berita
29 April 2026
Naufal Mamduh
Arus Modal Asing ke RI Awal 2026 Naik, Ini 5 Negara Investor Terbesar!
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM merilis data realisasi investasi kuartal I/2026. Hasilnya: turun tipis dari kuartal sebelumnya, tapi naik cukup besar dibanding setahun lalu. Ini tujuh angka yang perlu Anda tahu:
1. Nilai PMA Capai Rp249,94 Triliun
Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) kuartal I/2026 tercatat Rp249,94 triliun. Angka ini masuk kategori tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, meski sedikit turun dari kuartal sebelumnya.
Sektor yang paling banyak menarik minat investor asing antara lain hilirisasi dan industri manufaktur. Dua sektor ini memang jadi prioritas pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.
2. Turun 2,48% dari Kuartal IV/2025
Sebagaimana dikutip dari Dataindonesia.id pada Rabu (29/4/2026), PMA turun 2,48% secara kuartalan dibanding kuartal IV/2025 yang mencatat Rp256,3 triliun. Selisihnya sekitar Rp6,3 triliun.
Awal tahun memang biasanya lebih rendah. Banyak investor baru mulai mengeksekusi rencana investasi di kuartal kedua setelah melewati fase perencanaan di awal tahun.
3. Tumbuh 8,48% Dibanding Setahun Lalu
Di kuartal I/2025, PMA Indonesia tercatat Rp230,4 triliun. Setahun kemudian, angkanya naik menjadi Rp249,94 triliun seperti dilansir dari laman resmi BKPM. Ada pertumbuhan 8,48% secara tahunan.
Baca juga: Kalem! Alasan Investor Asing Gak Kabur Walaupun Defisit APBN Capai Rp695 Triliun
4. Modal Asing dan Dalam Negeri Hampir Seimbang
Dari total investasi kuartal I/2026, PMA berkontribusi 50,1% atau Rp249,94 triliun. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berada di 49,9% atau Rp248,8 triliun. Selisihnya hanya sekitar Rp1,2 triliun.
Komposisi ini cukup berbeda dari beberapa tahun lalu ketika PMA mendominasi dengan jarak lebih jauh. Kini investor lokal semakin aktif dan porsinya terus mendekati investor asing.
5. PMA Tumbuh Lebih Cepat dari PMDN
Secara tahunan, PMA tumbuh 8,5% sementara PMDN tumbuh 6,0%. Selisihnya 2,5 poin persentase. Pertumbuhan investasi asing di awal 2026 lebih kencang dibanding investasi domestik, tapi dengan porsi yang hampir setara, keduanya sama-sama jadi penggerak utama investasi nasional di periode ini.
6. Lima Negara Investor Terbesar
BKPM mencatat lima negara penyumbang investasi terbesar di kuartal I/2026, dengan dominasi kuat dari Asia. Hanya Amerika Serikat yang berasal dari luar kawasan, di posisi keempat dengan US$1,3 miliar.
Kalau dirupiahkan (asumsi kurs Rp17.000/US$), rinciannya:
1. Singapura: US$4,6 miliar (±Rp78,2 triliun)
2. Hong Kong: US$2,7 miliar (±Rp45,9 triliun)
3. China: US$2,2 miliar (±Rp37,4 triliun)
4. Amerika Serikat: US$1,3 miliar (±Rp22,1 triliun)
5. Jepang: US$1,0 miliar (±Rp17,0 triliun)
Singapura tetap unggul jauh, mempertegas posisinya sebagai hub utama investasi ke Indonesia. Dominasi negara Asia juga menunjukkan arus modal masih sangat terkonsentrasi di kawasan, belum benar-benar terdiversifikasi secara global.
7. Alasan Singapura Jadi Investor Terbesar
Singapura bukan cuma rajin investasi, tapi juga jadi gerbang masuk uang global ke kawasan. Banyak perusahaan besar dunia buka kantor regional di sana, lalu dari situ dana dialirkan ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Yang masuk lewat Singapura itu sering kali bukan cuma uang perusahaan lokal, tapi juga dana global yang transit dulu di sana. Itulah kenapa angkanya selalu paling besar.
Baca juga: Menyala! Ekonomi RI Justru Menguat di Tengah Gejolak Global, Ini 4 Indikatornya
Profil LBS Urun Dana
LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding yang telah resmi berizin dan diawasi oleh OJK. Di LBS Urun Dana, investor dapat berinvestasi di sukuk maupun saham dari bisnis riil yang telah melalui seleksi ketat.
Bagi pengusaha yang ingin naik kelas, LBS Urun Dana membuka akses pendanaan Rp500 juta hingga Rp10 miliar dengan skema yang terstruktur dan profesional.
Baca juga: Merapat! Ini 8 Tips Jitu Investasi Sukuk dan Saham di LBS Urun Dana, Cocok untuk Pemula!
Seluruh transaksi di LBS Urun Dana dibimbing oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar Fikih Muamalah, agar setiap aktivitas berjalan transparan dan insya allah halal.
Ikuti perkembangan terbaru seputar ekonomi, bisnis, muamalah, dan peluang investasi di lbs.id dan Instagram LBS Urun Dana.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






