investasi

calendar_today

15 Februari 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Ditinjau oleh Arief Firmanto

Ajib! Pahami LEDX, Fitur Jagoan Investor Tangkap Peluang Saham di Pasar Sekunder

Pasar Sekunder menjadi momen yang ditunggu oleh investor saham karena membuka kesempatan untuk membeli maupun menjual saham dari bisnis yang telah berkembang di securities crowdfunding LBS Urun Dana. Momentum ini memungkinkan investor untuk mengambil peluang baru, memperkuat portofolio, dan memanfaatkan pergerakan pasar yang tersedia secara transparan. 

Mari simak apa itu Pasar Sekunder LBS Urun Dana dan bagaimana LEDX membantu Anda memantau peluang investasi saham secara lebih jelas dan terukur.

Apa Itu Pasar Sekunder LBS Urun Dana? 

Pasar Sekunder adalah solusi bagi investor yang ingin melakukan investasi saham dari perusahaan di sektor rill. Melalui fitur ini, investor dapat membeli atau menjual saham dari emiten yang tersedia selama periode pasar masih dibuka. Hal ini membantu investor mengelola portofolio, mengambil peluang baru, dan mengoptimalkan hasil investasi saham secara lebih terukur.

Mulai tahun ini, Pasar Sekunder LBS Urun Dana akan diadakan empat kali dalam setahun. Periode pertama akan dibuka pada 2 hingga 13 Maret 2026 atau 10 hari kerja, memberikan kesempatan bagi investor untuk melakukan investasi saham dan transaksi secara transparan dan terstruktur. 

Didukung oleh LEDX (LBS Equity Crowdfunding Index), investor juga dapat memantau pergerakan saham dengan lebih jelas, sehingga keputusan investasi saham dapat dilakukan dengan lebih percaya diri. Berikut ini daftar emiten yang akan hadir di Pasar Sekunder LBS:

1. Harvies Coffee

Harvies Coffee adalah brand kopi asal Banda Aceh yang berdiri sejak 2014 dan berhasil membangun identitas kuat melalui kualitas produk dan loyalitas pelanggan. Dengan beberapa gerai aktif dan strategi ekspansi yang terukur, Harvies menunjukkan fondasi bisnis yang stabil di sektor F&B.

2. Makacha Bakery

Makacha Bakery adalah brand asal Pekanbaru yang mengangkat Bolu Kemojo, kue tradisional khas Riau, menjadi produk modern bernilai tinggi. Dengan branding budaya dan inovasi produk, Makacha berhasil memperluas pasar dan memperkuat posisinya.

3. Frutta Gelato

Frutta Gelato adalah brand gelato halal premium berbasis di Bali yang fokus pada kualitas bahan dan diferensiasi produk. Brand ini memiliki positioning kuat di segmen lifestyle halal yang terus berkembang.

4. Radaza D’mamam

Radaza D’mamam bergerak di sektor frozen food sehat untuk balita, segmen niche dengan permintaan stabil. Fokus pada kualitas dan edukasi membuat Radaza memiliki basis pelanggan yang loyal.

Baca juga: Join! Investasi Saham CilokKu, Bisnis Frozen Food yang Terus Melejit

5. RSIA Annisa

RSIA Annisa adalah rumah sakit ibu dan anak yang telah beroperasi sejak 1997 di Pekanbaru. Dengan reputasi yang kuat dan layanan kesehatan yang stabil, RSIA Annisa menjadi bisnis sektor kesehatan yang berkelanjutan.

6. MFlash 

MGI Tiga Indonesia (MFlash) adalah perusahaan jasa perbaikan gadget yang melayani handphone, tablet, laptop, dan printer, dengan lebih dari 10.000 perangkat yang telah ditangani, menunjukkan pengalaman dan permintaan layanan yang stabil, khususnya di wilayah Jabodetabek. 

Mulai tahun ini, saham MFlash akan tersedia di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, memberikan kesempatan bagi investor untuk melakukan investasi saham dan berpartisipasi dalam pertumbuhan bisnis MFlash melalui transaksi yang transparan di platform securities crowdfunding LBS.

Investasi Cerdas Bersama LEDX 

Tersedia fitur baru untuk mendukung investor dalam melakukan investasi saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, yaitu LEDX (LBS Equity Crowdfunding Index). LEDX adalah indeks yang mencerminkan kinerja seluruh saham di Pasar Sekunder, sehingga investor dapat memantau pergerakan pasar secara jelas dan transparan, serta memahami kondisi pasar dengan lebih baik.

Berbeda dengan melihat satu saham secara individu, LEDX memberikan gambaran yang lebih luas. Investor dapat langsung memahami kondisi pasar secara keseluruhan hanya dengan melihat pergerakan indeks ini. Jika LEDX naik, artinya mayoritas saham di platform mengalami kenaikan. Sebaliknya, jika LEDX turun, itu menunjukkan adanya tekanan atau koreksi di pasar.

Fungsi Utama LEDX Bagi Investor

LEDX memiliki beberapa fungsi penting yang membantu investor dalam mengambil keputusan:

1. Mengukur performa pasar secara keseluruhan

LEDX memberikan gambaran umum apakah pasar sedang dalam kondisi bullish (naik), bearish (turun), atau sideways (stabil).

2. Menjadi indikator sentimen investor

Pergerakan indeks mencerminkan tingkat kepercayaan investor. Kenaikan indeks biasanya menunjukkan optimisme, sementara penurunan dapat mencerminkan sikap lebih hati-hati.

3. Membantu membaca momentum pasar dengan cepat

Investor dapat dengan cepat mengetahui arah pasar tanpa harus menganalisis setiap saham secara individual.

Baca juga: Dzalim! Kenali Skema Ponzi yang Merugikan, Waspadai Ciri-Ciri dan Akibatnya!

Semakin tinggi nilai LEDX, semakin kuat performa pasar secara keseluruhan. Ini juga dapat menunjukkan pertumbuhan nilai investasi yang terjadi di dalam ekosistem LBS Urun Dana.

Deretan Parameter dalam LEDX LBS Urun Dana 

Selain angka indeks, LEDX juga dilengkapi dengan berbagai parameter  yang dapat menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi di LBS. Berikut daftarnya:

1. Rentang Waktu Pergerakan Saham 

Grafik pergerakan harga yang membantu investor memahami tren secara visual. Grafik ini memberikan konteks yang lebih dalam dibanding hanya melihat angka saat ini.Investor dapat memilih berbagai rentang waktu untuk melihat pergerakan indeks, antara lain:

  • 1D (1 Hari): Menunjukkan pergerakan indeks dalam satu hari perdagangan.  
  • 5D (5 Hari): Menampilkan tren dalam satu minggu perdagangan.  
  • 10D (10 Hari): Memberikan gambaran tren yang sedikit lebih panjang, membantu mengidentifikasi pola pergerakan yang lebih stabil.
  • YTD (Year to Date): Menunjukkan performa indeks sejak awal tahun hingga saat ini. 
  • 1Y (1 Tahun): Menampilkan tren jangka panjang selama satu tahun penuh. 

Melalui grafik ini, investor tidak hanya melihat posisi indeks saat ini, tetapi juga memahami arah dan kekuatan tren.  

2. Open  

Open adalah parameter poin pada transaksi pertama saat sesi perdagangan dimulai. Poin ini menunjukkan sentimen awal pasar. Jika poin lebih tinggi dari poin sebelumnya, biasanya menandakan sentimen positif investor.

3. Prev Close

Prev Close adalah parameter poin penutupan pada hari perdagangan sebelumnya. Parameter ini membantu investor melihat apakah indeks saham saat ini mengalami kenaikan atau penurunan dibanding hari sebelumnya.

4. High 

High adalah parameter poin tertinggi yang dicapai saham dalam satu hari. Data ini menunjukkan titik puncak minat pasar. Jika indeks poin cenderung tinggi dibanding dibandingkan hari sebelumnya, artinya saham sedang berada dalam momentum kuat. 

5. Low 

Low adalah poin terendah yang dicapai saham dalam satu hari perdagangan. Parameter ini membantu investor melihat batas bawah pergerakan harga. Nilai Low dapat digunakan sebagai referensi untuk memahami volatilitas dan potensi area harga terendah dalam periode tersebut.

6. 40-d High

40-d High adalah poin tertinggi yang dicapai saham dalam 40 hari perdagangan terakhir. Parameter ini membantu investor melihat level tertinggi terbaru dan mengidentifikasi kekuatan tren saham dalam jangka menengah.

7. 40-d Low

40-d Low adalah poin terendah yang dicapai saham dalam 40 hari perdagangan terakhir. Parameter ini membantu investor memahami batas bawah pergerakan saham dan mengidentifikasi potensi area support.

8. Volume (Lembar) 

Volume menunjukkan jumlah saham yang diperdagangkan dalam satu periode, dihitung dalam lembar. Volume yang tinggi menandakan aktivitas transaksi yang aktif dan minat investor yang kuat terhadap saham tersebut.

9. Market Cap 

Market Cap (Kapitalisasi Pasar) adalah total nilai perusahaan di pasar, yang dihitung dari harga saham dikalikan jumlah saham beredar. Market Cap digunakan untuk menunjukkan ukuran dan skala perusahaan, serta mencerminkan tingkat kepercayaan investor. 

Baca juga: Top! Panduan Belajar Saham untuk Pemula, Wajib Tahu Biar Gak Boncos!

Siap Chip In di Pasar Sekunder LBS? 

Masih ada waktu untuk mempersiapkan diri menyambut Pasar Sekunder LBS Urun Dana dan memanfaatkan LEDX untuk memantau peluang investasi saham secara lebih terukur. Pastikan Anda sudah memahami fitur dan emiten yang tersedia agar dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih percaya diri.

Daftar sekarang, lengkapi proses KYC, dan pastikan akun Anda siap sebelum Pasar Sekunder dibuka pada 2–13 Maret 2026. Daftar disini!

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID