investasi
1 September 2026
Naufal Mamduh
OTW Dibuka! Ini Prospek 6 Emiten di Pasar Sekunder LBS Urun Dana September 2026
Pasar Sekunder LBS Urun Dana akan kembali dibuka pada 7-18 September 2026. Sebelum masuk dan bertransaksi, kenalan dulu dengan enam emiten saham yang tersedia di periode ini. Ini bukan sekadar daftar nama, tapi rekam jejak bisnis nyata yang bisa dicermati sebelum mengambil keputusan investasi halal Anda.
Apa Itu Pasar Sekunder LBS Urun Dana?
Pasar Sekunder LBS adalah periode jual beli saham yang dibuka empat kali setahun: Maret, Juni, September, dan Desember. Setiap periode berlangsung selama 10 hari kerja dengan jam transaksi 09.00-16.00 WIB.
Berbeda dari penawaran perdana, harga di pasar sekunder LBS ditentukan sepenuhnya oleh negosiasi antar investor. Sebelum bertransaksi, LBS menyediakan LEDX atau LBS Equity Crowdfunding Index sebagai ruang riset. Pergerakan harga, volume, dan data historis semua emiten bisa dicermati dari sana sebelum jendela transaksi dibuka. Jangan masuk tanpa data, gunakan LEDX sebagai kompas sebelum memutuskan.
6 Emiten Saham yang Bisa Diperdagangkan September 2026
Berikut profil dan kinerja terkini enam emiten yang tersedia di pasar sekunder LBS periode September 2026.
1. RSAMECF — PT Kartini Bangun Bangsa (RSIA Annisa Pekanbaru)
RSIA Annisa Pekanbaru adalah penyedia layanan kesehatan ibu dan anak yang berdiri sejak 1997, didukung lebih dari 20 dokter spesialis dan rekam jejak lebih dari 10.000 persalinan.
Tingkat BOR atau Bed Occupancy Rate stabil di atas 90%, mencerminkan permintaan yang konsisten tinggi sepanjang tahun. Di 2026, ekspansi berlanjut melalui akuisisi klinik baru oleh anak usahanya, PT Annisa Maju Abadi.
2. HRVSECF — PT Sinar Kopi Nusantara (Harvies Coffee)
Harvies Coffee adalah jaringan coffee shop berbasis di Aceh yang kini memiliki 7 gerai aktif di Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Blangpidie, Sigli, dan Bireuen, dengan lebih dari 7.000 anggota membership.
Gerai ke-8 di Batoh akan segera menyusul. Kinerja kuartal II 2026 mencatat pertumbuhan pendapatan 106% dan laba bersih naik 307%, angka yang menarik untuk dicermati investor di pasar sekunder LBS. Cek pergerakan harga saham HRVSECF di LEDX sebelum periode dibuka.
Baca juga: Kepoin Yuk! Cara Cairkan Saham di Pasar Sekunder LBS Urun Dana
3. MKCAECF — PT Makacha Boga Utama (Makacha Bakery)
Makacha Bakery dikenal lewat Kue Kemojo, oleh-oleh khas Pekanbaru yang sudah punya basis pelanggan setia di Riau. Laba bersih semester I 2026 mencapai Rp389 juta dengan margin bulanan yang terus membaik hingga 18,3% di Juni.
Mulai September 2026, Makacha meluncurkan program membership berjenjang "Sahabat Makacha" untuk mengaktifkan kembali basis pelanggan lamanya, langkah yang berpotensi mendorong pertumbuhan pendapatan ke depan.
4. DMSIECF — PT D'mamam Sehatin Indonesia (Radaza D'mamam)
Radaza D'mamam adalah produsen frozen food sehat untuk balita dengan sertifikasi lengkap: BPOM, Halal, HACCP, SNI, NKV, dan SKP. Omzet semester I 2026 menembus Rp6 miliar atau rata-rata Rp1 miliar per bulan.
Lini maklon yang dibuka sejak awal 2025 kini sudah menyumbang separuh omzet perusahaan, membuktikan bahwa diversifikasi pendapatan mereka berjalan dengan baik dan bisnis tidak bergantung pada satu sumber pendapatan saja.
5. FRTAECF — PT Bali Internusa Gelatonesia (Frutta Gelato)
Frutta Gelato adalah produsen gelato halal pertama dari Bali, bersertifikat halal MUI dan berizin BPOM. Bisnis sepenuhnya difokuskan ke segmen B2B, melayani hotel, restoran, dan kafe di Bali dan Jakarta.
Efisiensi operasional terus membaik: beban pokok pendapatan berhasil ditekan dari 40% menjadi 35%. Ekspansi dilakukan lewat skema sewa freezer yang lebih ringan secara modal, didukung pengembangan lini premix sebagai produk pendamping yang membuka sumber pendapatan baru.
6. MGITECF — PT MGI Tiga Indonesia (MFlash)
MFlash adalah layanan perbaikan dan penjualan gadget dengan dua cabang aktif di Klender dan Cinere. Pendapatan 2025 mencapai Rp9,68 miliar, tumbuh 50,31% dibandingkan Rp6,4 miliar pada 2024.
Laba bersih 2025 mencapai Rp714,6 juta, dengan 90% atau Rp643,13 juta dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham. Di 2026, MFlash fokus memperkuat layanan service gadget bermargin tinggi dan menargetkan pembukaan satu cabang baru melalui right issue.
Baca juga: Wajib Disimak! 10 Alasan Investasi Saham Tetap Menarik Meski Pasar Bergejolak
Aktifkan Akun LBS Sekarang!
Pastikan akun Anda sudah aktif sebelum pasar sekunder LBS dibuka. Aktivasi bisa dilakukan langsung di lbs.id/register. Masih ada pertanyaan? Hubungi tim LBS Urun Dana:
- Wisnu: Chat via WhatsApp
- Dwian: Chat via WhatsApp

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






