berita
1 September 2026
Naufal Mamduh
Crazy Rich! Terungkap 10 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes per Agustus 2026
Siapa saja orang terkaya Indonesia saat ini? Forbes Billionaires per Agustus 2026 kembali merilis daftar taipan Indonesia yang masuk jajaran orang terkaya dunia. Kekayaan mereka berasal dari berbagai sektor, mulai dari batu bara, petrokimia, perbankan, tembakau, hingga pusat data dan kelapa sawit. Sebagaimana dikutip dari CNBC, berikut daftar lengkapnya.
1. Low Tuck Kwong — US$19,3 Miliar
Taipan batubara ini menempati posisi teratas dengan kekayaan US$19,3 miliar, menempatkannya di peringkat 142 orang terkaya dunia. Forbes mencatat nilai kekayaannya mengalami perubahan sebesar negatif US$588,1 juta atau turun 2,96% dalam periode terkini.
2. Prajogo Pangestu — US$16,8 Miliar
Prajogo Pangestu berada di urutan kedua dengan kekayaan US$16,8 miliar, menempati peringkat 175 dunia. Kekayaannya terutama berasal dari bisnis petrokimia dan energi.
3. R. Budi Hartono — US$16,4 Miliar
Budi Hartono menempati peringkat 180 dunia dengan total kekayaan US$16,4 miliar. Sumber kekayaannya berasal dari bisnis perbankan dan tembakau.
Baca juga: Ciamik! Pembiayaan Pindar untuk UMKM Kian Moncer, OJK Ungkap Faktanya!
4. Anthoni Salim — US$11,1 Miliar
Dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, Anthoni Salim berada di peringkat 316 dunia dengan kekayaan US$11,1 miliar. Forbes mencatat kenaikan kekayaannya sebesar US$44,2 juta atau 0,40% dalam periode terkini.
5. Tahir & Family — US$9,7 Miliar
Keluarga Tahir menempati peringkat 368 dunia dengan total kekayaan US$9,7 miliar yang bersumber dari bisnis yang terdiversifikasi.
6. Sri Prakash Lohia — US$8,6 Miliar
Sri Prakash Lohia berada di peringkat 446 dunia dengan kekayaan US$8,6 miliar. Sumber kekayaannya berkaitan erat dengan bisnis petrokimia.
7. Otto Toto Sugiri — US$8,3 Miliar
Berbeda dari nama-nama sebelumnya, Otto Toto Sugiri membangun kekayaannya dari sektor data center. Ia menempati peringkat 462 dunia dengan kekayaan US$8,3 miliar.
8. Marina Budiman — US$5,9 Miliar
Marina Budiman menempati peringkat 705 dunia dengan kekayaan US$5,9 miliar. Sama seperti Otto Toto Sugiri, sumber kekayaannya dikaitkan dengan sektor data center.
9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono — US$5 Miliar
Taipan yang menempati peringkat 845 dunia ini membangun kekayaannya dari portofolio bisnis kelapa sawit dan pertambangan nikel dengan total kekayaan US$5 miliar.
10. Theodore Rachmat — US$4,8 Miliar
Theodore Rachmat menutup daftar ini dengan kekayaan US$4,8 miliar di peringkat 900 dunia, bersumber dari bisnis yang terdiversifikasi.
Sektor Apa yang Paling Banyak Melahirkan Orang Kaya Indonesia?
Dari 10 nama di atas, ada pola menarik yang bisa dicermati:
- Petrokimia dan energi — 2 nama (Prajogo Pangestu, Sri Prakash Lohia)
- Data center — 2 nama (Otto Toto Sugiri, Marina Budiman)
- Bisnis terdiversifikasi — 3 nama (Anthoni Salim, Tahir & Family, Theodore Rachmat)
- Batu bara — 1 nama (Low Tuck Kwong)
- Perbankan dan tembakau — 1 nama (R. Budi Hartono)
- Kelapa sawit dan nikel — 1 nama (Lim Hariyanto)
Yang menarik untuk dicermati adalah munculnya dua nama dari sektor data center dalam daftar ini. Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman membuktikan bahwa infrastruktur digital kini sudah menjadi salah satu mesin kekayaan terbesar di Indonesia, bersaing dengan sektor komoditas yang selama ini mendominasi.
Baca juga: Full Senyum! 7 Hal Penting di Balik Ekonomi RI yang Tumbuh 5,29% di Kuartal II 2026
Sementara bisnis terdiversifikasi tetap menjadi fondasi yang kuat. Tiga dari sepuluh orang terkaya Indonesia membangun kekayaan mereka bukan dari satu sektor saja, tapi dari portofolio yang tersebar di berbagai industri, sebuah strategi yang mencerminkan prinsip dasar manajemen risiko dalam investasi jangka panjang.
Artikel ini disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan literasi keuangan publik. Informasi yang termuat tidak merepresentasikan pandangan resmi, kebijakan, maupun skema transaksi dan investasi yang berlaku di LBS Urun Dana.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






