investasi
6 September 2026
Naufal Mamduh
Awas Ketinggalan! Saham AGL Buka Penawaran Terbatas, Ini Jadwal dan Ketentuannya!
Peluang investasi saham di sektor logistik kembali terbuka melalui Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) PT Amanah Group Logistik (AGL). Perusahaan jasa transportasi dan distribusi barang asal Pekanbaru ini menawarkan saham baru melalui platform LBS Urun Dana.
Menariknya, periode pelaksanaan HMETD ini cukup singkat, yakni hanya 5-7 September 2026. Sebelum mengambil keputusan, yuk kenali bisnis AGL, kondisi keuangannya, hingga penggunaan dana penawaran kali ini.
Mengenal PT Amanah Group Logistik
AGL memulai perjalanan bisnisnya pada 2016 sebagai CV Winjaya Transportasi di Pekanbaru, Riau. Setelah berkembang selama beberapa tahun, perusahaan resmi berbadan hukum PT pada 2023.
Saat ini, AGL bergerak di bidang jasa transportasi dan distribusi barang dengan jangkauan pengiriman di berbagai wilayah Indonesia. Operasional armadanya juga telah didukung sistem digitalisasi sehingga pengiriman dapat dipantau secara real-time. Dari sisi pelanggan, AGL telah melayani sejumlah perusahaan besar, di antaranya:
- Mayora melalui PT Tirta Fresindo Jaya
- PT Orang Tua Group Tbk
- Wilmar
- PT CS2 Pola Sehat
- Toba Group melalui PT Wikasa
- PT Sumatera Kemasindo
Baca juga: Catat! 4 Cara Cerdas Menyusun Portofolio Investasi yang Seimbang untuk Pemula
Keberadaan pelanggan korporasi tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai skala operasional AGL saat ini.
Kinerja Keuangan AGL Terus Menguat
Kinerja keuangan AGL menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2025, AGL mencatat:
- Pendapatan bersih: Rp27,21 miliar
- Laba bersih: Rp3,92 miliar
- Margin bersih: 14,39%
- Pertumbuhan laba bersih: 17,97% dibanding 2024
Pertumbuhan tersebut terjadi ketika perusahaan juga sedang melakukan investasi armada. Tren positif berlanjut pada Januari hingga Juli 2026. AGL telah membukukan pendapatan Rp19,55 miliar dengan laba bersih Rp2,50 miliar dan margin bersih 12,81%.
Dari sisi permodalan, sejumlah indikator juga menunjukkan perbaikan. Kewajiban sukuk AGL di LBS Urun Dana sebesar Rp2,79 miliar yang tercatat pada 2025 telah lunas sepenuhnya per Juli 2026. Sementara itu:
- Debt to Equity Ratio turun dari 2,74 kali pada 2024 menjadi 0,67 kali per Juli 2026.
- Current ratio naik dari 0,92 kali menjadi 1,30 kali.
Artinya, struktur permodalan AGL saat ini relatif lebih sehat dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Dana Penawaran Sebelumnya Sudah Digunakan
Penawaran saham kali ini bukan pengalaman pertama AGL menghimpun dana melalui LBS Urun Dana.
Pada Penawaran Saham I, AGL berhasil menghimpun Rp4.419.449.496. Dana tersebut telah digunakan untuk kebutuhan yang dijelaskan dalam laporan penggunaan dana, yaitu:
- Rp2,08 miliar untuk penambahan unit kendaraan.
- Rp1,83 miliar untuk melunasi sukuk dan membayar biaya platform.
- Rp499,9 juta untuk modal operasional.
Pengadaan armada bahkan dilengkapi dengan informasi nomor polisi dan dokumentasi serah terima kendaraan.
Tujuan Penggunaan Dana Dalam HMETD
Sementara itu penawaran kali ini, dana maksimal Rp5,55 miliar akan dibagi menjadi dua kebutuhan utama:
1. Pembelian armada: Rp2,5 miliar
Digunakan untuk membeli lima unit truk operasional dengan nilai Rp500 juta per unit.
2. Modal kerja operasional: Rp2,5 miliar
Di antaranya untuk:
- Rp1,35 miliar untuk 90 trip pengiriman vendor Kapal Api Group.
- Rp450 juta untuk 30 trip pengiriman ke pabrik lain di Jabodetabek.
- Rp700 juta untuk biaya jalan armada sendiri selama dua bulan.
Dengan demikian, dana penawaran kali ini terutama digunakan untuk menambah kapasitas operasional atas permintaan yang sudah tersedia, bukan semata-mata mencari pasar baru.
Ikhtisar Penawaran Saham AGL
Berikut beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan:
- Nama efek: Saham PT Amanah Group Logistik
- Jenis penawaran: PMHMETD I
- Jumlah saham baru: Maksimal 32.670.843 saham
- Harga pelaksanaan: Rp170 per saham
- Nilai nominal: Rp5 per saham
- Nilai emisi: Maksimal Rp5.554.043.310
- Rasio HMETD: 7 saham lama : 1 saham baru
- Potensi dilusi: 12,5%
- Biaya penebusan: 0,5% dari nominal efek yang ditebus
- Tanggal pencatatan: 5 September 2026
- Periode pelaksanaan: 5–7 September 2026
Harga pelaksanaan HMETD kali ini sebesar Rp170 per saham, lebih tinggi dibandingkan harga Penawaran Saham I sebesar Rp154 per saham.
Baca juga: Cerdas! Begini Peran Aset Riil dalam Fundamental Saham AGL yang Perlu Dipahami
Tebus HMETD Saham AGL
Periode pelaksanaan HMETD hanya berlangsung 5–7 September 2026. Karena itu, pemegang saham yang memiliki hak perlu memperhatikan periode tersebut agar tidak melewatkan kesempatan menggunakan HMETD. Masih punya pertanyaan? Tim LBS Urun Dana siap membantu melalui WhatsApp:
- Wisnu: Chat WhatsApp
- Dwian: Chat WhatsApp

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






