investasi

calendar_today

8 Juni 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Let's Go! Investasi Saham Makin Seru, Pasar Sekunder LBS Resmi Dibuka Juni 2026

Kalau Anda sudah lama mendengar soal investasi saham lewat securities crowdfunding tapi belum pernah masuk ke pasar sekundernya, Juni 2026 ini adalah momen yang layak dicermati.

Pasar Sekunder LBS Urun Dana periode Juni 2026 berlangsung 8 sampai 22 Juni 2026, setiap hari pukul 09.00-16.00 WIB. Di sini, investor bisa membeli atau menjual saham yang sebelumnya sudah diterbitkan lewat platform LBS Urun Dana. Bukan bertransaksi dengan perusahaannya langsung, melainkan antar sesama investor.

Yuk, kenali dulu siapa saja emiten yang hadir di periode ini.

Baca juga: Syok! Saat Saham Blue Chip Rontok, Saham LBS Urun Dana Justru Cetak Rekor!

Emiten yang Hadir di Pasar Sekunder Juni 2026

Ada empat emiten di periode ini. Keempatnya datang dari sektor yang berbeda, tapi punya satu kesamaan: bisnis yang sudah berjalan dan punya basis pelanggan nyata.

a. RSIA Annisa

Rumah sakit ibu dan anak di Pekanbaru ini bukan pendatang baru. Berdiri sejak 1997, sudah hampir tiga dekade melayani pasien di sana. Kepercayaan yang dibangun selama itu tidak datang dari iklan, tapi dari pengalaman langsung pasiennya.

b. Harvies Coffee

Kopi asal Banda Aceh yang mulai beroperasi sejak 2014. Lebih dari sepuluh tahun di industri kopi lokal yang persaingannya tidak main-main. Bertahan selama itu sudah bicara banyak.

c. Makatcha Bakery

Mengangkat Bolu Kemojo, kue tradisional khas Pekanbaru, ke tampilan yang lebih modern. Bukan sekadar mengubah kemasan, tapi memperluas jangkauan pasar dari yang tadinya hanya dikenal lokal.

d. Razada D'Mamam

Frozen food sehat khusus untuk balita. Segmennya memang spesifik, tapi justru di situlah kelebihannya. Pelanggan di segmen ini cenderung tidak gampang pindah ke lain hati.

Data Harga dari Pasar Sekunder Terakhir

Sebelum masuk, lihat dulu seperti apa pergerakan harganya. Data di bawah ini bukan proyeksi. Ini angka nyata dari Pasar Sekunder LBS Urun Dana terakhir, Maret 2026.

Investor yang sudah berpengalaman biasanya tidak menunggu periode buka untuk mulai riset. Mereka masuk hari pertama sudah dengan keputusan yang matang. 

Jadwal Live Instagram Bareng Emiten

LBS Urun Dana menyelenggarakan sesi live Instagram di @lbsurundana supaya Anda bisa ngobrol langsung dengan owner bisnis. Di sana bisa diskusi soal kinerja, rencana ke depan, maupun pertanyaan spesifik seputar investasi di sana.

Ini kesempatan yang jarang ada di instrumen investasi lain: bisa tanya langsung ke pemilik bisnisnya sebelum memutuskan beli sahamnya. 

Sebelum Beli, Kenali LEDX Dulu

Pasar Sekunder LBS Urun Dana resmi dibuka. Artinya, waktu untuk sekadar "nanti dulu" sudah habis.

Sebelum menekan tombol beli, kenali dulu LEDX atau LBS Equity Crowdfunding Index, indeks khusus yang membantu investor memantau performa saham di platform LBS Urun Dana. Data pergerakan pasar dan indikator analisis semuanya tersedia di sana.

Investor yang masuk dengan persiapan matang biasanya sudah riset jauh sebelum periode buka. Kalau Anda belum mulai, sekarang adalah saat yang tepat.

Daftar sekarang di LBS Urun Dana dan mulai riset sebelum kehabisan waktu.

Baca juga: Catat! 5 Langkah Persiapkan Diri Jelang Pasar Sekunder LBS Urun Dana

Ada yang Ingin Ditanyakan Dulu?

Pasar Sekunder masih buka sampai 22 Juni 2026. Masih ada waktu untuk bertanya sebelum memutuskan. Kalau ada yang belum jelas soal cara beli saham, emiten yang tersedia, atau hal lain seputar investasi di LBS Urun Dana, tim LBS siap diajak ngobrol sekarang.

FAQ

Pasar Sekunder LBS Urun Dana itu sebenarnya apa?

Sederhananya, ini fasilitas jual beli saham yang sebelumnya sudah diterbitkan lewat platform LBS Urun Dana. Berbeda dengan pasar perdana yang transaksinya langsung dengan perusahaan, di Pasar Sekunder transaksinya terjadi antar sesama investor. Lebih personal, lebih terbatas, dan justru karena itu keputusannya perlu lebih matang.

Periode Juni 2026 ini sampai kapan?

Pasar Sekunder Juni 2026 sudah dibuka sejak 8 Juni dan berlangsung sampai 22 Juni 2026. Masih ada waktu untuk masuk, tapi jangan terlalu lama menunggu. Setiap hari kerja buka pukul 09.00 sampai 16.00 WIB.

Sebelum beli, kenali dulu LEDX untuk apa?

LEDX atau LBS Equity Crowdfunding Index adalah indeks khusus yang membantu investor memantau performa saham di platform LBS Urun Dana. Data pergerakan pasar dan indikator analisis semuanya tersedia di sana. Kalau Anda sedang mempertimbangkan investasi saham lewat securities crowdfunding, LEDX adalah langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum tombol beli ditekan.

Disclaimer: Investasi saham melalui platform securities crowdfunding memiliki risiko, termasuk risiko penurunan nilai saham dan risiko likuiditas. Investasikan dana sesuai profil risiko Anda dan pelajari prospektus secara lengkap sebelum mengambil keputusan. LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh OJK

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID