investasi
8 September 2026
Naufal Mamduh
Wajib Disimak! Bedah Right Issue Saham AGL, Lebih Murah dari Nilai Wajar!
Investasi saham kini tidak harus lewat Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui securities crowdfunding, Anda bisa masuk lebih awal ke perusahaan yang sedang bertumbuh, termasuk di sektor yang diam-diam paling kuat, yaitu logistik.
Kali ini kesempatan itu datang dari right issue saham PT Amanah Group Logistik (AGL), di LBS Urun Dana.
Seberapa Besar Pasar Logistik Indonesia Sekarang?
Sektor logistik diproyeksikan tumbuh 9,31% pada 2026 dengan kontribusi sekitar Rp1.700 triliun terhadap produk domestik bruto.
Sinyalnya sudah terlihat sejak awal tahun. Pada kuartal I 2026, sektor ini tumbuh 8,04%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,61%. Ketika sebuah sektor tumbuh lebih cepat daripada ekonomi tempatnya berada, di situlah peluangnya mulai kelihatan.
Apa yang Mendorong Pertumbuhan Ini?
Pendorongnya datang dari beberapa arah sekaligus. Pertumbuhan e-commerce terus menekan kebutuhan pengiriman last-mile yang makin masif. Jalan tol baru membuka rute yang sebelumnya tidak efisien. Kebutuhan rantai pendingin ikut naik seiring perubahan pola konsumsi masyarakat.
Semuanya bermuara pada satu kebutuhan yang sama, yaitu pemain logistik yang bisa diandalkan, bukan sekadar yang paling murah.
Profil PT Amanah Group Logistik
PT Amanah Group Logistik adalah perusahaan jasa logistik yang sejak 2016 banyak menangani rantai pasok industri konsumsi. Perusahaan memulai perjalanannya di Pekanbaru, Riau, sebagai CV Winjaya Transportasi, lalu tumbuh secara organik hingga resmi berbadan hukum PT pada 2023.
Baca juga: Awas Ketinggalan! Saham AGL Buka Penawaran Terbatas, Ini Jadwal dan Ketentuannya!
Kiprahnya di industri terbaca dari siapa yang mempercayakan distribusinya. AGL melayani sejumlah pemain FMCG besar di Indonesia, di antaranya Mayora, Kapal Api Group, Japfa, dan Wings. Setiap pengiriman dapat dipantau secara real-time melalui sistem digitalisasi yang sudah terintegrasi di seluruh armada.
Bagaimana Kinerja Bisnis AGL?
Sejak tahun 2023, AGL terus bertumbuh hingga kini mengoperasikan sekitar 18 unit truk aktif. Pertumbuhan armada itu mendorong pendapatan perusahaan. Sepanjang 2025, AGL membukukan omzet Rp27,3 miliar dengan laba bersih Rp3,9 miliar. Per Juli 2026, omzetnya sudah menyentuh Rp19,55 miliar.
Untuk tahun berjalan, perusahaan memproyeksikan omzet Rp34,2 miliar dengan laba bersih Rp4,6 miliar. Adapun proyeksi 2027 dipatok pada omzet Rp53 miliar dengan laba bersih Rp8,8 miliar, seiring rencana penambahan kapasitas pengiriman.
Perlu dicatat bahwa angka 2026 dan 2027 tersebut merupakan proyeksi perusahaan, bukan realisasi, sehingga pencapaiannya bergantung pada banyak faktor operasional dan kondisi pasar.
Yang juga membaik adalah struktur permodalannya. Kewajiban sukuk AGL di LBS Urun Dana yang pada 2025 tercatat Rp2,79 miliar telah lunas sepenuhnya per posisi Juli 2026. Debt to Equity Ratio turun dari 2,74 kali pada 2024 menjadi 0,67 kali per Juli 2026, sementara current ratio naik dari 0,92 kali menjadi 1,30 kali.
Bagaimana Update Penawaran Saham Sebelumnya?
Penawaran kali ini bukan yang pertama. Pada Penawaran Perdana Saham AGL, emiten ini menghimpun Rp4.419.449.496 melalui LBS Urun Dana, dan laporan penggunaan dananya disampaikan secara rinci.
Sebesar Rp2,08 miliar dipakai untuk penambahan unit kendaraan, lengkap dengan nomor polisi setiap kendaraan dan dokumentasi foto serah terimanya. Rp1,83 miliar digunakan untuk melunasi sukuk dan membayar biaya platform, sementara sisanya Rp499,9 juta masuk ke pos modal operasional.
Dana dari penawaran kali ini akan dipakai menambah kapasitas pengiriman, seiring meningkatnya order dari Kapal Api Group, Mayora, dan Japfa di rute Jawa dan Sumatra. Rinciannya terbagi ke dua pos dengan porsi sama besar, masing-masing Rp2,5 miliar untuk pembelian lima unit truk operasional dan untuk modal kerja operasional.
Artinya dana ini tidak diarahkan untuk mencari pasar baru. Permintaannya sudah ada di tangan, dan yang perlu ditambah adalah kapasitas armadanya.
Ikhtisar Investasi dan Kebijakan Dividen
Berikut ini ringkasan seputar penerbitan dan proyeksi dividen saham AGL:
Ikhtisar Investasi
Total penerbitan: Rp5.270.577.150
Lembar saham yang ditawarkan: 31.003.395 lembar
Harga per lembar saham: Rp170
Nilai nominal: Rp5 per saham
Minimum investasi: Rp1.000.110 (sekitar 5.883 lembar)
Minimum pendanaan: Rp1.500.000.000
Masa penawaran: 45 hari
Jadwal Listing: Kamis, 10 September 2026 Pukul 09.00 WIB
Kebijakan/Proyeksi Dividen
Dividend payout ratio: 60%
Proyeksi dividen yield 2027: 8,86% per tahun
Proyeksi DPS 2027: Rp15,07 per lembar
Pembayaran dividen: Tahunan berdasarkan keputusan RUPS
Kenapa Harganya Jadi Rp170?
Berdasarkan valuasi tim analis LBS Urun Dana, nilai wajar saham AGL berada di Rp214 per lembar. Pada penawaran kali ini, harga yang ditetapkan adalah Rp170 per lembar dan hanya berlaku selama masa listing.
Selisih Rp44 tersebut menjadi jarak antara harga penawaran dan hasil valuasi, atau yang lazim disebut margin of safety. Perlu dipahami bahwa nilai wajar merupakan hasil analisis, bukan harga yang berlaku di pasar, dan bukan pula jaminan bahwa harga saham akan bergerak ke angka tersebut.
Baca juga: Wajib Disimak! 10 Alasan Investasi Saham Tetap Menarik Meski Pasar Bergejolak
Saham AGL Eksklusif di LBS Urun Dana
LBS Urun Dana berizin OJK dan dibimbing langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, Founder LBS Urun Dana sekaligus Pakar Fikih Muamalah Kontemporer. Setiap emiten melewati kurasi dari sisi administrasi, kondisi bisnis, dan kepatuhan syariah sebelum dapat menawarkan efeknya di platform ini.
Bagi Anda yang sedang mencari investasi halal dengan tiket terjangkau, securities crowdfunding bisa menjadi titik masuk yang lebih terukur untuk ikut memiliki bisnis di sektor riil. Detail lengkap penawaran saham PT Amanah Grup Logistik dapat dilihat di lbs.id. Pelajari prospek bisnisnya, lalu mulai berinvestasi hari ini.
Daftar akun LBS Urun Dana atau masuk ke akun Anda. Masih ada pertanyaan? Tim LBS Urun Dana siap membantu via WhatsApp:
a. Wisnu:Chat WhatsApp
b. Dwian:Chat WhatsApp
FAQ
Berapa harga saham AGL pada penawaran ini?
Rp170 per lembar, dan harga tersebut hanya berlaku selama masa listing.
Apa itu nilai wajar Rp170?
Nilai wajar adalah hasil valuasi tim analis LBS Urun Dana. Angka ini merupakan hasil analisis, bukan harga pasar dan bukan jaminan pergerakan harga di masa mendatang.
Bagaimana skema pembagian dividennya?
Dividen dibayarkan satu tahun sekali sesuai kebijakan pembagian yang berlaku dan bergantung pada kinerja perusahaan.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






