investasi

calendar_today

5 Maret 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Top Bgt! Pendapatan Melonjak 50%, MFlash Bagi-Bagi Dividen!

PT MGI Tiga Indonesia dengan merek layanan MFlash menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 secara daring pada Rabu (4/3/2026). Agenda ini menjadi momentum penting bagi para pemegang saham perusahaan untuk mengetahui perkembangan kinerja bisnis sekaligus arah strategi perusahaan ke depan.

Menariknya, RUPS tersebut berlangsung bertepatan dengan pembukaan pasar sekunder LBS Urun Dana, sehingga investor dan calon investor dapat memperoleh pemaparan kinerja perusahaan secara langsung dari manajemen sekaligus melakukan transaksi investasi saham melalui mekanisme perdagangan di pasar sekunder.

Skema ini menjadi salah satu keunggulan model securities crowdfunding, di mana investor tidak hanya mendapatkan peluang memiliki saham perusahaan potensial, tetapi juga memperoleh likuiditas melalui fasilitas perdagangan di pasar sekunder.

Pendapatan MFlash Naik Lebih dari 50%

Dalam pemaparan kinerja perusahaan CEO MFlash, Muhamad Yudisya Andita, menyampaikan bahwa mereka berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan pada 2025. Total pendapatan perusahaan pada 2025 mencapai Rp9,68 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp6,4 miliar.

Kenaikan tersebut setara dengan pertumbuhan sekitar 50,31% secara tahunan. Jika dilihat dari kontribusi cabang, cabang Klender masih menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan sekitar Rp6 miliar, sementara cabang Cinere memberikan kontribusi sekitar Rp3,6 miliar meski baru mulai beroperasi pada 2025. Beliau menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan ini tidak terlepas dari ekspansi bisnis yang dilakukan perusahaan.

Baca juga: Cair! Dividen Harvies Coffee 2025 Naik Drastis, Simak Laba dan Proyeksi Bisnisnya!

“Pendapatan kita di 2025 mencapai sekitar Rp9,6 miliar, naik dari tahun 2024 yang sekitar Rp6,4 miliar, atau naik sekitar 50,31%. Peningkatan ini terutama karena adanya penambahan cabang Cinere,” ujar pria yang akrab disapa Andi tersebut. 

Pertumbuhan tersebut juga menjadi salah satu indikator penting bagi investor yang mengikuti perkembangan investasi saham melalui skema securities crowdfunding di LBS Urun Dana.

Laba Bersih Capai Rp714,59 Juta

Selain pertumbuhan pendapatan, perusahaan juga mencatat peningkatan pada sisi profitabilitas. Sepanjang tahun buku 2025, laba bersih PT MGI Tiga Indonesia mencapai Rp714.597.269. Angka ini meningkat sekitar Rp67,87 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagian besar laba tersebut berasal dari cabang Klender yang telah beroperasi lebih lama dan memiliki basis pelanggan yang kuat. Sementara itu, cabang Cinere masih mencatatkan kerugian sekitar Rp22 juta karena masih berada dalam tahap awal pengembangan bisnis.

“Cabang Cinere masih membukukan minus sekitar Rp22 juta di tahun pertama karena memang baru dibuka pada 2025,” ungkap pria yang akrab disapa Andi ini.

Menurut manajemen, kondisi tersebut merupakan hal yang umum dalam ekspansi bisnis ritel dan layanan, karena cabang baru membutuhkan waktu untuk membangun basis pelanggan serta meningkatkan volume transaksi.

Dividen Rp643 Juta Dibagikan kepada Investor

Dalam RUPS tersebut, manajemen MFlash juga menyampaikan keputusan mengenai pembagian dividen kepada para pemegang saham. Perusahaan menetapkan dividend payout ratio sebesar 90% dari laba bersih, yang berarti sebagian besar keuntungan perusahaan dibagikan kepada investor.

Dengan rasio tersebut, total dividen yang dibagikan mencapai Rp643,13 juta. Adapun jumlah saham beredar perusahaan tercatat 33.930.553 lembar saham, sehingga dividen per saham sebesar Rp18,95.

Lebih lanjut sebagian dividen tersebut telah dibayarkan sebelumnya melalui dividen interim sebesar Rp9,71 per saham pada pertengahan 2025. Dengan demikian, sisa dividen sebesar Rp9,24 per saham akan dibagikan kepada investor pada April 2026.

“Laba bersih tahun 2025 sebesar Rp714 juta, dan dengan dividend payout ratio 90%, maka dividen yang dibagikan sebesar Rp643 juta,” tutur Andi.

Strategi 2026 Fokus pada Layanan dengan Margin Tinggi

Memasuki 2026, perusahaan akan melakukan penyesuaian strategi bisnis untuk meningkatkan profitabilitas. Manajemen menjelaskan bahwa layanan service atau perbaikan gadget memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan penjualan produk.

Karena itu, perusahaan akan meningkatkan fokus pada layanan tersebut melalui berbagai program pemasaran. “Fokus kita di 2026 adalah meningkatkan penjualan service dengan margin lebih tinggi, melalui peningkatan budget iklan, testimoni, dan program service express,” jelas Andi.

Strategi ini diharapkan dapat memperkuat kinerja bisnis perusahaan sekaligus meningkatkan potensi keuntungan bagi investor yang melakukan investasi saham di perusahaan tersebut.

Baca juga: Marhaban! Pasar Sekunder Maret 2026 Dibuka, Ada LEDX Plus Jadwal RUPS Terlengkap!

Selain meningkatkan kinerja cabang yang sudah ada, perusahaan juga menyiapkan rencana ekspansi bisnis. Manajemen menyampaikan rencana untuk membuka satu cabang baru pada 2026 guna memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan potensi pendapatan.

“Kami berencana menambah satu cabang baru di 2026, yang rencananya didanai melalui right issue kembali melalui LBS,” ujar Andi.

Mau Punya Saham MFlash?

Saham MFlash (PT MGI Tiga Indonesia) masih dapat dibeli melalui Pasar Sekunder LBS Urun Dana yang berlangsung pada 2–13 Maret 2026 di hari kerja.

Tercatat pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 10.44 WIB, harga saham MFlash mencapai Rp550 per lembar yang menunjukkan minat investor yang cukup tinggi terhadap saham perusahaan ini.

Segera daftar atau login ke akun LBS Urun Dana Anda dan pilih saham MFlash atau emiten lainnya di pasar sekunder.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID