pendanaan
24 Juni 2026
Naufal Mamduh
Cocok! 7 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan, Pengusaha Wajib Catat!
Banyak usaha kecil jalan di tempat bukan karena idenya jelek, tapi karena dana tidak cukup untuk eksekusi. Dan kalau sudah coba mengajukan pinjaman modal usaha ke bank, biasanya kandas di satu hal yang sama: jaminan. Rumah belum atas nama sendiri, kendaraan masih kredit, aset usaha belum cukup besar.
Tanpa jaminan bukan berarti tanpa jalan keluar. Berikut tujuh cara memperoleh pinjaman modal usaha yang bisa dipertimbangkan sesuai kondisi usaha.
1. Manfaatkan BLT UMKM dari Pemerintah
Bantuan Langsung Tunai untuk UMKM disalurkan lewat Dinas Koperasi dan UMKM di masing-masing daerah, sifatnya hibah jadi tidak perlu dicicil balik. Syaratnya terdaftar sebagai pelaku UMKM dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendaftaran NIB bisa dilakukan lewat sistem OSS (Online Single Submission) di oss.go.id. Cek langsung ke dinas setempat karena program dan kuotanya bisa berubah tiap periode.
2. Jual Aset yang Sudah Tidak Produktif
Peralatan bekas, kendaraan yang jarang dipakai, atau properti menganggur bisa jadi sumber modal cepat tanpa berutang sama sekali. Ini bukan pinjaman, jadi tidak ada bunga dan tidak ada cicilan yang menunggu. Bandingkan harga pasar lewat platform jual beli online sebelum melepasnya agar tidak rugi di bawah nilai wajar.
3. Pinjam Modal Usaha dari Keluarga atau Kenalan
Cepat dan biasanya bebas bunga, tapi risikonya ada di hubungan, bukan di uangnya. Banyak relasi bisnis yang rusak bukan karena niat buruk, tapi karena tidak ada kesepakatan tertulis sejak awal. Buat perjanjian sederhana yang mencakup jumlah, jangka waktu, dan skema pengembalian, meski hanya berupa pesan tertulis yang disepakati berdua.
4. Ajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA)
KTA tersedia di bank dan multifinance tanpa perlu aset sebagai agunan. Bunganya lebih tinggi dari kredit berjaminan karena risiko yang ditanggung pemberi pinjaman lebih besar, tapi prosesnya lebih cepat dan dokumennya lebih sederhana. Pahami kemampuan bayar karena cicilan tetap berjalan meski usaha sedang lesu.
5. Ajukan KUR Mikro
Kredit Usaha Rakyat disubsidi pemerintah sehingga bunganya jauh lebih rendah dari KTA, dan untuk plafon tertentu tidak memerlukan jaminan. Plafon KUR Mikro berkisar Rp10 juta sampai Rp100 juta dengan tenor hingga 36 bulan untuk modal kerja dan 60 bulan untuk investasi. KUR disalurkan melalui bank-bank mitra pemerintah seperti BRI, BNI, Mandiri, dan bank daerah.
Baca juga: Sikat! 8 Jurus Dapat Pendanaan Usaha untuk Bisnis, Usaha Melesat Bebas Drama!
6. Pinjaman Online Berizin OJK
Fintech peer-to-peer lending (P2P) menyalurkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan fisik dengan proses serba digital, biasanya cair dalam 1–3 hari kerja. Tapi ini juga area yang paling rawan pinjaman ilegal. Sebelum mendaftar, verifikasi izin platform di situs resmi OJK, bukan sekadar percaya logo yang ditampilkan di aplikasi.
7. Pendanaan Saham lewat Securities Crowdfunding
Ini bukan pinjaman dan bukan utang. Lewat securities crowdfunding, pelaku usaha menerbitkan saham kepada investor yang menjadi pemegang saham di bisnis itu, bukan kreditur. Tidak ada cicilan dan tidak ada bunga. Investor berhak atas dividen sesuai porsi kepemilikannya, tapi sebagian kepemilikan bisnis berpindah ke mereka. Pertukaran modal dengan kepemilikan, bukan utang yang lebih mudah.
Solusi Pendanaan Modal Usaha LBS Urun Dana
LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding berizin dan diawasi OJK. Pengusaha bisa mendapatkan pendanaan mulai dari Rp500 juta hingga Rp10 miliar melalui skema penerbitan saham atau sukuk, bukan pinjaman berbunga yang harus dicicil setiap bulan.
Yang membedakan LBS Urun Dana:
- Telah menyalurkan lebih dari Rp333,5 miliar, didukung 16.900 lebih investor terdaftar.
- Transaksinya insya Allah halal, dibimbing oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, Founder LBS Urun Dana dan Pakar Fikih Muamalah Kontemporer.
- Pencairan lewat Program FAST 17, estimasi 17 hari kerja sesuai syarat yang berlaku.
- Berizin dan diawasi oleh OJK.
Kriteria bisnis yang bisa mengajukan:
- Dana minimal Rp500 juta
- Omzet tahunan minimal Rp2,5 miliar
- Usaha berjalan minimal satu tahun
- Berbadan hukum PT atau CV
- Memiliki laporan keuangan.
Sektor yang dibuka: transportasi dan logistik, fashion dan manufaktur, kuliner dan hospitality, konstruksi dan properti, pergudangan dan FMCG, serta pertanian dan perkebunan.
Catatan penting: pendanaan saham lewat LBS Urun Dana bukan pinjaman modal usaha tanpa jaminan seperti KUR atau KTA. Dana berasal dari investor yang membeli kepemilikan saham, sehingga tidak ada kewajiban cicilan tetap, tapi ada sebagian kepemilikan usaha yang berpindah ke investor. Sedangkan untuk pendanaan berbasis sukuk tetap menggunakan jaminan.
Baca juga: Cihuy! Equity Day 2026 Hadir, Modal Usaha Tanpa Utang Kini Bukan Mimpi!
Ajukan Sekarang, atau diskusikan dulu kondisi usaha bersama tim:
- Esa: Chat via WhatsApp
- Rasyid: Chat via WhatsApp
FAQ
Apa itu pinjaman modal usaha lewat securities crowdfunding?
Skema di mana bisnis menerbitkan saham atau sukuk kepada investor melalui platform resmi berizin OJK. Investor masuk sebagai pemegang saham atau pemilik sukuk, bukan pemberi pinjaman berbunga, sehingga tidak ada cicilan dan tidak ada bunga yang harus dibayar setiap bulan.
Berapa dana yang bisa diperoleh lewat securities crowdfunding?
Di securities crowdfunding LBS Urun Dana mulai dari Rp500 juta hingga Rp10 miliar, tergantung profil bisnis dan kelengkapan dokumen yang diajukan ke platform.
Apakah LBS Urun Dana terdaftar di OJK?
Ya, LBS Urun Dana terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Apakah pendanaan usaha lewat securities crowdfunding LBS Urun Dana bebas riba?
Ya. Skema yang dipakai adalah saham atau sukuk, bukan pinjaman berbunga. LBS Urun Dana juga dibimbing langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA sebagai Founder LBS Urun Dana dan Pakar Fikih Muamalah Kontemporer, sehingga setiap transaksi dirancang sesuai prinsip Fikih Muamalah Sunnah.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






