literasi keuangan

calendar_today

19 Agustus 2026

account_circle

Naufal Mamduh

Tahan Banting! Fakta Saham Cocok untuk Jangka Panjang Walaupun Pasar Tak Stabil

Banyak investor, terutama yang baru memulai, sering dihadapkan pada satu dilema yang sama: apakah investasi saham cocok untuk saya? Saham memang menggoda tapi terasa menakutkan bagi sebagian orang.

Padahal dari semua instrumen investasi yang tersedia, saham adalah yang paling konsisten mencatat return tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Bukan karena kebetulan. Simak faktanya disini! 

Apa Tujuan Anda Berinvestasi? 

Sebelum masuk ke angka, ada pertanyaan mendasar yang perlu dijawab dulu: investasi untuk apa? Kalau tujuannya dana darurat, simpan di instrumen yang aman dan likuid. Tapi kalau tujuannya menumbuhkan kekayaan untuk masa depan, instrumen yang Anda pilih harus dirancang untuk jangka panjang dan jawabannya adalah saham.

Return Saham Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir

Berdasarkan data historis pasar global, berikut rata-rata return tahunan berbagai instrumen investasi selama 15 tahun terakhir:

  • Saham global: 12,1% per tahun
  • Emas: 9,5% per tahun
  • Obligasi korporasi: 4% per tahun
  • Obligasi pemerintah: 2% per tahun
  • Pasar uang: 1,8% per tahun
  • Dolar AS: 1% per tahun


Saham memimpin dengan selisih yang sangat signifikan. Return 12,1% per tahun dibanding instrumen lain yang berkisar 1-9,5% bukan perbedaan kecil. Dalam jangka panjang, efek compounding dari selisih ini menciptakan gap kekayaan yang sangat besar antara investor yang memilih saham dan yang memilih instrumen lain.

Baca juga: Bismillah! Cerita Ustadz Abu Haidar As-Sundawy Memilih Saham Alam Kapau Berkah

Saham Terbukti di Berbagai Kondisi Pasar

Yang membuat data ini semakin meyakinkan adalah saham mencapai return tertinggi bukan di kondisi pasar yang sempurna. Lihat 5 tahun terakhir:

  • 2021 — Ekonomi global mulai pulih pasca Covid-19, stimulus besar-besaran mendorong pasar saham naik kuat.
  • 2022 — Satu-satunya tahun underperform, turun -17,7%. The Fed menaikkan suku bunga agresif untuk tekan inflasi, diperparah invasi Rusia ke Ukraina.
  • 2023 — Langsung rebound +24,4%. Inflasi mereda, ketakutan resesi tidak terbukti, euforia AI mendorong pasar.
  • 2024 — Sempat bergejolak akibat ketidakpastian pemilu AS, tapi tetap positif +19,2%.
  • 2025 — Trump menang dan berlakukan tarif impor agresif, pasar sempat tertekan tapi tetap mencatat +21,6%.


Dari 5 tahun terakhir, hanya 2022 yang underperform. Di tahun-tahun lainnya, saham selalu berada di posisi nomor 1 atau nomor 2 dibanding semua instrumen investasi lain. Pandemi, perang, kenaikan suku bunga, ketidakpastian politik global. Semua sudah dilewati, dan investasi saham tetap mencatat return tertinggi.

Mengapa Saham Selalu Unggul dalam Jangka Panjang?

Jawabannya ada pada sifat dasar saham sebagai instrumen. Ketika Anda membeli saham, Anda membeli kepemilikan di sebuah bisnis yang nyata. Ketika bisnis itu tumbuh, menghasilkan keuntungan, dan berkembang, nilai saham Anda ikut naik.

Berbeda dengan instrumen lain yang returnnya sudah ditentukan di awal, potensi pertumbuhan saham tidak punya batas atas. Selama bisnis yang Anda miliki terus tumbuh, nilai investasi Anda terus berkembang.

Inilah mengapa investasi saham adalah instrumen yang paling selaras dengan tujuan investasi jangka panjang: menumbuhkan kekayaan secara signifikan dari waktu ke waktu.

Investasi Saham Dirancang untuk Jangka Panjang

Investasi saham bukan untuk uang yang Anda butuhkan tahun depan. Ini adalah instrumen untuk uang yang bisa Anda tahan 10 hingga 15 tahun ke depan.

Dalam horizon waktu tersebut, volatilitas jangka pendek menjadi tidak relevan. Yang relevan adalah tren pertumbuhan jangka panjangnya, dan data 15 tahun membuktikan bahwa saham secara konsisten memberikan return terbaik di antara semua instrumen investasi yang tersedia.

Satu prinsip penting: pilih bisnis yang pasarnya tidak ada matinya. Bisnis yang kebutuhannya tidak akan hilang meski ekonomi naik turun, tren berubah, atau kondisi global tidak menentu.

Pilih Instrumen Investasi Halal yang Sesuai

Bagi yang ingin mulai berinvestasi di saham perusahaan lokal sesuai prinsip syariah, securities crowdfunding berizin OJK bisa menjadi pilihan. Salah satunya adalah PT Alam Kapau Berkah, restoran kuliner Minang premium yang kini listing di LBS Urun Dana.

Kuliner Minang adalah pasar yang tidak pernah mati. Nasi Padang, rendang, ayam pop dicintai semua lapisan masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari anak muda hingga orang tua. Selama orang Indonesia makan, selama lidah Indonesia masih jatuh cinta pada cita rasa Minang, bisnis ini akan terus relevan.

Coba bandingkan sendiri. Di segmen nasi Padang premium, ada beberapa nama yang sudah dikenal luas. Tapi lihat di hari biasa, bukan hari libur, bukan jam makan siang: siapa yang parkirannya selalu penuh? Siapa yang antriannya tidak pernah benar-benar sepi?

Baca juga: Borong Yuk! Profil Saham Alam Kapau Berkah, Resto Minang Beromzet Rp10 Miliar

Alam Kapau. Bukan karena harganya paling murah, tapi karena rasanya tidak bisa bohong. Rendang yang pekat, ayam pop yang lembut, gulai yang autentik khas Bukittinggi, disajikan di restoran dengan area parkir luas yang tetap penuh di jam-jam biasa sekalipun. Pelanggan yang datang sekali hampir selalu kembali, dan itu adalah indikator bisnis yang paling jujur. Pasar mereka besar, terbukti, dan loyal.Berikut detail penawaran saham Saham PT Alam Kapau Berkah di LBS Urun Dana

  • Nilai Saham yang Ditawarkan: Rp4.288.308.750
  • Lembar Saham yang Ditawarkan: 311.877 lembar
  • Harga per Lembar: Rp13.750
  • Minimum Pembelian: Rp1.003.750
  • Masa Penawaran: 45 Hari
  • Dividend Payout Ratio: 70% (Proyeksi)
  • Dividend Yield 2027: 4,45% (Proyeksi)

Borong Saham Alam Kapau Sekarang!

Saham PT Alam Kapau Berkah listing di LBS Urun Dana dengan masa penawaran 45 hari. Artinya ada batas waktu yang nyata, dan dengan omzet yang terus tumbuh, kuota ini tidak akan menunggu lama. Daftar atau login, lalu beli saham Alam Kapau sekarang. Masih ada pertanyaan? Tim LBS Urun Dana siap via WhatsApp:

Tentang LBS Urun Dana

LBS Urun Dana berizin OJK dan dibimbing langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar fikih muamalah kontemporer. Setiap emiten melewati kurasi ketat dari sisi administrasi, bisnis, dan kepatuhan syariah sebelum bisa listing di platform ini.

Bagikan Artikel Ini

facebook
X
whastapp
Naufal Mamduh

PROFIL PENULIS

Naufal Mamduh

SEO Content Writer

Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.

Copyright 2026. PT LBS Urun Dana berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

@lbsurundanaLBS Urun Dana@LbsUrunDanaLBS TVLBS Urun Dana

PT LBS Urun Dana adalah penyelenggara layanan urun dana yang menyediakan platform berbasis teknologi untuk penawaran efek (securities crowdfunding) di mana melalui platform tersebut penerbit menawarkan instrumen efek kepada investor (pemodal) melalui sistem elektronik yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun 2025 tentang “Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi” Pasal 75, kami menyatakan bahwa :

  • “OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERSETUJUAN TERHADAP PENERBIT DAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.”
  • “INFORMASI DALAM LAYANAN URUN DANA INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PENYELENGGARA.”; dan
  • “PENERBIT DAN PENYELENGGARA, BAIK SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG TERCANTUM DALAM LAYANAN URUN DANA INI.”

PENGUNGKAPAN RISIKO PERUBAHAN STATUS EFEK SYARIAH

Efek saham yang ditawarkan melalui platform LBS Urun Dana telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2025 dan SEOJK Nomor 3/SEOJK.04/2022. Terdapat risiko perubahan status Efek Syariah beserta konsekuensi yang timbul dari perubahan status tersebut.

Konsekuensi dari perubahan status tersebut antara lain:

  • Efek tersebut dapat mengalami penurunan permintaan atau berkurangnya likuiditas akibat tekanan jual dari investor.
  • Efek tersebut dapat dihapus (delisting) dari platform LBS Urun Dana apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Penyelenggara, Penerbit tidak melakukan perbaikan yang memadai atas ketidaksesuaian dengan prinsip syariah. Penyelenggara berwenang untuk menghentikan penawaran dan menghapus efek tersebut dari daftar efek yang tersedia di platform sesuai dengan ketentuan dan prosedur internal yang berlaku.

Sebelum melakukan investasi melalui platform LBS Urun Dana, anda perlu memperhitungkan setiap investasi bisnis yang akan anda lakukan dengan seksama. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisa (due diligence), yang diantaranya (namun tidak terbatas pada); Analisa kondisi makro ekonomi, Analisa Model Bisnis, Analisa Laporan Keuangan, Analisa Kompetior dan Industri, Risiko bisnis lainnya.

Investasi pada suatu bisnis merupakan aktivitas berisiko tinggi, nilai investasi yang anda sertakan pada suatu bisnis memiliki potensi mengalami kenaikan, penurunan, bahkan kegagalan. Beberapa risiko yang terkandung pada aktivitas ini diantaranya:

Risiko Usaha

Risiko yang dapat terjadi dimana pencapaian bisnis secara aktual tidak memenuhi proyeksi pada proposal/prospektus bisnis.

Risiko Gagal Bayar

Gagal bayar atas efek bersifat sukuk, seperti kegagalan penerbit dalam mengembalikan modal dan bagi hasil/marjin kepada investor.

Risiko Kerugian Investasi

Sejalan dengan risiko usaha dimungkinkan terjadi nilai investasi yang diserahkan investor menurun dari nilai awal pada saat dilakukan penyetoran modal sehingga tidak didapatkannya keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dilusi Kepemilikan Saham

Dilusi kepemilikan saham terjadi ketika ada pertambahan total jumlah saham yang beredar sehingga terjadi perubahan/penurunan persentase kepemilikan saham.

Risiko Likuiditas

Investasi anda melalui platform layan urun dana bisa jadi bukan merupakan instrumen investasi yang likuid, hal ini dikarenakan instrumen efek yang ditawarkan melalui platform hanya dapat diperjualbelikan melalui mekanisme pasar sekunder pada platform yang sama, dimana periode pelaksanaan pasar sekunder tersebut juga dibatasi oleh peraturan. Anda mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham anda di bisnis tertentu sebelum dilaksanakannya skema pasar sekunder oleh penyelenggara. Selain itu, untuk efek bersifat sukuk, anda tidak dapat melakukan penjualan sukuknya hingga sukuk tersebut jatuh tempo atau mengikuti jadwal pengembalian modal yang sudah ditentukan.

Risiko Pembagian Dividen

Setiap Investor yang ikut berinvestasi berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Seyogyanya dividen ini akan diberikan oleh Penerbit dengan jadwal pembagian yang telah disepakati di awal, namun sejalan dengan risiko usaha pembagian dividen ada kemungkinan tertunda atau tidak terjadi jika kinerja bisnis yang anda investasikan tidak berjalan dengan baik.

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Platform LBS Urun Dana sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun, tetap dimungkinkan terjadi gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem, yang dapat menyebabkan aktivitas anda di platform menjadi tertunda.

Kebijakan Keamanan Informasi

Kami berkomitmen melindungi keamanan pengguna saat menggunakan layanan elektronis urun dana dengan:

  • Implementasi ISO/IEC 27001:2022 ISMS guna mewujudkan Confidentiality, Integrity dan Availability informasi.

  • Selalu mentaati segala ketentuan dan peraturan terkait keamanan infromasi yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta wilayah tempat dilakukannya pekerjaan.

  • Melakukan perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement) terhadap kinerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Bank Kustodian

  • Peran Bank Kustodian terbatas pada pencatatan, penyimpanan dan penyelesaian transaksi.

  • Bank Kustodian tidak bertanggung jawab atas klaim dan gugatan hukum yg ditimbulkan dari risiko investasi dan risiko-risiko lainnya di luar cakupan peran Bank Kustodian yang telah disebutkan di atas, termasuk kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaian pihak-pihak lainnya.

Warning Penipuan atas nama LBS.ID