dana didirikan dan dibimbing oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi sebagai pakar fikih muamalah, sehingga setiap proses dijalankan dengan prinsip yang jelas, transparan, dan profesional.

Silakan daftar atau login untuk mulai berinvestasi dan ajukan pendanaan sekarang, hanya di LBS Urun Dana.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID