berita

calendar_today

9 Januari 2026

Jos! 6 Proyek Hilirisasi Januari 2026 yang Siap Menghentak Dunia Bisnis RI

Pemerintah Indonesia terus memperkuat sektor hilirisasi dengan merencanakan pembangunan enam proyek hilirisasi strategis yang akan dimulai pada Januari 2026. 

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa proyek hilirisasi 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global dan menciptakan peluang investasi baru. Proyek-proyek ini juga diharapkan memberikan dampak positif pada iklim bisnis Indonesia yang semakin bergairah.

"Hilirisasi adalah langkah penting untuk memanfaatkan sumber daya alam dan meningkatkan nilai tambahnya. Proyek hilirisasi 2026 ini akan mendorong industri Indonesia untuk lebih kompetitif," ujar Rosan Roeslani. 

Sebagaimana dikutip dari CNBC pada Jumat (9/1/2026), berikut adalah enam proyek hilirisasi 2026 yang akan segera dimulai:

1. Pengolahan Bauksit menjadi Alumunium di Mempawah

Proyek hilirisasi ini senilai US$ 2,4 miliar di Mempawah Kalimantan Barat akan mengolah bauksit menjadi alumunium. Proyek ini diharapkan meningkatkan kapasitas industri aluminium Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif pada sektor ekonomi lokal.

2. Smelter Grade Alumina di Mempawah

Dengan investasi US$ 890 juta, proyek hilirisasi smelter ini akan memperkuat industri alumina Indonesia. Fasilitas ini diharapkan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global, menjadi bagian penting dalam proyek hilirisasi 2026 yang strategis.

3. Produksi Bioavtur di Cilacap

Proyek senilai US$ 1,1 miliar di Cilacap, Jawa Tengah, akan memproduksi bioavtur sebagai bahan bakar ramah lingkungan untuk pesawat terbang. Proyek hilirisasi ini mendukung transisi energi Indonesia dan akan memberikan kontribusi besar bagi sektor energi terbarukan Indonesia pada 2026.

Baca juga: Oke Gas! 7 Cara Presiden Prabowo Sukses Swasembada Pangan Nasional

4. Pengolahan Kelapa Terintegrasi di Morowali

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengolahan kelapa, dan proyek hilirisasi pengolahan kelapa terintegrasi di Morowali, Sulawesi Tengah, senilai US$ 100 juta sudah berjalan. Proyek ini diharapkan meningkatkan daya saing produk kelapa Indonesia di pasar global, menjadi salah satu proyek hilirisasi yang vital dalam jangka panjang.

5. Pabrik Bioetanol

Pabrik bioetanol yang akan dibangun dengan nilai investasi sebesar US$ 80 juta turut mendukung pengembangan energi terbarukan Indonesia. Proyek hilirisasi bioetanol ini akan memproduksi bahan bakar alternatif, mendukung pencapaian target Indonesia dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

6. Fasilitas Budidaya Unggas

Pemerintah Indonesia akan membangun lima fasilitas budidaya unggas yang tersebar di 12 titik lokasi. Proyek hilirisasi ini bertujuan memperkuat sektor peternakan dan ketahanan pangan Indonesia. Dengan semakin meningkatnya permintaan akan produk unggas di dalam negeri maupun internasional, proyek ini menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menambahkan bahwa setidaknya ada enam proyek hilirisasi lainnya yang akan diresmikan pada Januari ini, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai pengganti LPG. Kedua proyek ini berfokus pada energi terbarukan dan pemanfaatan sumber daya lokal, yang memberikan harapan besar bagi masa depan Indonesia.

“Proyek hilirisasi 2026 ini akan meningkatkan daya saing Indonesia dan menciptakan peluang besar bagi investor,” tambah Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.

Dampak Positif untuk Bisnis Indonesia

Proyek hilirisasi 2026 diharapkan mendorong bisnis Indonesia untuk lebih maju. Dengan pendanaan besar, proyek-proyek ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga membuka peluang bisnis baru. Sektor energi terbarukan dan pengolahan sumber daya alam diperkirakan akan menarik perhatian investor, baik domestik maupun internasional.

Proyek-proyek hilirisasi ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian daerah, yang akhirnya mendukung iklim dan pendanaan bisnis yang semakin bergairah.

Baca juga: Deal! 10 Cara Ampuh Menang Tender Proyek Pemerintah, Plus Solusi Pendanaan Cepat!

Dengan dimulainya proyek hilirisasi ini, Indonesia siap bertransformasi menjadi negara dengan industri yang lebih efisien dan berkelanjutan. Tahun 2026 menjadi titik penting bagi sektor bisnis Indonesia yang semakin bergairah dan siap menghadapi tantangan global.

Indonesia semakin siap mengembangkan sektor hilirisasi, yang diyakini akan memperkuat perekonomian dan meningkatkan daya saing bisnis. Sebagai pengusaha ini adalah kesempatan emas untuk terlibat dalam proyek hilirisasi 2026 yang akan membuka banyak peluang baru. Apakah Anda siap memanfaatkan potensi besar yang ditawarkan oleh proyek hilirisasi ini?

search

Informasi Terbaru

Ingin investasi yang amanah dan sesuai prinsip Islam?

Temukan investasi halal dari bisnis yang sesuai prinsip Islam hanya di LBS Urun Dana!

Investasi Sekarang

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID