berita
6 Februari 2025
Naufal Mamduh
Ekonomi Indonesia 2024 Tumbuh 5,03%, Sukses Kalahkan Raksasa China!
Halo Sahabat LBS, ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan yang cukup solid sepanjang tahun 2024 dengan angka mencapai 5,03%. Ini menjadi bukti bahwa ekonomi kita punya daya tahan luar biasa meski situasi global sedang penuh tantangan. Hebatnya lagi, pertumbuhan ini mengalahkan raksasa ekonomi Asia, China, yang hanya tumbuh sebesar 5,0% atau lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka 5,2%.
Berdasarkan data yang dirilis BPS pada 5 Februari 2025, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,02% secara tahunan di kuartal terakhir 2024. Angka ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh berbagai sektor yang terus bergerak maju, mulai dari sektor industri hingga konsumsi masyarakat.
Vietnam jadi Raja ASEAN
Meskipun pertumbuhan kita lebih tinggi dibandingkan China, jangan lengah dulu. Masih ada negara tetangga yang terus berlari lebih kencang, seperti Vietnam. Dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 7,09% pada 2024, Vietnam memimpin ASEAN dan jauh melampaui target pemerintahnya.
Total PDB Vietnam mencapai VND 11,51 kuadriliun atau sekitar US$ 476,3 miliar, dengan PDB per kapita naik menjadi US$ 4.700. Produktivitas tenaga kerja juga mengalami peningkatan signifikan, menciptakan fondasi kuat bagi percepatan ekonomi pada tahun 2025.
Baca juga: 6 Prinsip Investasi ala Warren Buffett, Cocok untuk Memulai Investasi Syariah
Pemulihan ekonomi yang kuat tercermin dalam pertumbuhan progresif setiap kuartal, dari 5,98% pada awal tahun hingga 7,55% di kuartal IV. Sektor jasa menjadi pendorong utama dengan kontribusi 49,46% terhadap PDB, diikuti sektor industri dan konstruksi (45,17%) serta pertanian, kehutanan, dan perikanan (5,37%).
Peran Investasi Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi
Investasi syariah dan pendanaan berbasis syariah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia karena beberapa alasan penting:
1. Prinsip Keadilan: Investasi dan pembiayaan syariah memastikan bahwa keuntungan dan risiko dibagi secara adil antara investor dan pelaku usaha, mendorong hubungan bisnis yang sehat.
2. Transparansi: Melalui akad yang jelas dan terbuka, investasi syariah membantu investor maupun penerbit untuk terhindar dari spekulasi maupun bisnis yang tidak sehat.
3. Fokus ke Industri Padat Karya: Pendanaan syariah lebih fokus pada kegiatan bisnis yang nyata dan produktif baik itu UMKM maupun bisnis berskala besar, yang secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Mengenal Perbedaan Utama Saham Syariah dan Konvensional
4. Berbasis Etika: Investasi syariah menghindari bisnis yang merugikan masyarakat, seperti riba, gharar, dzalim dan sektor tidak halal, sehingga menciptakan sistem ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Sahabat LBS, menawarkan peluang investasi yang tidak hanya sesuai dengan prinsip Islam tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan penawaran sukuk dan saham dari bisnis yang berjalan sesuai syariat, kami siap membantu Anda menjadi bagian dari kemajuan ekonomi bangsa.
Mulai investasi syariah disini dan jadilah investor yang berkontribusi untuk membangun ekosistem bisnis yang halal dan berkelanjutan. #KarenaNyamanItuDisini #InvestasiHalalItuDisini

PROFIL PENULIS
Naufal Mamduh
SEO Content Writer
Berpengalaman lebih dari lima tahun di dunia jurnalistik, khususnya di desk politik, hukum, dan teknologi. Ia juga pernah berkecimpung sebagai konsultan komunikasi sebelum akhirnya bergabung bersama LBS Urun Dana sebagai SEO Content Writer sejak Desember 2024. Gaya penulisannya dikenal tajam, komunikatif, dan mampu menghubungkan isu sosial dengan perspektif bisnis terkini secara relevan dan inspiratif.






