investasi

calendar_today

11 Agustus 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Wajib Disimak! 10 Alasan Investasi Saham Tetap Menarik Meski Pasar Bergejolak

Kalau pernah dengar bahwa investasi saham itu berisiko, itu tidak salah. Tapi yang sering terlupakan adalah sisi lainnya: dalam jangka panjang, tidak ada instrumen investasi yang konsisten menghasilkan return lebih tinggi dari saham.

Inilah 10 alasan kenapa investasi saham tetap menjadi pilihan terbaik bagi investor yang berpikir jangka panjang.

1. Investasi Saham Memberi Kepemilikan di Bisnis Nyata

Ketika membeli saham, bukan sekadar membeli angka di layar. Itu artinya menjadi bagian dari pemilik sebuah bisnis yang nyata, dengan aset, karyawan, dan pelanggan yang sesungguhnya. Setiap pertumbuhan bisnis tersebut ikut menguntungkan pemegang saham.

2. Return Rata-rata 12,1% Selama 15 Tahun Terakhir

Berdasarkan data historis pasar modal global (MSCI World) dalam 15 tahun terakhir, saham mencatat return rata-rata 12,1% per tahun. Angka ini jauh melampaui emas, obligasi, pasar uang, maupun dolar AS dalam periode yang sama. Waktu adalah teman terbaik investor saham.

3. Saham Terbukti Mengalahkan Inflasi

Salah satu musuh terbesar kekayaan adalah inflasi. Uang yang disimpan begitu saja nilainya akan tergerus setiap tahun. Investasi saham secara historis terbukti mampu menghasilkan return yang jauh melampaui tingkat inflasi, menjaga dan bahkan menumbuhkan daya beli dari waktu ke waktu.

4. Volatilitas Adalah Peluang, Bukan Ancaman

Pasar saham memang bergerak naik turun. Tapi fluktuasi jangka pendek adalah hal yang wajar dan justru menciptakan peluang bagi investor yang sabar untuk membeli saham di harga yang lebih baik. Investor yang panik saat turun adalah yang paling sering melewatkan pemulihan terbaik.

5. Setelah Penurunan, Pasar Selalu Pulih

Sejarah pasar modal menunjukkan pola yang konsisten: setiap kali pasar mengalami penurunan, pemulihan selalu datang. Bahkan beberapa tahun terbaik dalam investasi saham justru hadir setelah periode sulit, dengan return mencapai +24,4% (2023), +19,2% (2024), dan +21,6% (2026). Investor yang bertahan adalah yang paling banyak menikmati hasilnya.

Baca juga:  Bismillah! Cerita Ustadz Abu Haidar As-Sundawy Memilih Saham Alam Kapau Berkah

6. Dividen Memberi Passive Income di Atas Capital Gain

Selain pertumbuhan nilai saham, banyak perusahaan juga membagikan dividen secara rutin kepada pemegang saham. Ini berarti investasi saham bisa memberikan dua sumber keuntungan sekaligus: capital gain dari kenaikan harga dan passive income dari dividen yang dibagikan secara berkala. Kombinasi keduanya inilah yang membuat saham sulit ditandingi instrumen lain dalam jangka panjang.

7. Perspektif Waktu Mengubah Segalanya

Jika melihat portofolio dalam jendela 1 tahun, setiap fluktuasi terasa besar. Tapi jika perspektif diperluas ke 10 atau 15 tahun, gambarannya berubah drastis: tren besar yang terus naik jauh lebih dominan dari guncangan jangka pendek. Investor jangka panjang tidak membaca pasar harian, mereka membaca arah bisnis.

8. Risiko Saham Mengecil Seiring Waktu

Risiko dalam investasi saham bersifat asimetris: semakin panjang horizon waktu, semakin kecil kemungkinan mengalami kerugian. Data historis menunjukkan bahwa investor yang memegang saham lebih dari 10 tahun hampir selalu mencatatkan keuntungan, terlepas dari kapan mereka mulai berinvestasi.

9. Investasi Saham Kini Semakin Mudah Diakses

Dulu investasi saham identik dengan modal besar dan akses terbatas. Kini dengan hadirnya platform securities crowdfunding berizin OJK seperti LBS Urun Dana, siapapun bisa mulai berinvestasi di saham perusahaan lokal yang sudah terbukti dengan modal yang jauh lebih terjangkau dan proses yang transparan.

10. Pilih Instrumen yang Tepat untuk Mulai

Memahami prinsip investasi jangka panjang adalah satu hal. Menerapkannya dengan instrumen yang tepat adalah langkah berikutnya. Pastikan berinvestasi langsung ke bisnis nyata yang sudah berjalan, dengan laporan keuangan yang bisa dicermati sebelum memutuskan.

Baca juga:  Borong Yuk! Profil Saham Alam Kapau Berkah, Resto Minang Beromzet Rp10 Miliar

Cari Investasi Jangka Panjang? Pilih Saham Alam Kapau Berkah

Bagi Anda yang sedang mencari peluang investasi untuk jangka panjang, Saham PT Alam Kapau Berkah bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Dengan omzet yang terus tumbuh dan proyeksi dividend yield 4,45%, saham ini menawarkan peluang untuk ikut memiliki bisnis yang terus berkembang.

Omzet Rp10 miliar setahun, 4 cabang aktif, dan masa penawaran yang terbatas menjadikan ini salah satu pilihan yang layak dicermati sekarang.

Ikhtisar Penawaran Saham PT Alam Kapau Berkah

  • Nama Efek: Saham PT Alam Kapau Berkah
  • Nilai Saham yang Ditawarkan: Rp4.288.308.750
  • Lembar Saham yang Ditawarkan: 311.877 lembar
  • Harga per Lembar: Rp13.750
  • Minimum Pembelian: Rp1.003.750
  • Masa Penawaran: 45 Hari
  • Dividen Payout Ratio: 70% (Proyeksi)
  • Dividen Yield 2027: 4,45% (Proyeksi)

Kuota Saham Alam Kapau Makin Menipis! 

Kuota Saham PT Alam Kapau Berkah tersisa 38%. Dengan omzet yang terus tumbuh dan proyeksi dividend yield 4,45%, jangan sampai kesempatan ini terlewat! Daftar atau login, lalu beli saham Alam Kapau sekarang.

Masih ada pertanyaan? Tim LBS Urun Dana siap via WhatsApp:

FAQ

Apa itu investasi saham jangka panjang?

Strategi berinvestasi dengan memegang saham dalam jangka waktu panjang, biasanya 5–15 tahun, untuk memaksimalkan return dan meminimalkan dampak volatilitas jangka pendek.

Bagaimana cara mulai investasi saham untuk pemula?

Mulai dari platform yang transparan dan berizin OJK seperti LBS Urun Dana, pilih emiten yang bisnisnya bisa dipahami, dan investasikan sesuai profil risiko.

Berapa modal minimum untuk beli saham Alam Kapau?

Mulai Rp1.003.750. Daftar di lbs.id untuk langsung mulai.

Tentang LBS Urun Dana

LBS Urun Dana berizin OJK dan dibimbing langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar fikih muamalah kontemporer. Setiap emiten melewati kurasi ketat dari sisi administrasi, bisnis, dan kepatuhan syariah sebelum bisa listing di platform ini.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID