literasi keuangan

calendar_today

23 Oktober 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan: Untung, tetapi Kas ke Mana?

Mencari contoh laporan arus kas perusahaan yang mudah dipahami? Artikel ini menyajikan simulasi lengkap beserta cara menghitung saldo kas akhirnya. Sebelum masuk ke contohnya, pahami dulu apa yang sebenarnya ditunjukkan laporan ini.

Apa Itu Laporan Arus Kas Perusahaan?

Laporan arus kas adalah laporan yang menunjukkan penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan selama periode tertentu. Fungsinya membantu Anda melihat ke mana uang perusahaan bergerak, sekaligus menilai kemampuannya memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari.

Satu hal yang sering disalahpahami, arus kas berbeda dari laba. Perusahaan bisa saja mencatat laba tetapi tetap kesulitan kas, karena waktu penerimaan pembayaran dan waktu pengeluaran tidak selalu bersamaan.

Penjualan yang dicatat bulan ini, misalnya, mungkin baru dibayar pelanggan 2 bulan kemudian. Sementara gaji dan pembelian bahan baku tetap harus dibayar tepat waktu.

Baca juga: Kupas Tuntas! Cara Baca Cash Flow, Trik Cerdas Bongkar Laporan Bodong!

Tiga Komponen dalam Laporan Arus Kas

Pengelompokan ini mengacu pada PSAK 207 tentang Laporan Arus Kas, yang membagi arus kas menjadi aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Perusahaan perlu menerapkan standar akuntansi yang sesuai dengan karakteristik dan ketentuan yang berlaku bagi entitasnya.

  1. Arus kas dari aktivitas operasi

    Mencakup penerimaan dari pelanggan serta pembayaran kepada pemasok, karyawan, dan kebutuhan operasional lainnya. Bagian ini menggambarkan apakah kegiatan usaha inti menghasilkan kas.
     
  2. Arus kas dari aktivitas investasi

    Berkaitan dengan aset jangka panjang, seperti pembelian atau penjualan mesin, kendaraan, dan peralatan.
     
  3. Arus kas dari aktivitas pendanaan

    Mencakup penerimaan modal atau pinjaman, serta pembayaran pokok pinjaman maupun dividen sesuai transaksi yang terjadi.

Perlu dicatat, standar yang berlaku berbeda menurut jenis entitas. Perusahaan dengan akuntabilitas publik mengacu pada PSAK, sementara entitas privat mengacu pada SAK Entitas Privat yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2025 menggantikan SAK ETAP. Untuk usaha mikro, kecil, dan menengah tersedia SAK EMKM. Karena itu, perlakuan beberapa jenis transaksi dapat berbeda bergantung standar yang digunakan perusahaan.

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Sederhana

Berikut simulasi laporan arus kas sebuah perusahaan dalam satu periode. Angka berikut merupakan simulasi, bukan laporan keuangan perusahaan tertentu.

Komponen

Nilai
Arus kas bersih dari aktivitas operasi Rp40.000.000
Arus kas bersih dari aktivitas investasi -Rp15.000.000
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan Rp5.000.000
Kenaikan bersih kas Rp30.000.000
Saldo kas awal Rp50.000.000
Saldo kas akhir Rp80.000.000

 

Setiap angka arus kas bersih di atas sudah memperhitungkan penerimaan dikurangi pengeluaran pada masing-masing aktivitas.

Kenaikan bersih kas diperoleh dari Rp40 juta dikurangi Rp15 juta lalu ditambah Rp5 juta, sehingga hasilnya Rp30 juta. Saldo kas akhir kemudian didapat dari saldo kas awal Rp50 juta ditambah kenaikan bersih tersebut.

Bagaimana membacanya? Nilai operasi yang positif menunjukkan kegiatan usaha inti menghasilkan kas. Nilai investasi yang negatif umumnya menandakan perusahaan sedang membeli aset, misalnya mesin baru. Sementara nilai pendanaan yang positif berarti ada dana masuk dari modal atau pinjaman.

Cara Menghitung Arus Kas Perusahaan

Rumusnya sederhana:

Saldo kas akhir = saldo kas awal + kenaikan atau penurunan bersih kas

Menggunakan angka simulasi tadi, Rp50.000.000 ditambah Rp30.000.000 menghasilkan Rp80.000.000.

Bila perubahan kas bersihnya bernilai negatif, saldo kas akhir akan lebih rendah daripada saldo awal. Kondisi ini belum tentu buruk, misalnya ketika perusahaan sedang membeli aset produktif dalam jumlah besar.

Yang perlu diingat, saldo kas akhir yang positif belum otomatis berarti kondisi keuangan perusahaan sehat. Periksa juga dari mana kas tersebut berasal.

Kas yang bertambah dari pinjaman perlu dibedakan dari penerimaan hasil penjualan. Pinjaman menimbulkan kewajiban pembayaran, sedangkan penerimaan dari penjualan yang dibayar pelanggan umumnya tercatat sebagai arus kas operasi. Karena itu, sumber kenaikan kas perlu diperiksa sebelum menilai kondisi keuangan perusahaan.

Konsistensi arus kas operasional dari periode ke periode juga perlu dilihat, bukan hanya angka pada satu periode.

Mengapa Laporan Arus Kas Penting bagi Bisnis?

Manfaat praktisnya cukup langsung:

  • Memperkirakan kemampuan membayar kewajiban tepat waktu
  • Memantau kebutuhan kas untuk operasional harian
  • Menilai kemampuan perusahaan mendanai rencana ekspansi
  • Mengevaluasi apakah dibutuhkan tambahan pendanaan dari luar

Meski demikian, laporan arus kas sebaiknya dibaca bersama laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan informasi relevan lainnya. Menyimpulkan kelayakan sebuah bisnis dari satu angka saja berisiko menyesatkan.

Kenali Peluang Investasi dan Pendanaan Bersama LBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara securities crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui skema ini, LBS Urun Dana menyediakan layanan investasi pada efek berupa saham dan sukuk, serta pendanaan usaha bagi perusahaan, sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Omzet Naik, Modal Makin Berat? Kenali Funding Gap Penghambat Pertumbuhan Bisnis

Ingin mempelajari peluang investasi melalui saham dan sukuk? Pelajari pilihan investasi di LBS Urun Dana. Sedang mengevaluasi kebutuhan modal untuk mengembangkan usaha? Pelajari layanan pendanaan usaha LBS Urun Dana. Pastikan Anda memahami informasi, persyaratan, dan risiko yang berlaku sebelum mengambil keputusan investasi maupun pendanaan.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.