artikel
31 Agustus 2025
Sah! 5 Step Mudah Membuat NIB, Gratis No Ribet Plus OTW Cuan Naik Drastis!
Banyak pelaku UMKM percaya bahwa kunci mendapatkan modal adalah besarnya omzet atau jumlah cabang. Padahal, sering kali yang menentukan bukan seberapa besar bisnis berjalan, melainkan seberapa lengkap dokumen legalitas yang dimiliki. Investor, terutama di pendanaan berbasis syariah, menaruh perhatian besar pada aspek ini. Tanpa legalitas, peluang Anda untuk lolos pendanaan bisa langsung tertutup.
Salah satu dokumen terpenting adalah NIB atau Nomor Induk Berusaha. NIB adalah identitas resmi yang membuktikan usaha Anda diakui negara dan layak untuk mengajukan izin-izin lain. Bagi yang ingin masuk ke pendanaan syariah, NIB dan izin usaha merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.
NIB Adalah “KTP” Bagi Usaha Anda
Banyak pelaku usaha masih bingung ketika ditanya NIB adalah apa? Sederhananya, NIB adalah nomor identitas untuk usaha, mirip dengan KTP untuk individu. Dokumen ini diterbitkan melalui sistem OSS (Online Single Submission) yang dikelola pemerintah.
NIB berfungsi sebagai bukti legalitas usaha, memberikan perlindungan hukum, dan menjadi pintu masuk untuk mendapatkan izin tambahan sebagaimana dikutip dari Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 4 Tahun 2021.
Cara Membuat NIB dengan Mudah
Proses cara membuat NIB sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Semua dilakukan secara online melalui sistem OSS. Dilansir dari situs resmi BKPM berikut tahapan sederhananya:
Baca juga: Awas Keder! Bedah Perbandingan PT vs CV, Usaha Makin Kuat Tsunami Cuan Melonjak!
1. Daftar akun di situs resmi OSS (oss.go.id)
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka laman OSS dan membuat akun baru. Gunakan alamat email aktif, nomor telepon yang valid, serta siapkan dokumen dasar seperti KTP untuk perorangan atau akta pendirian untuk badan usaha. Pembuatan akun ini penting karena menjadi gerbang masuk untuk seluruh proses perizinan usaha.
2. Masuk dan isi data lengkap usaha
Setelah akun dibuat, login ke sistem dan lengkapi seluruh informasi usaha. Data yang wajib diisi antara lain nama usaha atau perusahaan, alamat usaha, bentuk badan usaha (misalnya PT, CV, atau perseorangan), hingga NPWP jika sudah dimiliki. Pastikan semua data benar dan sesuai dokumen agar tidak terjadi kendala saat verifikasi.
3. Pilih KBLI yang sesuai
Pada tahap ini, Anda diminta memilih KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang menggambarkan jenis kegiatan usaha Anda. KBLI berfungsi sebagai standar nasional yang menentukan bidang usaha resmi. Pemilihan KBLI yang tepat sangat penting, karena akan mempengaruhi izin usaha lanjutan yang perlu Anda urus setelah NIB diterbitkan.
4. Lengkapi dokumen pendukung
OSS biasanya akan meminta dokumen tambahan sesuai jenis usaha. Misalnya, sertifikat halal untuk usaha makanan, izin edar BPOM untuk produk kesehatan, atau dokumen kepemilikan tempat usaha. Semua dokumen ini harus diunggah dalam format digital. Semakin lengkap dokumen yang Anda siapkan, semakin cepat proses penerbitan NIB.
5. Dapatkan NIB yang langsung terbit
Setelah semua data terisi dan dokumen terunggah, sistem OSS akan memproses permohonan Anda. Jika tidak ada kendala, NIB akan otomatis terbit secara online. Anda bisa langsung mengunduh dan mencetaknya sebagai bukti resmi bahwa usaha Anda sudah memiliki identitas hukum yang sah.
Jika data lengkap, proses ini bisa selesai hanya dalam hitungan jam. Setelah memiliki NIB, langkah berikutnya adalah mengurus izin usaha sesuai dengan bidang yang dijalankan. Contohnya SIUP untuk perdagangan umum, izin Industri untuk kegiatan produksi atau manufaktur dan TDUP untuk usaha pariwisata dan jasa terkait.
Bagi investor syariah maupun penyelenggara securities crowdfunding, izin usaha adalah bukti bahwa Anda menjalankan bisnis secara sah dan taat aturan. Tanpa izin, risiko hukum meningkat, dan investor biasanya menghindar.
Kenapa Legalitas NIB Jadi Syarat Utama Pendanaan Syariah?
Pendanaan syariah tidak hanya menilai potensi keuntungan, tetapi juga menekankan prinsip halal, amanah, dan transparan. Legalitas seperti NIB dan izin usaha membantu investor memastikan bahwa usaha yang didanai tidak beroperasi di sektor haram, serta memiliki landasan hukum yang jelas.
Di sinilah peran NIB menjadi vital. NIB adalah dokumen awal yang membuka jalan menuju pendanaan syariah. Tanpa itu, investor akan sulit menaruh kepercayaan. Platform securities crowdfunding seperti LBS Urun Dana menempatkan NIB dan izin usaha sebagai syarat mutlak untuk bisa listing.
Dengan memiliki NIB, usaha Anda tidak hanya sah di mata hukum, tetapi juga lebih kredibel di hadapan investor. Ini adalah tiket emas untuk masuk ke dunia pendanaan syariah.
EHF Batch 2, Kesempatan Ubah Mimpi Bisnis Jadi Nyata!
Membuat NIB adalah langkah penting untuk memperkuat fondasi usaha. Jangan cepat berpuas diri, karena mimpi bisnis hanya bisa terwujud dengan kerja keras dan ikhtiar yang sejalan dengan syariat Allah ﷻ.
Begitu usaha Anda resmi berbadan hukum, peluang untuk naik kelas akan semakin terbuka lebar. Salah satunya jalannya melalui Entrepreneur Hub Finance (EHF) 2025 Batch 2, hasil kolaborasi antara Kementerian UMKM RI dan LBS Urun Dana.
Baca juga: Sikat! Workshop Plus Pendanaan LBS Urun Dana Bikin UMKM Makin Nendang!
Program ini tidak hanya menyediakan akses pendanaan syariah hingga Rp10 miliar, tetapi juga menghadirkan workshop intensif dan kesempatan berjejaring langsung dengan para investor. Dengan begitu, bisnis Anda bukan sekadar legal secara hukum, melainkan juga siap memperluas pasar dan memperkuat strategi pertumbuhan di level yang lebih tinggi. Daftar sekarang!