pendanaan
11 Juni 2026
Naufal Mamduh
Kelas! 4 Sektor Bisnis yang Terbukti Tahan Banting dan Peluang Pendanaannya!
Inflasi merayap naik, rupiah melemah, harga BBM ikut terkerek. Wajar kalau banyak pengusaha mulai bertanya: bisnis di saat krisis seperti apa yang benar-benar bisa bertahan, bahkan tumbuh? Pertanyaan ini relevan tidak hanya bagi yang baru mau mulai, tapi juga bagi pengusaha yang sudah jalan dan tengah mempertimbangkan pendanaan bisnis untuk ekspansi.
Sejarah sudah menjawabnya: krisis tidak menghantam semua sektor sama rata. Ada empat jenis bisnis yang justru terbukti solid di tengah guncangan ekonomi.
1. Bisnis Kebutuhan Bahan Pokok
Selama manusia masih perlu makan dan minum, bisnis bahan pokok tidak akan kehilangan pasar. Saat inflasi mendorong harga naik, konsumen lebih hati-hati, tapi tidak bisa berhenti membeli beras, minyak goreng, atau sabun mandi.
Modal awal relatif kecil, tenaga kerja tidak banyak, perputaran arus kasnya cepat dan potensi pertumbuhannya nyata. Frozen food dan makanan olahan rumahan makin diminati karena orang mencari pilihan lebih hemat dibanding makan di luar. Tambah kanal online shop dan delivery, omzet bisa naik tanpa harus buka cabang baru.
2. Bisnis Jasa dan Produk Kesehatan
Pandemi sudah membuktikannya: permintaan produk kesehatan tidak kenal krisis. Saat daya beli tergerus pelemahan rupiah, justru pengeluaran untuk kesehatan yang paling susah dipangkas.
Vitamin, suplemen, desinfektan, masker, hingga layanan kesehatan berbasis teknologi terus tumbuh permintaannya. Tantangannya bukan soal ada tidaknya pasar, tapi kesiapan kapasitas untuk melayaninya.
Baca juga: Serem! 7 Tanda Bisnis Anda Butuh Pinjaman Modal Usaha, Telat Dikit Bisa Bangkrut!
3. Bisnis Layanan Pengantaran dan Logistik
Ketika harga BBM naik, orang mengurangi perjalanan, tapi kebutuhan mereka tidak ikut berkurang. Permintaan layanan delivery justru melonjak karena orang tetap butuh barang, hanya lebih memilih yang datang ke depan pintu.
Bisnis transportasi dan logistik sudah jadi tulang punggung ekonomi digital. Ongkos kirim kini sudah masuk anggaran belanja harian konsumen, bukan lagi pertimbangan tambahan. Skala operasionalnya fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi pasar.
4. Bisnis Emas dan Aset Lindung Nilai
Setiap kali nilai tukar rupiah melemah dan inflasi mulai terasa, masyarakat beralih ke aset yang nilainya terjaga. Emas selalu jadi pilihan pertama. Harga emas dan kondisi krisis bergerak berlawanan arah, itulah mengapa bisnis jual beli logam mulia justru mencatat lonjakan transaksi saat ekonomi paling bergejolak. Bagi pengusaha di sektor ini, krisis adalah momentum yang polanya bisa diprediksi.
Tahan Krisis Bukan Berarti Tidak Butuh Modal
Sektor-sektor di atas memang tahan banting, tapi untuk memanfaatkan momentum krisis sebagai peluang pertumbuhan, kapasitas harus diperkuat, dan itu butuh modal. Sayangnya, akses ke perbankan konvensional justru sering makin diperketat di saat krisis.
Di sinilah securities crowdfunding masuk sebagai alternatif yang makin relevan. Lewat skema ini, pengusaha bisa menerbitkan saham atau sukuk kepada investor tanpa bergantung pada pinjaman modal usaha berbasis bunga.
Danai Ekspansi Bisnis Anda Lewat LBS Urun Dana
LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding resmi yang diawasi OJK. Lewat platform ini, pengusaha bisa mendapatkan pendanaan bisnis mulai dari Rp500 juta hingga Rp10 miliar melalui skema penerbitan saham atau sukuk kepada investor, bukan pinjaman berbunga.
Bukan sekadar platform, LBS Urun Dana sudah membuktikan rekam jejaknya:
- Telah menyalurkan lebih dari Rp328,6 miliar, didukung 16.800+ investor yang telah mendaftar
- Transaksi insya Allah halal, dibimbing Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar Fikih Muamalah Kontemporer dan Founder LBS Urun Dana
- Proses cair via Program FAST 17, kurang lebih 17 hari kerja sesuai syarat dan ketentuan berlaku
- Berizin dan diawasi OJK.
Sebelum mengajukan, pastikan bisnis Anda memenuhi kriteria berikut:
- Dana yang dibutuhkan minimal Rp500 juta
- Omzet tahunan minimal Rp2,5 miliar
- Usaha sudah berjalan minimal satu tahun
- Berbadan hukum PT atau CV
- Memiliki laporan keuangan
LBS Urun Dana membuka pendanaan untuk berbagai sektor, di antaranya:
- Transportasi dan logistik
- Fashion dan manufaktur
- Kuliner dan hospitality
- Konstruksi dan properti
- Pergudangan dan FMCG
- Pertanian dan perkebunan
Krisis tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Tapi pengusaha yang modalnya siap punya pilihan jauh lebih banyak saat badai tiba. Kalau bisnis Anda masuk salah satu sektor di atas dan memenuhi syarat, tidak ada alasan menunda. Program FAST 17 memungkinkan pencairan kurang lebih 17 hari kerja, semakin cepat diajukan, semakin cepat modal bekerja.
Baca juga: Cihuy! Open Plan LBS Urun Dana, Solusi Pendanaan Bisnis Bebas Ribet dan Terarah
Ajukan Sekarang atau diskusikan dulu kondisi usaha Anda bersama tim melalui Open Plan LBS Urun Dana:
- Esa — Chat via WhatsApp
- Rasyid — Chat via WhatsApp
FAQ
Apa itu pinjaman modal usaha lewat securities crowdfunding?
Skema di mana bisnis menerbitkan saham atau sukuk kepada investor melalui platform resmi. Investor masuk sebagai pemegang saham atau pemilik sukuk, bukan pemberi pinjaman berbunga.
Berapa dana yang bisa diperoleh?
Rp500 juta hingga Rp10 miliar, tergantung profil bisnis dan kelengkapan dokumen.
Apakah LBS Urun Dana terdaftar di OJK?
Ya, terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






