investasi
27 Maret 2026
Naufal Mamduh
Valid! Nasihat Lo Kheng Hong untuk Investor Usai Lebaran, Lanjut Beli atau Jual!
Pasar saham Indonesia kembali dibuka setelah libur panjang Lebaran 2026 dalam kondisi yang belum sepenuhnya stabil. Ketegangan geopolitik global yang masih berlanjut membuat sebagian pelaku investasi saham diliputi kekhawatiran terhadap arah pergerakan pasar.
Namun di tengah situasi tersebut, investor kawakan Lo Kheng Hong justru melihat peluang besar dalam investasi saham.
“Always invest in bad times,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Bisnis Indonesia beberapa waktu lalu.
Bagi investor berpengalaman, kondisi pasar saham yang sedang turun bukan untuk dihindari, tetapi dimanfaatkan sebagai momentum untuk masuk.
Peluang Investasi Saham Saat Harga Turun
Menurut Lo Kheng Hong, kondisi pasar saat ini justru membuka peluang menarik dalam investasi saham. Banyak saham dengan fundamental kuat diperdagangkan di bawah nilai wajarnya, atau dikenal sebagai saham undervalued.
Dalam situasi seperti ini, harga saham tidak mencerminkan kinerja sebenarnya dari perusahaan. Ia bahkan menyebut banyak emiten berada di posisi “salah harga” atau mercy harga bajaj.
Baca juga: Awas! Ini 7 Tips Atur Keuangan di Tengah Krisis, Jurus Jitu Biar Duit Tetap Aman!
Bagi investor yang memiliki dana siap investasi, kondisi ini menjadi momentum untuk membeli saham berkualitas dengan harga yang lebih rendah. Strategi ini sejalan dengan prinsip value investing, yaitu membeli saat harga berada di bawah nilai intrinsiknya dan menunggu pertumbuhan dalam jangka panjang.
Dengan pendekatan yang tepat, kondisi pasar yang sedang turun bukan hanya risiko, tetapi juga peluang investasi saham yang dapat dimanfaatkan secara optimal.
Cara Pikir Lo Kheng Hong Tentang Investasi Saham
Cara pikir Lo Kheng Hong sebenarnya tidak rumit. Ia tidak terlalu terpaku pada kondisi pasar yang naik atau turun, tetapi lebih fokus pada dua hal utama, yaitu kualitas bisnis dan harga yang ditawarkan.
Selama perusahaan memiliki kinerja yang baik dan prospek yang jelas, penurunan harga justru dilihat sebagai peluang, bukan ancaman. Karena harga yang murah pada perusahaan bagus adalah kesempatan untuk masuk di valuasi yang lebih menarik.
Inilah yang menjadi dasar dari strategi value investing dalam investasi saham. Membeli saham berkualitas ketika harganya belum mencerminkan nilai sebenarnya, lalu menunggu pertumbuhan bisnisnya dalam jangka panjang.
Di sisi lain, kondisi pasar saham Indonesia sepanjang kuartal pertama 2026 memang sedang mengalami tekanan. IHSG tercatat turun 17,81% secara year to date, dengan arus keluar dana asing mencapai Rp8,51 triliun.
Namun dalam cara pandang seperti ini, volatilitas pasar bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru di fase inilah peluang mulai muncul. Saat pasar terkoreksi, banyak saham bagus ikut turun tanpa melihat fundamentalnya. Di momen seperti ini, investor memiliki kesempatan untuk masuk ke saham undervalued dengan potensi pertumbuhan yang tetap terjaga.
Strategi Investasi Saham di Tengah Pasar Turun
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, melihat kondisi pasar yang sedang tertekan justru membuka peluang dalam investasi saham, khususnya untuk berburu saham dengan valuasi yang masih menarik. Di tengah kondisi seperti ini, ada beberapa strategi investasi saham yang bisa dipertimbangkan.
1. Fokus Pada Saham Dividen
Saham dengan dividend yield 4% hingga 7% dapat menjadi pilihan menarik untuk menjaga arus keuntungan.
2. Menerapkan Value Investing
Membeli saham dengan fundamental kuat yang masih diperdagangkan di bawah nilai wajarnya.
3. Diversifikasi Portofolio Saham
Mengkombinasikan saham defensif seperti pelayanan kesehatan atau konsumer dengan saham growth seperti pertambangan.
4. Beli Saham Secara Bertahap (Averaging)
Melakukan pembelian secara bertahap dapat membantu mengurangi risiko akibat pergerakan pasar yang belum stabil.
Pasar saham yang tertekan memang memicu kekhawatiran, tetapi bagi investor yang memahami strateginya, kondisi ini justru membuka peluang dalam investasi saham. Cara pikir Lo Kheng Hong menekankan bahwa yang terpenting adalah kualitas bisnis dan harga, karena saat saham bagus diperdagangkan murah, di situlah peluang muncul.
Baca juga: Cek Fakta! Bedah Laba Saham Sambal Mang Ujang, Beneran Cuan atau Cuman Viral!
Pada akhirnya, kunci investasi saham bukan mencari timing yang sempurna, tetapi disiplin dalam menjalankan strategi.
Lebaran Usai, Peluang Investasi Saham Masih Terbuka
Manfaatkan momentum THR Anda untuk mulai investasi saham. Segera hadir, peluang investasi saham PT Annisa Maju Abadi, pemilik Klinik Pratama Annisa Medika I Pekanbaru, hanya di LBS Urun Dana.
Login atau daftar, lengkapi KYC, dan siapkan diri Anda untuk langsung berinvestasi saat penawaran perdana dimulai.
Tentang LBS Urun Dana
LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding berizin dan diawasi OJK. Di LBS Urun Dana investor dapat berpartisipasi dalam investasi sukuk dan saham, sementara pengusaha dapat mengakses pendanaan bisnis Rp500 juta hingga Rp10 miliar untuk mengembangkan bisnis mereka.
LBS Urun Dana dibimbing dan didirikan oleh Pakar Fikih Muamalah Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, sehingga aktivitas transaksi dilakukan secara transparan dan profesional. Ikuti Instagram LBS Urun Dana dan lbs.id untuk mendapatkan update berita ekonomi, insight bisnis dan investasi, serta informasi peluang investasi dan pendanaan.
Dengan informasi yang tepat, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih terarah dalam mengelola investasi dan keputusan bisnis.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






