pendanaan
27 Oktober 2026
Naufal Mamduh
Cek Kesiapan Perusahaan Anda Sebelum Mengajukan Pendanaan Saham di LBS Urun Dana
Rencana ekspansi sudah tersusun dan kebutuhan dananya sudah terhitung. Yang belum jelas adalah apakah perusahaan Anda masuk kriteria awal penyelenggara pendanaan.
Sebelum menghubungi tim LBS Urun Dana, ada baiknya Anda menilai sendiri kelayakan perusahaan untuk pendanaan saham lewat 3 hal berikut: ketentuan perusahaan, sektor industri, dan kesiapan dokumennya.
Checklist Ketentuan Awal Perusahaan
Berikut ketentuan awal bagi calon emiten saham melalui LBS Urun Dana, beserta alasan di balik setiap poinnya.
Berbentuk Perseroan Terbatas
Penerbitan saham berkaitan dengan kepemilikan perusahaan. Karena itu, calon emiten saham melalui skema ini perlu berbentuk PT sesuai ketentuan yang berlaku.
Usia operasional perusahaan minimal 3 tahun
Pastikan perusahaan telah menjalankan kegiatan usaha minimal selama 3 tahun. Riwayat operasional dan perkembangan bisnis perlu dapat dijelaskan melalui informasi serta dokumen perusahaan.
Omzet minimal Rp500 juta per bulan
Perusahaan perlu memenuhi kriteria omzet minimal Rp500 juta per bulan. Sebagai gambaran, omzet tersebut setara dengan Rp6 miliar per tahun jika tercapai secara konsisten selama 12 bulan. Kisaran omzet tahunan Rp6–7 miliar dapat digunakan sebagai acuan sesuai ketentuan LBS yang berlaku.
Laporan keuangan profesional 2 tahun terakhir
Inilah dasar utama penilaian kondisi perusahaan. Tanpa laporan yang tertata, kinerja bisnis Anda sulit dibaca pihak luar.
Kebutuhan pendanaan Rp2 sampai Rp10 miliar
Petakan kebutuhan dana yang ingin diajukan dan pastikan nominalnya berada dalam kisaran Rp2–10 miliar. Perusahaan juga perlu menjelaskan peruntukan dana tersebut, misalnya untuk menambah kapasitas produksi, memperluas fasilitas, atau mendukung kebutuhan operasional yang berkaitan dengan pengembangan usaha
Rencana penggunaan dana yang jelas
Perlu dirinci per pos dan terhubung langsung dengan rencana pengembangan usaha, bukan sekadar menyebut nominal total. Bila keenam poin di atas sudah terpenuhi, kelayakan awal perusahaan Anda untuk pendanaan saham berada pada tahap yang layak didiskusikan lebih lanjut.
Baca juga: Catat! Cara Menawarkan Saham Bisnis kepada Investor melalui Securities Crowdfunding
Kesiapan Syariah Sebelum Mengajukan Pendanaan Saham
Calon emiten saham di LBS Urun Dana perlu memastikan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan syariah yang berlaku. Selain legalitas dan kondisi keuangan, perhatikan tiga aspek berikut:
-
Kesesuaian usaha: pastikan kegiatan bisnis memenuhi ketentuan syariah.
-
Keterbukaan informasi: siapkan informasi terkait aktivitas usaha, sumber pendapatan, dan transaksi perusahaan.
-
Komitmen syariah: pahami ketentuan yang perlu dipenuhi selama dan setelah proses pendanaan.
Pemenuhan kriteria awal belum menjamin pengajuan disetujui. Perusahaan tetap harus melalui proses evaluasi, termasuk aspek syariah.
Belajar dari Emiten Saham di LBS Urun Dana
Calon emiten dapat mempelajari pengalaman emiten saham di LBS Urun Dana, mulai dari penggunaan dana, komitmen syariah, hingga perkembangan kinerja usaha. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran dalam mempersiapkan pendanaan, meski hasil setiap perusahaan dapat berbeda. Cek daftar emiten sahamnya disini.
Sektor Industri yang Dapat Mengajukan Pendanaan
Pendanaan saham melalui LBS Urun Dana terbuka untuk 7 sektor berikut:
- Transportasi dan logistik, misalnya untuk penambahan armada atau perluasan rute layanan
- Fashion dan manufaktur, misalnya untuk pembelian mesin produksi atau pengadaan bahan baku
- Kuliner dan hospitality, misalnya untuk pembukaan gerai baru atau penambahan kapasitas dapur
- Pergudangan dan FMCG, misalnya untuk perluasan fasilitas penyimpanan atau penambahan stok
- Pengadaan dan distributor, misalnya untuk menebus barang guna memenuhi pesanan yang sudah diterima
Perlu ditegaskan, berada di salah satu sektor tersebut tidak otomatis membuat perusahaan memenuhi syarat. Perusahaan tetap perlu memenuhi ketentuan awal dan menjalani proses evaluasi.
Dokumen Pengajuan Pendanaan Saham yang Perlu Disiapkan
Ada 2 kelompok dokumen yang perlu dibedakan.
Dokumen yang disiapkan sejak awal:
- Legalitas dan dokumen pendirian PT, termasuk akta beserta perubahannya
- Perizinan usaha yang relevan dengan bidang kegiatan perusahaan
- Laporan keuangan 2 tahun terakhir
- Profil perusahaan dan informasi kegiatan usahanya
- Rencana penggunaan dana
Dokumen yang mungkin diminta selama evaluasi:
- Informasi struktur kepemilikan saham
- Dokumen pendukung lain sesuai karakter pengajuan dan kebutuhan penilaian
Kelompok pertama sebaiknya sudah tersedia sebelum Anda berkonsultasi, karena itulah yang menentukan apakah pembicaraan bisa langsung masuk ke substansi. Laporan keuangan yang belum tertata dapat menyulitkan proses penilaian kondisi perusahaan. Karena itu, pastikan pencatatan keuangan bisnis terdokumentasi dengan baik dan dapat dibedakan dari transaksi pribadi pemilik usaha.
Konsultasikan Kelayakan Awal Perusahaan Anda
Checklist di atas berfungsi sebagai penyaring awal, bukan penentu akhir. Memenuhi seluruh poinnya tidak berarti pengajuan otomatis disetujui atau dananya pasti dicairkan, karena setiap pengajuan tetap melewati proses evaluasi.
Baca juga: Bisnis Mau Ekspansi? Ini Pilihan Modal Usaha Tanpa Riba yang Perlu Anda Pahami
Yang bisa Anda pastikan sekarang adalah kesiapannya. Bila ketentuan awal sudah terpenuhi dan dokumennya tersedia, langkah berikutnya adalah mendiskusikan kesesuaian perusahaan Anda sebagai calon emiten saham serta kebutuhan pendanaannya.
Ajukan pendanaan untuk modal usaha melalui LBS Urun Dana, atau hubungi tim kami untuk berkonsultasi:
- Esa: Chat WhatsApp
- Rasyid: Chat WhatsApp

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






