investasi
11 September 2026
Naufal Mamduh
Kenalan Yuk! Bedah Saham Makacha Bakery, Emiten Kue Tradisional Beromzet Rp5 Miliar
Kue kemojo adalah kue tradisional khas Melayu yang biasanya hanya muncul di meja hajatan dan hari besar. Makacha Bakery membawanya “keluar dari sana”, mengemasnya sebagai oleh-oleh khas Riau, dan kini menjadi emiten yang sahamnya diperjualbelikan di Pasar Sekunder LBS Urun Dana dengan omzet di atas Rp5 miliar setahun. Berikut kondisi bisnis di balik pergerakan sahamnya.
Mengenal Makacha Bakery
Titik berangkatnya bukan dari rencana bisnis, melainkan dari dapur rumah pada 2017. Mira mulai belajar membuat roti sendiri sebagai alternatif pengganti makanan pokok, agar anaknya tetap mendapat asupan gizi yang cukup meski enggan makan nasi.
Nama Makacha lahir dari sana. Gabungan kata "Mak" dan "Acha", panggilan Ibu Acha, yang mencerminkan kasih sayang seorang ibu dalam memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Usaha rumahan itu tumbuh bertahap. Pada 2019, Makacha memperoleh sertifikasi PIRT dan Halal, mengurus HAKI dan BPOM, serta resmi berbadan usaha.
Arah brandnya kemudian mengerucut ke satu hal, yaitu mengangkat kue tradisional Riau ke standar produk oleh-oleh yang layak dibawa pulang. Kue kemojo yang selama ini identik dengan sajian rumahan diolah ulang dengan cita rasa modern, dikemas rapi, dan didistribusikan lewat jaringan penjualan yang lebih luas.
Di situlah posisinya hari ini. Makacha bukan sekadar toko roti, melainkan brand yang menjual warisan rasa daerah dalam bentuk yang bisa dijangkau pembeli dari luar Riau.
Babak berikutnya dimulai pada 2023, ketika Makacha melakukan penawaran saham perdana di securities crowdfunding LBS Urun Dana melalui program AKSES. Dari sinilah statusnya berubah, dari bisnis kuliner lokal menjadi perusahaan yang kepemilikannya terbuka bagi investor publik.
Baca juga: Menarik! Bedah Saham Radaza D'mamam, Emiten F&B Anak yang Menguat 20,82%
Kinerja Keuangan Makacha
Sepanjang 2025, Makacha Bakery membukukan pendapatan Rp5.113.533.850 dengan laba bersih Rp647.090.488, atau margin bersih 12,65%. Memasuki 2026, yang paling menarik justru bukan angka totalnya, melainkan arah pergerakannya dari bulan ke bulan.
- Januari: omzet Rp329.095.700, laba Rp22.896.005, margin 6,96%
- Februari: omzet Rp387.718.522, laba Rp56.867.939, margin 14,67%
- Maret: omzet Rp334.808.600, laba Rp61.384.022, margin 18,33%
- Total kuartal I: omzet Rp1.051.622.822, laba Rp141.147.967, margin 13,42%
Perhatikan kolom marginnya. Dalam 3 bulan, margin bersih Makacha naik dari 6,96% menjadi 18,33%, atau hampir 3 kali lipat. Yang membuatnya lebih meyakinkan, kenaikan itu terjadi bukan karena omzetnya melonjak. Omzet Maret justru lebih rendah dibanding Februari, tetapi labanya tetap naik.
Pola seperti ini menandakan perbaikan datang dari sisi efisiensi biaya atau bauran produk, bukan sekadar dari penjualan yang membesar. Margin kuartal I di 13,42% juga sudah berada di atas capaian sepanjang 2025 yang 12,65%.
Kinerja Saham Makacha di Pasar Sekunder
Pada periode perdagangan September 2026, saham Makacha Bakery bergerak sebagai berikut:
- Sebelum periode dibuka: Rp27.000
- Penutupan hari pertama: Rp29.700, naik 10,00%
- Penutupan hari kedua: Rp29.700, tidak berubah
- Penutupan hari ketiga: Rp29.700, tidak berubah
Seluruh penguatannya terbentuk pada hari pembukaan, ketika harganya langsung naik 10,00% dari harga awal Rp27.000 ke Rp29.700. Setelah itu posisinya bertahan tanpa perubahan selama 2 hari perdagangan berikutnya.
Berbeda dengan emiten yang harganya naik turun beberapa kali dalam 1 sesi, pergerakan Makacha justru terjadi sekali lalu stabil. Perlu diingat, harga di Pasar Sekunder terbentuk dari kesepakatan antara investor yang menjual dan investor yang membeli, sehingga bisa bergerak ke 2 arah pada sisa periode yang masih berjalan.
Dividen yang Sudah Dibagikan
Selain dari pergerakan harga, pemegang saham Makacha juga sudah menerima pembagian dividen pada 10 April 2026.
- Total saham tercatat secara scripless: 57.099 lembar
- Dividen per lembar saham: Rp464,61
- Total pembayaran dividen kepada investor LBS Urun Dana: Rp26.529.015
Nilainya memang belum besar, tetapi maknanya berbeda dari sekadar angka. Pembagian dividen menunjukkan laba yang tercatat di laporan keuangan benar-benar sampai ke rekening pemegang saham, bukan berhenti sebagai catatan di atas kertas.
Tertarik Memiliki Saham Makacha Bakery?
Ikut memiliki saham Makacha berarti ikut memiliki sebagian dari usaha yang menghidupi kue tradisional Riau dan membawanya ke pasar yang lebih luas.
Periode perdagangan Pasar Sekunder September 2026 masih berjalan sampai 18 September 2026, dengan jendela transaksi setiap hari pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Sebelum memutuskan, riwayat harga, volume, dan rekam jejak emiten bisa ditelusuri lewat LEDX. Adapun kelengkapan yang wajib dimiliki sebelum bertransaksi ada 3:
- KYC yang sudah rampung
- Single Investor Identification (SID)
- Sub Rekening Efek dalam status aktif
Baca juga: Kupas Tuntas Saham Harvies Coffee: Kenali Bisnis, Kinerja & Pergerakan Sahamnya
Sudah lengkap semua? Login di lbs.id, lalu pilih emiten yang ingin ditransaksikan. Belum punya akun? Daftar dulu di sini. Masih ingin bertanya sebelum memutuskan? Tim kami siap membantu lewat WhatsApp:
- Wisnu: Chat WhatsApp
- Dwian: Chat WhatsApp

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






