pendanaan

calendar_today

18 September 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Simak Nih! 4 Strategi Pendanaan Bisnis Sesuai Tahap Pertumbuhan

Strategi pendanaan bisnis sebaiknya dimulai dari kebutuhan usaha, bukan sekadar dari pertanyaan, “Dana bisa diperoleh dari mana?”

Setiap bisnis memiliki kebutuhan modal dan kondisi cash flow yang berbeda. Bisnis yang baru berjalan tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan perusahaan yang sedang menjaga modal kerja, melakukan ekspansi, atau meningkatkan skala usaha.

Karena itu, memilih pendanaan bisnis perlu disesuaikan dengan kondisi usaha, tujuan penggunaan dana, kemampuan bisnis, dan karakteristik sumber pendanaan.

Apa Itu Strategi Pendanaan Bisnis?

Strategi pendanaan bisnis adalah pendekatan untuk menentukan sumber dana sesuai kebutuhan dan tujuan perusahaan, mulai dari operasional, modal kerja, hingga ekspansi.

Menurut Julie Dahlquist dan Rainford Knight dalam Principles of Finance, keuangan bisnis mencakup pengelolaan modal kerja, investasi aset jangka panjang, dan struktur modal yang dapat terdiri dari utang maupun ekuitas. Karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan kebutuhan modal, kondisi cash flow, serta kewajiban dari sumber dana yang dipilih.

Baca juga: Jangan Salah Pilih! Kenali 4 Jenis Lembaga Pembiayaan untuk Modal Usaha

4 Strategi Pendanaan Berdasarkan Tahap Pertumbuhan Bisnis

Tahap pertumbuhan dapat membantu perusahaan memahami perubahan kebutuhan modal. Namun, perkembangan bisnis tidak selalu berjalan lurus dari tahap awal hingga scale-up.

Attaallah dkk. (2026) melalui artikel From Static Stages to Non-Linear States: Rethinking SME Growth menunjukkan bahwa pertumbuhan SME tidak selalu berlangsung secara linear. Bisnis dapat tumbuh, mengalami tekanan, melakukan penyesuaian, hingga kembali berkembang.

Karena itu, perusahaan tidak cukup hanya bertanya, “Bisnis saya berada di tahap apa?” Kondisi bisnis dan kebutuhan modal yang sedang dihadapi juga perlu menjadi pertimbangan.

1. Tahap Awal: Memenuhi Kebutuhan Modal

Fokus utama adalah membangun produk, mendapatkan pelanggan, dan menjalankan operasional. Dana dapat digunakan untuk bahan baku, peralatan, pemasaran, serta kebutuhan operasional.

2. Tahap Pertumbuhan: Menjaga Modal Kerja

Seiring penjualan meningkat, kebutuhan modal kerja dapat bertambah untuk persediaan, produksi, tenaga kerja, dan pembayaran pemasok. Pendanaan perlu disesuaikan dengan siklus operasional dan kondisi cash flow.

3. Tahap Ekspansi: Meningkatkan Skala Bisnis

Ekspansi membutuhkan dana untuk meningkatkan kapasitas produksi, membuka cabang, membeli aset produktif, atau memasuki pasar baru. Penggunaan dana perlu dikaitkan dengan target pertumbuhan dan kemampuan bisnis mengelola tambahan modal.

4. Tahap Scale-Up: Mengevaluasi Pendanaan Eksternal

Ketika kebutuhan modal semakin besar, perusahaan dapat mengevaluasi pendanaan eksternal. Dalam konteks startup dan perusahaan berbasis inovasi, IMF menjelaskan bahwa kebutuhan pembiayaan dapat meningkat seiring perkembangan bisnis.

Salah satu alternatifnya adalah pendanaan berbasis ekuitas, termasuk melalui securities crowdfunding, yang memungkinkan bisnis memperoleh permodalan dari investor melalui mekanisme yang tersedia pada platform penyelenggara.

Bisnis Anda Siap Mengembangkan Skala Usaha?

Jika bisnis membutuhkan permodalan untuk mendukung ekspansi, LBS Urun Dana membuka peluang pengajuan pendanaan bagi bisnis yang memenuhi kriteria berikut:

✓ Berbadan PT dan beroperasi minimal 3 tahun
✓ Memiliki laporan keuangan selama 2 tahun terakhir
✓ Memiliki omzet stabil Rp500 juta+ per bulan
✓ Membutuhkan permodalan Rp5–10 miliar

Jika memenuhi kriteria tersebut, pelajari informasi selengkapnya dan ajukan pendanaan melalui: Ajukan Pendanaan disini. Untuk mendiskusikan kebutuhan permodalan terlebih dahulu:

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Pendanaan

Tahap pertumbuhan bukan satu-satunya pertimbangan. Perusahaan juga perlu melihat:

1. Tujuan Penggunaan Dana

Tentukan apakah dana digunakan untuk modal kerja, aset, ekspansi, atau kebutuhan lainnya.

2. Jumlah Dana yang Dibutuhkan

Hitung kebutuhan secara realistis berdasarkan rencana penggunaan dana.

3. Kondisi Cash Flow

Pastikan arus kas mampu mendukung struktur pendanaan yang dipilih.

4. Biaya dan Kewajiban

Pahami biaya, kewajiban, serta konsekuensi dari setiap sumber dana.

5. Dampak Terhadap Kepemilikan

Untuk pendanaan berbasis ekuitas, pertimbangkan dampaknya terhadap struktur kepemilikan bisnis.

Baca juga: Kupas Tuntas! Pembiayaan Syariah, Jenis Akad, dan Bedanya dengan Konvensional

FAQ Strategi Pendanaan Bisnis

Apa yang dimaksud strategi pendanaan bisnis?

Strategi pendanaan bisnis adalah pendekatan untuk menentukan sumber dan struktur dana sesuai kebutuhan, kondisi, serta tujuan perusahaan.

Bagaimana cara memilih pendanaan bisnis?

Tentukan tujuan penggunaan dana, hitung kebutuhan modal, evaluasi cash flow, kemudian bandingkan karakteristik sumber pendanaan yang tersedia.

Apa saja sumber pendanaan bisnis?

Sumber pendanaan dapat berasal dari internal perusahaan, pembiayaan atau utang, pendanaan berbasis ekuitas, maupun alternatif pendanaan syariah.

Kapan bisnis membutuhkan pendanaan eksternal?

Pendanaan eksternal dapat dipertimbangkan ketika kebutuhan modal sudah melebihi kemampuan sumber dana internal, misalnya untuk meningkatkan kapasitas atau melakukan ekspansi.

Kesimpulan

Strategi pendanaan bisnis perlu disesuaikan dengan kondisi aktual dan kebutuhan perusahaan.

Tahap awal, pertumbuhan, ekspansi, dan scale-up memiliki kebutuhan modal yang berbeda. Namun, pertumbuhan bisnis tidak selalu berlangsung secara linear sehingga strategi pendanaan juga perlu dievaluasi berdasarkan kondisi yang sedang dihadapi.

Dengan memahami tujuan penggunaan dana, kebutuhan modal, cash flow, dan karakteristik sumber pendanaan, perusahaan dapat menentukan pilihan pendanaan secara lebih terukur.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID