investasi

calendar_today

8 Juni 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Satset! Investasi Saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, Ini Panduan Lengkapnya

Kalau Anda sedang mencari panduan investasi saham untuk pemula yang praktis dan tidak bertele-tele, Anda sudah di tempat yang tepat. LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding yang memungkinkan siapa saja berinvestasi di saham bisnis riil tanpa harus langsung berhadapan dengan kompleksitas bursa konvensional.

Platform ini diawasi langsung oleh OJK dan memfasilitasi dua jenis transaksi: Pasar Perdana untuk pembelian saham baru dari perusahaan, dan Pasar Sekunder LBS Urun Dana untuk jual beli saham antar investor. Keduanya punya caranya masing-masing, dan keduanya akan dibahas di sini.

Mulai dari Sini: Daftar dan Verifikasi Akun

Sebelum bisa bertransaksi di mana pun, Anda perlu punya akun investor yang sudah terverifikasi. Prosesnya tidak rumit, tapi perlu disiapkan dengan benar dari awal.

1. Daftar akun

Kunjungi lbs.id/register, klik "Daftar Sebagai Investor", lalu isi nama sesuai KTP, email, dan nomor telepon aktif.

2. Verifikasi OTP

Kode OTP akan dikirim ke nomor atau email yang didaftarkan. Masukkan kodenya untuk melanjutkan.

3. Lengkapi KYC

Upload foto KTP dan selfie, lalu isi data profil risiko. Proses validasi memakan waktu maksimal 3 hari kerja.

4. Kepemilikan SID

Single Investor Identification (SID) dari KSEI dibutuhkan untuk bertransaksi. Kalau belum punya, tim LBS Urun Dana siap membantu Anda untuk kepengurusan SID tersebut. 

5. Atur limit investasi

Berdasarkan regulasi POJK, batas maksimal investasi saham di platform securities crowdfunding adalah 5% dari total penghasilan tahunan. Sesuaikan data pendapatan agar limit investasi Anda akurat.

Baca juga: Let's Go! Investasi Saham Makin Seru, Pasar Sekunder LBS Resmi Dibuka Juni 2026

Bagian 1: Beli Saham di Pasar Perdana

Pasar perdana adalah momen ketika bisnis pertama kali menawarkan sahamnya ke publik. Ini titik masuk yang banyak dipilih oleh investor, termasuk yang baru memulai investasi saham untuk pemula, karena harga masih di level awal dan potensi capital gain ke depannya bisa lebih besar.

Langkah-langkahnya:

1. Pelajari prospektus

Masuk ke menu Daftar Bisnis di platform. Unduh laporan keuangan dan prospektus bisnisnya. Jangan lewati langkah ini, karena keputusan yang baik selalu dimulai dari data.

2. Pesan efek

Kalau sudah yakin, klik "Pesan Efek" di halaman detail bisnis tersebut. Tombol ini muncul selama periode penawaran masih berlangsung.

3. Masukkan jumlah

Tentukan berapa lembar saham atau nominal yang ingin diinvestasikan. Pastikan angkanya sesuai dengan limit investasi yang sudah diatur di profil Anda.

4. Pilih metode pembayaran

Pilih bank tujuan transfer, lalu klik "Order Pembelian". Sistem akan membuatkan nomor virtual account khusus untuk transaksi ini.

5. Selesaikan pembayaran

Transfer ke virtual account sesuai nominal yang tertera. Kepemilikan saham langsung tercatat di portofolio Anda setelah pembayaran terkonfirmasi, biasanya dalam hitungan menit.

Bagian 2: Jual Beli Saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana

Ini yang membedakan LBS Urun Dana dari bursa saham konvensional. Pasar Sekunder LBS Urun Dana tidak buka setiap hari, melainkan empat kali setahun, yaitu Maret, Juni, September, dan Desember. Masing-masing berlangsung 10 hari kerja.

Format perdagangan terjadwal ini bukan kekurangan, justru ini yang membuat platform ini cocok untuk investor yang fokus pada pertumbuhan bisnis riil jangka menengah panjang, bukan sekadar trading kilat. Bagi yang baru memulai investasi saham untuk pemula, ritme seperti ini justru lebih mudah diikuti karena tidak menuntut pemantauan setiap hari.

Periode Juni 2026 berlangsung 8 sampai 22 Juni 2026, setiap hari pukul 09.00-16.00 WIB.

Emiten yang bisa diperdagangkan periode ini:

a. RSIA Annisa

Rumah sakit ibu dan anak di Pekanbaru, berdiri sejak 1997. Hampir tiga dekade melayani pasien, dengan basis kepercayaan yang dibangun dari rekam jejak, bukan iklan.

b. Harvies Coffee

Kopi dari Banda Aceh yang sudah beroperasi sejak 2014. Lebih dari sepuluh tahun bertahan di industri kopi lokal yang kompetitif.

c. Makatcha Bakery

Bolu Kemojo khas Pekanbaru dalam kemasan modern. Produk tradisional yang berhasil memperluas pasarnya.

d. Razada D'Mamam

Frozen food sehat untuk balita. Segmen yang kecil tapi pembelinya dikenal setia.

Cara bertransaksi di Pasar Sekunder:

1. Buka halaman Pasar Sekunder

Login ke akun Anda, lalu akses Menu Pasar Sekunder LBS Urun Dana.

2. Pilih emiten

Lihat daftar emiten aktif yang sedang diperdagangkan, cermati datanya sebelum memilih.

3. Klik Jual atau Beli

Pilih menu "Jual Beli Saham" pada emiten yang diincar, lalu klik "Beli Saham".

4. Masukkan order (bid)

Tentukan harga penawaran dan jumlah lembar saham yang ingin dibeli.

5. Bayar transaksi

Pilih bank tujuan dan selesaikan pembayaran agar order masuk ke sistem pencocokan platform.

Tips Sebelum Bertransaksi

Empat hal yang perlu diperhatikan sebelum masuk ke Pasar Sekunder:

1. Riset dulu, beli kemudian

Evaluasi pertumbuhan pendapatan, laba bersih, dan konsistensi dividen emiten. Data ini tersedia di platform dan bisa dipantau lewat LEDX (LBS Equity Crowdfunding Index), indeks khusus yang membantu investor memantau performa saham di LBS Urun Dana.

2. Pahami risiko investasi saham

Nilai saham bisa naik, tapi juga bisa turun. Di platform securities crowdfunding seperti LBS Urun Dana, likuiditas juga lebih terbatas dibanding bursa reguler karena Pasar Sekunder hanya dibuka empat kali setahun. Pastikan Anda sudah memahami profil risiko sendiri sebelum memutuskan masuk.

3. Gunakan dana dingin

Karena Pasar Sekunder hanya dibuka periodik, pastikan dana yang dipakai bukan uang kebutuhan sehari-hari.

4. Jaga keamanan akun

Selalu gunakan koneksi aman dan jangan pernah bagikan kode OTP ke siapa pun. Investor yang masuk dengan persiapan matang biasanya sudah selesai riset jauh sebelum periode buka. Kalau belum mulai, sekarang adalah waktu yang tepat.

Daftar sekarang di LBS Urun Dana dan mulai riset sebelum periode Juni 2026 ditutup.

Baca juga: Luar Biasa! IHSG Memerah, Kenapa Saham Pasar Sekunder LBS Urun Dana Melaju?

Ada yang Ingin Ditanyakan Dulu?

Pasar Sekunder masih buka sampai 22 Juni 2026. Kalau ada yang belum jelas soal cara daftar, mekanisme jual beli, atau hal lain seputar investasi saham di LBS Urun Dana, tim LBS siap diajak ngobrol sekarang.

FAQ

Apa bedanya Pasar Perdana dan Pasar Sekunder di LBS Urun Dana?

Di Pasar Perdana, investor membeli saham langsung dari perusahaan yang baru menawarkan efeknya. Di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, transaksinya terjadi antar sesama investor. Harga bisa berbeda dari harga awal tergantung permintaan dan penawaran di periode tersebut.

Pasar Sekunder ini buka kapan saja?

Empat kali setahun, masing-masing 10 hari kerja. Periode Juni 2026 berlangsung 8 sampai 22 Juni 2026, buka setiap hari kerja pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Jangan terlalu lama menunggu kalau sudah siap.

LEDX itu untuk apa?

LEDX atau LBS Equity Crowdfunding Index adalah indeks yang membantu investor memantau performa saham di platform LBS Urun Dana. Data pergerakan harga dan indikator analisis tersedia di sana. Ini alat riset yang sebaiknya digunakan sebelum memutuskan beli atau jual di platform securities crowdfunding ini.

Disclaimer: Investasi saham melalui platform securities crowdfunding memiliki risiko, termasuk risiko penurunan nilai saham dan risiko likuiditas. Investasikan dana sesuai profil risiko Anda dan pelajari prospektus secara lengkap sebelum mengambil keputusan. LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh OJK

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID