investasi

calendar_today

13 April 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Merapat! Ini 8 Tips Jitu Investasi Sukuk dan Saham di LBS Urun Dana, Cocok untuk Pemula!

Memulai investasi itu satu hal. Tapi memaksimalkan hasilnya, itu cerita yang berbeda. Anda mungkin sudah mulai melirik sukuk atau saham sebagai bagian dari strategi keuangan. Bahkan bisa jadi Anda sudah mengenal LBS Urun Dana sebagai platform securities crowdfunding resmi dan diawasi OJK yang membuka akses investasi ke bisnis nyata

Namun pertanyaannya sekarang bukan lagi “mulai dari mana?”, melainkan “bagaimana agar hasilnya benar-benar optimal?”. Kabar baiknya, ada beberapa cara jitu yang sering terlewat, padahal dampaknya besar dalam jangka panjang. Berikut 8 tips yang bisa Anda terapkan, terutama jika Anda masih dalam tahap investasi untuk pemula.

1. Pahami Dulu Karakter Sukuk dan Saham

Sebelum bicara strategi, Anda perlu memahami “medan bermainnya”. Sukuk umumnya menawarkan imbal hasil yang lebih stabil dengan tenor tertentu. Sementara saham memberikan potensi pertumbuhan melalui dividen dan capital gain, meski dengan fluktuasi yang lebih dinamis.

Di LBS Urun Dana, keduanya hadir sebagai instrumen berbasis bisnis riil yang terkurasi. Artinya, Anda tidak hanya menaruh dana, tetapi ikut memiliki atau mendanai usaha yang benar-benar berjalan. Logikanya sederhana. Jika Anda paham karakter instrumen, Anda akan lebih tenang dalam mengambil keputusan.

2. Mulai dari Nominal yang Konsisten, Bukan Besar Sekali

Banyak investor pemula berpikir harus menunggu dana besar dulu untuk mulai. Padahal, yang lebih penting adalah konsistensi. Di LBS Urun Dana yang didirikan dan di bawah bimbingan Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, Anda bisa mulai dari nominal yang relatif terjangkau mulai dari Rp1 juta. Yang perlu Anda jaga adalah ritmenya. Daripada investasi besar sekali lalu berhenti, lebih baik:

a. Investasi rutin tiap bulan
b. Menyesuaikan dengan kemampuan cash flow
c. Menjadikannya kebiasaan

Dalam jangka panjang, pola ini jauh lebih berdampak bagi tujuan investasi dan kemandirian finansial Anda.

3. Sebar Dana Anda di Banyak Proyek

Ini merupakan kesalahan klasik dalam investasi saham pemula. Ketika satu proyek terlihat menarik, seluruh dana langsung dialokasikan ke sana, padahal prinsip dasar investasi adalah diversifikasi. 

Baca juga: Gaskeun! 7 Investasi Terbaik 2026 dan Strategi Biar Cuan Ngalir Terus!

Sebaiknya Anda mulai dengan membagi portofolio, misalnya sebagian dana ditempatkan di sukuk untuk menjaga stabilitas, sebagian di saham untuk mengejar pertumbuhan, serta memilih beberapa bisnis dari sektor yang berbeda. Dengan cara ini, risiko dapat lebih terkendali tanpa harus mengorbankan potensi keuntungan.

4. Perhatikan Detail Proyek, Bukan Sekadar Imbal Hasil

Angka return memang terlihat menarik, tetapi sebaiknya Anda tidak berhenti pada angka tersebut saja. Setiap proyek di LBS Urun Dana umumnya dilengkapi dengan informasi penting seperti model bisnis, riwayat usaha, proyeksi keuangan, hingga tujuan pendanaan. 

Dengan meluangkan waktu untuk memahaminya, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih rasional, karena investor yang teliti membaca biasanya memiliki pertimbangan yang lebih matang dalam berinvestasi.

5. Disiplin dan Jangan Tunda Investasi

Banyak orang menunda investasi karena merasa belum menemukan waktu yang tepat, padahal dalam praktiknya tidak ada momen yang benar-benar sempurna. Yang lebih penting adalah konsistensi, baik dalam berinvestasi di sukuk maupun saham. Disiplin jauh lebih berpengaruh daripada mencoba menebak momentum, karena Anda tidak harus selalu benar, yang penting terus berjalan.

6. Jangan Reaktif Dalam Investasi 

Memantau investasi memang penting, tetapi terlalu sering bereaksi justru bisa merugikan. Idealnya, Anda cukup mengecek performa secara berkala, melakukan evaluasi jika ada perubahan signifikan, dan menghindari keputusan yang bersifat impulsif. Di LBS Urun Dana, perkembangan investasi dapat dilihat secara transparan, sehingga data yang tersedia sebaiknya digunakan untuk analisis yang tenang, bukan untuk memicu kepanikan.

7. Punya Tujuan yang Jelas 

Hal yang sering dilupakan dalam investasi untuk pemula adalah menetapkan tujuan sejak awal. Tanpa tujuan yang jelas, investasi cenderung tidak konsisten dan mudah berhenti di tengah jalan. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu apakah Anda berinvestasi untuk dana masa depan, ekspansi aset, atau passive income. Dengan tujuan yang terarah, Anda akan lebih mudah menentukan porsi antara sukuk dan saham, sekaligus lebih disiplin dalam menjalankan strategi investasi saham pemula yang tepat.

8. Evaluasi Rutin 

Melakukan evaluasi terhadap performa konten yang telah dipublikasikan, termasuk analisis traffic, engagement, dan efektivitas distribusi di berbagai kanal, guna meningkatkan kualitas dan strategi konten ke depannya.

Mulai investasi di LBS Urun Dana

Manfaatkan peluang yang ada untuk mulai berinvestasi sukuk dan saham di bisnis riil yangs sudah dikurasi ketat. Hanya di LBS Urun Dana, Anda bisa menemukan pilihan investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko Anda.

Baca juga: Kasih Paham! LBS Urun Dana, Securities Crowdfunding untuk Investasi & Pendanaan

Login atau daftar, lengkapi KYC dan mulai berinvestasi di LBS Urun Dana dengan nominal mulai dari Rp1 juta, demi menuju masa depan finansial yang lebih terarah dan bertumbuh.

Kenalan dengan LBS Urun Dana

LBS Urun Dana merupakan platform securities crowdfunding yang telah berizin dan diawasi oleh OJK. Melalui platform ini, investor dapat berpartisipasi dalam investasi sukuk dan saham mulai dari Rp1 juta, sementara pengusaha dapat mengakses pendanaan mulai dari Rp500 juta hingga Rp10 miliar untuk mendukung pengembangan bisnis.

LBS Urun Dana didirikan dan dibimbing oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar Fikih Muamalah, sehingga setiap aktivitas transaksi dijalankan secara transparan dan profesional. Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar ekonomi, bisnis, serta peluang investasi dan pendanaan, silakan kunjungi situs resmi lbs.id atau Instagram @lbsurundana.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID