investasi

calendar_today

4 Juli 2024

Mengenal Manajer Investasi

Investasi merupakan salah satu cara efektif untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Namun, bagi investor pemula, dunia investasi bisa terasa rumit dan menakutkan. Salah satu solusi untuk mengatasi tantangan ini adalah dengan menggunakan jasa manajer investasi. Artikel ini akan memberikan pemahaman tentang apa itu manajer investasi, peran dan manfaatnya, serta perbedaannya dengan securities crowdfunding.

Apa Itu Manajer Investasi?

Manajer investasi adalah profesional yang bertugas mengelola portofolio investasi atas nama klien mereka. Tugas utama mereka adalah memilih investasi yang tepat, mengelola risiko, dan memastikan portofolio klien tumbuh secara optimal.

Tugas dan Tanggung Jawab

  • Analisis Pasar: Melakukan analisis mendalam terhadap pasar keuangan untuk menemukan peluang investasi yang menguntungkan.
  • Pemilihan Aset: Memilih berbagai jenis aset seperti saham, obligasi, dan reksa dana untuk dimasukkan ke dalam portofolio.
  • Diversifikasi: Mengurangi risiko dengan mendiversifikasi investasi di berbagai aset dan sektor.
  • Pengelolaan Risiko: Mengidentifikasi dan mengelola risiko yang mungkin mempengaruhi portofolio investasi.

Manfaat Menggunakan Manajer Investasi

  • Keahlian Profesional: Memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman profesional dalam mengelola investasi.
  • Diversifikasi: Mendapatkan portofolio yang terdiversifikasi dengan baik untuk mengurangi risiko.
  • Manajemen Risiko: Pengelolaan risiko yang lebih baik melalui strategi investasi yang terencana.
  • Waktu dan Kenyamanan: Menghemat waktu dan usaha karena manajer investasi yang mengelola portofolio.

Bagaimana Cara Kerja Manajer Investasi?

Manajer investasi mengikuti proses investasi yang sistematis untuk memastikan portofolio klien mereka dikelola dengan baik.

Proses Investasi

  1. Penilaian Kebutuhan Klien: Memahami tujuan keuangan dan toleransi risiko klien.
  2. Perencanaan Investasi: Menyusun rencana investasi yang sesuai dengan tujuan dan profil risiko klien.
  3. Eksekusi Investasi: Membeli dan menjual aset sesuai dengan rencana investasi.
  4. Pemantauan dan Penyesuaian: Memantau kinerja portofolio dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Strategi Investasi

  • Growth Investing: Fokus pada saham-saham dengan potensi pertumbuhan tinggi.
  • Value Investing: Mencari saham-saham yang dinilai lebih rendah dari nilai intrinsiknya.
  • Income Investing: Investasi pada aset yang menghasilkan pendapatan tetap seperti obligasi.

Biaya dan Imbalan

Manajer investasi biasanya mengenakan biaya pengelolaan yang bisa berupa persentase dari total aset yang dikelola atau biaya tetap. Penting bagi investor untuk memahami struktur biaya ini sebelum memilih manajer investasi.

Perbedaan Antara Manajer Investasi dan Securities Crowdfunding

Securities crowdfunding adalah metode pendanaan di mana banyak investor menyumbangkan dana untuk membiayai proyek atau perusahaan tertentu, biasanya melalui platform online.

Prinsip Dasar

  • Manajer Investasi: Mengelola portofolio investasi atas nama klien dengan fokus pada diversifikasi dan manajemen risiko.
  • Securities Crowdfunding: Menghubungkan investor langsung dengan proyek atau perusahaan tertentu untuk mendapatkan pendanaan.

Keuntungan dan Kekurangan

  • Manajer Investasi:
    • Keuntungan: Keahlian profesional, diversifikasi, manajemen risiko.
    • Kekurangan: Biaya pengelolaan, kurangnya kontrol langsung oleh investor.
  • Securities Crowdfunding:
    • Keuntungan: Akses langsung ke proyek tertentu, potensi keuntungan tinggi.
    • Kekurangan: Risiko tinggi, kurangnya diversifikasi, tidak ada manajemen risiko profesional.

Kapan Menggunakan Masing-Masing

  • Manajer Investasi: Cocok untuk investor yang mencari pengelolaan profesional dan diversifikasi portofolio.
  • Securities Crowdfunding: Ideal untuk investor yang ingin berinvestasi langsung pada proyek tertentu dan siap mengambil risiko lebih tinggi.

Bagaimana Memilih Manajer Investasi yang Tepat?

Kredibilitas dan Reputasi

Pilih manajer investasi yang memiliki kredibilitas dan reputasi baik di industri keuangan.

Pengalaman dan Kinerja

Periksa rekam jejak dan hasil yang telah dicapai oleh manajer investasi dalam mengelola portofolio klien mereka.

Keselarasan dengan Tujuan Keuangan

Pastikan strategi manajer investasi sesuai dengan tujuan keuangan Anda dan profil risiko yang Anda miliki.

Kesimpulan

Manajer investasi dapat menjadi aset berharga bagi investor pemula yang ingin mengelola investasi mereka dengan lebih baik. Dengan pemahaman yang tepat tentang peran dan manfaat manajer investasi, serta perbedaan dengan securities crowdfunding, investor dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam perjalanan investasi mereka.

search

Informasi Terbaru

Ingin Berinvestasi di LBS Urun Dana?

Temukan peluang investasi pada bisnis-bisnis murni syariah hanya di LBS Urun Dana

Investasi Sekarang

Copyright LBS Urun Dana - 2024

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.57/POJK.04/2020 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 27, kami menyatakan bahwa :

  • OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
  • INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.
  • PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum selesainya vesting period dan hingga dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2013 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.