berita
30 Januari 2026
Naufal Mamduh
Breaking News! 5 Fakta di Balik Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Babak Belur
Di tengah pasar modal yang sedang diuji oleh volatilitas dan tekanan global, kabar mengejutkan terjadi. Dirut BEI mundur. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya, tepat setelah IHSG mengalami tekanan tajam hingga sempat memicu trading halt.
Pengunduran diri ini tidak berdiri sendiri. Ada rangkaian peristiwa pasar, tekanan eksternal, hingga pertimbangan kepemimpinan yang melatarbelakanginya. Untuk memahami konteksnya secara utuh, berikut 5 fakta Dirut BEI mundur, termasuk penyebab dan alasan di balik keputusan tersebut.
1. IHSG Tertekan Tajam hingga Picu Trading Halt
Gejolak pasar bermula dari tekanan jual besar-besaran yang terjadi sejak akhir Januari 2026. Sentimen negatif dipicu oleh sorotan Morgan Stanley Capital International terhadap transparansi struktur kepemilikan saham dan metodologi free float di Indonesia.
Baca juga: Tragis! 7 Fakta Penyebab IHSG Terjun 6,8%, Benarkah Gara-Gara MSCI?
Tekanan tersebut memuncak ketika IHSG anjlok 6,8% bahkan mendekati 8 persen secara intraday, sehingga BEI memberlakukan trading halt sesuai mekanisme pengamanan pasar. Trading halt dilakukan untuk menghentikan sementara perdagangan agar volatilitas tidak semakin liar dan memberi waktu bagi investor mencerna informasi yang berkembang.
Peristiwa ini menjadi titik krusial karena menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap sentimen global dan isu tata kelola.
2. Pengunduran Diri Diumumkan di Tengah Fase Pemulihan Awal
Di tengah situasi tersebut, Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat pagi, 30 Januari 2026. Pengumuman dilakukan setelah dua hari pasar mengalami tekanan berat, meski pada hari yang sama IHSG mulai menunjukkan tanda pemulihan.
Timing ini membuat pengunduran diri Iman langsung dikaitkan dengan gejolak pasar, terutama setelah trading halt yang sempat menghentikan aktivitas bursa.
3. Disebut sebagai Bentuk Tanggung Jawab Kepemimpinan
Dalam pernyataan terbuka kepada awak media, Iman menegaskan bahwa keputusan mundur diambil sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika yang terjadi di pasar modal.
“Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan ini. Saya berharap ini adalah yang terbaik bagi pasar modal Indonesia, dan semoga ke depan pasar kita bisa menjadi lebih baik,” sebagaimana dikutip dari CNBC pada Jumat (30/1/2026).
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa pengunduran diri tersebut dimaksudkan sebagai langkah institusional untuk menjaga kepercayaan pasar, bukan semata reaksi jangka pendek.
4. BEI Pastikan Transisi Kepemimpinan Berjalan Sesuai Aturan
Terkait kelangsungan operasional bursa, Iman memastikan bahwa mekanisme penggantian pimpinan telah diatur secara jelas dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga perseroan.
Untuk sementara, BEI akan menunjuk Pelaksana Tugas Direktur Utama hingga ditetapkan direktur utama definitif melalui prosedur yang berlaku.
“Seluruh dokumentasi dan administrasi akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Nantinya akan ditunjuk Plt sampai ada direktur utama baru secara definitif,” jelasnya.
Langkah ini ditujukan agar stabilitas operasional BEI tetap terjaga di tengah proses pemulihan pasar.
5. Ditutup dengan Apresiasi dan Permohonan Maaf
Di akhir pernyataannya, Iman menyampaikan apresiasi kepada regulator, pelaku pasar, dan seluruh jajaran BEI yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kebijakan atau langkah yang kurang berkenan selama sekitar tiga hingga empat tahun menjabat.
Pengunduran diri ini pun menjadi bagian dari upaya lebih besar untuk memulihkan kepercayaan investor dan menstabilkan pasar modal Indonesia setelah tekanan hebat, termasuk peristiwa trading halt yang menandai fase krisis jangka pendek tersebut.
Baca juga: Wadaw! 4 Fakta Mengapa Rupiah Melemah Tapi IHSG Menguat Biar Gak Salah Paham!
Pengunduran diri Iman Rachman tidak bisa dilepaskan dari rangkaian peristiwa besar: sorotan MSCI, kejatuhan IHSG, hingga trading halt. Langkah ini menjadi simbol akuntabilitas kepemimpinan di tengah tekanan pasar dan diharapkan memberi ruang bagi pemulihan yang lebih stabil ke depan.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






