berita
10 Agustus 2026
Naufal Mamduh
Mantap Jiwa! Pemerintah Tebar Paket Stimulus untuk Perkuat Ekonomi RI, Ini Daftarnya!
Kabar baik datang dari pemerintah di awal Agustus ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto resmi mengumumkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II senilai Rp26,34 triliun pada 5 Agustus 2026. Paket ini dirancang untuk menjaga momentum pertumbuhan dan melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda.
Apa Saja Isi Paket Stimulusnya?
Paket stimulus ini mencakup berbagai sektor yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat:
- Bantuan pangan untuk 33,24 juta penerima manfaat
- Insentif transportasi berupa diskon 30% tarif kereta api dan angkutan laut pada periode libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru
- Pembebasan tarif jasa kepelabuhanan dan PPN Ditanggung Pemerintah untuk tiket pesawat kelas ekonomi
- Program magang dan pelatihan vokasi bagi angkatan kerja muda
"Prinsip Pemerintah jelas, daya beli masyarakat tidak boleh tergerus. Karena itu harga BBM kita jaga, harga pangan kita stabilkan, dan stimulus kita salurkan tepat sasaran," ujar Menko Airlangga sebagaimana dikutip dari CNBC.
Pariwisata Ikut Terdampak Positif
Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan, tumbuh 5,71% secara tahunan. Tingkat Penghunian Kamar hotel bintang meningkat menjadi 51,29%, dan rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara mencapai US$1.313 atau tumbuh 6,36%.
Baca juga: Top Banget! Pengangguran RI Turun ke Level Terendah, Tapi Ada yang Perlu Dicermati
Momentum ini diperkuat melalui program #DiscoverMoreIndonesia, di mana Garuda Indonesia memberikan satu tiket penerbangan domestik gratis ke 33 destinasi bagi wisatawan mancanegara pemegang tiket round-trip. Program ini menargetkan 178 ribu wisatawan dan didukung penyelenggaraan event internasional seperti MotoGP Mandalika, Borobudur Marathon, dan konser musik internasional.
Harga BBM Aman hingga Akhir 2026
Di bidang ketahanan energi, pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM hingga akhir 2026. APBN tetap berfungsi sebagai penyerap guncangan di tengah rata-rata Indonesian Crude Price yang mencapai USD90,46 per barel sepanjang Semester I, jauh di atas asumsi APBN.
Dari sisi pembiayaan, kredit perbankan pada Juni 2026 tumbuh 12,67%, ditopang Kredit Investasi yang tumbuh 24,90%. Total plafon Kredit Program disiapkan sebesar Rp362,19 triliun, termasuk KUR Rp290,59 triliun. Realisasi penyaluran hingga Juli 2026 telah mencapai Rp198,9 triliun atau 60,87% dari target.
Stimulus El Nino Sedang Disiapkan
Di sisi lain, pemerintah juga tengah menyiapkan stimulus khusus untuk menghadapi fenomena El Nino yang kini memasuki kategori kuat dan berpotensi meningkat menjadi sangat kuat pada Agustus hingga September 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan penyiapan program perlindungan dari dampak El Nino.
"Pak Presiden sudah memerintahkan menyiapkan untuk program itu, nanti saya tunggu dari kementerian terkait," ujar Purbaya.
Besaran stimulus El Nino masih dalam pembahasan. Purbaya memastikan program akan langsung dijalankan setelah diskusi antar kementerian selesai.
Optimisme Pemerintah untuk Akhir 2026
Dengan capaian Semester I yang solid, termasuk pertumbuhan ekonomi 5,29% dan berbagai indikator yang membaik, pemerintah optimistis momentum pertumbuhan dapat terus dijaga hingga akhir tahun 2026 dan menjadi landasan menuju pertumbuhan yang lebih tinggi pada 2027.
Baca juga: Full Senyum! 7 Hal Penting di Balik Ekonomi RI yang Tumbuh 5,29% di Kuartal II 2026
Reformasi struktural juga terus berjalan, termasuk proses aksesi OECD dan ratifikasi 15 perjanjian dagang sepanjang 2026, mulai dari Indonesia-Canada CEPA, Indonesia-Peru CEPA, Indonesia-EAEU FTA, hingga ASEAN Trade in Goods Agreement.
Artikel ini disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan literasi keuangan publik. Informasi yang termuat tidak merepresentasikan pandangan resmi, kebijakan, maupun skema transaksi dan investasi yang berlaku di LBS Urun Dana.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






