investasi

calendar_today

3 Maret 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Cair! Dividen Harvies Coffee 2025 Naik Drastis, Simak Laba dan Proyeksi Bisnisnya!

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Sinar Kopi Nusantara, yang dikenal dengan merek Harvies Coffee, mengungkapkan kinerja keuangan perusahaan selama tahun 2025. Pembicara utama dalam rapat tersebut adalah Direktur Harvies Coffee Tommy Harvie, yang memaparkan hasil keuangan perusahaan serta keputusan penting mengenai pembagian dividen untuk tahun 2025.

RUPS kali ini tampak istimewa karena bertepatan dengan periode investasi saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana. Berikut ini kinerja keuangan emiten kopi gayo Aceh sepanjang 2025 kemarin. 

Laba Bersih Melonjak 100% 

Tommy Harvie membuka rapat dengan berbagi pencapaian luar biasa dalam performa keuangan perusahaan selama tiga tahun terakhir. Pada 2025, Harvies Coffee mencatatkan total penjualan sekitar Rp7,9 miliar, sebuah pencapaian yang mencerminkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Usai dikurangi total biaya barang yang terjual atau Cost of Goods Sold sekitar Rp3,2 miliar, perusahaan berhasil meraih gross profit sekitar Rp4,7 miliar, yang menunjukkan efisiensi dan peningkatan margin keuntungan.

Baca juga: Marhaban! Pasar Sekunder Maret 2026 Dibuka, Ada LEDX Plus Jadwal RUPS Terlengkap!

Dari segi laba, laba operasional tercatat sekitar Rp1,9 miliar, yang mencerminkan kinerja yang kuat dalam pengelolaan biaya operasional dan pemasaran. Setelah memperhitungkan biaya lainnya, laba bersih Harvies Coffee pada 2025 tercatat sekitar Rp1,7 miliar.

Jika dibandingkan, laba bersih Harvies Coffee pada 2023 tercatat sekitar Rp884 juta, yang kemudian tumbuh menjadi Rp1,7 miliar pada 2025, mencatatkan kenaikan 100% dalam periode tersebut.

“Alhamdulillah, berkat rahmat Allahﷻ dan usaha keras tim, kami dapat mencapai pertumbuhan yang luar biasa ini. Ini merupakan hasil dari strategi efisiensi operasional yang kami terapkan serta peningkatan kinerja penjualan. Kami terus berusaha untuk memperkuat posisi kami di pasar dan memperbaiki kinerja keuangan kami ke depan,” ujar Tommy Harvie.

Harvies Tebar Dividen Rp227 Juta

Harvies Coffee membuat langkah besar dalam pembagian dividen 2025, dengan membagikan Rp227.025.035 kepada para investor dengan rasio dividen payout sebesar 90%. Ini mencerminkan kenaikan signifikan sesuai dengan kinerja bisnis mereka. Dividen per lembar saham tercatat Rp357,75, yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, dividen per lembar saham pada 2023 hanya Rp64, Rp133 pada 2024, dan kini Rp357,75 di 2025 yang menunjukkan peningkatan yang luar biasa.

Pembagian dividen investasi saham ini menjadi bukti bahwa berinvestasi dalam saham Harvies Coffee tidak hanya memberikan pertumbuhan, tetapi juga return optimal yang diharapkan oleh para pemegang saham.

Namun, pembagian dividen ini lebih dari sekadar angka. Ini adalah simbol dari komitmen perusahaan untuk terus berkembang, memperbaiki kinerja, dan memberikan hasil yang maksimal bagi investor. Bagi mereka yang telah bergabung, ini adalah bukti nyata bahwa investasi saham di Harvies Coffee membuahkan hasil yang luar biasa.

Baca juga: Gaspol! Bedah Istilah dan Parameter di Pasar Sekunder, Investasi Cerdas Dimulai!

“Dividen sebesar Rp357,75 per lembar saham di 2025 adalah bentuk nyata dari pertumbuhan Harvies Coffee yang berkelanjutan. Ini bukan hanya angka, tetapi refleksi dari komitmen kami untuk memberikan return optimal kepada para investor yang telah mempercayai perjalanan bisnis kami," sambung Tommy. 

Menutup rapat, Tommy Harvie menyampaikan proyeksi yang sangat optimis untuk tahun 2026. Harvies Coffee berencana untuk terus memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas produk mereka, guna mencapai hasil yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang. Mereka juga menargetkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, agar dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan tingkat dividen pada tahun-tahun berikutnya.

Kesempatan Punya Saham Harvies Masih Terbuka!

Saham Harvies masih tersedia di Pasar Sekunder LBS Urun Dana, yang berlangsung dari 2 hingga 13 Maret 2026 pada hari kerja. Sebagai informasi, pada Selasa, 3 Maret 2026, harga saham Harvies Coffee tercatat mencapai Rp15.000 per lembar saham, menunjukkan tingginya minat pasar terhadap saham perusahaan.

Baca juga: Ajib! Pahami LEDX, Fitur Jagoan Investor Tangkap Peluang Saham di Pasar Sekunder

Segera daftar atau login ke akun LBS Anda dan pilih saham Harvies atau emiten lainnya untuk meraih mimpi finansial Anda. 

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID