inspirasi nabawiyah
30 Agustus 2026
Naufal Mamduh
Teladan! Kisah Sa'ad bin Rabi', Sahabat Dermawan yang Mengajarkan Arti Pengorbanan
Dalam sejarah Islam, ada sahabat yang namanya melekat erat dengan dua kata: dermawan dan pengorbanan. Sa'ad bin Rabi' radhiallahu 'anhu adalah salah satunya. Mari simak kisah selengkapnya bersama-sama.
Mengenal Sa'ad bin Rabi'
Sa'ad bin Rabi' lahir di Madinah dan tumbuh sebagai salah satu pemimpin terkemuka dari suku Khazraj, salah satu dari dua suku besar Madinah. Ia dikenal sebagai orang yang berani, disegani kaumnya, dan merupakan salah satu dari kekayaan Anshar terbesar di Madinah.
Ketika Nabi Muhammad ﷺ berhijrah ke Madinah, Sa'ad termasuk dalam golongan yang pertama membuka hati terhadap Islam. Ia bahkan menjadi salah satu dari 70 orang yang ikut dalam Baiat Aqabah Kedua, perjanjian rahasia antara kaum Anshar dan Nabi ﷺ untuk melindungi beliau sebelum hijrah resmi dimulai.
Persaudaraan yang Menggetarkan Hati
Setelah hijrah, Rasulullah ﷺ mempersaudarakan kaum Muhajirin yang datang dari Mekah dengan kaum Anshar penduduk Madinah. Sa'ad bin Rabi' dipersaudarakan dengan Abdurrahman bin Auf, salah satu sahabat dari kaum Muhajirin.
Berdasarkan riwayat Anas bin Malik yang tercatat dalam Shahih Bukhari, Sa'ad menyambut saudaranya dengan tawaran yang luar biasa.
"Saudaraku, aku adalah penduduk Madinah yang dikaruniai banyak harta. Silakan pilih separuh hartaku dan ambillah," kata Sa'ad kepada Abdurrahman.
Baca juga: Menyentuh Hati! Kisah Amru bin Al-Jamuh, Sahabat yang Syahid Meski Fisik Tak Sempurna
Abdurrahman bin Auf menolak dengan penuh rasa syukur. Ia hanya meminta satu hal: ditunjukkan di mana letak pasar. Dengan modal dua dinar, Abdurrahman mulai berdagang. Karena karunia Allah ﷻ dan kesungguhannya, hartanya terus bertambah hingga ia menjadi salah satu pedagang paling sukses di Madinah.
Keikhlasan Sa'ad dalam berbagi bukan sekadar kedermawanan biasa. Ini adalah cerminan dari nilai itsar, yaitu mendahulukan kepentingan saudaranya di atas kepentingan dirinya sendiri, sebagaimana yang Allah ﷻ sebutkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Hasyr ayat 9.
Orang-orang (Anshar) yang telah menempati kota (Madinah) dan beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin) mencintai orang yang berhijrah ke (tempat) mereka. Mereka tidak mendapatkan keinginan di dalam hatinya terhadap apa yang diberikan (kepada Muhajirin). Mereka mengutamakan (Muhajirin) daripada dirinya sendiri meskipun mempunyai keperluan yang mendesak. Siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran itulah orang-orang yang beruntung.
Perang Badar dan Uhud: Keberanian di Medan Tempur
Sa'ad bin Rabi' tidak hanya dikenal karena kedermawanannya. Ia juga seorang pejuang yang berani di medan perang. Dalam Perang Badar, pertempuran pertama antara kaum muslimin dan kaum Quraisy Mekah, Sa'ad menunjukkan keberanian yang nyata dan menjadi salah satu tokoh penting dalam kemenangan kaum muslimin.
Pada Perang Uhud di bulan Syawal 3 H / 625 M, Sa'ad kembali maju ke medan tempur. Pertempuran ini menjadi salah satu ujian terberat bagi kaum muslimin. Banyak sahabat yang gugur, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi ﷺ.
Sa'ad bin Rabi' Syahid di Uhud
Sa'ad bin Rabi' gugur sebagai syahid dalam Perang Uhud. Ia dimakamkan bersama Kharijah bin Zaid, sesama syahid Uhud, dalam satu liang lahat. Wafatnya menjadi kehilangan besar bagi kaum muslimin yang mengenal betul ketulusan dan pengorbanannya.
Nama Sa'ad bin Rabi' dikenang bukan hanya karena keberaniannya di medan perang, tapi juga karena cara ia memperlakukan saudaranya. Ia membuktikan bahwa kekayaan yang paling berharga bukan yang kita simpan, tapi yang kita bagikan dengan ikhlas di jalan Allah ﷻ.
Baca juga: Suri Tauladan! Kisah Jabir bin Abdullah, Sahabat Nabi ﷺ yang Amanah dan Ikhlas
Sa'ad bin Rabi' wafat pada 3 H / 625 M. Semoga Allah ﷻ meridhoinya, mengampuni dosanya, dan mengumpulkannya bersama Rasulullah ﷺ di surga. Aamiin.
Profil LBS Urun Dana
LBS Urun Dana, platform securities crowdfunding berizin OJK dan di bawah bimbingan Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, Founder LBS Urun Dana dan Pakar Fikih Muamalah.
Ingin belajar lebih dalam soal Fikih Muamalah dari pakarnya? Ikuti Tabayyun, dipandu langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, dan diadakan secara rutin oleh LBS Urun Dana. Daftarkan diri disini.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






