muamalah
25 Juni 2026
Naufal Mamduh
Sabar! Rugi Investasi Bukan Akhir Segalanya, Ini Kata Ustadz Erwandi Tarmizi
Media sosial belakangan ini ramai dengan keluhan serupa. Orang-orang yang kecewa, marah, bahkan merasa ditipu setelah mengalami kerugian dalam investasi. Ada yang kehilangan puluhan juta, ada yang lebih dari itu. Ada yang menyalahkan platform, ada yang menyalahkan diri sendiri.
Di tengah semua kekecewaan itu, satu sudut pandang yang paling jarang disentuh justru adalah: sudut pandang iman.
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar fikih muamalah kontemporer sekaligus Founder LBS Urun Dana, memberikan nasihat yang jernih dan menenangkan bagi siapa saja yang sedang bergulat dengan kerugian dalam investasi.
Naik dan Turun Itu Sunnah Kauniyah, Bukan Kegagalan
Ustadz Erwandi membuka nasihatnya dengan sebuah pengingat yang sederhana namun sangat dalam.
"Hidup di dunia, tentu ada naik dan ada turun. Tidak ada orang yang naik terus."
Bukan hanya soal harta. Dalam keimanan pun ada pasang surut. Dalam kesehatan jasmani pun ada masa lemah dan masa kuat. Tidak ada manusia yang terus-menerus berada di puncak dalam segala hal. Ini bukan kelemahan, ini adalah sunnah kauniyah, ketentuan Allah ﷻ yang berlaku di seluruh alam semesta.
Baca juga: Nah Loh! Fakta Saham Syariah BEI yang Dikritik Ustadz Erwandi, Ini Penjelasannya!
Maka ketika investasi Anda mengalami penurunan atau bahkan kerugian, itu bukan pertanda bahwa Anda gagal sebagai investor. Itu adalah bagian dari hukum alam yang Allah ﷻ tetapkan, berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali.
Risiko Investasi Berlaku untuk Semua, Tanpa Terkecuali
Salah satu hal yang sering menjadi sumber kekecewaan adalah ekspektasi yang tidak realistis. Banyak orang berpikir, selama mereka memilih instrumen yang tepat dan strategi yang matang, kerugian bisa dihindari sepenuhnya.
Ustadz Erwandi meluruskan cara pandang ini dengan tegas.
Jangankan menitipkan modal ke orang lain, modal yang Anda kelola sendiri pun pasti akan mengalami risiko investasi itu. Sehebat apapun strategi bisnis yang dirancang, seaman apapun sistem yang dibangun, tetap saja ada naik, ada turun, bahkan ada yang hancur, dan ada yang sukses melampaui ekspektasi.
Mengapa? Karena manusia bukan Tuhan. Tidak ada satupun manusia yang mampu mengendalikan seluruh variabel dalam sebuah transaksi bisnis. Allah ﷻ yang memegang kendali penuh atas hasil dari setiap ikhtiar yang kita lakukan.
Ikhtiar Iya, Tapi Hasil Murni di Tangan Allah ﷻ
Ini adalah inti dari nasihat Ustadz Erwandi, dan ini pula yang paling sering dilupakan ketika seseorang terjun ke dunia investasi.
Kita diperintahkan untuk berikhtiar, memilih instrumen dengan cermat, memahami akad dan risikonya, tidak serakah, tidak gegabah. Itu semua adalah kewajiban kita sebagai hamba yang berakal. Tapi setelah semua ikhtiar dilakukan, hasilnya murni di tangan Allah ﷻ.
Ustadz Erwandi mencontohkan dua realita yang kerap kita saksikan: ada orang yang mempersiapkan investasinya dengan sangat matang, riset mendalam, diversifikasi portofolio, namun nilainya bisa jadi nol. Sebaliknya, ada yang hanya mempersiapkan dengan seadanya, tapi Allah ﷻ karuniakan laba yang berlimpah dari transaksi tersebut.
Bukan berarti kita tidak perlu berhati-hati. Justru sebaliknya, ini adalah pengingat bahwa kerugian dalam investasi bukan akhir dari segalanya, dan keuntungan besar pun bukan semata-mata hasil kepandaian kita.
Lalu, Apa yang Bisa Kita Kendalikan?
Jika hasil ada di tangan Allah ﷻ, bukan berarti kita pasrah tanpa arah. Ada satu hal yang sepenuhnya bisa kita kendalikan: memastikan cara kita berinvestasi sudah benar secara syariat.
Karena investasi yang halal bukan hanya soal menghindari dosa. Ia juga soal ketenangan hati. Ketika Anda tahu bahwa setiap rupiah yang Anda investasikan berputar di jalur yang bersih dari riba, gharar, dan kezaliman, kerugian sekalipun terasa lebih ringan untuk diterima. Karena Anda tahu ikhtiar Anda sudah benar di hadapan Allah ﷻ.
Di sinilah pentingnya memilih platform investasi yang tidak hanya berizin secara regulasi, tapi juga diawasi secara syariah oleh orang yang benar-benar paham.
Mulai dari yang Tenang di Hati
LBS Urun Dana adalah platform securities crowdfunding berizin OJK yang seluruh produknya diawasi langsung oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, MA. Bukan sekadar label halal, tapi pengawasan akad dari seorang pakar yang memahami detail fikih muamalah kontemporer.
Lewat LBS Urun Dana, Anda bisa ikut memiliki bagian dari bisnis nyata di Indonesia dalam bentuk saham atau sukuk, dengan akad yang jelas, transparan, dan insya Allah bebas dari riba, gharar, dan kezaliman.
- Lebih dari Rp333,7 miliar telah disalurkan ke bisnis pengusaha Indonesia
- Lebih dari 16.900 investor aktif sudah bergabung
- Minimum investasi mulai Rp1.000.000
- Insya Allah halal, bebas dari riba, gharar, dan kezaliman
Saat ini ada beberapa listing yang sedang berjalan dan masih terbuka untuk investor:
Kuota setiap listing terbatas dan tidak diperpanjang setelah penuh. Jangan tunda terlalu lama.
Baca juga: Afwan! Penjelasan Ustadz Erwandi Tentang Hukum Bermuamalah dengan Non Muslim
Ada yang ingin didiskusikan dulu sebelum memutuskan? Tim LBS siap diajak ngobrol:
- Wisnu: Chat via WhatsApp
- Faris: Chat via WhatsApp
- Dwian: Chat via WhatsApp
Atau kalau sudah yakin, langsung saja. Daftar di lbs.id dan mulai dari bisnis yang Anda percaya, dengan cara yang tenang di hati.

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






