investasi

calendar_today

16 April 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Sedap! Saham Annisa Maju Abadi OTW IPO di LBS Urun Dana, Cek Prospeknya disini!

Kalau Anda mencari investasi saham dengan potensi pertumbuhan lebih cepat, ini momen yang tidak boleh dilewatkan. PT Annisa Maju Abadi akan segera melakukan penawaran saham perdana (IPO) di LBS Urun Dana.

Penawaran investasi saham Annisa Maju Abadi ini terasa istimewa karena membawa peluang ekspansi agresif lewat merger dan akuisisi klinik yang sudah aktif.  Artinya, bisnisnya sudah berjalan, sudah punya pasien, dan siap didorong tumbuh lebih cepat. 

Di tengah kuatnya prospek rumah sakit, peluang seperti ini jarang muncul, apalagi bisa diakses lewat skema securities crowdfunding yang relevan untuk investasi untuk pemula. Jadi ini bukan sekadar belajar cara investasi saham, tapi kesempatan masuk lebih awal ke bisnis yang sudah siap scale up.

Kenapa Harus Investasi Saham Annisa Maju Abadi? 

PT Annisa Maju Abadi, penerbit saham Annisa Maju Abadi menghadirkan peluang investasi saham yang menarik di tengah kuatnya prospek rumah sakit dengan demand yang terus tumbuh. Sekaligus menawarkan strategi ekspansi melalui merger dan akuisisi klinik aktif. Membuka potensi pertumbuhan bisnis yang lebih cepat dan terukur bagi investor.

1. Prospek Cerah Bisnis Rumah Sakit dan Klinik 

Prospek bisnis rumah sakit dan klinik semakin kuat didorong data yang jelas. Anggaran kesehatan APBN 2026 mencapai Rp247,3 triliun dengan fokus pada BPJS Kesehatan, yang berpotensi meningkatkan volume pasien secara signifikan, terutama di layanan tingkat pertama. Di saat yang sama, kapasitas layanan yang masih terbatas membuka ruang ekspansi yang besar bagi pelaku usaha di sektor ini.

Baca juga: Solid! Ini Cara LBS Urun Dana Bikin RSIA Annisa Naik Level Lebih Profesional

Dari sisi pertumbuhan, sektor ini diproyeksikan mencatat revenue CAGR sekitar 13% dan pertumbuhan laba hingga 20% pada periode 2026–2031. Peningkatan jumlah pasien, baik dari segmen BPJS maupun privat, mendorong utilisasi layanan dan memperkuat profitabilitas. Meski ada tekanan biaya operasional, tren jangka panjang tetap menunjukkan fondasi yang solid. Ini menjadi gambaran awal bagaimana bisnis rumah sakit dan klinik, khususnya klinik yang dikelola PT Annisa Maju Abadi, memiliki potensi berkembang lebih cepat melalui strategi ekspansi yang dijalankan.

2. Listing Saham untuk Merger dan Akuisisi

Saham Annisa Maju Abadi jadi peluang investasi saham yang menarik, terutama bagi Anda yang mencari investasi untuk pemula dengan risiko lebih terukur. Perusahaan ini berfokus pada layanan klinik melalui Klinik Pratama Annisa Medika 1 yang telah berstatus FKTP dengan akreditasi paripurna. 

Pada momentum listing di LBS Urun Dana, perusahaan ini bertujuan untuk merger dan akuisisi Klinik Pratama Annisa Medika 2 yang sudah aktif dan memiliki trafik pasien tinggi. Artinya dengan investasi saham Annisa Maju Abadi, Anda bisa memiliki bisnis klinik yang sudah berjalan berjalan. Sudah punya pasien. Sudah menghasilkan. Ini yang membuat investasi saham ini lebih menarik, karena Anda masuk ke bisnis yang siap tumbuh, bukan yang baru mulai.

3. Saham Klinik dengan Prospek Cerah 

Klinik Annisa Medika 1 milik PT Annisa Maju Abadi dan Klinik Annisa Medika 2 yang akan diakuisisi sama-sama memiliki prospek bisnis yang kuat. Keduanya melayani lebih dari 17 ribu dan 45 ribu peserta BPJS Kesehatan di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

Layanannya lengkap. Mulai dari poli umum, poli gigi, hingga kandungan. Didukung dokter dan tenaga kesehatan profesional yang berpengalaman. Keduanya juga terintegrasi dengan RSIA Annisa milik PT Kartini Bangun Bangsa sebagai induk perusahaan. Kombinasi basis pasien yang besar dan integrasi layanan ini menciptakan potensi bisnis yang solid. Arah pertumbuhannya jelas. Proyeksi keuntungannya pun semakin terbuka.

Apa Keistimewaan Saham Annisa Maju Abadi? 

Saham Annisa Maju Abadi menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya menarik untuk dipertimbangkan, terutama bagi investor yang mencari investasi jangka panjang dengan potensi dividen dan prospek bisnis yang kompetitif. Berikut beberapa alasan mengapa saham ini layak masuk radar Anda:

1. Bisnis Klinik dengan Omzet Tinggi 

Laporan kinerja keuangan Annisa Maju Abadi menunjukkan pertumbuhan omzet yang konsisten dan semakin kuat dari tahun ke tahun. Pada 2024, Klinik Pratama Annisa Medika 1 mencatat omzet Rp2,4 miliar, sementara Klinik Pratama Annisa Medika 2 (yang hendak diakuisisi) mencapai Rp5,2 miliar. Tren ini berlanjut di 2025 keduanya masing-masing mengalami kenaikan omzet di Rp2,3 miliar dan Rp6,8 miliar.

Sedangkan dari sisi proyeksi omzet, Klinik Pratama Annisa Medika 1 diperkirakan mencapai Rp3,6 miliar dan Klinik 2 melonjak ke Rp8,9 miliar pada 2026. Memasuki 2027, pertumbuhan semakin terbuka, dengan Klinik 1 diproyeksikan mencapai Rp4,5 miliar dan Klinik 2 menembus Rp11,2 miliar.

Data ini menunjukkan satu hal penting. Klinik yang sudah berjalan memiliki fondasi bisnis yang kuat. Ketika dikombinasikan dengan strategi akuisisi, potensi pertumbuhannya menjadi lebih agresif dan tetap terukur.

2. Investasi Saham dari Bisnis Berjalan 

Perlu ditekankan bahwa tujuan listing saham di LBS Urun Dana ini adalah untuk melakukan akuisisi Klinik Pratama Annisa Medika 2 yang sudah berjalan dan memiliki basis pasien yang kuat. 

Namun yang menarik, melalui investasi ini Anda menjadi bagian dari PT Annisa Maju Abadi sebagai perusahaan pengelola yang menjalankan dan mengembangkan bisnis klinik tersebut secara keseluruhan. Artinya, potensi yang Anda miliki bukan hanya dari satu aset, tetapi dari entitas bisnis yang terus bertumbuh dan memiliki ruang ekspansi ke depan.

3. Tawarkan Saham dengan Harga Terbaik 

Dalam investasi saham, harga masuk menentukan hasil. Berdasarkan valuasi LBS Urun Dana, nilai wajar saham Annisa Maju Abadi berada di Rp482 per lembar. Namun, selama masa listing melalui skema securities crowdfunding, Anda bisa masuk di harga Rp410. Artinya, Anda sudah mendapatkan selisih nilai Rp72 sejak awal. Ini menjadi peluang menarik, terutama bagi Anda yang mencari investasi untuk pemula dengan dasar valuasi yang jelas dan memahami cara investasi saham secara lebih terukur.

Didukung oleh kuatnya prospek rumah sakit dan bisnis klinik yang sudah berjalan, peluang ini bukan hanya soal harga, tetapi juga potensi pertumbuhan. Bagi investasi saham pemula, ini adalah momen untuk masuk lebih awal ke bisnis riil dengan arah ekspansi yang jelas.

Investasi Saham Klinik Mulai Rp1 Jutaan

PT Annisa Maju Abadi segera melakukan penawaran saham perdana di LBS Urun Dana. Saham Annisa Maju Abadi menjadi momen bagi Anda untuk masuk lebih awal dalam investasi saham di sektor layanan kesehatan yang sedang bertumbuh. Anda bisa cek selengkapnya di sini. 

Baca juga: Gaskeun! 7 Investasi Terbaik 2026 dan Strategi Biar Cuan Ngalir Terus!

Berikut detail investasi Saham Annisa Maju Abadi:

a. Total Penerbitan Saham: Rp7.800.000.310
b. Harga per Lembar Saham: Rp410
c. Minimum Pembelian Saham: Rp1.000.400
d. Jumlah Saham Ditawarkan: 19.024.391 lembar
e. Proyeksi Dividen Payout Ratio: 75%
f. Indikasi Dividen Yield 2026: 5,13%

Bagi Anda investor pemula, Anda bisa mulai dengan mendaftar akun di sini. Sedangkan bagi yang sudah punya akun LBS, pastikan Anda sudah menyiapkan diri agar tidak ketinggalan saat penawaran saham perdana Annisa Maju Abadi dibuka! 

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID