investasi
10 September 2026
Naufal Mamduh
Menarik! Bedah Saham Radaza D'mamam, Emiten F&B Anak yang Menguat 20,82%
Radaza D'mamam adalah emiten makanan balita dan anak yang perjalanan bisnisnya sangat menarik. Bermula dari dapur rumah, jadi perusahaan terbuka dan kini sahamnya diperjualbelikan di Pasar Sekunder LBS Urun Dana. Mari simak bersama kinerja bisnis dan sahamnya disini:
Mengenal Radaza D'mamam
Ceritanya dimulai pada 2015. Widati Wulandari, seorang ibu bekerja di Bogor Jawa Barat, kesulitan mencari makanan praktis yang benar-benar aman untuk anaknya. Tidak ada yang cocok, sehingga akhirnya dia membuat sendiri.
11 tahun berselang, usaha rumahan itu berkembang menjadi PT Dmamam Sehatin Indonesia dengan brand Radaza D'mamam. Perusahaan pimpinan Widati Wulandari memproduksi makanan beku sehat untuk bayi dan balita, segmen yang menuntut standar keamanan pangan lebih ketat dibanding produk konsumsi pada umumnya.
Karena itu perusahaan mengantongi sejumlah sertifikasi sekaligus, mulai dari BPOM, Halal, HACCP, SNI, NKV, sampai SKP. Bagi orang tua yang membeli produknya, deretan sertifikat ini yang menjadi dasar kepercayaan.
Puncaknya, pada 2023, Radaza D’Maman melakukan penawaran saham kepada investor melalui program ICEFF, hasil kolaborasi LBS Urun Dana dan Kemenparekraf. Pencapaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan bisnis D’Maman yang menjadi perusahaan terbuka hingga kini.
Baca juga: Kupas Tuntas Saham Harvies Coffee: Kenali Bisnis, Kinerja & Pergerakan Sahamnya
Kinerja Keuangan Q1 dan Q2 2026
Setelah melihat perjalanan bisnisnya, pertanyaan berikutnya tentu soal performa. Apakah perkembangan bisnis Radaza D’Maman juga tercermin dalam kinerja keuangannya?
Untuk melihatnya, mari bedah laporan keuangan dua kuartal pertama 2026. Ada satu hal menarik yang terlihat dari perbandingan kinerja perusahaan pada periode tersebut.
Kuartal I 2026
- Omzet: Rp3.045.874.604
- Laba bersih: Rp314.482.594
- Margin bersih: 10,32%
Kuartal II 2026
- Omzet: Rp2.699.471.851
- Laba bersih: Rp418.459.721
- Margin bersih: 15,50%
Sekilas terlihat kontradiktif. Omzet kuartal II justru turun 11,37% dibanding kuartal sebelumnya, tetapi labanya naik 33,06%.
Artinya perusahaan menghasilkan uang lebih banyak dari penjualan yang lebih sedikit. Margin bersihnya melompat dari 10,32% ke 15,50%, atau naik lebih dari 5 poin hanya dalam 1 kuartal.
Bagi investor, pola seperti ini biasanya lebih menarik ketimbang omzet yang naik tapi marginnya tergerus. Secara keseluruhan, sepanjang semester I 2026 Radaza D'mamam membukukan omzet Rp5.745.346.455 dengan laba bersih Rp732.942.315, atau margin 12,76%.
Angka laba itu punya arti tambahan. Dalam 6 bulan, perusahaan sudah melampaui perolehan laba sepanjang tahun 2025 yang tercatat Rp719 juta.
Kinerja Saham di Pasar Sekunder
Perbaikan kinerja tersebut tercermin pada pergerakan sahamnya, yang menjadi salah satu pergerakan paling konsisten di antara emiten lain pada periode ini.
- Sebelum periode dibuka: Rp49.000
- Penutupan hari pertama: Rp53.900, naik 10,00%
- Penutupan hari kedua: Rp59.200, naik 9,83%
Total penguatannya mencapai 20,82% dan angka ini dihitung dari harga awal periode, bukan dari penjumlahan kenaikan harian.
Ada 1 catatan dari pola perdagangannya. Pada hari kedua, harga Radaza sempat bertahan di posisi penutupan hari sebelumnya sepanjang pagi, dan kenaikan ke Rp59.200 baru terbentuk menjelang penutupan sesi.
Perlu diingat, harga di Pasar Sekunder tidak ditetapkan sepihak oleh platform maupun perusahaan. Angkanya lahir dari kesepakatan antara investor yang menjual dan investor yang membeli, sehingga bisa bergerak ke 2 arah. Penguatan yang sudah terjadi juga tidak menjamin arah yang sama akan berlanjut sampai periode berakhir.
Dividen yang Sudah Dibagikan
Selain dari pergerakan harga, pemegang saham Radaza D'mamam juga sudah menerima dividen untuk tahun buku 2025, berdasarkan kesepakatan RUPS Tahunan yang digelar pada Maret 2026.
- Laba bersih 2025: Rp719 juta
- Total dividen yang dibagikan: sekitar Rp452 juta
- Jumlah saham beredar: 300.000 lembar
- Dividen per lembar saham: sekitar Rp1.509
Catatan pembagian dividen seperti ini penting karena menunjukkan perusahaan tidak hanya mencetak laba di atas kertas, tetapi juga benar-benar mengembalikan sebagian hasilnya kepada pemegang saham.
Raih Brand Choice Award 2026.
Di luar angka keuangan, penerimaan pasar terhadap produknya juga terus menguat. Belum lama ini Radaza D'mamam menerima Brand Choice Award 2026. Penghargaan ini menilai merek berdasarkan pilihan konsumen, sehingga ulasan positifnya datang dari konsumen, bukan dari klaim perusahaan sendiri. Jejaknya juga terbaca di kanal penjualan digital:
- 28.214 transaksi di official store marketplace
- 6.641 ulasan konsumen
- Rating 4,90 dari 5
Angka ulasan sebanyak itu dengan rating yang bertahan di 4,90 menunjukkan konsistensi kualitas, bukan sekadar performa awal yang bagus lalu menurun. Untuk produk makanan bayi dan balita, kepercayaan semacam ini yang paling sulit dibangun sekaligus paling mahal untuk digantikan pesaing.
Baca juga: Kenalan dengan Saham RSIA Annisa: Bisnis, Fundamental & Potensi Investasinya
Tertarik Memiliki Saham Radaza D'mamam?
Periode perdagangan Pasar Sekunder LBS Urun Dana berlangsung sampai 18 September 2026, dengan jam transaksi 09.00 sampai 16.00 WIB.
Pemegang saham Radaza D'mamam bisa memanfaatkan sisa periode untuk menyesuaikan portofolionya. Bagi yang belum memiliki, ini jalan masuk untuk ikut memiliki sebagian dari perusahaan yang bermula dari kebingungan seorang ibu mencari makanan aman untuk anaknya.
Ada 1 hal yang membedakan emiten ini dari kebanyakan penerbit di platform. Permintaan atas produknya bertumpu pada kebutuhan harian, bukan pada tren atau musim tertentu. Selama ada bayi dan balita yang perlu makan, pasarnya tetap ada.
Sebelum memutuskan, data pergerakan harga, volume, dan riwayat emiten bisa ditelusuri melalui LEDX. Ada 3 syarat yang perlu dipenuhi untuk bertransaksi:
- Proses KYC sudah selesai
- Memiliki Single Investor Identification (SID)
- Memiliki Sub Rekening Efek yang aktif
Masuk ke akun LBS Urun Dana untuk bertransaksi, atau daftar terlebih dahulu bila belum memiliki akun. Mau konsultasi dulu? Hubungi tim LBS Urun Dana melalui nomor ini:
- Wisnu:Chat WhatsApp
- Dwian:Chat WhatsApp

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






