pendanaan
20 Agustus 2026
Naufal Mamduh
Penuh Inspirasi! Perjalanan RSIA Annisa dari Praktik Bidan hingga Beromzet Rp36 Miliar
RSIA Annisa Pekanbaru bukan rumah sakit yang lahir dari modal besar. Ia lahir dari garasi rumah, dua kasur, dan satu tekad yang tidak kenal menyerah. Berdiri sejak 1997, RSIA Annisa Pekanbaru membuktikan satu hal: pendanaan syariah dapat menjadi momentum ketika bisnis yang sudah bertumbuh siap mengambil lompatan lebih besar.
Perjalanan RSIA Annisa: Dari Praktek Bidan ke Rumah Sakit
Perjalanan RSIA Annisa dimulai dari langkah sederhana, lalu berkembang secara bertahap hingga menjadi rumah sakit yang melayani masyarakat Pekanbaru.
1997 — Dua Kasur di Garasi Rumah
Ibu Hj. Kartini, SKM merintis praktek bidan swasta di garasi rumahnya di Pekanbaru. Fasilitas awalnya sangat sederhana: hanya 2 tempat tidur. Tapi niatnya jelas, membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan ibu dan anak di tengah tingginya angka kematian bayi di Provinsi Riau.
2002 — Berkembang Menjadi Rumah Bersalin
Kepercayaan masyarakat tumbuh. Praktek bidan itu berkembang menjadi Klinik dan Rumah Bersalin Annisa Medika dengan fasilitas yang lebih memadai.
2009 — Renovasi dan Perluasan
Renovasi besar dilakukan. Ruang pasien diperluas dari 3 kamar menjadi 7 kamar dengan total kapasitas 16 tempat tidur.
6 November 2011 — Lahirnya RSIA Annisa
Status resmi ditingkatkan menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak dengan perusahaan PT Kartini Bangun Bangsa. Kamar operasi dibangun, kapasitas rawat inap naik menjadi 25 tempat tidur. RSIA Annisa Pekanbaru resmi berdiri.
Baca juga: Info Modal! Cara Mudah Raih Pendanaan Syariah Tanpa Riba Rp5–Rp10 Miliar
Sukses Layani Lebih dari 25.000 Pasien Bersalin
Hingga saat ini, RSIA Annisa telah melayani lebih dari 25.000 pasien bersalin, didukung bidan berpengalaman lebih dari 25 tahun serta dokter spesialis di berbagai bidang, mulai dari kebidanan, anak, penyakit dalam, bedah umum, hingga gigi.
Motto “Mendampingi Sedekat Sahabat” tercermin dalam pendekatan tim medis yang mendampingi pasien selama proses persalinan dengan tenang dan aman. Kini, RSIA Annisa dikenal sebagai salah satu RSIA di Pekanbaru, berkat konsistensi pelayanan yang dibangun selama hampir tiga dekade.
Pendanaan LBS Urun Dana Membuka Babak Baru
Untuk memperluas fasilitas dan meningkatkan kapasitas layanan, RSIA Annisa membutuhkan tambahan modal usaha. Pilihan yang diambil bukan pinjaman bank konvensional dengan bunga. Melalui PT Kartini Bangun Bangsa selaku pengelola, RSIA Annisa memilih jalur pendanaan syariah melalui mekanisme securities crowdfunding berizin OJK.
Pilihannya masuk akal. Securities crowdfunding memungkinkan perusahaan menghimpun modal usaha dari banyak investor tanpa kewajiban membayar bunga tetap setiap bulan. Investor masuk sebagai pemegang saham dan berhak atas dividen sesuai kinerja perusahaan. Tidak ada cicilan yang memberatkan arus kas, tidak ada bunga yang menggerus keuntungan.
Penawaran saham perdana dibuka di LBS Urun Dana pada tahun 2023 dengan rincian sebagai berikut:
- Penawaran saham perdana: Rp5.000.000.000 terjual
- Right issue: Rp4.328.000.000 terjual
Total pendanaan yang berhasil dihimpun melalui securities crowdfunding ini mencapai lebih dari Rp9,3 miliar. Dana ini langsung digunakan untuk pengembangan fasilitas dan peningkatan kapasitas layanan yang berdampak langsung pada jumlah pasien yang bisa dilayani.
Kinerja Keuangan 2025: Solid dan Bertumbuh
Seiring dengan pendanaan yang diperoleh, kinerja keuangan RSIA Annisa juga menunjukkan pertumbuhan. Merujuk pada laporan keuangan tahun buku 2025, RSIA Annisa mencatat:
- Total pendapatan operasional: Rp36,45 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
- Laba bersih: Rp3,22 miliar.
- Pertumbuhan didorong oleh peningkatan jumlah pasien dan optimalisasi fasilitas baru sepanjang 2025.
- Struktur keuangan: cukup sehat untuk mendukung rencana ekspansi.
Dari garasi dengan dua kasur pada 1997 hingga mencatat pendapatan Rp36,45 miliar pada 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan bagaimana pendanaan syariah dapat mendukung bisnis untuk berkembang lebih besar.
Baca juga: Simak Yuk! 10 Perbedaan Pendanaan Syariah dan Konvensional, Jangan Salah Pilih!
Bisnis Anda Siap Naik Level?
Kisah RSIA Annisa membuktikan bahwa modal usaha tanpa riba bukan sekadar pilihan alternatif. Ini bisa menjadi katalis pertumbuhan yang nyata bagi bisnis yang sudah solid.
Jika bisnis Anda sudah berjalan dengan omzet konsisten di atas Rp500 juta per bulan dan membutuhkan pendanaan Rp5–10 miliar untuk ekspansi, LBS Urun Dana siap menjadi pilihan pendanaan Anda.
LBS Urun Dana berizin OJK, di bawah bimbingan Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar fikih muamalah kontemporer. Setiap emiten melewati kurasi ketat dari sisi administrasi, bisnis, dan kepatuhan syariah sebelum bisa listing. Diskusikan kondisi bisnis Anda sekarang bersama tim LBS Urun Dana:
- Esa: Chat via WhatsApp
- Rasyid: Chat via WhatsApp
Pendanaan syariah bukan mimpi. RSIA Annisa sudah membuktikannya. Ajukan sekarang!

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






