literasi keuangan
22 Maret 2026
Naufal Mamduh
Awas! Ini 7 Tips Atur Keuangan di Tengah Krisis, Jurus Jitu Biar Duit Tetap Aman!
Sahabat LBS, dengan gejolak ekonomi global yang semakin tidak menentu, penting untuk lebih bijak dalam mengatur keuangan. Konflik yang terjadi di Timur Tengah, serta lonjakan harga minyak dunia, bisa mempengaruhi daya beli masyarakat dan stabilitas keuangan negara.
Di saat-saat seperti ini, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan agar keuangan tetap stabil, meski situasi sedang penuh ketidakpastian. Lalu, bagaimana cara atur keuangan ditengah krisis ini? Yuk, simak tips-tips berikut!
Kenapa Harus Atur Keuangan Ditengah Krisis?
Sebelumnya perlu diketahui kalau saat ekonomi sedang tidak menentu, mengatur keuangan dengan bijak menjadi sangat penting. Berikut beberapa alasan kenapa langkah ini perlu dilakukan:
1. Menghadapi Gejolak Ekonomi Global
Fluktuasi harga barang dan ketegangan geopolitik bisa mempengaruhi daya beli. Dengan mengatur keuangan dengan tepat, kita bisa memitigasi dampak buruknya.
Baca juga: Cair! 7 Cara Kelola THR Agar Ramadan dan Lebaran Tak Menguras Tabungan
2. Menjaga Likuiditas dan Dana Darurat
Menyisihkan dana darurat sangat penting. Ini akan memberi perlindungan saat ada kebutuhan mendesak atau jika keadaan ekonomi memburuk.
3. Kontrol Pengeluaran
Saat krisis, mengelola pengeluaran dengan bijak sangat penting. Hindari belanja konsumtif dan alokasikan uang hanya untuk kebutuhan mendesak dan penting.
4. Menjaga Daya Beli
Dengan mengatur pengeluaran, kamu bisa menjaga daya beli agar tetap terjaga meskipun harga barang naik.
5. Mentalitas yang Tepat
Disiplin mengelola keuangan memberi kita ketenangan dan memungkinkan untuk lebih siap menghadapi segala situasi, termasuk krisis.
Dengan langkah-langkah mengatur keuangan yang bijak, kita bisa tetap aman dan terlindungi dalam menghadapi masa-masa sulit.
7 Tips Jitu Atur Keuangan Ditengah Krisis
Sekarang, mari simak langkah-langkah praktis dalam mengatur keuangan di tengah krisis agar keuangan Anda tetap stabil dan terhindar dari dampak buruk situasi ekonomi.
1. Siapkan Uang Tunai yang Cukup
Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah memiliki cadangan uang tunai yang cukup. Dengan kondisi yang tidak menentu, pastikan Anda memiliki cukup uang untuk menghadapi kebutuhan mendesak. Pilih instrumen yang mudah dicairkan, seperti deposito syariah atau logam mulia. Instrumen ini sangat cocok sebagai langkah awal dalam cara atur keuangan ditengah krisis yang sedang terjadi saat ini.
2. Hindari Investasi Berisiko Tinggi
Saat ekonomi tidak stabil, hindari berinvestasi pada instrumen berisiko tinggi, terutama yang rentan terhadap riba, gharar, atau dzalim. Solusinya adalah fokuskan dana Anda pada saham syariah atau sukuk, yang memiliki proyeksi hasil lebih konsisten. Mengatur keuangan dengan investasi syariah akan membantu Anda terhindar dari risiko investasi, baik dari sisi materiil maupun syariat Islam.
3. Atur Ulang Portofolio Investasi
Mengatur keuangan juga berarti penyusunan ulang portofolio investasi agar lebih sesuai dengan profil risiko Anda. Kurangi alokasi dana pada pengeluaran konsumtif dan alihkan sebagian besar ke investasi yang lebih terukur. Dengan begitu, Andi tetap bisa menjaga keseimbangan keuangan meski di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
4. Disiplin dalam Mengelola Pengeluaran
Untuk menjaga kestabilan finansial, disiplin dalam mengelola pengeluaran sangat penting. Hindari godaan FOMO dan belanja impulsif. Selain itu, pastikan Anda menyiapkan dana darurat agar tetap siap menghadapi situasi tak terduga. Dengan mengatur keuangan dengan bijak, Anda bisa menjaga daya beli dan tetap terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu.
5. Hindari Utang Baru
Jika Anda sudah memiliki utang, fokuskan untuk membayar utang tersebut dan hindari menambah utang baru, terutama yang bersifat konsumtif. Utang yang tidak terkendali dapat menambah beban di tengah krisis ekonomi. Sebaiknya, mengatur keuangan dengan menghindari utang baru adalah langkah yang bijak untuk menjaga kestabilan finansial.
Baca juga:Panas! 7 Dampak Perang Iran vs Amerika yang Bikin Ekonomi Indonesia Waswas!
6. Bangun Sumber Pendapatan Tambahan
Selain mengatur keuangan, jangan lupa untuk membangun sumber pendapatan tambahan. Ini bisa dilakukan dengan berinvestasi pada instrumen yang menguntungkan atau memulai bisnis syariah. Dengan memiliki pendapatan cadangan, Anda bisa lebih tenang menghadapi ketidakpastian yang mungkin terjadi pada pendapatan utama.
7. Rajin Berinfaq dan Bersedekah
Rajin berinfaq dan bersedekah bukan hanya baik untuk keberkahan, tetapi juga bisa menjadi bagian dari mengatur keuangan yang seimbang. Dengan berbagi kepada yang membutuhkan, kita juga memastikan keberlanjutan rezeki. Infaq dan sedekah menjadi cara untuk menjaga keuangan akhirat kita agar tetap diberkahi dan dilancarkan rezekinya.
Dengan mengatur keuangan dengan bijak, kita tidak hanya bisa bertahan dalam situasi sulit, tetapi juga meraih peluang untuk tumbuh dan berkembang. Ayo, mulai lakukan langkah-langkah ini agar keuangan tetap terjaga, baik di masa sekarang maupun di masa depan!

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






