investasi
10 Juni 2026
Naufal Mamduh
Mantul! Harvies Ngebut Dua Hari Beruntun di Pasar Sekunder, Makacha Ikut Menghijau
Investasi saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana hari kedua langsung ada yang menarik. Selasa, 9 Juni 2026, dua emiten kompak naik: Harvies Coffee dan Makacha Bakery. Sisanya ada yang stagnan, ada yang koreksi. Tapi dua nama itu cukup bikin hari kemarin layak dicatat.
LEDX Terkoreksi Tipis di Hari Kedua Pasar Sekunder
LEDX (LBS Equity Crowdfunding Index) kemarin ditutup di 220,68, turun 1,18% dari penutupan Senin (8/6/2026) di 223,31. Wajar sih, setelah hari pertama naik 1,68%, koreksi kecil itu hal biasa.
Data hariannya: LEDX buka di 223,31, sempat menyentuh tertinggi 227,55 sebelum akhirnya turun ke titik terendah 213,07. Volume transaksi kemarin 21.513 lembar, lebih sepi dibanding hari pertama. Kapitalisasi pasar tercatat Rp223,5 miliar dengan market cap free float Rp34,6 miliar.
Indeks turun bukan berarti saham securities crowdfunding semua turun. Justru di hari yang sama, ada emiten yang naik cukup signifikan.
Baca juga: Seru! Saham Pasar Sekunder LBS Urun Dana Bergerak, LEDX Naik 1,68% di Hari Pertama
Rekap Saham: Harvies Naik Lagi, Makacha Bergerak
Ini pergerakan semua emiten yang diperdagangkan kemarin di Pasar Sekunder LBS Urun Dana:
1. Harvies Coffee (PT. Sinar Kopi Nusantara)
Dua hari berturut-turut naik hampir 10%. Kemarin harganya Rp11.675, naik 9,88%. Entah apa yang bikin investor segitu tertarik sama emiten ini, tapi konsistensinya dua hari berturut-turut itu yang bikin beda.
2. Makacha Bakery (PT Makacha Boga Utama)
Sehari sebelumnya stagnan, kemarin naik 2,00% ke Rp25.500. Tidak sebesar Harvies, tapi gerakannya ada. Buat yang nunggu konfirmasi, kemarin jawabannya mulai kelihatan.
3. Radaza D'mamam (PT Dmamam Sehatin Indonesia)
Masih di Rp45.000, perubahan 0,00%. Dua hari stagnan. Bisa jadi pasar masih nunggu, bisa juga memang segitu harga wajarnya.
4. MFlash (MGI Tiga Indonesia)
Turun tipis 1,22% ke Rp810. Tidak terlalu mengkhawatirkan, tapi perlu dipantau kalau tren ini berlanjut.
5. RSIA Annisa Pekanbaru (PT Kartini Bangun Bangsa)
Koreksi 5,00% ke Rp950.000. Lumayan dalam untuk satu sesi. Buat yang percaya sama fundamental bisnis ini, mungkin ini momen yang dicari.
6. Frutta Gelato (PT Bali Internusa Gelatonesia)
Turun lagi 10,00% ke Rp81.000. Dua hari berturut-turut minus 10%. Perlu riset lebih dalam sebelum masuk ke emiten ini.
Saham Naik Turun, Ini Pelajarannya
Harvies dan Makacha kompak naik di hari yang sama. Keduanya ada di segmen makanan dan minuman, dan keduanya menunjukkan ada minat investor yang nyata di sana.
Bagi yang baru kenalan sama investasi saham untuk pemula lewat jalur securities crowdfunding, inilah gambaran nyatanya: pasar bergerak tiap hari, tiap emiten punya ceritanya sendiri. Tidak ada rumus pasti. Yang bisa dilakukan adalah riset, pantau, dan ambil keputusan dengan kepala dingin.
Pasar Sekunder Masih Buka, Masih Ada Waktu
Pasar Sekunder LBS Urun Dana masih buka sampai 22 Juni 2026, setiap hari kerja pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Masih ada beberapa sesi lagi.
Kalau belum familiar sama LEDX, baca dulu di sini: Pahami LEDX sebelum transaksi. Semua data pergerakan pasar tersedia di sana.
Transaksi bisa langsung di lbs.id/market. Belum daftar? Mulai di lbs.id/register.
Ada yang mau ditanyakan dulu? Tim LBS bisa dihubungi:
Pasar sudah dua hari bergerak. Kalau masih menunggu, pastikan ada alasannya.
Baca juga: Catat! 5 Langkah Persiapkan Diri Jelang Pasar Sekunder LBS Urun Dana
Disclaimer: Investasi saham melalui platform securities crowdfunding memiliki risiko, termasuk risiko penurunan nilai saham dan risiko likuiditas. Investasikan dana sesuai profil risiko Anda dan pelajari prospektus secara lengkap sebelum mengambil keputusan. LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh OJK.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






