investasi

calendar_today

6 Mei 2024

Mengapa Investasi Saham? Memahami Keuntungan Dalam Berinvestasi

Investasi saham telah lama diakui sebagai salah satu cara paling efektif untuk membangun kekayaan jangka panjang. Dalam kondisi pasar yang berfluktuasi, saham menawarkan peluang signifikan untuk pertumbuhan modal dan pendapatan dividen. Berikut ini adalah panduan menyeluruh mengenai keuntungan dari investasi saham.

1. Potensi Keuntungan Jangka Panjang

Investasi saham menawarkan potensi keuntungan yang signifikan atas investasi jangka panjang. Historis, saham telah memberikan pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan instrumen investasi lain seperti obligasi atau deposito. Contohnya, indeks S&P 500, yang mencakup 500 perusahaan besar di AS, telah rata-rata menghasilkan pengembalian tahunan sekitar 10% sebelum inflasi. Investasi jangka panjang di saham-saham berkualitas, dalam berbagai kondisi pasar, telah terbukti menghasilkan keuntungan yang solid bagi investor yang sabar dan konsisten.

2. Dividen sebagai Sumber Pendapatan

Investasi di saham juga memberikan keuntungan berupa dividen, yang merupakan pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang sahamnya. Dividen memberikan aliran pendapatan pasif yang bisa reinvestasikan untuk membeli lebih banyak saham atau digunakan sebagai sumber pendapatan. Perusahaan yang stabil dan berkembang sering meningkatkan jumlah dividen dari waktu ke waktu, sehingga memberikan manfaat ganda berupa kenaikan harga saham dan peningkatan pendapatan dividen.

3. Likuiditas Tinggi

Dibandingkan dengan investasi lain seperti properti atau koleksi seni, saham menawarkan likuiditas yang tinggi. Ini berarti saham dapat dengan mudah dijual di pasar terbuka untuk mendapatkan uang tunai. Likuiditas tinggi ini penting, terutama jika Anda membutuhkan dana darurat atau ingin mengambil keuntungan dari peluang investasi lain yang muncul dengan cepat.

4. Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi adalah prinsip penting dalam investasi untuk mengurangi risiko. Dengan berinvestasi di saham yang berbeda dari berbagai sektor dan geografis, Anda dapat mengurangi dampak negatif dari penurunan sektor tertentu atau krisis ekonomi di satu wilayah. Diversifikasi melalui saham memungkinkan investor mengurangi volatilitas portofolio mereka dan meraih hasil yang lebih stabil.

5. Hak Suara dan Kepemilikan

Sebagai pemegang saham, Anda memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham, memberikan Anda suara dalam keputusan penting seperti pemilihan dewan direksi atau kebijakan perusahaan. Kepemilikan saham juga berarti Anda memiliki bagian dari aset dan pendapatan perusahaan, memberikan rasa memiliki serta partisipasi dalam kesuksesan perusahaan.

6. Akses ke Informasi Keuangan

Investor saham memiliki akses ke informasi keuangan yang luas dan terperinci, memungkinkan analisis mendalam tentang kinerja dan prospek perusahaan. Laporan tahunan, kuartalan, dan pengumuman lain memberikan data yang bisa digunakan untuk membuat keputusan investasi yang informasi.

Tips untuk Investor Pemula

Bagi pemula, penting untuk mulai dengan pengetahuan dasar tentang analisis fundamental dan teknis. Menginvestasikan waktu untuk belajar tentang pasar saham dan berbagai strategi investasi akan sangat bermanfaat. Mulailah dengan investasi kecil, diversifikasikan portofolio Anda, dan perhatikan untuk tidak terlalu reaktif terhadap fluktuasi pasar jangka pendek.

Investasi saham memang bukan tanpa risiko, tetapi dengan pendekatan yang tepat, risiko tersebut dapat dikelola dan diimbangi dengan potensi pengembalian yang menarik. Melalui investasi yang bijak, saham dapat menjadi komponen penting dari strategi keuangan yang sukses.

search

Informasi Terbaru

Ingin Berinvestasi di LBS Urun Dana?

Temukan peluang investasi pada bisnis-bisnis murni syariah hanya di LBS Urun Dana

Investasi Sekarang

Copyright LBS Urun Dana - 2024

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.57/POJK.04/2020 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 27, kami menyatakan bahwa :

  • OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
  • INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.
  • PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum selesainya vesting period dan hingga dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2013 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.