Ajib! Pahami LEDX, Fitur Jagoan Investor Tangkap Peluang Saham di Pasar Sekunder
Pasar Sekunder menjadi momen yang ditunggu oleh investor saham karena membuka kesempatan untuk membeli maupun menjual saham dari bisnis yang telah berkembang di securities crowdfunding LBS Urun Dana. Momentum ini memungkinkan investor untuk mengambil peluang baru, memperkuat portofolio, dan memanfaatkan pergerakan pasar yang tersedia secara transparan.
Mari simak apa itu Pasar Sekunder LBS Urun Dana dan bagaimana LEDX membantu Anda memantau peluang investasi saham secara lebih jelas dan terukur.
Apa Itu Pasar Sekunder LBS Urun Dana?
Pasar Sekunder adalah solusi bagi investor yang ingin melakukan investasi saham dari perusahaan di sektor rill. Melalui fitur ini, investor dapat membeli atau menjual saham dari emiten yang tersedia selama periode pasar masih dibuka. Hal ini membantu investor mengelola portofolio, mengambil peluang baru, dan mengoptimalkan hasil investasi saham secara lebih terukur.
Mulai tahun ini, Pasar Sekunder LBS Urun Dana akan diadakan empat kali dalam setahun. Periode pertama akan dibuka pada 2 hingga 13 Maret 2026 atau 10 hari kerja, memberikan kesempatan bagi investor untuk melakukan investasi saham dan transaksi secara transparan dan terstruktur.
Didukung oleh LEDX (LBS Equity Crowdfunding Index), investor juga dapat memantau pergerakan saham dengan lebih jelas, sehingga keputusan investasi saham dapat dilakukan dengan lebih percaya diri. Berikut ini daftar emiten yang akan hadir di Pasar Sekunder LBS:
1. Harvies Coffee
Harvies Coffee adalah brand kopi asal Banda Aceh yang berdiri sejak 2014 dan berhasil membangun identitas kuat melalui kualitas produk dan loyalitas pelanggan. Dengan beberapa gerai aktif dan strategi ekspansi yang terukur, Harvies menunjukkan fondasi bisnis yang stabil di sektor F&B.
2. Makacha Bakery
Makacha Bakery adalah brand asal Pekanbaru yang mengangkat Bolu Kemojo, kue tradisional khas Riau, menjadi produk modern bernilai tinggi. Dengan branding budaya dan inovasi produk, Makacha berhasil memperluas pasar dan memperkuat posisinya.
3. Frutta Gelato
Frutta Gelato adalah brand gelato halal premium berbasis di Bali yang fokus pada kualitas bahan dan diferensiasi produk. Brand ini memiliki positioning kuat di segmen lifestyle halal yang terus berkembang.
4. Radaza D’mamam
Radaza D’mamam bergerak di sektor frozen food sehat untuk balita, segmen niche dengan permintaan stabil. Fokus pada kualitas dan edukasi membuat Radaza memiliki basis pelanggan yang loyal.
Baca juga: Join! Investasi Saham CilokKu, Bisnis Frozen Food yang Terus Melejit
5. RSIA Annisa
RSIA Annisa adalah rumah sakit ibu dan anak yang telah beroperasi sejak 1997 di Pekanbaru. Dengan reputasi yang kuat dan layanan kesehatan yang stabil, RSIA Annisa menjadi bisnis sektor kesehatan yang berkelanjutan.
6. MFlash
MGI Tiga Indonesia (MFlash) adalah perusahaan jasa perbaikan gadget yang melayani handphone, tablet, laptop, dan printer, dengan lebih dari 10.000 perangkat yang telah ditangani, menunjukkan pengalaman dan permintaan layanan yang stabil, khususnya di wilayah Jabodetabek.
Mulai tahun ini, saham MFlash akan tersedia di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, memberikan kesempatan bagi investor untuk melakukan investasi saham dan berpartisipasi dalam pertumbuhan bisnis MFlash melalui transaksi yang transparan di platform securities crowdfunding LBS.
Investasi Cerdas Bersama LEDX
Tersedia fitur baru untuk mendukung investor dalam melakukan investasi saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, yaitu LEDX (LBS Equity Crowdfunding Index). LEDX adalah indeks yang mencerminkan kinerja seluruh saham di Pasar Sekunder, sehingga investor dapat memantau pergerakan pasar secara jelas dan transparan, serta memahami kondisi pasar dengan lebih baik.
Berbeda dengan melihat satu saham secara individu, LEDX memberikan gambaran yang lebih luas. Investor dapat langsung memahami kondisi pasar secara keseluruhan hanya dengan melihat pergerakan indeks ini. Jika LEDX naik, artinya mayoritas saham di platform mengalami kenaikan. Sebaliknya, jika LEDX turun, itu menunjukkan adanya tekanan atau koreksi di pasar.
Fungsi Utama LEDX Bagi Investor
LEDX memiliki beberapa fungsi penting yang membantu investor dalam mengambil keputusan:
1. Mengukur performa pasar secara keseluruhan
LEDX memberikan gambaran umum apakah pasar sedang dalam kondisi bullish (naik), bearish (turun), atau sideways (stabil).
2. Menjadi indikator sentimen investor
Pergerakan indeks mencerminkan tingkat kepercayaan investor. Kenaikan indeks biasanya menunjukkan optimisme, sementara penurunan dapat mencerminkan sikap lebih hati-hati.
3. Membantu membaca momentum pasar dengan cepat
Investor dapat dengan cepat mengetahui arah pasar tanpa harus menganalisis setiap saham secara individual.
Baca juga: Dzalim! Kenali Skema Ponzi yang Merugikan, Waspadai Ciri-Ciri dan Akibatnya!
Semakin tinggi nilai LEDX, semakin kuat performa pasar secara keseluruhan. Ini juga dapat menunjukkan pertumbuhan nilai investasi yang terjadi di dalam ekosistem LBS Urun Dana.
Deretan Parameter dalam LEDX LBS Urun Dana
Selain angka indeks, LEDX juga dilengkapi dengan berbagai parameter yang dapat menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi di LBS. Berikut daftarnya:
1. Rentang Waktu Pergerakan Saham
Grafik pergerakan harga yang membantu investor memahami tren secara visual. Grafik ini memberikan konteks yang lebih dalam dibanding hanya melihat angka saat ini.Investor dapat memilih berbagai rentang waktu untuk melihat pergerakan indeks, antara lain:
- 1D (1 Hari): Menunjukkan pergerakan indeks dalam satu hari perdagangan.
- 5D (5 Hari): Menampilkan tren dalam satu minggu perdagangan.
- 10D (10 Hari): Memberikan gambaran tren yang sedikit lebih panjang, membantu mengidentifikasi pola pergerakan yang lebih stabil.
- YTD (Year to Date): Menunjukkan performa indeks sejak awal tahun hingga saat ini.
- 1Y (1 Tahun): Menampilkan tren jangka panjang selama satu tahun penuh.
Melalui grafik ini, investor tidak hanya melihat posisi indeks saat ini, tetapi juga memahami arah dan kekuatan tren.
2. Open
Open adalah parameter poin pada transaksi pertama saat sesi perdagangan dimulai. Poin ini menunjukkan sentimen awal pasar. Jika poin lebih tinggi dari poin sebelumnya, biasanya menandakan sentimen positif investor.
3. Prev Close
Prev Close adalah parameter poin penutupan pada hari perdagangan sebelumnya. Parameter ini membantu investor melihat apakah indeks saham saat ini mengalami kenaikan atau penurunan dibanding hari sebelumnya.
4. High
High adalah parameter poin tertinggi yang dicapai saham dalam satu hari. Data ini menunjukkan titik puncak minat pasar. Jika indeks poin cenderung tinggi dibanding dibandingkan hari sebelumnya, artinya saham sedang berada dalam momentum kuat.
5. Low
Low adalah poin terendah yang dicapai saham dalam satu hari perdagangan. Parameter ini membantu investor melihat batas bawah pergerakan harga. Nilai Low dapat digunakan sebagai referensi untuk memahami volatilitas dan potensi area harga terendah dalam periode tersebut.
6. 40-d High
40-d High adalah poin tertinggi yang dicapai saham dalam 40 hari perdagangan terakhir. Parameter ini membantu investor melihat level tertinggi terbaru dan mengidentifikasi kekuatan tren saham dalam jangka menengah.
7. 40-d Low
40-d Low adalah poin terendah yang dicapai saham dalam 40 hari perdagangan terakhir. Parameter ini membantu investor memahami batas bawah pergerakan saham dan mengidentifikasi potensi area support.
8. Volume (Lembar)
Volume menunjukkan jumlah saham yang diperdagangkan dalam satu periode, dihitung dalam lembar. Volume yang tinggi menandakan aktivitas transaksi yang aktif dan minat investor yang kuat terhadap saham tersebut.
9. Market Cap
Market Cap (Kapitalisasi Pasar) adalah total nilai perusahaan di pasar, yang dihitung dari harga saham dikalikan jumlah saham beredar. Market Cap digunakan untuk menunjukkan ukuran dan skala perusahaan, serta mencerminkan tingkat kepercayaan investor.
Baca juga: Top! Panduan Belajar Saham untuk Pemula, Wajib Tahu Biar Gak Boncos!
Siap Chip In di Pasar Sekunder LBS?
Masih ada waktu untuk mempersiapkan diri menyambut Pasar Sekunder LBS Urun Dana dan memanfaatkan LEDX untuk memantau peluang investasi saham secara lebih terukur. Pastikan Anda sudah memahami fitur dan emiten yang tersedia agar dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih percaya diri.
Daftar sekarang, lengkapi proses KYC, dan pastikan akun Anda siap sebelum Pasar Sekunder dibuka pada 2–13 Maret 2026. Daftar disini!

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






