artikel

calendar_today

13 Mei 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Kenal Lebih Dekat Bemby Oktora, CTO yang Menjaga Standar Teknologi LBS Urun Dana

Memilih platform securities crowdfunding bukan hanya soal imbal hasil. Ini soal kepercayaan. Dan di LBS Urun Dana, kepercayaan itu dijaga oleh Bemby Oktora, Chief Technology Officer dan jajaran tim-nya yang memahami bagaimana teknologi seharusnya bekerja di industri keuangan. 

Di pundak Beliau, bukan hanya sistem teknologi yang dijaga, tetapi juga kepercayaan seluruh investor dan penerbit yang telah memilih LBS Urun Dana sebagai mitra mereka.

Sosok di Balik Standar Teknologi LBS Urun Dana

Dalam ekosistem securities crowdfunding, kepercayaan adalah fondasi segalanya. LBS Urun Dana mengemban tanggung jawab kepada dua pihak sekaligus: investor yang mempercayakan dananya dan penerbit yang menggalang modal. Di antara keduanya, sistem teknologi terus dijaga, ditingkatkan, dan diuji agar setiap transaksi berjalan sebagaimana mestinya.

Bemby Oktora bukan sosok baru di industri ini. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di teknologi informasi sektor finansial, ia memiliki pemahaman mendalam dalam IT Auditing, IT Governance, dan IT Risk Management. Baginya, teknologi di industri keuangan bukan hanya soal fitur, melainkan soal tanggung jawab terhadap ketelitian, keandalan, dan kepercayaan yang terus dirawat.

Pemahaman itulah yang mendasari setiap keputusan teknologi yang ia ambil di LBS Urun Dana. Kini, Bemby bersama timnya tengah mengerjakan aplikasi LBS Urun Dana yang segera hadir, sebagai langkah nyata menghadirkan pengalaman investasi sukuk dan saham langsung dari genggaman tangan Anda.

Sebagai CTO, ia memastikan setiap keputusan mencerminkan nilai-nilai LBS Urun Dana: amanah, transparan, dan profesional, bukan sebagai slogan, tetapi sebagai standar kerja yang dijalankan setiap hari.

Tiga Pilar Fokus Utama CTO LBS Urun Dana

Memimpin divisi teknologi di sebuah platform securities crowdfunding membutuhkan pendekatan yang terstruktur dan konsisten. Bemby Oktora menjalankannya melalui tiga fokus utama yang menjadi landasan kerja Beliau sehari-hari.

1. Perlindungan Data Investor

Setiap aktivitas di platform melibatkan perpindahan data yang sangat sensitif, mulai dari data pribadi, informasi finansial, hingga riwayat investasi. Bemby Oktora bersama timnya mengembangkan pendekatan perlindungan data yang terus dievaluasi secara berkala — sebagai bentuk tanggung jawab nyata terhadap kepercayaan yang diberikan investor dan penerbit.

2. Stabilitas Sistem Transaksi

Ketika ratusan hingga ribuan investor secara bersamaan melakukan pembelian sukuk atau saham, sistem harus mampu beroperasi dengan andal. Bemby Oktora memastikan infrastruktur LBS Urun Dana dirancang dengan mempertimbangkan kapasitas dan ketahanan, serta dilengkapi mekanisme pemantauan yang terus disempurnakan. 

Baca juga: Profil dan Kiprah CEO LBS Urun Dana Rezza Zulkasi, MAppFin di Dunia Securities Crowdfunding

3. Inovasi yang Berdampak Nyata

Di bawah kepemimpinan Beliau, LBS Urun Dana menghadirkan Pasar Sekunder atau LEDX, mekanisme jual beli saham setelah penawaran awal. Pasar Sekunder securities crowdfunding ini rutin dibuka empat kali dalam setahun, memberikan fleksibilitas lebih besar bagi para investor dalam mengelola portofolio mereka.

Sertifikasi Internasional sebagai Bukti Komitmen LBS Urun Dana

Industri securities crowdfunding menuntut standar pengelolaan data yang tidak hanya memenuhi regulasi lokal, tetapi juga dapat diukur secara objektif. Untuk menjawab kebutuhan ini, LBS Urun Dana menempuh proses sertifikasi ISO/IEC 27001 ISMS — sebuah standar internasional yang mensyaratkan audit secara berkala dari lembaga independen, dijaga melalui siklus evaluasi yang berkelanjutan.

Bagi Bemby Oktora, sertifikasi ini bukan sekadar dokumen, melainkan bagian dari upaya membangun fondasi tata kelola teknologi yang terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan — sesuai dengan kepercayaan yang diberikan investor dan penerbit kepada platform ini.

Baca juga: 7 Tips Transaksi Online untuk Investor & Pengusaha LBS Urun Dana

Keterbukaan Informasi, Wujud Nyata Profesionalisme LBS Urun Dana

Kepercayaan publik tidak dibangun melalui klaim semata. Ia tumbuh dari konsistensi tindakan, transparansi informasi, dan integritas yang dijaga dari waktu ke waktu.

Bemby Oktora adalah representasi nyata dari nilai-nilai tersebut, sosok yang terus berupaya memastikan teknologi LBS Urun Dana bekerja sebagaimana mestinya, setiap hari, untuk setiap investor yang mempercayakan dananya di platform ini. Dan kini, komitmen itu bisa menjadi bagian dari perjalanan investasi Anda.

Investasi Mulai Rp1 Juta di LBS Urun Dana

LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding yang transparan dan teregulasi. Kini saatnya ikut berpartisipasi dalam investasi sukuk dan saham dengan mudah di LBS Urun Dana.

Daftar dan login sekarang, mulai investasi dari Rp1 juta di LBS Urun Dana. Butuh info atau pendampingan? Silakan hubungi tim kami:


Mulai bangun portofolio investasi Anda sekarang dengan cara yang lebih praktis dan terarah bersama LBS Urun Dana.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID