artikel
14 Januari 2026
Mantul! Equity Financing, Solusi Pendanaan Bebas Utang untuk Bisnis Berkembang
Equity financing adalah cara bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dengan menjual saham kepada investor, tanpa menambah beban utang. Melalui metode ini, perusahaan dapat memperoleh modal yang diperlukan untuk ekspansi, pengembangan produk, atau meningkatkan likuiditas tanpa harus membayar bunga atau mengembalikan pinjaman.
Proses ini juga memungkinkan perusahaan untuk menarik investor yang membawa keahlian dan jaringan berharga. Mari simak lebih lanjut tentang keuntungan dan risiko yang terkait dengan equity financing serta bagaimana cara kerjanya dalam mendukung pertumbuhan bisnis Anda.
Apa Itu Equity Financing?
Equity Financing adalah proses penggalangan dana dengan menjual saham perusahaan kepada investor sebagaimana menurut Mulugeta Desta dalam Jurnal Equity Financing 101. Masih dalam jurnal tersebut Equity Financing memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan modal tanpa menambah utang.
Sebagai gantinya, perusahaan memberikan sebagian kepemilikan kepada investor. Ini sangat umum digunakan oleh startup dan bisnis yang sedang berkembang untuk meningkatkan kapasitas operasional atau memasuki pasar baru.
Menurut Investopedia, Equity financing juga melibatkan penggalangan dana melalui penjualan saham perusahaan. Baik perusahaan swasta maupun publik dapat menggunakan cara ini untuk mengumpulkan uang, baik untuk kebutuhan jangka pendek seperti membayar tagihan atau proyek jangka panjang. Dana yang diperoleh bisa berasal dari berbagai sumber, seperti keluarga, teman, investor profesional, atau melalui Initial Public Offering (IPO).
Baca juga: Serem! Debt Financing, Skema Utang yang Bisa Jadi Bumerang Bagi Bisnis Anda
Secara singkat, equity financing adalah cara untuk memperoleh dana dengan menawarkan bagian dari kepemilikan perusahaan sebagai gantinya.
Cara Kerja Equity Financing
Equity financing adalah cara perusahaan mengumpulkan dana dengan menjual saham yang mewakili sebagian kepemilikan perusahaan kepada investor. Proses ini memungkinkan perusahaan untuk memperoleh modal tanpa menambah beban utang. Berikut adalah langkah-langkah bagaimana equity financing bekerja:
1. Penerbitan Saham
Perusahaan yang membutuhkan dana akan menerbitkan saham baru dan menawarkannya kepada investor. Saham dapat dijual melalui penawaran langsung atau Initial Public Offering (IPO) jika perusahaan terdaftar di bursa saham.
2. Investor Memberikan Dana
Investor yang membeli saham memberikan dana kepada perusahaan dan memperoleh kepemilikan saham. Dana ini digunakan untuk ekspansi atau pengembangan produk baru.
3. Pemegang Saham Mendapatkan Keuntungan
Investor berhak atas keuntungan berupa dividen dan, jika harga saham naik, dapat memperoleh keuntungan dari selisih harga beli dan jual.
4. Hak Suara dalam Keputusan
Investor memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mempengaruhi keputusan strategis perusahaan, terutama jika memiliki saham mayoritas.
5. Tanpa Kewajiban Utang
Tidak seperti debt financing, equity financing tidak mengharuskan perusahaan untuk membayar kembali dana yang diperoleh, hanya memberikan sebagian kontrol dan keuntungan kepada investor.
Equity financing menggalang dana dengan menjual saham kepada investor. Investor mendapatkan keuntungan dan hak suara, sementara perusahaan berkembang tanpa menambah utang, meskipun harus berbagi kontrol.
Fungsi Equity Financing
Equity financing memiliki berbagai fungsi penting dalam mendukung perusahaan untuk berkembang tanpa perlu menambah beban utang. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari Equity Financing:
1. Meningkatkan Modal Kerja dan Likuiditas
Equity financing membantu perusahaan meningkatkan modal kerja untuk membiayai operasional sehari-hari, seperti pembelian bahan baku dan pembayaran gaji. Selain itu, hal ini meningkatkan likuiditas perusahaan untuk mengatasi keterbatasan keuangan.
2. Mendapatkan Modal untuk Ekspansi dan Pertumbuhan
Dengan menjual saham, perusahaan memperoleh dana untuk ekspansi, meningkatkan kapasitas produksi, membuka cabang baru, dan mengembangkan produk atau layanan baru untuk pertumbuhan jangka panjang.
3. Menarik Talenta dan Investor Terbaik
Equity financing memungkinkan perusahaan menawarkan saham atau opsi saham kepada karyawan dan talenta terbaik, serta menarik investor terkemuka yang meningkatkan daya tarik perusahaan.
4. Membangun Kredibilitas dan Reputasi
Keterlibatan investor terkemuka dalam equity financing dapat memperkuat kredibilitas dan reputasi perusahaan, membuka peluang kemitraan dan pertumbuhan lebih besar di masa depan.
Keuntungan dan Risiko Equity Financing
Equity financing adalah metode pendanaan di mana perusahaan memperoleh dana dengan menjual saham kepada investor, tanpa menambah beban utang. Berikut adalah beberapa keuntungan dan risiko utama dari equity financing:
Keuntungan:
1. Tanpa Kewajiban Pembayaran
Berbeda dengan utang, perusahaan tidak perlu mengembalikan dana yang diterima melalui equity financing. Ini memberikan fleksibilitas keuangan yang lebih besar tanpa tekanan untuk melakukan pembayaran bunga atau pokok pinjaman.
2. Menghindari Beban Utang
Dengan tidak mengandalkan pinjaman, perusahaan dapat menghindari risiko keuangan yang mungkin timbul dari utang, seperti pembayaran bunga yang dapat membebani arus kas dan menambah kewajiban keuangan.
3. Akses ke Keahlian dan Sumber Daya Investor
Investor yang berpartisipasi dalam equity financing sering kali tidak hanya memberikan modal, tetapi juga keahlian bisnis, bimbingan, dan jaringan yang dapat membantu perusahaan berkembang. Ini sangat berharga bagi startup dan bisnis yang sedang berkembang.
Baca juga: Militan! Cerita Dibalik Saham Harvies Coffee yang Laris Manis dalam Waktu 3 Hari!
4. Modal yang Lebih Besar untuk Pertumbuhan
Equity financing memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan dana dalam jumlah besar yang diperlukan untuk ekspansi, pengembangan produk, atau memasuki pasar baru tanpa harus terbebani oleh pembayaran utang.
Risiko:
1. Pengurangan Kontrol
Sebagai imbalan atas dana yang diterima, perusahaan harus memberikan sebagian kepemilikan kepada investor. Ini berarti pemilik bisnis kehilangan sebagian kontrol atas keputusan strategis perusahaan, yang bisa mempengaruhi arah perusahaan.
2. Pembagian Keuntungan
Keuntungan yang diperoleh perusahaan harus dibagi dengan para pemegang saham. Semakin besar saham yang dimiliki investor, semakin banyak keuntungan yang harus dibagikan kepada mereka, yang mengurangi bagian yang diterima oleh pemilik atau pendiri perusahaan.
3. Keterlibatan Investor dalam Keputusan Bisnis
Investor yang memberikan dana besar mungkin ingin terlibat dalam keputusan penting perusahaan. Ini bisa membatasi kebebasan pengusaha dalam menjalankan bisnis sesuai dengan visinya.
Equity financing adalah pilihan yang baik bagi perusahaan yang ingin berkembang pesat tanpa menambah utang. Meskipun memberikan modal yang diperlukan untuk ekspansi dan pertumbuhan, perusahaan harus siap untuk berbagi kontrol dan keuntungan dengan investor. Hal ini harus dipertimbangkan dengan matang, terutama terkait dampaknya terhadap pengelolaan dan arah perusahaan ke depan.
Solusi Pendanaan Rp300 Juta - Rp10 Miliar
Cari pendanaan mulai dari Rp300 juta hingga Rp10 miliar? LBS Urun Dana menyediakan pendanaan amanah dari puluhan ribu investor.
Didirikan oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar Fikih Muamalah, LBS Urun Dana telah menyalurkan lebih dari Rp270 miliar dengan skema sukuk dan saham. Semua transaksi diawasi oleh OJK dan Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, memastikan proses yang transparan dan terpercaya.
Melalui program FAST 17, pendanaan Anda bisa cair dalam 17 hari kerja sesuai ketentuan yang berlaku. Berikut jenis usaha dan persyaratan yang harus dilengkapi.
Jenis Usaha yang Dapat Ajukan Pendanaan:
a. Transportasi & Logistik
b. Fashion
c. Manufaktur
d. Kuliner
e. Hospitality
f. Konstruksi & Properti
g. Pergudangan
h. FMCG
i. Pertanian & Perkebunan
Kriteria Usaha untuk Pendanaan Cepat Cair:
a. Kebutuhan dana minimal Rp300 juta
b. Omzet tahunan minimal Rp1,5 miliar
c. Usaha telah berjalan minimal 1 tahun
d. Berbadan hukum PT atau CV
e. Laporan keuangan sederhana.
Baca juga: Laris Manis! Profil Sukuk Panca Karsa, Emiten yang Fulfill Rp10 Miliar Dalam 2 Jam!
Alur Pengajuan Pendanaan:
a. Pengajuan di lbs.id
b. Verifikasi bisnis dan legal
c. Persetujuan Komite Investasi
d. Listing proyek dan pendanaan oleh investor
Ajukan pendanaan sekarang dan percepat ekspansi bisnis Anda dengan LBS Urun Dana. Proses cepat, hasil maksimal!






